Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Pertemuan Pertama Kali Zhang Xiao Long Dengan Kaisar Li Di Istana Kekaisaran Li.


Kekaisaran Li merupakan sebuah Kekaisaran yang berkuasa di wilayah daratan besar dengan menguasai sejumlah besar wilayah dari bagian timur ke barat bahkan utara dan selatan pun di hampir semuanya adalah daerah kekuasaannya.


Hal ini dikarenakan Kaisar Li yang sekarang ini adalah seorang tokoh di dunia persilatan yang amat terkenal dengan julukan Bai Long atau Sang Naga Putih Besar dengan nama aslinya adalah Ching Wu Long, sedangkan nama gelar nya adalah Kaisar Li Wang Long.


Hari ini di istananya yang megah akan diadakan sebuah pesta penyambutan kedatangan calon selir barunya yang menjadi wakil perdamaian antara wilayahnya dengan wilayah utara.


Pria ini sungguh gagah perkasa dengan atribut yang dikenakan olehnya memancarkan cahaya keemasan yang menunjukkan kekuasaannya yang tiada tara ketika ia berdiri di depan para tamunya yang berbondong-bondong masuk ke istananya.


"Selamat datang kepada Kaisar Naga Merah yang begitu baik sekali telah mengantarkan selir perdamaian ku dengan penuh kehormatan yang sangat besar dan mengagumkan ku. " Kata Kaisar Li merenggangkan kedua lengannya dan tersenyum bahagia dan gembira menyambut kedatangan tamu istimewanya.


Kaisar Li memandang seorang pemuda tampan berusia sekitar tujuh belas tahun yang turun dari seekor kuda putih yang gagah perkasa dengan di ikuti oleh seorang gadis muda yang memakai pakaian mewah dan tertutup rapat pada wajah cantik jelita dari gadis itu.


Dan, di belakang kedua orang muda itu turunlah seorang gadis lain yang memakai sanggul di atas puncak rambut di kepalanya dan di papah oleh seorang gadis pelayan berjalan dengan anggun menuju ke dekat pemuda dan gadis yang segera memberikan sujud hormat kepada Kaisar Li.


"Hormat ku Kaisar Naga Merah kepada Kaisar Li yang terhormat..! Panjang umur.. Panjang umur!! " Suara pemuda itu sungguh mengagumkan hati Kaisar Li.


"Luar biasa sekali kau anak muda..! Mari bangun dan bergabunglah di ruangan dalam istana Kekaisaran Li untuk merayakan hari pernikahan ku dengan Putri Ching Ching sekaligus hari persahabatan di antara Kekaisaran Li dengan Kekaisaran Naga Merah yang di mulai hari ini juga. " Kata Kaisar Li memandang takjub dengan kegagahan rahang pemuda itu yang membuat hatinya bingung sendiri.


"Terimakasih aku ucapkan kepada Kaisar Li. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada wibawa yang mendatangkan rasa penasaran di dalam hati Kaisar Li.


"Anak siapakah dia itu? Kenapa aku merasakan getaran batin yang sangat kuat dari tatapan matanya kepada ku? " Pikir Kaisar Li.


Kaisar Li terus menerus memandangi pemuda itu di sepanjang acara pesta pernikahannya yang di gelar di halaman terbuka di istana Kekaisaran Li yang megah sampai ia ingin sekali memeluk pemuda itu.


Zhang Xiao Long mengabaikan tatapan mata Kaisar Li yang terus menerus memandangnya di kursi barisan tamu undangan pernikahan antara Kaisar Li dengan Putri Ching Ching.Zhang Xiao Long fokus pada suguhan tarian tradisional dan kesenian lain yang di tampilkan oleh sejumlah Seniman terbaik di Kekaisaran Li dengan sibuk menikmati acaranya sambil makan makanan khas Istana Kekaisaran Li dengan di suapi oleh Liu Yi Fei selirnya yang duduk di kursi di samping kanannya.


Di dekat barisan keluarga Kaisar Li terdapat Ibu Suri Leng yang duduk di kursi bagian wanita terhormat yang diapit oleh putri -putri dari Kaisar Li dan para wanita harem Kaisar Li termasuk Permaisuri Agung Fu Xiao Chie.


"Putri Agung Wen Baoning adalah gadis cucu kesayangan Ibu Suri senior Mu yaitu neneknya Mu Yanmi yang meminta Kaisar Li untuk adopsi gadis yang sudah kehilangan sanak-saudara dan keluarganya akibat serangan dari Kekaisaran Phoenix Emas, dan putri ini telah bertunangan dengan Pangeran Kedua Li Zhen Hua yang juga Pangeran Mahkota pilihan Ibu Suri Leng untuk menggantikan posisi putra mahkota yang telah di pilih oleh Kaisar Li yang merupakan tunangan Putri Lu Yin Yue gadis yang diinginkan oleh Shu Guan Ping yang mesum itu. " Bisik Tan Tan Ling Ming di kursi samping kiri Zhang Xiao Long.


"Emm, siapakah pria yang duduk di kursi bagian putra-putra Kaisar Li yang jumlahnya dua puluh lima putra dari tempat duduk mereka yang bisa aku lihat dari tempat duduk ku? " Tanya Zhang Xiao Long dengan sudut bibirnya kepada Tan Tan Ling Ming.


"Kakak sepupuku yang bergelar Pangeran muda Toulung yang niatnya mau di jodohkan dengan Kakakku yang ketiga yang bernama Putri He Bin tapi ayah membatalkannya dengan memilihkan calon suami yang terbaik untuk kakakku itu yaitu Pangeran muda putra Adipati Wu yang duduk di kursi bagian kerabat jauh dari Kaisar Li. " Jawab Tan Tan Ling Ming yang membantu Zhang Xiao Long mengenal keluarga Kaisar Li dengan baik sekali.


"Ibumu yang mana? " Tanya Zhang Xiao Long melalui lirikan matanya yang membuat wajah Tan Tan Ling Ming merona karena malu.


"Untuk apa kau tanyakan ibuku? " Tanya Tan Tan Ling Ming memerah seketika itu juga di kursinya.


"Untuk berkenalan dengan calon ibu mertua ku karena aku ingin meminta mu secara resmi dari keluarga mendiang Marquis He. " Jawab Zhang Xiao Long memberinya makan kue mochi rasa kacang merah.


"Yang duduk di kursi bagian wanita-wanita kaum bangsawan tingkat II yaitu deretan barisan para wanita istri Marquis dan Adipati. Jawab Tan Tan Ling Ming mengunyah makanan itu dengan baik sekali sambil menunjukkan ibunya yang duduk di kursi seberang mereka kepada Zhang Xiao Long.


Tatapan mata Zhang Xiao Long terarah kepada Puteri Agung Wen Baoning yang juga sedang menatapnya dengan sinar mata Putri itu adalah kekaguman yang jelas sekali.


" Emm, gadis itu adalah adiknya Mu Yanmi yang bernama Mu Banning. Dia mau apa menatapku terus menerus tanpa berkedip? " Zhang Xiao Long mengalihkan perhatiannya kepada Kaisar Li yang tersenyum menyukainya dan tak ada sedikit tersinggung dengan dirinya yang telah bertatapan secara langsung kepada Putri Agung Wen Baoning yang merupakan tunangan putra dari Kaisar Li sendiri.


"Jika kamu menyukainya, aku takkan keberatan untuk memberikannya kepadamu asalkan kamu takkan pernah pergi dari ku untuk selamanya. " Kata Kaisar Li yang terkejut sendiri karena ia telah mengeluarkan isi hatinya di hadapan para anggota keluarganya dan orang-orang nya yang hadir di acara pernikahannya itu.


"Yang Mulia anda menyukai Kaisar Naga Merah? " Tanya Ibu Suri Leng terkejut dengan keinginan hati Kaisar Li.


Bersambung!