Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Wilayah Kekaisaran Zhou Selatan Bagian Dua.


Zhang Xiao Long berhasil memasuki wilayah Kekaisaran Zhou selatan melalui jalur alternatif yang tidak sengaja di temukannya di tepi sungai besar perbatasan antara Kekaisaran Zhou Utara dan Kekaisaran Zhou selatan.


Kini, Zhang Xiao Long bertemu dengan kekasih hatinya di hutan perbatasan dan berkumpul bersama dengan teman-teman mereka di tenda tempat tinggal sementara mereka di hutan itu.


"Mari kita gelar rapat untuk mencari kelemahan dari para musuh kita di sini. " kata Zhang Xiao Long membuka peta wilayah Kekaisaran Zhou selatan di lantai tenda usai mereka makan malam bersama dengan menu daging panggang dan buah anggur hijau liar sebagai cuci mulut mereka.


"Pangeran tua Zhou Bu memiliki tiga wilayah di tiga bagian dari wilayah Kekaisaran Zhou selatan karena dia adalah paman kandung dari Kaisar Zhou Yi Ming yang ingin merebut kembali kekuasaannya usai ia di singkirkan dari istana Kekaisaran Zhou selatan oleh mendiang Kaisar Zhou terdahulu karena dia terlibat kasus korupsi pajak negara dengan kepala kasim Kekaisaran Zhou selatan. " kata Putri Ming Ming di sisi kiri Zhang Xiao Long memberikan informasi penting untuk Zhang Xiao Long.


"Mmm, kalau pangeran muda Zhou Yu dia ada berapa wilayah kekuasaannya di Kekaisaran Zhou selatan? " tanya Zhang Xiao Long menoleh kepada Putri Ming Ming yang bersandar pada pahanya.


"Lima wilayah Kekaisaran Zhou selatan dan dia juga sangat tampan dan ramah. " Jawab Putri Ming Ming apa adanya.


Zhang Xiao Long menarik pahanya yang di pakai untuk gadis itu bersandar usai mendengar gadis itu memuji pria lain di hadapannya sampai gadis itu berguling ke samping lalu duduk menghadap kepadanya.


"Ugh,kalau begitu aku batalkan untuk menjalin persahabatan dengan Pangeran muda Zhou Yu usai aku mendengar memujinya sangat tampan dan ramah di hadapanku. " kata Zhang Xiao Long nada galak kepada Putri Ming Ming.


"Mmm, kau sungguh pencemburu sekali jadi laki-laki..?Aku cuma memujinya sebagai sahabat baik ku bukan aku memujinya karena aku suka kepadanya sebagai seorang gadis kepada pria. " Kata Putri Ming Ming cepat menjelaskan bahwa ia tak pernah menyukai pria lain selain Zhang Xiao Long.


"Wajar bagiku cemburu dengan pria lain yang di puji oleh kekasihku sendiri, yaitu kamu adik Ming Ming. " kata Zhang Xiao Long cemberut.


"Emm,baiklah aku minta maaf kepadamu.. Ah, aku akan memujimu dengan bilang 'Kakak Long kau sungguh tampan dan manis.. " kata Putri Ming Ming mendekatkan wajahnya yang cantik kedepan Zhang Xiao Long yang memeluknya dengan cepat dan menciumnya.


"Kau sungguh pandai merayu ku supaya aku tak pernah marah kepada mu. " kata Zhang Xiao Long yang membaringkan gadis itu di pelukan hangatnya lalu sibuk mencium kekasihnya di dalam tenda.


Sedangkan Beng Loan Ki dan Kekasihnya duduk di luar tenda bersama dengan Fan Hong dan Yang Hui sambil mengamati pergerakan musuh yang menggunakan pasukan capung belang belang yang mencari mereka di sekitar pohon tempat mereka bersembunyi.


"Adik Ming Ming, aku ingin bertanya kepadamu tentang Kekaisaran di Gunung Himalaya secara terperinci darimu. Apakah kau bisa memberiku jawaban yang benar? "Zhang Xiao Long kembali berbicara kepada Putri Ming Ming usai mereka saling mencurahkan kasih sayang mereka di dalam tenda.


" Coba kau lihat kipas lipat ku ini dengan cermat. "kata Putri Ming Ming mengambil kipas lipat dari buntalan perjalanannya dan memberikannya kepada Zhang Xiao Long yang memeluknya dari belakang.


Zhang Xiao Long memerhatikan pegunungan Himalaya di lukis di kipas lipat itu lalu melihat ada bangunan istana es di puncak gunung itu yang bertuliskan' Istana Lembah Himalaya' dan ia teringat tentang ucapan gurunya di kapal laut Kekaisaran Naga Merah beberapa hari lalu.


" Istana Lembah Himalaya apakah ini Kekaisaran para Dewa dunia persilatan berada? "tanya Zhang Xiao Long menggigit telinga Putri Ming Ming dengan gemas.


" Benar sekali." Jawab Putri Ming Ming halus.


"Mmm, baiklah aku akan menemanimu untuk berpetualang ke pegunungan Himalaya usai kita menyelesaikan misi kita di Kekaisaran Zhou selatan dan menghancurkan Sheng Kun di gurun Gobi. " kata Zhang Xiao Long yang mulai sibuk menjelajahi gadisnya di atas selimut tebal yang di gunakan sebagai alas tidur mereka berdua.


"Kau jangan membuka segel ku sebelum kau bisa menikahiku di istana Kekaisaran Ming dan memberiku gelar Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah secara resmi. " kata Putri Ming Ming nada halus kepada Zhang Xiao Long agar pemuda itu tidak kelewatan batas dalam menjelajahi dirinya.


"Baiklah, aku tahu.. " Jawab Zhang Xiao Long yang kecanduan dengan kecantikan alami gadis itu sampai Ia tak bisa melepaskan diri dari jerat cinta gadis suku Ming yang memabukkan jiwa nya.


"Ohya, kapan hari Tan Tan Ling Ming melahirkan anak pertamamu di rumahmu? " tanya Putri Ming Ming yang memasrahkan dirinya yang kini menjadi bahan kesenangan hakiki Zhang Xiao Long.


"Apa kau yakin bahwa Ling Ming mu itu akan melahirkan putra untuk mu? " tanya Putri Ming Ming yang memejamkan sepasang matanya saat Zhang Xiao Long menyelusuri relung-relung di sekujur tubuhnya kecuali gua indahnya karena Zhang Xiao Long berjanji untuk menikahinya secara resmi dahulu sebelum Zhang Xiao Long mendapatkan mahkota kehormatannya secara resmi.


"Tentu saja aku yakin sekali kalau istri pertama ku itu akan memberikan ku seorang putra untuk ku. " Jawab Zhang Xiao Long yang merasakan kebahagiaan usai memuaskan dahaganya pada gadis cantik di pelukannya itu.


"Hmm, baguslah..Akupun mendoakanmu untuk menjadi seorang ayah secepatnya untuk masa depan Kekaisaran Naga Merah mu." kata Putri Ming Ming yang merapikan pakaian dan rambut indahnya kembali.


"Terimakasih atas pelayananmu untuk ku malam ini. Aku puas melihat seluruh tubuhmu yang ku yakin belum pernah di sentuh laki-laki lain mana pun selain aku barusan menyentuhmu. Aku bisa memberikan kebahagiaan hakiki untukmu usai misi kita di Kekaisaran Zhou selatan berakhir. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum puas dengan penyelidikannya tentang keperawanan gadis di pelukannya itu.


"Hmm, dasaar serigala.. Ku bukan gadis yang mudah diperlakukan seperti pelacur olehnya. " kata Putri Ming Ming di dalam hatinya.


"Nona, beritahu aku siapa dirimu sebenarnya atau aku akan membunuhmu.. "kata Zhang Xiao Long tiba-tiba mencekik gadis itu dengan sinar matanya garang.


" Kakak Long, lepaskan aku! Bukankah aku ini Putri Ming Ming kekasihmu??? " Gadis itu kini menggigil ketakutan melihat sinar mata liar dan buas Zhang Xiao Long.


"Jangan pernah menipuku dengan topeng kulit palsu mu ini...! Kau bukan kekasihku karena dia tak pernah semudah itu mengizinkan aku untuk menyentuhnya! Aku juga sudah mengetahui kau bukanlah kekasihku karena dia masih seorang gadis perawan sungguhan bukan sepertimu gadis perawan palsu yang sudah di pakai oleh laki-laki lain.. " kata Zhang Xiao Long yang kini mencekik gadis itu hingga tewas.


"Yang Mulia... "


Beng Loan Ki dan yang lainnya telah masuk ke dalam tenda dan menemukan Zhang Xiao Long menguliti gadis penipu itu dengan silet tajam di tangan pemuda itu.


"Aku harus menemukan Ming Ming secepatnya! karena aku bisa gila memikirkan keselamatan gadis itu yang tentunya dalam bahaya besar di tangan orang-orang biadap yang ingin menyakiti dirinya..! " Teriak Zhang Xiao Long melemparkan jasad selir Pangeran muda Zhou Yu keluar tenda dan di tukar dengan sebuah surat warna biru di sebuah anak panah yang meluncur ke dalam tenda.


Tepp!


Zhang Xiao Long menerima surat itu dan di baca dengan cepat lalu menghancurkannya dalam satu genggaman tangannya saja, lalu Zhang Xiao Long meluncur ke arah datangnya para pasukan capung belang belang dengan telapak tangannya membunuh seluruh pasukan capung belang belang itu.


Bress!


Fan Hong dan yang lainnya mengikuti perginya Zhang Xiao Long dengan wajah mereka begitu tegang bukan main bahkan Beng Loan Ki tak pernah bicara sama sekali kepada mereka di sepanjang perjalanan mengikuti Zhang Xiao Long.


Brrrrrrr!!


Mereka menemukan Zhang Xiao Long berdiri di depan bangunan yang bentuknya seperti tubuh capung belang belang dengan ukiran serangga itu di depan pintunya sebagai tanda bahwa Zhang Xiao Long berada di tempat yang tepat.


"Istana Pangeran muda Zhou Yu.. " kata Fan Hong usai membaca nama istana tersebut di depan sepasang matanya.


Lalu sekelompok orang menerjang mereka dari arah dalam istana itu dengan pintu istana telah terbuka lebar dan disertai suara kepakan sayap -sayap capung belang belang dengan jumlah sekitar ratusan ekor capung belang belang yang terbang ke arah mereka.


Bersambung!!