Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tengah Malam Di Desa Tepi Pegunungan Himalaya.


Sayup-sayup terdengar suara gerakan sejumlah kaki yang bersepatu kulit namun tak terdengar suara gesekan sejumlah sepatu yang menginjak rumput atau tanah dari gerakan sejumlah orang yang bergerak ke arah utara terpantau dengan jelas oleh sepasang telinga tajam dari Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long saat ini sedang beristirahat di rumah kepala desa kecil buah merah salju abadi sesudah merayakan pesta pernikahan pengawal setianya yang bernama Teng Lun Dong dengan seorang wanita suku Ching yang bernama Ching Erl di tengah perjalanan menuju ke markas besar sekte harimau gunung Himalaya.


Sepasang mata Zhang Xiao Long terbuka lebar- lebar setelah mendengarkan suara-suara yang berasal dari arah utara dari wilayah pegunungan Himalaya bagian pinggiran.


"Ayah.. Disini aku melihat binatang ganas dan buas itu menyelamatkan Raja barbar Yuen Dan. " lapor seorang pria dengan nada serius kepada pria paruh baya yang di panggil ayah.


"Cheng Hoe, apakah kamu yakin bahwa jahanam tua itu di selamatkan oleh binatang ganas dan buas di daerah ini? " tanya pria paruh baya yang bernama Murong Guo dengan nada lebih serius lagi kepada putranya yang bernama Cheng Hoe.


"Iya, ayah, aku yakin sekali sebab Aku dan Adik ipar telah memburunya hingga ke daerah ini tapi kami tak bisa berbuat apa-apa lagi karena ada binatang ganas dan buas yang menyeret-nyeret nya pergi dari daerah ini. " jawab Cheng Hoe.


"Iya, Ayah mertua, Kakak ipar Cheng Hoe telah berkata yang sesungguhnya. " imbuh adik ipar Cheng Hoe seorang pria tampan bernama Jung Min Ho suami dari putrinya Murong Guo.


"Emm, kalau begitu ke arah mana binatang tak tahu diri itu membawanya dari kalian berdua? " tanya Murong Guo dengan nada tajam kepada putra dan menantunya laki-laki nya.


"Entahlah, kami tak sempat melihatnya pergi dari daerah ini sebab kemarin di daerah ini tak ada cahaya sama sekali yaitu sungguh gelap gulita dan sunyi mencekam. " jawab kedua orang pria muda di depannya.


"Hmm, bodoh sekali kalian berdua.. " dengus pria paruh baya itu melirik sebak kepada kedua orang pemuda tampan di depannya.


Lalu ketiga orang itu terdengar melesat ke arah yang berlawanan dari daerah yang aromanya telah tercium oleh hidung Zhang Xiao Long yang menghirup aroma daun pohon cendana lapuk melalui desiran angin yang berhembus ke arah desa kecil buah merah salju abadi.


"Hmmm, aku harus menyelidikinya, sekarang juga agar aku bisa mengetahui siapakah mereka bertiga itu dan siapakah Raja Barbar Yuen Dan yang di buru oleh ketiga orang itu hingga ke arah daerah daun cendana lapuk. " kata Zhang Xiao Long pada dirinya sendiri.


Zhang Xiao Long melesat cepat melalui jendela di bagian kiri kamar yang ditempatinya itu dan di ikuti oleh dua pasangan muda yang menjadi para pengikutnya yang baru ke arah utara.


Brrrr!


"Yang Mulia, hamba berempat juga telah dengar percakapan antara Murong Guo dengan putra dan menantunya laki-lakinya itu dari kamar tidur kami masing-masing sehingga kami berempat juga memutuskan untuk menyelidiki mereka di tempat ini. " kata Teng Lun Dong dengan nada hormat kepada Zhang Xiao Long.


"Iya, Paduka, kami tak mungkin bisa membiarkan Anda menempuh perjalanan berbahaya seorang diri tanpa adanya kami sebagai pelindung Anda. " kata Tuan Muda Yan Bu kekasih Teng Lian Ni dengan sikap sopan kepada Zhang Xiao Long.


"Baiklah, aku izinkan kalian berempat untuk ikut serta dalam petualangan ku di daerah ini sampai kita menemukan Raja barbar Yuen Dan. " kata Zhang Xiao Long mengajak keempatnya berjalan ke arah jalan setapak yang tertutup rimbunan pepohonan lebat sehingga jalan setapak ini tak terlihat oleh sepasang mata Murong Guo, putra dan menantunya laki-lakinya yang memilih untuk mencari Raja barbar Yuen Dan ke arah lainnya.


Zhang Xiao Long menyingkap dedaunan tebal di sekitarnya untuk menemukan sebuah gubuk kecil di dalam hutan tersebut dan menemukan bahwa di depan gubuk kecil itu ada binatang ganas dan buas yang sepasang mata menatap tajam kepada Zhang Xiao Long dan empat orang pengikutnya.


"Yeti?" panggil Tuan Muda Yan Bu mengenalinya dengan jelas.


Binatang ganas dan buas itu yang sepertinya ia memahami bahwa ia telah dipanggil oleh Tuan muda Yan Bu segera menghampiri pemuda yang juga merupakan putra sulung dari kepala desa buah merah salju abadi. Binatang ganas dan buas itu melompat dari arah Tuan muda Yan Bu seperti ingin merangkul pemuda ini sehingga ia menubruk pemuda ini jatuh ke rumput.


Bruakk!


"Heiii...Kau jangan memakannya.. " kata Teng Lian Ni dengan nada ketakutan kalau kekasihnya akan dimangsa binatang ganas dan buas itu.


"Jangan khawatir karena binatang ganas dan buas itu mengenali Tuannya. " kata Zhang Xiao Long yang melihat binatang ganas dan buas itu bersikap jinak kepada Tuan muda Yan Bu yang di bantu untuk berdiri oleh binatang itu sendiri.


"Iya, Adik Lian Ni. Yeti ini adalah binatang yang baik dan penyayang jika kita bisa memahaminya dengan cinta. " kata Tuan muda Yan Bu memeluk Yeti dengan kasih sayang.


Lalu pandangan mata Zhang Xiao Long tertuju ke dalam gubuk kecil. Dimana ia melihat pria paruh baya mengerang kesakitan pada bahu dan perutnya di lantai gubuk kecil itu. Ia pun segera melesat cepat masuk ke gubuk kecil itu untuk Ia bisa menyelamatkan Raja barbar Yuen Dan.


"Raja barbar Yuen Dan, tolong tenangkan hatimu untuk aku bisa mengobati luka pada bahu dan perutmu itu. " kata Zhang Xiao Long dengan nada ramah kepada pria paruh baya yang telah sadar dari pingsannya lalu melihat kehadirannya di depan pria paruh baya itu.


"Iya, siapakah kamu yang telah datang ke tempat ini untuk mengobati lukaku? " tanya Raja barbar Yuen Dan menatap tajam kepada Zhang Xiao Long.


"Aku bernama Zhang Xiao Long. " jawab Zhang Xiao Long nada singkat namun cukup membuat sepasang mata Raja barbar Yuen Dan terbelalak melihatnya lalu pria paruh baya itu memberikan sujud hormatnya kepada Zhang Xiao Long.


"Hormat hamba kepada Yang Mulia Kaisar Naga Merah. " kata Raja barbar Yuen Dan dengan nada hormat yang terbata-bata kepada Zhang Xiao Long yang cepat memintanya untuk berbaring di lantai melalui isyarat tangan pemuda tampan itu kepadanya.


"Hhh, baiklah, Paduka. Hamba Yuen Dan adalah seorang Raja yang memerintah daerah buas Dan liar di pegunungan Himalaya yang tidak ingin ikut campur tangan di dalam urusan orang-orang Sekte Lembah Gunung Himalaya yang dipimpin oleh Murong Guo, namun siapa menduga bahwa Murong Guo yang serakah itu menginginkan dua buah pusaka leluhur ku untuk menguasai batas wilayahnya dengan wilayah yang dikuasai oleh Sekte harimau gunung Himalaya. Dan, hal ini juga menyebabkan kematian para rakyatku dan aku diburu nya hingga ke daerah daun cendana lapuk dan diselamatkan oleh Yeti ini dengan tepat waktunya. " jawab Raja barbar Yuen Dan menceritakan tentang dirinya yang diburu oleh Murong Guo kepada Zhang Xiao Long.


"Begitukah? " tanya Teng Lun Dong dengan nada seakan-akan ia tidak bisa mempercayai Raja barbar Yuen Dan.


"Hmm, Tuan muda Teng, jika kamu tak percaya padaku silakan saja, namun kamu harus tahu dua pusaka leluhur ku adalah surat pengesahan tentang identitas wilayah ini yang tentunya akan menjadi wilayah Kekuasaan Kekaisaran Naga Merah penguasa kita, apabila dua pusaka leluhur ku bisa dimilikinya.. " jawab Raja barbar Yuen Dan nada menyakinkan sekali.


"Hmm.. Aku pernah mendengar tentang pelita langit yang merupakan salah satu dari dua pusaka leluhur mu, apakah itu benar? " tanya Tuan muda Yan Bu menatap lurus kepada Raja barbar Yuen Dan yang lukanya telah diobati oleh Zhang Xiao Long sehingga pria paruh baya itu tak lagi merasa kesakitan pada bahu dan perut nya.


"Iya, benar sekali apa yang kamu tanyakan pada ku mengenai pelita langit, Tuan muda Yan Bu. Tetapi, pusaka leluhur ku itu telah jatuh ke dalam tangan sepasang hantu malam yang dibantu oleh Ratu Kerajaan Persia yang bernama Ratu Xiahou Xiao Chao untuk dipamerkan di museum di lembah sungai dalam pegunungan Himalaya. " jawab Raja barbar Yuen Dan dengan sikap jujur kepada Zhang Xiao Long dan para pengikutnya.


"Emmm,apakah berarti aku harus menghadiri acara pameran pusaka leluhur mu yang akan di adakan di puncak pegunungan Himalaya pada pertengahan musim dingin tahun ini? " tanya Zhang Xiao Long nada serius sekali kepada Raja barbar Yuen Dan.


"Benar, Yang Mulia. Daerah tersebut adalah kota tersembunyi." jawab Raja barbar Yuen Dan nada serius kepada Zhang Xiao Long.


"Baiklah, kalau begitu aku tak perlu harus pergi ke sekte harimau gunung Himalaya, karena aku bisa menemukan mereka semua di acara yang hebat itu. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum senang mengetahui informasi yang dari Raja barbar Yuen Dan.


"Iya, kecuali Anda harus mengunjungi istana di dasar sungai salju abadi untuk menemukan dua pusaka dunia persilatan tingkat tinggi atau kaum Dewa dan Iblis dunia persilatan yang sedang di incar oleh para tokoh-tokoh serakah itu. " kata Raja barbar Yuen Dan yang lirikan matanya ke arah Yeti dan Tuan muda Yan Bu di samping kiri Zhang Xiao Long.


"Bagus sekali, mari kalian tunjukkan kepadaku, dimana istana tersebut berada." perintah dari Zhang Xiao Long kepada mereka yang berada di gubuk kecil itu.


"Siap, Paduka. Kami akan melaksanakan tugas dengan sempurna untuk Anda dan Kekaisaran Naga Merah kami yang tercinta..! " sahut para pengikutnya termasuk Yeti yang mengeluarkan suara geramannya.


Keesokan harinya perjalanan Zhang Xiao Long di mulai kembali dengan pengikutnya yang menjadi petunjuk arah baginya untuk menemukan sungai salju abadi yang terletak di jurang pegunungan Himalaya bagian tengah.


"Terjun ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah untuk menemukan sungai salju abadi. " kata Raja barbar Yuen Dan menunjukkan jalan kepada Zhang Xiao Long.


"Emm, baiklah, aku akan mengajak kalian semua untuk terjun ke dasar jurang pegunungan ini bersama ku.. " kata Zhang Xiao Long yang telah mengibaskan lengan pakaiannya ke arah para pengikutnya yang semuanya terjun ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah lebih dahulu sebelum dirinya.


"Wuaahhhhhh.... Tidakkkkk...!! " pekik dari para pengikutnya yang terjerumus ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah akibat dari ulahnya itu.


"Baiklah, sekarang giliran ku... " kata Zhang Xiao Long yang sudah bersiaplah untuk terjun ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah di hentikan oleh sebuah sabuk sutra tipis warna hitam yang berasal dari seorang gadis di atas seekor burung rajawali hitam rakasa.


"Ehhhh, bukankah kau gadis berdada besar yang dulu pernah menghalangi ku dan merebut bunga teratai panca warna? " tanya Zhang Xiao Long yang menarik sabuk sutra hitam milik gadis yang menjerit ketakutan karena burung peliharaannya telah bawa terjun ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah bersama pemuda itu dan dirinya.


"Kyaaaaaaa...!! Kau sudah tak warassssss!! " jeritan gadis baju hitam itu yang terpaksa harus ikut Zhang Xiao Long masuk ke dasar jurang pegunungan Himalaya bagian tengah.


Zhang Xiao Long menemukan para pengikutnya telah mengelilingi sungai salju abadi di berada di tengah-tengah jurang pegunungan Himalaya bagian tengah. Mereka terkejut melihat Zhang Xiao Long membawa terjun seorang gadis muda baju hitam dan membunuh binatang peliharaan dari gadis itu sendiri.


"Yang Mulia, gadis itu adalah Ratu Xiahou Xiao Chao dari Kerajaan Persia.." kata Teng Lun Dong tercengang bersama yang lainnya.


"Aku tak peduli dia siapa, pokoknya apabila dia menggagalkan rencana ku untuk membunuh para tokoh-tokoh sialan itu, maka aku Zhang Xiao Long akan meruntuhkan seluruh Kerajaan nya.. " kata Zhang Xiao Long nada bengis sekali sampai gadis itu menggigil ngeri sekali dengan ancaman Kaisar Naga Merah bukanlah ancaman omong kosong belaka melainkan ancaman yang sesungguhnya.


"Aku tak kan pernah menggagalkan rencanamu, aku justru ingin kamu membantuku untuk bunuh Raja Dewa Dan Iblis Empat Wilayah untuk Aku bisa mengamankan Kerajaan Persia ku. " kata Ratu Xiahou Xiao Chao dengan wajahnya yang meminta maaf kepada Zhang Xiao Long.


"Emm, mereka adalah urusanmu bukan urusan ku. " kata Zhang Xiao Long nada ketus.


"Aiya, apa yang harus aku lakukan supaya kamu bisa memaafkan aku? " tanya Ratu Xiahou Xiao Chao dengan nada dan sikap sungguh-sungguh kepada Zhang Xiao Long.


"Serahkan jiwamu kepada ku. " jawab Zhang Xiao Long nada tak bisa di bantah oleh Ratu Xiahou Xiao Chao.


"Hmmm, aku ini seorang wanita suci yang tak bisa atau tak boleh menikah dengan seorang pria manapun di dunia ini, karena kalau aku Ratu Xiahou Xiao Chao sampai menikah dengan pria manapun di dunia ini, maka Kerajaan Persia ku akan hancur. " kata Ratu Xiahou Xiao Chao yang cemberut di samping kanan Zhang Xiao Long.


"Ugh, siapa juga yang ingin menikah denganmu? Aku mau kamu menjadi kolega ku seumur hidup mu. " kata Zhang Xiao Long menatap lekat -lekat Ratu Xiahou Xiao Chao.


Bersambung!!