
Salju turun begitu lebat di sepanjang jalan untuk Zhang Xiao Long kembali ke Kekaisaran Naga Merah dengan di ikuti oleh Liu Tong dan Kasim Zhao Yu Thing selama berhari-hari tanpa adanya waktu untuk istirahat.
"Siang menjadi malam.. Musim panas telah lama pergi dan tergantikan oleh musim dingin yang teramat dingin bagiku.. Aku harus sanggup untuk melihat semua ini.. " kata Zhang Xiao Long begitu dirinya tiba di halaman depan istananya. Ia melihat berjejer rapi jenazah para istrinya dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah disana.
"Kak Long, " suara lembut Kim Hwee Li datang dari arah kanannya.
"Hwee Li, apakah dirimu satu-satunya yang tersisa di rumah ku? " tanya Zhang Xiao Long ke arah gadis cantik jelita berpakaian berkabung warna putih yang menghampirinya itu.
"Tidak, kau masih memiliki Li Yun Zhu putrimu dan bayi perempuan lain di perutku ini. " jawab Kim Hwee Li menangis sambil memperlihatkan perutnya yang buncit kepada Zhang Xiao Long.
"Juga aku istrimu yang lain. " kata Nalan Yan Ran yang membawa putra asuhnya yang bernama Fan Yi Xing ke hadapannya.
"Aku juga masih ada untukmu, Kak Long. " Kata Tan Tan Ling Ming yang merangkulnya dengan tangisan yang membasahi pakaian Zhang Xiao Long.
"Oh, syukurlah.. Tuhan, Buddha dan para Dewa dan Dewi di langit melindungi kalian untuk ku.. " kata Zhang Xiao Long menatap mereka semua dengan senyuman terimakasih atas anugerah dari Tuhan untuknya.
"Yang Mulia, apakah anda masih ingat kepadaku si pengemis nakal yang pernah mengganggumu di alun-alun Ibukota Kekaisaran Naga Merah sekitar setengah tahun lalu?" tanya seorang gadis berpakaian sederhana namun cantik jelita yang menghampirinya bersama dengan seorang pria yang di kenal olehnya adalah sepupunya yang tinggal di kota Long an pusat.
"Kakak Long Fai.. Kau rupanya yang dimaksud oleh Liu Tong yang telah menceritakan tentang apa yang telah kamu lakukan untuk membantu dan menyelamatkan Kekaisaran Naga Merah ku? " ucap Zhang Xiao Long menatap ramah kepada Long Fai pemuda lain di dekatnya.
"Iya, Zhang Xiao Long. Aku kebetulan ingin sekali bertemu dengan mu setelah lama ku dengar akan sepak terjang mu di dunia persilatan yang membuatmu memperkenalkan Kekaisaran Naga Merah kepada dunia ini karena itulah aku tak pernah melewatkan kesempatan untuk aku bisa menunjukkan keahlian ku kepada para musuhmu di dalam istana mu ini dan menghabisi mereka untuk mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan kita berdua. " kata Long Fai yang tersenyum bersahabat kepada Zhang Xiao Long.
"Hemm, terimakasih banyak atas segala yang telah kamu lakukan untuk ku dan Kekaisaran Naga Merah. Aku Zhang Xiao Long akan selalu ingat budi baikmu dan apabila suatu saat nanti kamu memerlukan bantuan ku, maka kamu tak perlu sungkan untuk menghubungi ku melalui burung pos ku ini.. " kata Zhang Xiao Long yang memberikan seekor burung parkit warna kuning kepada Long Fai sebagai tanda persahabatan mereka berdua sebelum Long Fai pamit dan meninggalkan istana Kekaisaran Naga Merah.
Kemudian, Zhang Xiao Long mengantarkan Putri Ming Ming ke istana baru khusus untuk istrinya yang bergelar Ratu Kekaisaran Naga Merah Amira Ming. Di sana, Zhang Xiao Long memulai pengobatan untuk menyelamatkan istrinya itu dengan cara meletakkan kedua telapak tangan ke punggung istrinya dan mengerahkan ilmu sinkang bunga Xia tingkat tinggi.
Liu Tong membantu Kasim Zhao Yu Thing untuk merapikan jenazah para istri Zhang Xiao Long di halaman utama istana Kekaisaran Naga Merah untuk di semayamkan di ruang penyimpanan jenazah keluarga istana Kekaisaran Naga Merah sebelum di adakan ritual-ritual menjelang di makamkan yang sesuai dengan gelar mereka masing-masing.
Long Fai memang meninggalkan istana sahabat barunya namun ia tidak meninggalkan ibukota Kekaisaran Naga Merah. Sebab pemuda yang gemar makan dan minum arak serta berjudi dan bermain wanita tidak pernah melewatkan waktu luangnya untuk mendatangi rumah hiburan yang bernama'Rumah Seribu Bunga Impian'.
Di sanalah, Long Fai berjumpa dengan seorang gadis usia delapan belas tahun yang bermain alat musik kecapi di podium ruangan khusus di rumah seribu bunga impian. Kecantikan wajah dan keindahan tubuh gadis itu memikat hati Long Fai yang ingin berkenalan dengan gadis yang dijuluki sebagai Dewi Seribu Bunga Impian di seluruh Ibukota Kekaisaran Naga Merah.
"Siangkuan Yu memang sangat memikat hatiku namun aku harus waspada terhadap kelicikan orang-orang sekte embun hitam yang telah lama bermarkas besar di daerah perbatasan antara kabupaten Yang di dekat wilayah Mongolia dan selatan pegunungan Himalaya. " kata Long Fai yang duduk di kursi khusus untuk tamu kelas atas sambil menikmati makanan dan minuman khas Kekaisaran Naga Merah.
"Tuan Muda Long, ada surat dari Nona Qiao Jia Le di istana Kekaisaran Naga Merah untuk anda yang dikirimkan oleh Kasim pribadinya sendiri. " kata seorang pria berkumis nada pelan kepada Long Fai.
"Hmm, untuk apa Jia Le mengirim aku suratnya padahal sesuai dengan keinginannya untuk aku dapat memperkenalkan aku kepada Kaisar Naga Merah pria yang menjadi incarannya itu? " tanya Long Fai mengambil surat tersebut dari tangan pengawalnya.
"Kakak Fai, kau harus membantu ku untuk dapat perhatian dari Kaisar Naga Merah agar aku bisa membahagiakannya dan mendapatkan gelar Selir Agung atau Nyonya Selir Pertama.. " tulis Nona Qiao Jia Le pada suratnya kepada Long Fai yang menghela napas dalam-dalam.
"Hmm, gadis itu sungguh merepotkan ku saja yang ingin bersenang-senang dengan gadis yang ingin aku permainkan hidupnya dan menghabisi para anggota sekte embun hitam untuk aku bisa merebut guci giok bumi yang tersimpan di dalam ruangan ini di rumah seribu bunga impian milik orang-orang yang telah di sewa olehnya untuk menipu dan menjebak ku. " geram Long Fai yang meremas hancur surat di genggaman tangannya itu.
Long Fai melesat cepat menuju ke ruangan lain mengikuti arah perginya Ketua sekte embun hitam di rumah seribu bunga impian lalu pemuda tampan ini melihat ruangan yang terpisah dari bangunan utama dari rumah seribu bunga impian yang terdapat jembatan batu gunung di depan yang membatasi jalur air sungai buatan di dalam rumah seribu bunga impian.
"Wah dia mempunyai rumah tersendiri di dalam rumah seribu bunga impian. " kata Long Fai yang menjentikkan jarinya ke depan jembatan yang berada di depannya.
Cring!
Blaaar!
Percikan api menjalar membakar jalanan di atas jembatan tersebut dan memperlihatkan bangkai belatung warna hitam pekat yang telah terbang ke arah bangunan yang menjadi tempat tinggal Ketua sekte embun hitam di ibukota Kekaisaran Naga Merah.
Brrrr!
Sekelebatan bayangan putih yang mengibarkan rambut panjang warna hitam beraroma daun mentol yang segar terlihat oleh sepasang mata Long Fai yang sangat tajam dan ia tersenyum melihat Kaisar Naga Merah telah datang ke rumah seribu bunga impian.
"Zhang Xiao Long.. " panggil Long Fai gembira sekali.
"Kak Long Fai, kau melupakan janjimu untuk kau memanggilku bila kamu memerlukan bantuan ku apalagi yang berhubungan dengan Kekaisaran Naga Merah ku maka kamu harus melakukannya dengan benar dan tepat. " kata Zhang Xiao Long yang berhadapan langsung dengan ketua sekte embun hitam yang memanggil pasukannya ke depan istananya untuk membantunya dalam menghadapi Zhang Xiao Long dan Long Fai.
"Guci giok bumi adalah salah satu dari empat artefak-artefak keabadian yang harus dapat ku kumpulkan untuk memperkuat kemampuan ilmu sinkang ku.. " kata Long Fai yang langsung maju menghadapi Ketua sekte embun hitam untuk merebut pusaka tersebut dari wanita cantik itu.
Wuuutzz!
"Astaga, persetan dengan segala artefak-artefak palsu itu karna bagiku adalah segala sesuatu yang ingin mengganggu ketenangan Kekaisaran Naga Merah ku harus aku basmi secepatnya agar tidak menjadi benalu di Kekaisaran Naga Merah ku.. " kata Zhang Xiao Long yang telah mengibaskan kipas lipatnya ke arah para pasukan sekte embun hitam yang menerjang ke arah dirinya dengan gerakan meluncur seindah kupu-kupu yang beterbangan di sekitar taman bunga dalam rumah seribu bunga impian.
Wushhh!
Brrrr!
"Arghhh...! " pekik para pasukan sekte embun hitam yang semuanya terjengkang ke tanah di dekat Ketua sekte embun hitam yang bertarung melawan Long Fai yang menggunakan ilmu sinkang miliknya yang dashyat.
Plakk!
Plakk!
Plakk!
Wetttzz!
Kipas lipat di tangan Zhang Xiao Long membuat gerakan pedang di tangan Ketua sekte embun hitam membalik dan nyaris terlepas dari tangan Ketua sekte embun hitam yang cepat pula telah membalikkan keadaannya dengan gerakan ilmu sinkang yang menyerang langsung ke dahi halus Zhang Xiao Long.
Wuttzz!
Long Fai menerjang dengan tinjunya yang telah di salurkan ilmu sinkang miliknya sendiri yang membuat ilmu sinkang milik Ketua sekte embun hitam terhalangi olehnya.
Bughh!
Zhang Xiao Long merendahkan tubuhnya saat sejumlah pedang di tangan para pasukan sekte embun hitam menyerang dirinya kembali dan ia melompat dengan gerakan ilmu ginkang awan Naga melintasi samudra langit telah menginjak sejumlah pedang itu hingga para pasukan sekte embun hitam tak bisa menarik pedang mereka di tanah.
"Ahhh! Kurang ajar..! " maki para pasukan sekte embun hitam yang terpaksa harus menyerang dengan ilmu sinkang embun hitam melalui salah satu dari telapak tangan mereka ke depan yaitu mengarah kepada Zhang Xiao Long yang tentu saja menyambut baik serangan tersebut dengan ilmu sinkang tapak Naga Merah yang langsung menghantam hancur para pasukan sekte embun hitam.
Desss!
Blaaar!
Kemudian Zhang Xiao Long menerjang masuk ke dalam rumah khusus untuk Ketua sekte embun hitam untuk mencari ayah kandung dari Pangeran muda Hu Er Kang yang telah di duga olehnya dengan tepat bersembunyi di dalam sana.
Brrr!
Long Fai menggunakan tendangan bebas yang menjatuhkan pedang milik Ketua sekte embun hitam hingga pedang itu menusuk jantung gadis itu dan tewaslah Ketua sekte embun hitam di tangannya.
"Wahh, guci giok bumi harus ku lihat keasliannya supaya Zhang Xiao Long mempercayai ucapan ku dan aku bisa memberi tanda persahabatan ku untuk nya selain memberikan Qiao Jia Le kepada nya.. " kata Long Fai menggeledah tubuh Ketua sekte embun hitam tanpa sungkan lalu berhasil menemukan benda yang di carinya itu dan ia memeriksa seluruh bagian-bagian guci giok bumi di tangannya dengan teliti.
Zhang Xiao Long yang mengejar Pangeran tua Hu ke pintu rahasia rumah seribu bunga impian melihat adanya jalan menembus hutan gunung Li bagian selatan sekali. Ia mengejar langkah suara kereta kuda yang berjalan ke arah sungai Li.
"Lepaskan aku...! Aku tak mau menjadi Selir mu! Ahhhh..! " terdengar suara teriakan seorang gadis di dalam kereta kuda yang telah terlihat olehnya.
Maka Zhang Xiao Long langsung saja menebas tubuh Pangeran tua Hu yang sedang ingin menggagahi seorang gadis muda nan cantik luar biasa namun memiliki kemiripan dengan Putri Ming Ming karena gadis itu sama-sama berasal dari suku campuran antara Ming dengan Han.
Crakk!
"Nona kamu siapakah? Kenapa kamu bisa jatuh ke tangan laki-laki tua itu? " tanya Zhang Xiao Long yang melemparkan jubah luarnya untuk gadis itu bisa menutupi tubuhnya yang nyaris terbuka dan terlihat oleh Zhang Xiao Long yang merupakan bukanlah kekasih atau suami atau saudara gadis itu.
"Aku Putri Yuan Bing Yuan dari Kekaisaran Yuan dan aku gadis yang di lamar oleh Pangeran tua Hu untuk menjadi selirnya namun aku tahu dia orang ambisius yang ingin menghancurkan Kekaisaran Yuan dengan dalih mempererat tali persahabatan dengan Kekaisaran kami sehingga aku menolaknya dan berharap bisa kembali ke Kekaisaran Yuan. " jawab Putri Yuan Bing Yuan yang meratapi nasibnya.
"Zhang Xiao Long, jangan biarkan dia kembali ke Kekaisaran Yuan nya jika aku jadi kamu. " saran Long Fai yang telah menyusul Zhang Xiao Long ke hutan sungai Li.
"Kenapa? " tanya Zhang Xiao Long heran.
"Karena Kekaisaran Yuan adalah kolega yang luar biasa baik untuk masa depan Kekaisaran Naga Merah di kemudian hari, jadi saranku untuk mu adalah menikahinya untuk mengikat ayahnya yaitu Kaisar Yuan Lu Chien si kuda terbang Yuan julukannya. " jawab Long Fai yang memberikan guci giok bumi kepada Zhang Xiao Long.
"Untuk apa kamu memberikan guci giok bumi ini kepadaku? " tanya Zhang Xiao Long tanpa lihat ke arah Long Fai karena Zhang Xiao Long telah menyerang seorang pria tua, pria bopeng dan nenek yang mukanya sangar yang ingin meraih gadis yang sedang sujud di bawah sepasang sepatu indah Zhang Xiao Long.
Wuttzz!
"Waduh, tiga iblis tua keriput suka sekali kalian bermain-main seperti anak kecil dengan kami.. " kata Long Fai menyerang nenek itu dengan tinju nya yang menghancurkan hidung nenek itu.
Bughhh!
Zhang Xiao Long melesat cepat dengan kipas di tangannya telah menebas tubuh kedua orang kakek yang menyerangnya dengan ilmu sinkang yang amat ganas.
Wuushh!
Crakk!
Crakk!
"Aku berikan guci giok bumi untuk mu sebagai tanda persahabatan kita dan ku meminta mu untuk menjadikan adik angkat ku Qiao Jia Le si gadis pengemis nakal itu sebagai salah seorang Selir mu bersama dengan Putri Yuan Bing Yuan ini.. "jawab Long Fai dengan sikap terbuka pada Zhang Xiao Long.
" Baiklah, aku menerima hadiah dari mu dengan kedua tangan terbuka. "Kata Zhang Xiao Long tersenyum bersahabat kepada Long Fai.
Lalu Long Fai benar-benar meninggalkan wilayah Kekaisaran Naga Merah melalui arah lain dari hutan gunung Li. Sedangkan Zhang Xiao Long mengajak Putri Yuan Bing Yuan pulang ke arah istana Kekaisaran Naga Merah melalui rumah seribu bunga.
Bersambung!!