
Zhang Xiao Long tertawa renyah perkataan nada galak dari Putri Ming Ming gadis suku Ming yang sejak awal ia jumpa beberapa tahun lalu telah menarik perhatiannya dan kini setelah berjumpa kembali dengan gadis itu. Ia merasakan getaran cinta dan keinginan untuk memiliki gadis manis itu untuknya seorang dan untuk kekuasaannya di seluruh wilayah daratan besar semakin kuat pengaruhnya.
Putri Ming Ming sendiri awalnya menilai Zhang Xiao Long sebagai seorang pemuda yang cuma mengandalkan peruntungannya saja dengan di lirik dan disukai oleh mendiang kakak kembar dari putri itu sendiri. Namun seiring berjalannya waktu mereka bersama dan berpisah lalu jumpa kembali. Ia merasakan kerinduan yang aneh dan keinginan untuk berpetualang bersama dengan pemuda ini semakin kuat saja.
Mereka kini mengamati sejumlah besar orang yang menjaga pagoda Petir kuning yang berada di tepi sungai dingin di bagian barat laut kota Fu an. Tujuan mereka berdua adalah mereka ingin menyelamatkan biksu kepala sekte Shaolin yang di kurung di dalam pagoda tersebut.
"Mereka siapakah yang mengurung Biksu kepala sekte Shaolin itu? " Tanya Putri Ming Ming yang bersembunyi di atas genteng bangunan lain di sekitar lokasi itu kepada Zhang Xiao Long.
"Aku juga penasaran dengan orang-orang yang berpenampilan ala rahib asal Tibet tapi wajah dan sikap mereka sama sekali tidak dapat aku percaya sebagai rahib murni. " Jawab Zhang Xiao Long yang menaruh lengannya di pinggang Putri Ming Ming.
"Hei, singkirkan lenganmu dari pinggang ku?! Kau jangan mencari kesempatan , ya? " Putri Ming Ming mendelik tajam kepada Zhang Xiao Long yang cepat mengangkat tangannya dari pinggang gadis manis itu.
"Oh, baiklah. " ujar Zhang Xiao Long tersenyum nakal kepada Putri Ming Ming.
Mereka kembali memerintahkan sekelompok orang yang datang ke halaman terbuka di depan pagoda Petir kuning, dimana pemimpinnya itu adalah seorang gadis muda yang sangat cantik luar biasa dengan membawa pedang yang di lihat dari sarungnya merupakan pedang pusaka hebat.
Gadis itu berdiri dengan tegak menghadapi pria muda yang membawa sebilah pedang samurai yang menatap tajam kepada gadis yang berdiri di hadapan pemuda itu.
"Tuan Putri, apa yang ingin anda lakukan dengan mendatangi pagoda Petir kuning tanpa izin dari Paduka Adipati? " tanya pemuda ini dengan nada sopan.
"Aku ingin menemui biksu kepala sekte Shaolin untuk urusan pribadi ku dengannya. " jawab gadis yang dipanggil Tuan Putri oleh pemuda itu.
"Oh, urusan apakah yang begitu penting bagi Anda sehingga Anda ingin menemuinya? " tanya pemuda itu lagi.
"Bukan urusanmu, Lai Khan?Pergilah kau dan jangan pernah menggangu urusan ku.. " Jawab Putri itu nada ketus.
Putri itu berjalan maju ke pintu pagoda Petir kuning tanpa menghiraukan larangan dari Lai Khan nama pemuda itu yang segera mundur dari depan pintu pagoda Petir kuning.
"Oh, gadis itu adalah anaknya adipati sialan itu? " ucap Zhang Xiao Long jengkel.
"Tumben kau membenci seorang gadis cantik, bukankah biasanya kau tergiur dengan gadis cantik? " sindir Putri Ming Ming.
Zhang Xiao Long menoleh kepada Putri Ming Ming lalu tersenyum dan tangannya menyentuh hidung mancung Sang Putri dan tatapannya itu penuh kesabaran luar biasa.
"Tergantung gadisnya, apakah dia orang yang tepat untuk mendapatkan perhatianku dengan cinta ataukah dia seorang yang patut untuk ku benci dan bunuh? Sebab aku Zhang Xiao Long bukanlah seorang pria yang mata cinta murahan yang sembarangan menjatuhkan perhatianku terhadap sembarangan gadis. " kata Zhang Xiao Long yang memajukan bibirnya untuk mencium bibir Putri Ming Ming yang semanis buah plum di musim semi.
"Uh, menjauhlah kau dariku..! " Desis Putri Ming Ming yang mendorong Zhang Xiao Long hingga pemuda itu melayang ke arah Lai Khan yang kaget dengan kemunculan seorang pemuda lain di lokasi tersebut.
Weerr!
Zhang Xiao Long tak marah dengan sikap Putri Ming Ming. Ia justru menggunakan kesempatan ini dengan menyerang langsung ke arah Lai Khan yang juga menyerangnya dengan pedang yang telah terhunus ke arah Zhang Xiao Long.
Wutttz!
Desss!
"Kurang ajar siapa kau yang berani membunuh prajurit kepercayaan Adipati Moon Tae Hyung?! " hardik seluruh prajurit yang berada di sekitar pagoda Petir kuning yang langsung menyerang Zhang Xiao Long dengan tombak dan golok di tangan para prajurit itu.
Betttzz!
Zhang Xiao Long dengan sigap menggunakan ilmu sinkang arak sakti yang menghancurkan para prajurit itu yang terpental dengan tombak dan golok mereka telah menebas diri mereka sendiri.
Crakk!
Putri Ming Ming melesat cepat masuk ke dalam pagoda Petir kuning dan berhadapan dengan para pengawal Putri Moon yang terkejut dengan kelihaian gadis itu yang langsung menghantam mereka dengan ilmu sinkang racun bunga sakti.
Dess!!
Zhang Xiao Long melesat cepat menaiki tangga untuk menuju ke lantai paling atas dari pagoda tersebut dan Ia menemukan Putri Moon ingin membunuh Biksu kepala sekte Shaolin yang wajahnya sudah pucat seperti mengalami racun yang mematikan.
"Gadis busuk cepat kau lepaskan Biksu Feng atau kau akan mati mengenaskan di tanganku..! " Hardik Zhang Xiao Long dengan sinar matanya sangat ganas sekali kepada Putri Moon.
"Cih.. Aku takkan pernah takut terhadap bocah seperti mu..! " Balas Putri Moon yang telah cabut pedang yang terhunus ke arah Zhang Xiao Long yang berdiri dengan tenang sekali hanya tangan kanannya telah bergerak cepat sekali ke arah dada gadis itu hingga jebol dan gadis itu pun mati mengenaskan di tangan Zhang Xiao Long.
Desss!
Putri Ming Ming cepat menolong Biksu Feng yang roboh di pundak gadis muda yang amat cantik jelita itu sampai Zhang Xiao Long cepat mengambil alih untuk menopang tubuh biksu itu dari pundak Putri Ming Ming.
"Kau dilarang bersentuhan dengan pria manapun karena kau adalah gadisku. " Kata Zhang Xiao Long nada memerintah kepada Putri Ming Ming yang termangu dengan perkataan pemuda itu.
"Heii, aku bukan gadis mu, ya? Lagipula dia itu seorang biksu yang tak mungkin bersikap dan memiliki pemikiran sempit seperti mu..! " Putri Ming Ming menegaskan.
"Tetap saja dia laki-laki, dan aku tak pernah suka dengan laki-laki lain yang bersentuhan dengan mu walaupun kau bilang dirimu bukan gadisku tetapi aku sudah menobatkanmu sebagai gadis ku dengan gelar Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah ku. Intinya aku adalah Kaisar mu, pria mu, kekasihmu, calon suamimu dan calon ayah bagi anak-anak yang akan kau lahirkan dari rahim mu di masa depan untuk selamanya menjadi milik ku seorang Zhang Xiao Long. " Kata Zhang Xiao Long yang menyematkan tusuk konde bunga plum warna merah di atas Kunciran rambut Putri Ming Ming.
Lalu Zhang Xiao Long memanggul Biksu Feng di pundak nya dan meluncur keluar dari pagoda Petir kuning dari jendelanya yang dihancurkan oleh pemuda ini dengan ilmu sinkang arak sakti.
Brakk!
Prangg!
Putri Ming Ming tercengang sejenak sebelum Ia mengikuti pemuda itu yang meluncur ke arah perahu yang telah di siapkan oleh Beng Loan Ki yang mendapatkan laporan mengenai Zhang Xiao Long dan Putri Ming Ming telah keluar dari pulau bunga seruni ungu dari burung parkit milik Putri Ming Ming sendiri yang menberikan pesan kepada Beng Loan Ki dan para istri dari Zhang Xiao Long lainnya di pulau garuda emas.
Bersambung!!