Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Penyatuan Ilmu Mukjizat Naga Merah Dan Ilmu Mukjizat Phoenix Merah.


Setelah Liu Tong berhasil untuk menemukan gua jamur putih yang berada di salah satu desa kecil di utara pegunungan naga hitam maka Zhang Xiao Long dan Amira Ming pun pergi ke gua itu.


Disana mereka berdua memusatkan pikiran dan hati mereka untuk memunculkan energi mukjizat dari dalam tubuh mereka sendiri yang dan kedua tangan mereka saling menempel satu sama lain.


"Hawa murni Naga Merah mengalir dari setiap sel darah dan syaraf ku.. " kata Zhang Xiao Long melalui tatapannya kepada Amira Ming istrinya yang duduk bersila di depannya.


"Hawa murni Phoenix merah terdapat di dalam setiap organ tubuhku yang harus kamu raih dari kedua telapak tangan kita."kata Amira Ming yang membalas tatapannya dengan senyuman manis.


"Ming Ming, apakah tidak akan berbahaya untuk kamu?" tanya Zhang Xiao Long menatap lembut istrinya.


"Tidak, kau tenang sajalah dan percaya padaku bahwa Aku akan tetap baik-baik saja." jawab istri manisnya itu.


Liu Tong bertugas untuk menjaga pintu gua dari luar gua untuk memastikan bahwa tak ada yang datang mendekat ke arah gua tersebut yang akan menggangu ketenangan dan konsentrasi Zhang Xiao Long dan Amira Ming pada saat ini.


Cahaya kemerahan dan keemasan keluar dari keduanya yang berkumpul di atas ubun-ubun di kepala keduanya lalu kedua cahaya itu masuk ke dalam diri keduanya.


"Pil apakah yang ada di dalam tubuhmu, Ming Ming? " tanya Zhang Xiao Long nada cemas saat ia melihat wajah istrinya memucat.


"Pil bunga keabadian tingkat maha Dewi dunia persilatan daratan besar yang telah diberikan oleh kakak iparku Alina kepadaku sebelum dia meninggal dunia sekitar beberapa tahun yang lalu."jawab Amira Ming yang memaksa untuk pil tersebut keluar dari organ tubuhnya untuk ia bisa berikan kepada Zhang Xiao Long.


" Tidak.Aku takkan pernah membiarkanmu untuk mengorbankan nyawamu untuk apapun itu."kata Zhang Xiao Long menolak untuk menerima pil tersebut dari Amira Ming.


"Kak Long, hanya pil tersebut yang dapat kamu gunakan untuk menghancurkan kekuatan patung Dewa sesat di puncak pegunungan naga hitam dan kau bisa menyelamatkan rakyat-mu." kata Amira Ming dengan sikap keras kepala kepada Zhang Xiao Long.


"Pasti ada cara lain untuk mengatasi patung itu namun bukan dengan cara yang akan membuat aku kehilangan dirimu." tolak Zhang Xiao Long nada tegas sekali kepada Amira Ming.


Maka Zhang Xiao Long menggunakan ilmu yang pernah dipelajari dan dikuasainya dari ayahnya yaitu mendiang Kaisar Li Wu Long atau Bai Long untuk terciptanya ilmu penyatuan Ilmu mukjizat Naga Merah dan ilmu mukjizat Phoenix Merah.


Yaitu, menyalurkan energi dalam tubuhnya yang memiliki energi elemen-elemen alam semesta ke Amira Ming yang menyalurkan energi darahnya yang murni ke Zhang Xiao Long.


Sebuah bunga teratai warna merah muncul dari kedua telapak tangan mereka berdua yang amat cantik dan memiliki kemampuan energi yang luar biasa kuat dan murni.


"Kak Long, lihat kita telah berhasil menciptakan kekuatan yang dapat menghancurkan berhala di puncak pegunungan naga hitam dan menghabisi para kaum pemberontak bodoh yang sangat tak tahu diri."kata Amira Ming Ming tersnyum manis kepada Zhang Xiao Long usai bunga teratai warna merah itu berada di tangan Zhang Xiao Long.


"Ya,Ming Ming marilah kita pergi keluar dari gua ini dan mengumumkan perang terhadap mereka di puncak pegunungan naga hitam sekarang juga." kata Zhang Xiao Long meraih jemari Amira Ming dan mengajak istrinya untuk bertemu Liu Tong di luar gua.


"Baik, Paduka.Kami akan segera melaksanakan perintah dari Anda. " kata Liu Tong lantang.


Demikianlah Zhang Xiao Long dan pasukannya berbondong-bondong mendaki pegunungan naga hitam pada tengah malam hari setelah lima hari berada di dalam gua.Dan, memerintahkan para pasukannya untuk memanah sejumlah para pasukan pemberontak yang dipimpin oleh pria yang memakai penutup mata warna hitam yang berjuluk Raja Dewa Tarantula Utara.


Syutt!


Werrr!


Jleb!


Jleb!


"Arghhh! "pekik kematian sejumlah pasukan dari kaum pemberontak yang terkejut dengan perang yang dilakukan oleh Zhang Xiao Long dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah dengan cara menyerang secara langsung dan tak terduga oleh pihak musuh.


" Kurang ajar Zhang Xiao Long dia benar-benar licik..! "seruan marah para pasukan pemberontak yang melihat pasukan mereka telah di serbu dan dibantai oleh Liu Tong dan pasukan gerilya nya.


" Kita harus membalas dendam kepadanya..! "


Raja Ti Hao memimpin pasukan pemberontak di sisi kanan untuk membalas serangan-serangan dari pasukan Kekaisaran Naga Merah yang telah dipimpin oleh mantan Kaisar Yongle.


Wusss!


Trang!


Trang!


Tuan Ying membalas serangan pedang dan juga golok di kedua tangan Raja Ti Hao dengan luar biasa tangguhnya sehingga pria tua yang berada di hadapannya itu terkejut dengan serangannya yang sangat hebat itu.


Dewi Bunga Mawar Putih atau wanita penghuni gua puncak pegunungan naga hitam menyerang para pasukan Kekaisaran Naga Merah untuk ia bisa menghadapi Amira Ming yang memimpin pasukan Kekaisaran Naga Merah di sisi kiri dari puncak pegunungan naga hitam.


Wutttzz!


Cambuk di tangannya meluncur ke arah Amira Ming yang sudah melihat serangan-serangan itu segera melontarkan ilmu pukulan ular piton sakti melalui kedua telapak tangannya yang membuat cambuk di tangan Dewi Bunga Mawar Putih tak dapat menyentuhnya bahkan membalik ke arah pemiliknya sendiri.


Plakkk!


"Aiya..! Sialan..! " maki Dewi Bunga Mawar Putih yang melihat cambuk di tangannya mengenai pipinya sendiri hingga pipinya tergores begitu panjang dan perih sekali.


Ia pun dengan murka membalas serangan maut Amira Ming dengan mengayunkan cambuk di tangannya ke arah wajah cantik jelita istri dari Kaisar Naga Merah.


Wutttzz!


Amira Ming mengerahkan ilmu sinkang telapak tangan iblis racun cantik yang sesuai dengan julukannya dahulu yang telah menggemparkan dunia persilatan daratan besar dengan sifatnya yang ganas dalam menghadapi musuh-musuh nya telah menangkap ujung cambuk di tangan Dewi Bunga Mawar Putih dengan cepat.


Betzzz!


"Ahhhh!!" pekik Dewi Bunga Mawar Putih yang kaget melihat cambuk miliknya di tangan oleh tangan halus Amira Ming dengan begitu saja.


Ia makin kaget karena Amira Ming dengan luar biasa cepat mengembalikan cambuk miliknya itu secara tiba-tiba dan menghantam wajahnya dan membelahnya sehingga wajahnya menjadi dua bagian.


Plakk!


Crakkk!


Raja Dewa Tarantula Utara yang melihat kekasih kesayangannya telah tewas di tangan Amira Ming melesat untuk membalas dendam kepada istri dari Kaisar Naga Merah dengan ilmu tapak Tarantula Utara yang mematikan.


Wutttzz!


Tetapi sebuah telapak tangan dari Kaisar Naga Merah telah menghantam telapak tangannya yang langsung membuatnya mundur dari Amira Ming.


Plakk!


"Jangan pernah berharap untuk menyerang istri kesayanganku, Raja bau tanah kuburan paling menjijikkan di dunia ini. " kata Zhang Xiao Long nada dingin di hadapan Raja Dewa Tarantula Utara yang terbelalak melihat kehadirannya di depan sepasang mata penguasa wilayah puncak pegunungan naga hitam atau pemimpin kaum pemberontak.


"Zhang Xiao Long..Kau berani juga untuk datang ke daerah kekuasaanku dan membawa pasukan Kekaisaran Naga Merah-mu yang bodoh itu..! " hardik Raja Dewa Tarantula Utara dengan sinar matanya yang bengis kepada Zhang Xiao Long yang bersikap tenang luar biasa.


Bersambung!!