
Pria tua yang menjadi pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur yang ingin menusukkan ujung linggis nya ke tenggorokan pemuda putra dari Ketua sekte Pulau Persik terkejut sekali dengan senjata rahasia milik Yu Lian Shing istri keempat dari Zhang Xiao Long yang telah menyelamatkan calon korbannya sehingga ujung linggis nya itu runtuh oleh serangan dari wanita cantik jelita ini.
" Kurang ajar siapakah kamu wanita liar yang telah berani untuk ikut campur urusanku dengan bocah ini?! " Hardik pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur dengan sinar matanya yang keji kepada Yu Lian Shing.
" Aku Gadis siluman kecil yang telah ikut campur urusan mu, pria tua tak tahu diri..! " Balas Yu Lian Shing menuding ujung sabuk sutra warna putih nya ke arah pria tua yang menggunakan linggis untuk menghadapinya.
" Gadis Siluman Kecil? Pantas saja kamu begitu urakan dan tak memandang ku Pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur yang akan habisi kamu dengan linggis ku ini...! " Hardik pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur yang menyerang Yu Lian Shing dengan linggis yang mengarah ke arah dagu halus wanita cantik itu.
Wuuutzz!
Yu Lian Shing mengelak sedikit dengan telapak tangan menggunakan ilmu bunga es yang dapat digunakannya untuk menghadapi serangan maut dari linggis pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur yang menyerangnya itu.
Plakk!.
Trang!
" Argghh..! " Pekik pimpinan dari sekte tiga setan laut Timur yang terkejut sekali melihat linggis nya telah hancur karena terkena pukulan tangan wanita cantik ini yang langsung memukulnya hingga remuk.
Dess!
" Nona.. Ahhh.. " Chen Yi Han roboh di taman bunga Persik dengan tubuhnya berlumuran darah.
" Hei.. " Kata Yu Lian Shing cepat menolongnya dan memeriksa denyut nadinya dengan cermat.
"Sungguh seorang gadis yang sangat cantik dan menarik untuk di persembahan kepada Kaisar Naga gurun pasir kuning di barat daya." Kata pria usia empat puluh tahun yang muncul di belakang Yu Lian Shing yang cepat berbalikan badan dan melihat pria yang berpenampilan seperti bajak laut telah berdiri di depannya dengan seringai keji.
" Eiiii.." Kata Yu Lian Shing yang cepat memukul ke arah pria sadis di depannya dengan ilmu pukulan bunga salju yang dingin sekali sampai pria ini mundur teratur dari depan gadis siluman kecil itu.
Wuuutzz!.
" Wah, hebat juga kamu Nona cilik tapi aku Luo Kang bukan lawanmu yang bisa kamu lawan dengan ilmu mu itu." Kata Luo Kang nama pria ini yang menyerang Yu Lian Shing dengan telapak tangan yang mengeluarkan desiran angin yang membuat dedaunan dan batang pohon bunga Persik yang tumbang melayang ke arah Yu Lian Shing dengan kecepatan tinggi.
Whooshh!
Tetapi sebuah desiran angin yang lebih kencang lagi menghancurkan dedaunan dan pohon bunga Persik yang tumbang itu dengan tepat waktu sebelum menerjang Yu Lian Shing.
Brakkk!
Luo Kang kaget setengah mati melihat serangan nya terhadap gadis siluman kecil telah di halau dengan tepat oleh seorang pemuda sangat tampan sekali yang tahu -tahu berdiri di depan Yu Lian Shing dengan sikap gagah perkasa dan sinar matanya sangat tajam sekali.
" Kak Long, dia.. " Kata Yu Lian Shing memeluk lengan Zhang Xiao Long dengan lega karena Ia telah di selamatkan dengan tepat waktu oleh suaminya sendiri.
" Lian Shing, kau bawalah Tuan muda Chen Yi Han ke kapal laut kita dan tunggulah aku di sana bersama dengan yang lainnya. " Kata Zhang Xiao Long dengan halus kepada istri keempat nya itu seraya melepaskan pelukan istrinya itu dari lengannya secara halus.
" Iya, Kak Long. " Kata Yu Lian Shing nada lembut kepada Zhang Xiao Long lalu mematuhi perintah suaminya dengan membawa Chen Yi Han ke kapal laut laskar Naga Merah yang menunggu mereka di tengah lautan.
Brrr!
" Lian Shing siapa dia? Kenapa kamu kembali ke kapal tanpa Kak Long yang pergi bersamamu ke pulau Persik itu? "Tanya Liu Lu Sian menyambut kembalinya Yu Lian Shing ke kapal laut laskar Naga Merah dengan membawa Chen Yi Han di sisi lain Yu Lian Shing.
" Dia putra dari Ketua sekte Pulau Persik yang bernama Chen Yi Han. Kak Long dia sedang bertarung melawan Luo Kang di pulau Persik. " Jawab Yu Lian Shing dengan napas terengah -engah kepada Liu Lu Sian yang menengok ke arah pulau ini dengan wajah cemas.
" Luo Kang? "
"Kak Sian, apakah kamu mengenal orang barbar sedang bertarung melawan Kak Long di pulau Persik itu? " Tanya Tang Yuan Jing menatap cemas ke arah pulau ini.
" Iya, di manusia berhati setan yang pernah aku temui di daerahnya tinggal ketika aku sedang melakukan tugas ku sebagai salah seorang dari anggota laskar Serigala Emas Sakti. " Jawab Liu Lu Sian memegangi tiang kapal laut laskar Naga Merah dengan sorotan matanya tertuju kepada Zhang Xiao Long yang menerjang Luo Kang dengan gerakan kilat dan di sertai pukulan telak menghantam dagu Luo Kang hingga remuk.
Swoooshh!
Bruakkk!
" Kauu siapakah??? " Tanya Luo Kang dengan mulutnya penuh darahnya sendiri karna rahang nya remuk terkena pukulan telak dari Zhang Xiao Long yang marah karena istrinya di ganggu oleh pria barbar itu.
" Pendekar Naga Merah Zhang Xiao Long. " Jawab Zhang Xiao Long yang menginjak kepala pria ini hingga hancur.
Brakkk!
Lalu Zhang Xiao Long melesat kembali ke kapal laut laskar Naga Merah dan bertemu dengan Liu Lu Sian yang menatapnya mesra sekali dan Ia membalas tatapan mata istri pertamanya itu dengan sinar mata yang lembut sekali.
"Sian, kau tak perlu merasa cemas karena aku bisa mengatasi orang jahat yang telah berani mengganggumu di daerah Luo dan Adik Shing di pulau Persik saat Adik Shing menyelamatkan Ketua sekte Pulau Persik. " Kata Zhang Xiao Long yang membelai puncak kepala Liu Lu Sian dengan kasih sayang.
" Aku akan mengobatinya di ruangan tamu kita. "Kata Zhang Xiao Long mengangkat Chen Yi Han lalu membawa pemuda itu ke ruangan tamu di kapal laut laskar Naga Merah.
Di ruangan tamu itu ada Liu Tong menanyakan soal pemuda yang di bawanya itu dan di letakan di atas bangku panjang di ruangan tamu kapal laut laskar Naga Merah dengan hati-hati.
" Putra dari Ketua sekte Pulau Persik yang harus aku selamatkan untuk informasi mengenai orang yang berjuluk Kaisar Naga gurun pasir kuning di barat daya yang mencuri pusaka pulau Persik dari ayahnya yang bernama Chen Hao yang telah di bunuh oleh salah seorang dari istrinya sendiri. " Jawab Zhang Xiao Long dengan detail kepada Liu Tong.
" Astaga, kejam sekali istrinya sendiri yang telah membunuh ayahnya dan menghancurkan pulau Persik nya. " Kata Li Hong Xiu menutup mulut dengan saputangan karena kaget mengetahui hal yang berhubungan dengan pulau Persik dari Zhang Xiao Long.
" Iya, karenanya aku harus menolongnya supaya aku dapat informasi darinya secara langsung. " Kata Zhang Xiao Long menaruh kedua telapak tangan di punggung Chen Yi Han lalu fokus pada pengobatan yang di lakukannya itu.
Di ruangan nomor satu yang di tempati oleh Liu Lu Sian, Tang Yuan Jing dan Yu Lian Shing ada Puteri Ching Ching yang sedang bersedih hati karena gadis itu memikirkan hari pertemuannya dengan Kaisar Li akan segera tiba dan yang berarti bahwa ia harus memaksakan dirinya untuk melupakan cintanya terhadap Zhang Xiao Long pria yang paling di cintainya itu.
" Kak Ching, kau sedang apa sendirian di sini? " Tanya Yu Lian Shing mendekati gadis cantik suku khitan itu.
" Aku sedang tidak melakukan apa-apa, Adik Jing. " Jawab Puteri Ching Ching yang menatap Yu Lian Shing dengan perasaan iri hati karena Yu Lian Shing bisa menikah dengan Zhang Xiao Long dan menjadi istri keempat dari pemuda sakti itu.
" Ouh, begitu? Lalu kenapa kamu begitu sedih? " Tanya Yu Lian Shing meraih wajahnya dengan perhatian sekali.
" Aku merindukan keluargaku yang berada di daerah Khitan, mereka pasti sedang menunggu kepastian dari acara pernikahan ku dengan Sang Kaisar Li di Istana Kekaisaran Li yang segera di laksanakan pada bulan depan, jika waktu ku tiba di sana dengan tepat waktunya untuk sebuah misi yang harus aku selesaikan demi keluarga ku di daerah Khitan. " Jawab Puteri Ching Ching dengan tepat menemukan alasannya itu kepada Yu Lian Shing yang menganggukkan kepala mengerti akan kepedihan hati gadis cantik di depan istri keempat dari Zhang Xiao Long ini.
" Aku paham mengenai dirimu karena kita sama- sama seorang wanita yang hidup di zaman ini yang mengharuskan wanita mengikuti hidup pria yang di pilihkan untuknya untuk masa depan dari kehidupan orang-orang yang di miliknya. " Kata Yu Lian Shing mengulurkan tangannya meraih jemari Puteri Ching Ching untuk memberikan dukungan moral sesama wanita.
Tang Yuan Jing menaruh peralatan menyulam di meja depannya lalu menyibukkan dirinya dengan menyulam sebuah kain sutra di telapak tangan mungilnya.
"Adik Jing, kau ternyata kamu memiliki bakat menyulam sebagus ini. " Kata Liu Lu Sian yang duduk di bangku sebelah Tang Yuan Jing yang sibuk menyulam.
" Ah, tidak Kak Sian. Aku masih tahap belajar menyulam dan aku mungkin tidak sehebat kamu yang pandai melukis di kertas maupun kain yang ketemukan di manapun kamu berada. " Kata Tang Yuan Jing nada merendah kepada Liu Lu Sian yang memang sedang sibuk melukis di atas kertas gulungan di atas meja.
" Adik Jing, kau bisa saja memuji ku yang masih awam mengenai karya seni berkualitas tinggi yang di miliki oleh Kerajaan Tang mu yang Agung dan berpengaruh di wilayah barat laut. " Kata Liu Lu Sian tersenyum manis kepada madunya yang kedua.
"Hmm, bakat apapun yang kamu miliki tidak ada artinya jika kamu tidak bisa memberikan apa yang di inginkan oleh seorang kepala rumah tangga sehebat Kak Long kita, maka kamu bukanlah apa-apa di dunia ini. " Kata Yu Lian Shing memberitahu mereka mengenai hal yang paling penting bagi seorang wanita di sisi pria sehebat Zhang Xiao Long.
"Apa maksudmu, Adik Shing? Bakat apa yang harus di miliki oleh kita sebagai wanita?" Tanya Liu Lu Sian mengangkat wajahnya dari lukisan di depannya itu kepada Yu Lian Shing.
"Kak Sian ku yang baik hati, aku beritahu kamu bakat yang harus di miliki oleh wanita seperti kita adalah mengandung dan melahirkan anak laki-laki hebat untuk penerus Kak Long. " Jawab Yu Lian Shing mengelus bagian bawah perutnya untuk menunjukkan rahim seorang wanita yang paling penting untuk mencapai tujuan hidup mereka.
" Ahh, aku tak tahu apa aku bisa mendapatkan anugerah dari Kak Long di tubuhku. Aku hanya berdoa untuk bisa memiliki hadiahnya yang bisa membuat aku bahagia di menjadi istrinya. " Kata Tang Yuan Jing tersenyum kecil.
"Iya, aku sampai hari ini belum juga mengandung janinnya walaupun aku sudah menikah dengan Kak Long selama hampir setahun lebih. " Kata Liu Lu Sian menghela napas dalam-dalam untuk menghilangkan kegundahan hatinya.
Di sebuah kapal laut yang ukurannya cukup luas dan besar tampaklah Yanmi yang mengeluh di atasnya dan gadis cantik jelita ini terkejut sekali menemukan dirinya di dalam kurungan besi di ruangan bawah tanah kapal.
" Ah, dimanakah aku sekarang ini? Auw, sakit. " Kata Yanmi memegani dadanya yang sesak.
"Ssst, Yanmi.. " Terdengarlah suara seorang pria yang di kenalnya dari kegelapan bawah tanah di kapal laut asing.
" Kak Shiang? " Tanya Yanmi mengenali Li Yun Shiang yang memegang pedang dan menjebol kurungan besi yang mengurung Yanmi.
" Ya, aku Li Yun Shiang yang akan datang untuk menolongmu. " Jawab Li Yun Shiang telah cepat meraih tangan Yanmi dan di gendongnya gadis itu untuk mempermudah Li Yun Shiang bawa kabur gadis pujaan hatinya itu.
Jebyurr!
Li Yun Shiang membawa Yanmi terjun ke air laut melalui lubang di bawah kapal laut milik anggota keluarga Bao yang telah di bobol oleh pemuda itu yang diam-diam mengikuti kedua orang yang telah menculik Yanmi dari pulau Yun.
"Ahhh, Kak Li tubuhku sakit sekali. " Rintih Yanmi merangkul Li Yun Shiang yang berenang dengan cepat menuju ke kapal laut Kekaisaran Li yang telah menanti pemuda itu di tengah laut menuju ke utara.
" Sabarlah, Yanmi. Aku pasti akan mencari cara untuk mengobati luka mu akibat racun serbuk bunga mawar hitam ciptaan Keluarga Bao. " Kata Li Yun Shiang mengangkat gadis itu naik ke kapalnya.
"Auw, sakit.. " Rintih Yanmi merasakan sakit luar biasa pada tubuhnya.
" Yanmi, cepatlah kau minum pil penawarnya yang telah aku curi dari dalam kapal laut milik keluarga Bao. " Kata Li Yun Shiang berlutut di depan Yanmi seraya menyodorkan sebutir pil penawar racun serbuk bunga mawar hitam yang telah di curinya itu kepada Yanmi.
" Iya, Kak Li Yun Shiang terimakasih. " Kata Yanmi menerima pil itu dan menelannya dengan cepat lalu duduk bersila di atas lantai kapal laut Kekaisaran Li.
" Maafkan, Yanmi. Aku membohongimu dengan mengatakan bahwa kamu di culik oleh dua orang anggota keluarga Bao padahal mereka berdua adalah orang-orang ku. Karena aku tak mau Zhang Xiao Long memiliki dirimu. Yanmi, aku juga minta maaf telah memberimu pil aborsi untuk mu menggugurkan janin di tubuhmu itu. " Kata Li Yun Shiang dalam hatinya.
Bersambung!