Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kota Sembilan Air.


Rombongan Zhang Xiao Long telah mendatangi kota yang di namakan kota sembilan air karena di sekitarnya adalah sungai-sungai yang menjadi satu di dalam wilayah tersebut. Untuk pertama kalinya Zhang Xiao Long terpesona dengan alam di sekitar kota yang di datangnya itu.


"Apa tujuan utama mu datangi kota ini, Kak Long? " Tanya Tan Tan Ling Ming menoleh ke arah Zhang Xiao Long yang berkuda di samping kanannya.


"Pulau giok. " Jawab Zhang Xiao Long yang telah memacu kudanya menuju ke arah dermaga yang di bawahnya terdapat beberapa perahu yang cukup untuk mereka gunakan untuk berlayar ke pulau giok.


"Dimanakah letak pulau giok itu berapa? Apa yang tersimpan di pulau itu? " Tanya Kim Hwee Li yang meloncat turun ke perahu dan duduk di samping kiri Zhang Xiao Long yang telah duduk di dekat Tan Tan Ling Ming dan Shia Ziwei gadis cantik jelita yang kini menjadi salah satu Selir Zhang Xiao Long dengan gelar Selir kehidupan Kekaisaran Naga Merah.


"Di antara seribu pulau yang berada di dalam kota sembilan air. " Jawab Zhang Xiao Long yang mengambil dayung dari Fu Haifeng dan Liu Kang yang membantunya mendayung perahu mereka berlayar dari dermaga timur kota itu ke tengah sungai yang menembus ke laut kuning.


"Lihatlah ada tiga fenomenal alam dari tiga warna air di perbatasan di depan kita.. " Kata Fu Haifeng terpana melihat tiga warna air ada hitam, kuning dan biru membelah di jalan air sungai kota sembilan air sambil mendayung perahu.


"Air lembah hitam dari kota seribu warna, air laut kuning dan air laut dalam yang menembus ke arah selatan dan tenggara timur daratan besar. " Kata Liu Kang yang membantu Du Fei kekasih dari Fan Hong mendapatkan air minum bersih dari kantong air penyimpanan untuk perbekalan perjalanan mereka di dunia persilatan daratan besar.


"Du Fei.. Kenapa kau terlihat sayu, lesu dan pucat belakangan ini? Apakah kamu sakit? " Tanya Tan Tan Ling Ming memperhatikan wajah Du Fei.


"Hamba baik-baik saja, Nyonya besar. Hamba tak ada masalah apapun dengan kesehatan diri hamba." Jawab Du Fei dengan senyuman yang menyakinkan kepada Tan Tan Ling Ming.


"Baiklah, tapi kalau kamu ada merasakan sakit atau kurang enak badan segeralah untuk kamu beritahu aku ya? " Ucap Tan Tan Ling Ming yang ramah kepada pelayan nya itu.


"Ling Ming, kau cobalah untuk mencicipi buah siang li ini dariku. " Kata Zhang Xiao Long yang menawarkan buah siang li kepada Tan Tan Ling Ming yang menerimanya dengan senyuman di bibir manis istrinya itu.


Tan Tan Ling Ming menggigit buah siang li dan mengunyah buah itu perlahan-lahan tapi gadis itu malah memuntahkan kembali buah siang li ke samping perahu mereka yaitu ke sungai.


"Tak ada rasanya. " Kata Tan Tan Ling Ming yang mengelap bibirnya dengan saputangan sutra warna merah miliknya sendiri.


"Hmm, ya benar saja? Buah siang li yang aku berikan kepada mu rasanya manis kok? " Zhang Xiao Long mencoba kembali buah siang li nya kepada dirinya sendiri.


"Ya, bagimu manis rasa buah siang li mu itu tapi bagiku sangat hambar." Kata Tan Tan Ling Ming yang memeluk dirinya sendiri sambil melihat air sungai yang telah berakhir ke laut kuning.


"Ling Ming, coba aku periksa kesehatanmu..Aku perhatikan gairah makan mu berkurang dan kau terlihat lelah beberapa hari ini. " Kata Zhang Xiao Long meraih pergelangan tangan Tan Tan Ling Ming lalu berkonsentrasi untuk memeriksakan kesehatan istrinya.


"Ling Ming, kapan terakhir kali kau mengalami air bulan ?" Tanya Zhang Xiao Long memeriksa denyut nadi Tan Tan Ling Ming dan kening gadis itu lalu tersenyum bahagia terpancar dari wajah tampannya.


"Ih, dasar kau ini sebagai seorang wanita suka sekali ceroboh untuk masalah penting yang amat berkaitan dengan masa depanku sebagai Kaisar Naga Merah dan Kekaisaran Naga Merah. " Kata Zhang Xiao Long memeluk Tan Tan Ling Ming dengan senyuman bahagia.


"Ya, ini pertama kalinya aku mengandung calon anakmu, ya wajar aku tak menyadarinya. " Kata Tan Tan Ling Ming berkaca-kaca merasakan ada seorang bayi yang akan tumbuh dari rahimnya.


"Selamat untuk Yang Mulia Kaisar Naga Merah atas kehamilan pertama Yang Mulia Permaisuri Agung Tan Tan Ling Ming..! Hidup Kekaisaran Naga Merah.... Panjang umur.. Panjang umur..! " Seruan Fu Haifeng dan yang lainnya memberikan selamat kepada Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming.


"Emmm, licik sekali Tan Tan Ling Ming dia lebih dulu hamil anak Yang Mulia Kaisar daripada aku Kim Hwee Li. "Batin Kim Hwee Li.


" Ummm, aku juga ingin menjadi seorang ibu untuk anak-anak Anda Yang Mulia Kaisar. "Kata Shia Ziwei dengan senyuman manis kepada Zhang Xiao Long.


" Cukup untuk Tan Tan Ling Ming saat ini karena aku tak mau di susahkan dalam perjalanan kita di dunia persilatan daratan besar dengan kalian berdua ikut mengandung juga. Jadi, kalian sabar untuk menunggu aku bisa memberikan anugrah ku kepada kalian berdua setelah misi kita selesai dan kembali ke Istana Kekaisaran Naga Merah. "Kata Zhang Xiao Long halus kepada kedua Selir nya.


" Ya, baiklah Yang Mulia Kaisar. Kami akan sabar untuk menunggumu. "Jawab kedua Selirnya nada serentak.


Zhang Xiao Long memandangi laut kuning yang terbentang luas di sekitar perahu mereka yang di dayung secara terampil oleh Fu Haifeng dan Liu Kang seraya merapatkan dirinya di dekat Tan Tan Ling Ming untuk melindungi istrinya yang telah diketahui olehnya sedang mengandung calon buah hatinya yang pertama kali di dalam hidupnya.


" Pulau giok berada di perbatasan antara laut kuning utara dengan sungai hitam selatan." Kata Zhang Xiao Long mengingat peta perairan di wilayah daratan besar.


Gusrakk!!


Suara perahu mereka yang berlayar menabrak sesuatu di dasar laut kuning sehingga nyaris membuat perahu mereka terguling jika Zhang Xiao Long tak cepat gunakan ilmu sinkang kaki gajah sakti untuk menahan perahu mereka.


"Apakah kita menabrak naga laut kuning yang menjadi legenda rakyat di daratan besar? " Tanya Tan Tan Ling Ming panik sambil memeluk Zhang Xiao Long dengan erat.


"Hmm, aku akan melihat naga itu jika benar ia hewan legenda rakyat Tionggoan." Jawab Zhang Xiao Long nada tenang sekali.


"Hei.. Kau jangan main-main dengan laut kuning yang berbahaya ini.. " Kata Tan Tan Ling Ming yang menariknya untuk tidak melompat ke air laut kuning.


Bersambung!!