Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Nasib Naas Pangeran Mahkota Kekaisaran Zhen


Setibanya rombongan Zhang Xiao Long di desa daun Zhen ungu. Mereka mengamati setiap orang yang berlalu lalang di sekitar jalanan di desa tersebut dan mereka tertarik pada seorang pria tua yang berjualan ikan segar di kios-kios di pinggiran desa ini.


"Tuan, berapa harga ikan segar yang kau jual di hari ini ? " Seseorang bertanya kepada penjual ikan segar itu.


"Dua keping perunggu. " Jawab penjual ikan segar yang sibuk menaruh beberapa ikan segar di atas meja kios dari ember di bawah meja kios.


"Kalau ikan mas berapa harganya? " Tanya gadis remaja yang berpakaian serba kuning yang baru saja datang ke kios penjual ikan segar itu.


"Lima keping perak. " Jawab penjual ikan segar itu yang menyiapkan bungkusan untuk setiap pembeli ikannya.


"Baik, aku ingin membeli ikan mas mu. " Kata gadis remaja itu yang mengeluarkan uang lima keping perak dari saku ikat pinggangnya lalu dia berikan kepada penjual ikan segar yang segera membungkus ikan mas usai gadis itu membayar ikan mas itu.


Gadis itu membawa ikan mas dengan berjalan dengan tergesa-gesa menuju ke sebuah wisma yang terletak di dekat danau yang dikelilingi bunga zhen ungu.


"Yan Yan darimana saja kamu sampai aku tak bisa menemukan mu di rumah?" Tanya seorang pria yang baru saja keluar dari pintu rumah yang merupakan satu-satunya rumah di dekat danau itu.


"Aku usai membeli ikan mas di pasar, Kak Yung." Jawab Yan Yan nama gadis itu.


"Kenapa kamu tak meminta izin dahulu kepada ku calon suamimu sendiri? " Tanya Yung Jin nama pria itu dengan nada keras.


Yan Yan menoleh ke arah pria itu dengan alisnya terangkat dan terlihatlah gadis itu tak menyukai sikap otoriter pria yang mengaku sebagai calon suami gadis itu.


"Aku cuma pergi ke pasar, Kak Yung. Bisakah kau tak mengatur ku dengan alasan yang tak masuk akal sehat? " Nada suara Yan Yan sangat tertekan dengan sikap calon suaminya itu.


Yung Jin mencengkram bahu gadis itu dengan kencang lalu menatapnya garang sekali sampai Yan Yan mengkeret karena ketakutan sekali pada sifat kasar dari calon suaminya itu.


"Dengar ya?Walaupun kau hanya pergi ke pasar untuk membeli ikan mas tetap saja kamu harus minta izin kepada ku karena kamu sudah aku beli dari penjual mu di rumah bordil di kota Yuen. Maka, segala sesuatu mengenai dirimu harus melalui diriku sebagai tuan muda mu..! " Bentak Yung Jin melotot kepada Yan Yan.


Yan Yan menepis tangan pria itu dari bahunya lalu bergegas masuk ke dalam rumah dengan kepalanya tertunduk dan pria itu mengikutinya di belakangnya.


Di suatu tempat lain terlihatlah Zhang Xiao Long dan rombongannya berjalan dengan santai ke arah danau seakan-akan mereka sedang berlibur di desa yang sangat asri dan menarik itu.


"Airnya sangat jernih seakan-akan kita bercermin melalui airnya dan lihatlah pemandangan alam di sekitar danau ini sungguh ciptaan Tuhan yang tiada tara.. " Puji Fu Haifeng yang belakangan ini menjadi seorang penyair.


"Apanya yang indah dari danau di depan kita? " Tanya Tang Yin heran kepada pemuda itu.


"Dasarnya tak terlihat dari permukaannya yang dapat kita nilai bahwa danau ini sangatlah sukar untuk ukuran kedalamannya oleh logika kita. " Kata Tuan Fan Hong yang berjalan di dekat Du Fei gadis incarannya itu.


"Bisa." Kata Kim Hwee Li yang mengambil batu di dekatnya lalu di lemparkan ke air danau dan terdengar suara batu masuk ke dalam air danau oleh mereka semua.


"Tak seberapa dalam untuk kita mandi air danau ini. " Kata Tan Tan Ling Ming yang mencelupkan ujung sepatunya ke dalam air danau dan dengan santai menendang air danau ke arah rumah itu yang langsung jebol.


Brushh!


Bruk!


Yung Jin yang sedang ingin melakukan sesuatu kepada Yan Yan di rumah itu terperangah kaget karena rumahnya telah jebol sehingga terlihatlah dirinya dan Yan Yan yang melompat untuk kabur darinya.


"Eitss.. Kau mau kabur??! " Hardik Yung Jin yang menarik lengannya dengan cepat untuk cegah gadis itu kabur dari pria itu.


"Lepaskan aku..! Aku mau pulang ke rumah ku..! " Pinta Yan Yan.


"Ughh, enak saja kau memintaku untuk lepaskan kamu dan membiarkanmu pulang ke rumahmu setelah aku membayar upeti untuk membelimu dari ibumu sendiri yang berselingkuh dengan pria yang akan menjadi suami mu di rumahmu yang mewah itu..! " Hardik Yung Jin yang tak segan untuk melemparkannya ke air danau.


Wuuutzz!


Zhang Xiao Long menggunakan jubahnya yang di lebarkan olehnya untuk menangkap Yan Yan yang hampir masuk ke air danau dengan tepat waktu lalu menurunkan gadis itu di dekat Yu Lian Shing yang segera sigap untuk melindungi gadis itu.


"Manusia bodoh yang suka ikut campur urusan orang lain.. " Desis Yung Jin yang melihat ada seorang pemuda asing yang menyelamatkan Yan Yan.


"Dan, kau manusia pintar yang suka membuang orang seenaknya.. " Balas Zhang Xiao Long.


Yung Jin marah karena pemuda asing itu malah menghinanya maka ia mengeluarkan pedangnya yang berkilat-kilat yang langsung di gunakannya untuk menyerang pemuda asing itu.


Wushhhh!


Ujung pedang di tangan Yung Jin menukik tajam ke arah wajah tampan Zhang Xiao Long yang dengan santai telah menjepit pedang dengan kedua tangan yang mengerahkan ilmu sinkang bunga harum sakti sehingga pedang milik Yung Jin hancur.


Blaaaar!


Yung Jin tersentak kaget melihat pedangnya di tangkap oleh kedua tangan pemuda asing itu dengan santai sekali dan kini pedangnya telah hancur.


"Bajingan rendah.. Lihat serangan ku..! " Hardik Yung Jin yang melompat dengan sangat cepat seraya mengerahkan ilmu sinkang tangan maut untuk membunuh pemuda asing itu dengan keji.


Wushh!


Wuttzz!


Zhang Xiao Long memindahkan kakinya ke kiri dengan santai lalu punggung tangannya telah bergerak seperti gerakan ulat merayap di dahan telah meluncur lebih dahulu ke dada Yung Jin hingga pria itu memekik dan tewas dengan dada nya remuk.


Plakkk!


Bruukkk..!


Zhang Xiao Long tak memedulikan jasad Yung Jin di depan puing-puing rumah pria itu sendiri untuk menemui Yan Yan yang telah di totok kaku oleh Yu Lian Shing sesuai dengan perintahnya.


"Beritahu aku dimana jalan masuk ke Kekaisaran Zhen dengan lebih cepat maka aku akan bantu kamu kembali ke Kekaisaran Bai dengan aman. " Perintah Zhang Xiao Long kepada Yan Yan.


"K.. Kau siapakah? " Tanya Yan Yan gemetaran melihat keganasan pemuda asing yang telah membunuh Yung Jin putra mahkota Kekaisaran Zhen dengan sangat mudah sekali.


Bersambung!