Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menyelusuri Pegunungan Yang.


Rombongan Zhang Xiao Long telah berbagi tugas yang telah di tentukan oleh Zhang Xiao Long untuk dirinya dan teman-temannya yang kini berpencar ke sejumlah arah di sekitar gunung Yang.


Pertama Yu Song Bu dan Han Lin Lin yang telah berlari ke arah barat pegunungan Yang untuk mencari dan menyelamatkan Kaisar suku khitan yang telah hilang di hutan barat pegunungan Yang usai terkena panah dari pasukan Sekte lembah singa rambut perunggu.


" Arah barat pegunungan Yang ada di kiri kita. " Kata Han Lin Lin yang menggunakan patkua atau alat kompas china atau alat mencari mata arah dan angin kuno di telapak tangannya.


" Ya, mari kita berjalan ke arah kiri kita lalu kita telusuri hutan barat pegunungan Yang. " Kata Yu Song Bu dengan nada ramah kepada Han Lin Lin lalu mereka berkelebatan dengan cepat ke arah kiri.


Brrr!


Mereka menyelinap di antara pepohonan di sekitar hutan barat pegunungan Yang untuk mereka dapat mencari dan menyelamatkan Kaisar suku khitan sebagai tugas pokok mereka dari Zhang Xiao Long pimpinan mereka.


Kedua adalah Li Hong Xiu dan Song Tian Erl yang menyelusuri Pegunungan Yang di puncak gunung Yang untuk mengamati pergerakan para pasukan sekte lembah singa rambut perunggu sesuai perintah dari Zhang Xiao Long.


" Emm, Ketua mereka tidak ada di markas mereka. " Kata Li Hong Xiu di atas pohon yang paling tinggi di puncak gunung Yang dengan menggunakan teropong kepada Song Tian Erl.


" Iya, kita harus tetap menjaga mereka tetap ada di markas besar mereka sampai Kakak Fung datang dan kita bersama-sama akan membasmi mereka. " Kata Song Tian Erl dengan senyuman manis kepada Li Hong Xiu dari atap rumah dari salah satu penduduk desa di puncak gunung Yang.


Ketiga adalah Dewi baju merah Yanmi yang kini menunggu mereka di luar pegunungan Yang sekaligus mengamati tak ada seorang pun dari pasukan sekte lembah singa rambut perunggu yang dapat menerobos keluar secara hidup -hidup dari puncak gunung Yang.


" Hmm.. Ku yakin bahwa Kakak Fung dapat membasmi mereka semua tanpa aku harus turun tangan untuk membantu mereka di sini. " Kata Dewi baju merah Yanmi yang sedang duduk tenang di paviliun pintu keluar dari pegunungan Yang.


Dan, yang terakhir adalah Zhang Xiao Long yang melesat ke arah utara untuk menyelamatkan Putri Ching Ching yang terjatuh ke jurang gunung Yang di bagian utara.


" Jurang yang cukup besar dan dalam. " Kata Zhang Xiao Long yang berjongkok di pinggiran jurang gunung Yang di bagian utara sebelum Ia terjun bebas ke jurang gunung Yang.


Brrrr!


Ilmu ginkang yang di miliki oleh Zhang Xiao Long sangat tinggi sekali sehingga ia tidak merasa takut untuk jatuh atau terluka dari ketinggian yang sangat curam sekali.


Tep!


Zhang Xiao Long tiba di dasar jurang gunung Yang di bagian utara dengan kedua sepasang sepatu indahnya menapak di tanah dengan aman.


" Hmm..! "


Zhang Xiao Long mengamati jurang gunung Yang di bagian utara dengan cermat sekali agar dirinya tetap aman dari serangan musuh atau hewan liar dan buas di dasar jurang gunung Yang di bagian utara.


Grrrrr!


Suara geraman dari seekor beruang yang telah muncul dari semak belukar di sisi kanan Zhang Xiao Long dan di susul oleh seorang gadis usia lima belas tahun yang duduk di atas punggung seekor singa raksasa dari sisi kiri Zhang Xiao Long.


" Maaf, aku tak sengaja untuk datang ke jurang gunung Yang di bagian utara ini karena aku ingin menolong temanku yang terjatuh dari tebing gunung Yang utara ke jurang ini. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada sopan kepada gadis yang mengaku sebagai penghuni jurang gunung Yang di bagian utara.


" Ouh, begitukah? Teman mu itu siapakah? Apakah dia seorang wanita ataukah seorang pria dan apakah dia usianya muda ataukah tua? " Tanya gadis yang duduk di atas punggung singa raksasa dengan nada tajam kepada Zhang Xiao Long seraya menghunuskan rantingnya yang terbuat dari besi lemas kepada Zhang Xiao Long yang berdiri tegak di depannya.


" Ya, temanku itu seorang wanita muda yang lebih manis budi bahasa nya daripada kamu..! " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada angkuh kepada gadis yang duduk di atas punggung singa raksasa.


" Kurang ajar kamu menghina ku sebagai wanita muda kasar..! Lihat hukuman apa yang akan kamu terima dari ku atas ucapan mu itu..!" Hardik gadis yang duduk di atas punggung singa raksasa yang mengayunkan rantingnya yang terbuat dari besi lemas ke arah Zhang Xiao Long dengan desiran angin yang cukup berbahaya bagi keselamatan Zhang Xiao Long.


Wutt!


Zhang Xiao Long mengelak sedikit dari desiran angin dari rantingnya yang di tangan gadis yang duduk di atas punggung singa raksasa itu sehingga ia tak mengalami luka sedikitpun dari pecutan ranting di tangan gadis yang duduk di atas punggung singa raksasa.


Seerttt!


Duk!


" Heii..! " Pekik gadis galak itu yang telah di tendang Zhang Xiao Long hingga jatuh dari atas punggung singa raksasa peliharaannya.


Werr!


Zhang Xiao Long sudah duduk di atas punggung singa raksasa nya seraya menotok jalan darah gadis itu.


Cus!


" Diam kau di sana..! " Bentak Zhang Xiao Long dengan nada keras kepada seekor beruang di depannya sehingga beruang itu terpaku diam di tempatnya berdiri.


" Kau bantu aku mencari tahu di mana teman ku terjatuh dari atas jurang gunung Yang. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada wibawa kepada singa raksasa yang segera mematuhi perintah darinya.


Melalui petunjuk dari singa raksasa itu, Zhang Xiao Long berhasil menekankan Putri Ching Ching di sebuah goa di dalam jurang gunung Yang.


" Apakah kamu Putri Ching Ching dari suku khitan? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada sopan santun kepada gadis cantik jelita yang terbaring lemah di atas jerami di dalam goa di dalam jurang gunung Yang.


" Iya.. Aku Putri Ching Ching dari suku khitan. Kamu siapakah? " Jawab Putri Ching Ching dengan nada lemah kepada Zhang Xiao Long.


" Aku Zhang Xiao Long dan tujuanku datang ke jurang gunung Yang adalah untuk menolong mu dari para pasukan sekte lembah singa rambut perunggu atas permintaan tolong dari pengawal pribadi dari Kaisar suku khitan yang pernah aku selamatkan dari sungai di kaki gunung Yang beberapa hari lalu sebelum pengawal pribadi dari Kaisar suku khitan itu meninggal dunia karena mengalami luka dalam pada tubuhnya. "Kata Zhang Xiao Long dengan nada sopan santun menceritakan tentang dirinya secara singkat kepada Putri Ching Ching.


Bersambung!