Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Pembantaian Di Penginapan Pesisir Pantai Utara Kerajaan Tang.


Rumah sewa yang berada di salah satu daerah di desa pesisir pantai utara Kerajaan Tang telah terbuka untuk sekelebatan sejumlah orang yang menerjang sebuah penginapan yang jaraknya tak jauh dari rumah sewa itu.


Brrrrr!


Bayangan sejumlah orang yang masuk ke dalam penginapan yang awalnya ramai dengan suara orang tertawa, tarian, musik dan perbincangan para penghuninya. Kini menjadi mencekam saat munculnya sejumlah orang yang telah datang ke penginapan itu dan mengejutkan para penghuni nya.


" Kurang ajar siapa kalian semua yang telah berani untuk mengganggu ketenangan kami?!! " Hardik Liu Ching San Kepala suku Liu dalam yang marah dengan kedatangan tamu yang tak terduga olehnya.


" Liu Ching San apakah kamu sudah melupakan aku yang pernah menjadi teman seperjuangan mu di sekte pengemis bunga teratai putih? " Tanya Liu Tong yang menghunuskan pedang kepada Liu Ching San yang sedang bersenang - senang dengan sejumlah wanita bertubuh indah dengan penampilan yang terbuka.


" Liu Tong, rupanya kamu yang telah bersikap tak tahu diri hingga berani untuk datang kepada ku? " Tanya Liu Ching San yang mendorong wanita di pangkuannya hingga jatuh ke lantai untuk berdiri dan menghadapi Liu Tong.


" Iya, Aku Liu Tong... " Jawab Liu Tong yang telah menggerakkan pedang ke arah Liu Ching San yang cepat menangkis serangan pedang Liu Tong dengan pedang.


Tranggg!


Trang!


Sejumlah besar anggota sekte angsa hitam telah datang untuk membantu Liu Ching San majikan mereka menghadapi Liu Tong. Tetapi, mereka telah di hadang oleh ilmu pukulan yang telah di lakukan oleh seorang gadis muda yang cantik jelita yang membuat mereka mundur secara otomatis.


Plakkk!


Whoooshh!


Sejumlah besar pasukan suku Liu dalam telah menerjang Li Hong Xiu yang menghadapi para pasukan sekte angsa hitam untuk membantu Liu Tong yang ingin di keroyok.


Whetttzzz!


Serangan pukulan yang datang dari arah lain telah membuat sejumlah besar pasukan suku Liu dalam melompat ke samping untuk hindari serangan pukulan maut dari Xi Ke yang telah datang untuk membunuh orang-orang itu.


Bughhh!


Salah satu dari para pasukan suku Liu dalam telah terkena tinju dari Xi Ke yang menghantam nya hingga remuk yang membuat para pasukan suku Liu dalam lainnya menyerang secara serentak ke arah Xi Ke


Bettzzz!


Dari arah lain telah datang Liu Ting Ting yang telah menyerang para pasukan suku Liu dalam dengan ilmu pukulan halilintar yang membuat sebagian besar pasukan suku Liu dalam tewas di tangan gadis remaja itu.


Buggh!


Jegger..!


Para pasukan sekte angsa hitam memecah belah untuk menghadapi Liu Ting Ting yang telah membunuh sejumlah kawan mereka yang mengeroyok Xi Ke yang membantu Li Hong Xiu.


" Hyaaatt..! " Lengking seorang gadis lain yang telah menggerakkan kipasnya yang menebas leher para pasukan suku Liu dalam yang terdekat di pintu masuk ke penginapan.


Crakkk!


" Siapa kau yang telah membantu Liu Tong? " Tanya Wakil ketua sekte angsa hitam dengan wajah bengis kepada Liu Lu Sian istri pertama Zhang Xiao Long yang telah datang membunuh sejumlah kawan mereka.


" Aku Dewi Racun Kecil. " Jawab Liu Lu Sian nada dingin kepada wakil ketua sekte angsa hitam.


" Wah, sungguh bocah perempuan yang layak untuk mati secara perlahan-lahan oleh ku..! " Hardik wakil ketua sekte angsa hitam yang telah melayangkan pukulan mautnya ke arah Liu Lu Sian yang cepat mengibaskan kipasnya yang telah menghantam serangan wakil ketua sekte angsa hitam yang segera mengelak ke arah kiri untuk menghindari tebasan kipas Liu Lu Sian.


Betttzz!


Tetapi, ia tak pernah menduga bahwa dari arah kirinya telah datang sebuah seruling yang telah menusuknya hingga bolong pada perutnya yang isi dalamnya keluar semua.


Cussss!


" Argghhh..! " Pekik wakil ketua sekte angsa hitam yang tewas di tangan Puteri Tang Hui Lan istri ketiga dari Zhang Xiao Long yang telah datang untuk membantu kawan-kawan mereka menghadapi para musuh.


Melihat wakil ketua sekte angsa hitam telah tewas di tangan salah satu gadis cantik jelita yang telah datang ke penginapan itu membuat para pasukan suku Liu dalam memekik marah besar dan memanggil seluruh pasukan mereka untuk membantu mereka dalam menghadapi para musuh mereka.


" Serbu.. Dan.. Habisi mereka...! " Perintah dari para pasukan suku Liu dalam kepada para pasukan suku Liu dalam lainnya yang kini telah bertambah banyak jumlahnya.


Whoooshh!


Trang!


Trang!


Trang!


Bruakk!


Wuuutttzz!


Beng Loan Ki mengibaskan lengan bahunya yang membuat para pasukan suku Liu dalam terhempas seperti di terjang badai salju saja yang membuat para pasukan suku Liu dalam berjatuhan ke tanah


Lalu,sejumlah sumpit entah datang darimana telah menancap di tubuh, tenggorokan dan ubun-ubun kepala para pasukan suku Liu dalam hingga para pasukan suku Liu dalam yang telah membantu Liu Ching San semuanya telah tewas di tangan Zhang Xiao Long yang telah datang bersama dengan Mu Yanmi istri keduanya dan Puteri Ching Ching yang mengikuti mereka dari belakang keduanya.


Wer, wer, wer!


Jleb, jlebb!


Xi Ke menerjang para pasukan anggota sekte angsa hitam yang mengeroyok Li Hong Xiu yang di bantu oleh Liu Lu Sian dan Tang Hui Lan serta Liu Ting Ting dengan lihai sekali sehingga para pasukan anggota sekte angsa hitam kewalahan untuk menghadapi mereka.


Whoooshh!


Plakk!


Plakk!


Pukulan -pukulan tangan Xi Ke mengenai pelipis sejumlah anggota sekte angsa hitam yang di hadapi oleh Li Hong Xiu yang membuat para pengeroyok Li Hong Xiu tewas terkena pukulan mautnya.


Liu Lu Sian melesat ke arah atas kepala para pasukan anggota sekte angsa hitam dengan ujung kipasnya itu menebas leher para pasukan anggota sekte angsa hitam.


Crakk!!!


" Adik Sian dan Adik Lan kalian mundurlah dan biarkan Liu Tong dan Xi Ke yang menghadapi sisanya. " Kata Zhang Xiao Long yang segera memerintahkan kedua orang istrinya yang hebat itu untuk mundur dari pertarungan untuk Liu Tong dan Xi ke yang membunuh sisa dari musuh -musuh mereka karena Liu Tong dan Xi Ke lah yang mempunyai permusuhan yang paling besar terhadap sekte angsa hitam dan suku Liu dalam pimpinan Liu Ching San musuh besar dari kedua orang sahabatnya itu.


" Iya, Kak Long. " Jawab Liu Lu Sian dan Tang Hui Lan secara bersamaan kepada Zhang Xiao Long lalu mereka berdua melayang ke arah suami mereka yang telah duduk tenang di kursi di dekat kasir penginapan itu.


" Kita harus memberi kesempatan kepada Liu Tong dan Xi Ke membuktikan kemampuan mereka yang layak untuk mendampingi Li Hong Xiu dan Liu Ting Ting yang menjadi kekasih atau calon istri mereka masing-masing." Kata Beng Loan Ki yang telah menyuruh Puteri Ching Ching untuk mendekat ke arahnya yang berdiri di sisi kanan istri kedua Zhang Xiao Long, yaitu Mu Yanmi yang memakai baju berwarna merah yang menambah kecantikan gadis muda ini.


Liu Tong menyerang dengan pedangnya yang mengadu senjata dengan pedang Liu Ching San yang ternyata seimbang ilmu kepandaiannya dengan ilmu kepandaian yang di miliki oleh Liu Tong.


Trang!


Trang!


Trang!


Xi Ke telah melesat dengan kecepatan kilat yang membuat ketua sekte angsa hitam harus gesit menggerakkan pedangnya yang mengadu kekuatan dengan pedang Xi Ke.


Whoooshh!


Gerakan Xi Ke yang membuat gerakan seekor burung yang menerjang mangsanya sehingga Ketua sekte angsa hitam yang memekik kaget sekali karena pedangnya telah berhasil di patahkan oleh pedang Xi Ke.


Crangg!


" Akhh..! " Pekik Ketua sekte angsa hitam yang tidak sempat untuk memberikan perlawanan terhadap Xi Ke karena Xi Ke telah menebasnya hingga kepalanya jatuh ke lantai dengan darah bercucuran keluar dari lubang besar di bagian tubuhnya.


Crakkk!


Liu Tong mengakhiri hidup Liu Ching San dengan pedangnya telah menancap di dahi pemuda yang dahulunya pernah menjadi salah satu dari anggota sekte pengemis bunga teratai putih.


Jlebb!


"Kak Tong.. " Panggil Li Hong Xiu yang melompat ke arah Liu Tong dan memeluk kekasihnya.


" Kakak Ke.. " Panggil Liu Ting Ting tersenyum manis untuk pemuda sahabat baru Zhang Xiao Long.


Bersambung!