Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tiba Di Aula Utama Sekte Gunung Tu.


Ketua sekte gunung tu tersenyum ramah kepada tamu-tamu yang datang bersama dengan putra kesayangannya itu di aula utama sekte gunung Tu sehingga Zhang Xiao Long dan para pengikut nya tidak ragu untuk masuk ke aula utama sekte gunung tu dengan tenang.


"Ayah, perkenalkan mereka adalah Tuan besar Zhang Xiao Long dan keempat orang istrinya juga pelayan nya yang telah menyelamatkan aku dari wakil ketua sekte musang tu an selatan di air terjun maut di kaki gunung tu. " Kata Chia Hau Lam yang langsung memperkenalkan Zhang Xiao Long dan keempat orang gadis serta Lou Han kepada ketua sekte gunung tu yang telah menjura hormat kepada mereka.


"Tuan besar Zhang, aku Ketua sekte gunung tu mengucapkan selamat datang di sekte gunung tu kepada mu dan empat Nyonya Zhang juga Tuan Muda Luo sekaligus mengucapkan terimakasih untuk pertolongan mu kepada Chia Hau Lam putraku. " Kata Ketua sekte gunung tu tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long dan keempat orang gadis serta Lou Han yang telah di persilahkan untuk duduk di kursi yang telah di sediakan di aula utama sekte gunung tu.


"Ayah, mereka datang ke sekte gunung tu untuk membantu kita menghadapi Ketua sekte musang tu an selatan yang akan mengadakan pertandingan melawan Ketua sekte rusa hitam yang akan di adakan di puncak gunung tu pada esok lusa dan juga mereka akan menghadiri pesta pernikahan ku dengan Li Jiancheng di sini. " Kata Chia Hau Lam memberitahu Ayahnya mengenai maksud dari kedatangan Zhang Xiao Long ke sekte gunung tu.


"Benarkah maksud dari kedatangan mu ke sekte gunung tu, Tuan besar Zhang? " Tanya Ketua sekte gunung tu dengan senang sekali kepada Zhang Xiao Long yang disuguhkan secangkir teh hangat oleh pihak sekte gunung tu melalui para pelayan istri dari Ketua sekte gunung tu yaitu Ibu kandung Chia Hau Lam yang telah datang ke aula utama sekte gunung tu untuk menyambut kepulangan putra kesayangannya itu.


"Ya, Ketua sekte gunung tu, aku memang ingin membantu mu untuk menghadapi musuh yang sama dengan musuh ku yaitu Ketua sekte musang tu an selatan. Karena itu aku datang ke sekte gunung tu untuk membicarakan maksud dari kedatangan ku kepada mu. " Jawab Zhang Xiao Long nada ramah kepada Ketua sekte gunung tu yang duduk di kursi yang berhadapan dengan para tamu dari sekte gunung tu.


"Tuan besar Zhang, aku sangat senang sekali mendengar maksud dari kedatanganmu untuk membantu ku, oleh karena itu aku mengundang mu untuk menginap di markas besar sekte gunung tu kami sampai hari pernikahan putra ku berakhir dengan bahagia dan sukses.Apakah kamu tak merasa keberatan untuk menginap beberapa hari di markas besar sekte gunung tu kami yang sederhana ini? " Ketua sekte gunung tu menyukai Zhang Xiao Long yang dilihatnya sangat gagah perkasa dan dapat di percaya olehnya.


"Tentu saja, aku sangat senang sekali menerima undangan untuk menginap di markas besar sekte gunung Tu kalian yang sangat hebat bagiku yang baru pertama kali datang ke sekte gunung Tu. " Jawab Zhang Xiao Long menjura hormat kepada Ketua Sekte gunung Tu dan istri dari Sekte gunung Tu yang sudah menawarkan undangan untuk menginap di markas besar sekte gunung Tu kepada para gadis Zhang Xiao Long yang di sapa dengan ramah-ramah sekali.


"Nyonya besar Zhang, kau pasti akan merasa nyaman untuk menginap di markas besar sekte gunung Tu kami bersama dengan ketiga orang nyonya muda Zhang karena aku akan mengajak kalian untuk melihat-lihat keindahan alam gunung Tu dengan senang hati sekali." Kata istri dari Ketua sekte gunung Tu yang sudah menjalin hubungan dengan istri-istri Zhang Xiao Long.


"Bibi Wen, anda benar sekali.. Mari kita ajak saja para nyonya untuk melihat-lihat seluruh tempat di markas besar sekte gunung Tu yang sangat indah untuk di perkenalkan kepada para nyonya muda Zhang. " Kata Li Jiancheng yang menyukai keramahtamahan calon ibu mertuanya itu kepada para istri dari Zhang Xiao Long.


"Iya, Jiancheng sayang, mari kita antar para nyonya berkeliling di markas besar sekte gunung Tu. " Kata Istri dari Ketua sekte gunung tu yang ramah kepada para istri dari Zhang Xiao Long.


"Baiklah, terimakasih banyak Nyonya besar Tu. " Kata Liu Lu Sian dengan senyum ramah dan bersahabat kepada Istri dari Ketua sekte gunung Tu yang bernama Wen Hui Ling.


"Tuan besar Zhang, bisakah kamu lihat surat ini dengan cermat? " Tanya wakil ketua sekte gunung Tu mendatangi Zhang Xiao Long dengan memberikan sehelai surat kecil kepada Zhang Xiao Long.


"Tentu saja, Tuan Wakil ketua sekte gunung Tu. " Jawab Zhang Xiao Long menerima surat kecil itu dengan ramah lalu mencelupkan surat di dalam air teh di cangkirnya yang kemudian suratnya di keringkan dan terlihatlah tulisan yang penuh arti tantangan dari Ketua sekte Musang Tu An Selatan kepada Ketua sekte rusa hitam dan juga kepada Ketua sekte gunung tu.


"Aku Ketua sekte Musang Tu An Selatan Bai Yun Lang menantang keberanian dari Ketua sekte gunung Tu dan Ketua Sekte Rusa Hitam untuk mengadu ilmu kepandaian kalian di puncak gunung Tu pada tanggal lima bulan sebelas tahun ini untuk membuktikan siapa di antara kita bertiga yang pantas untuk memiliki dua pusaka terhebat di wilayah Tu, tertanda Bai Yun Lang. " Baca Zhang Xiao Long dengan nada lantang di hadapan Ketua sekte gunung Tu dan sejumlah tokoh besar sekte gunung Tu yang telah hadir di aula utama sekte gunung Tu.


"Kau sudah lihat sendiri bagaimana orang tua tak tahu malu itu begitu menantang kita untuk tujuan mendapatkan dua pusaka yang telah kita dapatkan dari Dewi Merak Emas yang telah kita habisi di lembah sungai bunga Yang beberapa tahun lalu, tapi sekarang dua pusaka itu telah hilang dari kita secara ajaib sekali. " Kata Wakil ketua sekte gunung Tu dengan wajahnya yang serius kepada Ketua Sekte Gunung Tu yang menjadi kakak kandungnya sendiri.


"Dua pusaka yang kalian maksud itu seperti apa bentuknya? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada ramah namun sinar matanya menembus jiwa Ketua Sekte gunung Tu dan wakilnya juga Chia Hau Lam.


"Lentera Emas dan Kipas lukisan gunung seribu bunga. " Jawab ketiganya dengan jujur kepada Zhang Xiao Long.


"Apa kegunaan dari kedua buah pusaka itu? " Tanya Zhang Xiao Long mencatatnya di dalam hatinya dan otaknya yang tajam.


"Lentera Emas adalah pusaka milik Kaisar Sekte Matahari Darah yang kegunaannya dapat digunakan untuk mengobati setiap penyakit dan racun paling hebat di dunia persilatan daratan besar dan kipas lukisan gunung seribu bunga kegunaannya dapat mengetahui pulau rahasia yang menyimpan harta karun Dinasti Qin kuno. " Jawab Ketua sekte gunung Tu dengan senang hati memberitahukan rahasia kedua pusaka itu kepada Zhang Xiao Long.


"Aku pernah mendengar tentang kedua pusaka itu dari Yanmi di malam pernikahan antara aku dengan Tang Hui Lan. Hmm, dua pusaka itu adalah pusaka Kekaisaran Mu yang hilang ketika Kekaisaran Pulau Phoenix Emas menyerang dan meluluhlantakkan wilayah Kekaisaran Mu untuk balas dendam kepada Kaisar Mu Yin Feng ayah kandung dari Yanmi. " Batin Zhang Xiao Long.


"Tetapi kedua pusaka itu bukanlah tiga pusaka dunia persilatan daratan besar yang hilang yang sampai saat ini aku belum mengetahuinya dengan detail. " Kata Zhang Xiao Long lagi di dalam hatinya.


Bersambung!