
Liu Ting Ting segera memberitahukan tentang hilangnya Yanmi kepada semua orang di paviliun timur laut Pulau Yun termasuk Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing yang kaget sekali mendengar hal ini sampai keduanya pucat sekali.
" Bagaimana Yanmi bisa menghilang tanpa jejak dari paviliun timur laut Pulau Yun? " Tanya Liu Lu Sian memegangi dadanya karena mencemaskan keselamatan Yanmi.
" Ya, kita semua ada di sini tanpa melihatnya keluar dari paviliun timur laut Pulau Yun tempat kita saat ini. " Kata Yu Lian Shing yang duduk di kursi dengan wajahnya pucat pasi.
" Aku akan mengitari pulau ini untuk menemukan Nyonya muda Yanmi agar Tuan Muda Zhang Xiao Long tidak merasakan kekhawatiran akan keselamatan Nyonya muda Yanmi di saat Beliau harus menghadapi masalah dengan orang-orang di Pulau Yun ini. " Kata Yu Song Bu cepat berpikir untuk menemukan Yanmi.
" Ya, aku juga akan membantumu dalam mencari dan menemukan Nyonya muda Yanmi. " Kata Xi Ke yang segera mengikuti Yu Song Bu melesat keluar dari paviliun timur laut Pulau Yun.
Swoosh!
Tep!
" Berhenti kalian berdua..! " Hardik salah seorang dari sejumlah besar pasukan sekte Pulau Yun telah menghadang Yu Song Bu dan Xi Ke yang otomatis membatalkan niat mereka untuk keluar dari paviliun timur laut Pulau Yun.
" Kami ingin menghadiri acara pertemuan para Pendekar di aula utama markas besar sekte Pulau Yun. " Kata Liu Lu Sian yang telah datang ke depan pasukan sekte Pulau Yun untuk istri pertama dari Zhang Xiao Long ini bisa menolong teman-teman nya.
" Ouh, kalau begitu anda harus tunjukkan kartu undangannya kepada kami untuk memastikan bahwa Anda dan orang-orang anda benar-benar tamu undangan dari acara pertemuan para Pendekar yang diadakan oleh Ketua sekte Pulau Yun kami. " Kata salah seorang dari sejumlah besar pasukan sekte Pulau Yun dengan nada angkuh kepada Liu Lu Sian.
"Baiklah.Ini aku tunjukkan kartu undangannya kepada kalian. " Kata Liu Lu Sian dengan nada agung sekali seraya memerintahkan Li Hong Xiu menunjukkan kartu undangan untuk menghadiri acara pertemuan para Pendekar kepada salah seorang dari sejumlah besar pasukan sekte Pulau Yun yang telah menghadang mereka di pintu gerbang utama paviliun timur laut Pulau Yun.
" Baiklah, silakan anda dan orang-orang anda mengikuti kami ke aula utama markas besar sekte Pulau Yun dengan teratur. "Kata salah seorang dari sejumlah besar pasukan sekte Pulau Yun yang telah menerima kartu undangan tersebut dari Li Hong Xiu.
Yu Song Bu dan yang lainnya terpaksa harus ikut langkah Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing menuju ke arah selatan dari Pulau Yun dengan sikap tenang meskipun mereka merasa gelisah memikirkan keselamatan Yanmi.
Mereka mendapatkan tempat duduk di barisan ke lima dari sepuluh barisan para Pendekar yang telah hadir dan duduk tenang di aula utama markas besar sekte Pulau Yun dan menunggu kedatangan pihak rumah yang mengadakan acara tersebut.
" Dimana Ketua sekte Pulau Yun dan istrinya? " Tanya Li Hong Xiu yang duduk di bangku dekat Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing sebagai Ketua mereka semua sesuai dengan arahan Zhang Xiao Long berikan kepada mereka sebelum Zhang Xiao Long meninggalkan paviliun timur laut Pulau Yun bersama dengan Tang Yuan Jing untuk menemui Ketua sekte Pulau Yun dan istrinya di istana graha bunga Kamboja putih pada kemarin sore itu.
" Entahlah, kita lihat saja nanti kehadiran mereka berdua yang mungkin di antara Kak Long dan Tang Yuan Jing. " Jawab Liu Lu Sian pelan di balik tudung warna putihnya.
" Di sana, mereka telah datang ke aula utama markas besar sekte Pulau Yun. "Bisik Beng Loan Ki di belakang Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing.
" Iya, itu mereka. " Jawab Xi Ke yang duduk di bangku sebelahnya. Mereka berdua duduk di bangku dekat Yu Song Bu yang menuntun Hu Yang San.
" Tugas kita sebagai pengawal pribadi dari ketiga Nyonya muda kita. Ingat itu. " Bisik Yu Song Bu dengan nada gelisah hati dan wajahnya pun resah sekali.
" Tenanglah kalian.. " Kata salah seorang dari anggota Kekaisaran Ming yang duduk di bangku dekat mereka semua di dekat Jia Jia dan Putri Ching Ching.
" Ehhh, ya kami usahakan untuk tenang, Tuan Fan. " Jawab Xi Ke yang telah mengenal orang Kekaisaran Ming di dekatnya, lalu Xi Ke lebih tertarik dengan kedatangan para anggota sekte Pulau Yun yang mengawal kedatangan Ketua sekte Pulau Yun dan istrinya yang di dampingi oleh seorang pria tua yang wajahnya itu amat garang sekali yang di dampingi oleh seorang wanita tua yang wajahnya tak kalah sadisnya dengan pria tua itu.
Zhang Xiao Long melihat kehadiran orang-orang nya yang duduk di bangku barisan kelima dari tempatnya yaitu di bangku singasana Ketua sekte Pulau Yun yang di dampingi oleh istri ketiganya dan selir Ketua sekte Pulau Yun yang tersenyum menghadapi para tamu undangan di depan mereka.
" Para sahabat sekalian Aku ucapkan selamat datang di Pulau Yun tempat tinggal ku yang amat sederhana ini, hari ini aku akan membuka acara pertemuan para Pendekar di aula utama markas besar sekte Pulau Yun dengan jadwal acaranya sudah bagikan kepada para sahabat sekalian. Jadi, silakan anda lihat kertas yang berada di tangan anda semua. " Kata Zhang Xiao Long yang berdiri di atas singasana Ketua sekte Pulau Yun kepada para tamu undangan.
" Ketua, kami sudah melihat kertas yang telah anda berikan kepada kami, tapi kenapa tak ada tulisannya sama sekali di kertasnya? " Tanya salah seorang dari para Pendekar yang telah hadir di aula utama markas besar sekte Pulau Yun kepada Zhang Xiao Long yang di kira sebagai Ketua sekte Pulau Yun.
"Tenanglah, aku akan membagikan cahaya lilin kecil di tanganku ini kepada kalian semua untuk melihat tulisan yang tertera di kertas di tangan kalian. " Jawab Zhang Xiao Long yang meniup api di atas lilin yang di pegangnya itu ke arah seluruh tamu undangan di depan singasana Ketua sekte Pulau Yun.
Puh!
Api pun meluncur dengan manis di atas kertas di tangan para Pendekar yang terkejut dengan isi tulisan di kertas itu adalah...
" Jangan menengok ke segala arah pulau Yun, jika kalian semua ingin hidup normal kembali usai kalian semua mengalami keracunan bunga Champa merah muda oleh orang-orang sekte Pulau Yun di dalam perjalanan kalian semua di kapal laut keluarga Yun. Jika, kalian semua masih ingin hidup normal kembali, maka kalian harus mematuhi perintah ku, Zhang Xiao Long." Kata salah seorang dari para Pendekar yang terkejut dengan tulisan ini dan mereka membaca kertas itu dengan lantang.
" Ahhhh, ada apa ini? Apa yang telah terjadi pada kami semua?? " Tanya para Pendekar yang telah kehilangan ilmu silat mereka. Mereka pucat pasi begitu melihat di sekeliling mereka adalah para anggota sekte Pulau Yun yang siap untuk bunuh mereka apabila mereka tidak mematuhi perintah dari Ketua sekte Pulau Yun.
" Dimana orang yang mengaku bernama Zhang Xiao Long yang telah membagikan kertas ini..? " Tanya sejumlah besar para Pendekar itu yang mencari-cari keberadaan Zhang Xiao Long
" Ada apa ini? Kenapa ada orang yang bernama Zhang Xiao Long yang berani membuka rahasia kita?? " Tanya Raja Pulau Yun kepada Zhang Xiao Long dengan wajah marah.
" Ada apa? Ya, kejutan manis untuk mu Bajingan tua..! Karena akulah Zhang Xiao Long yang telah membuka rahasia busuk mu itu di hadapan para Pendekar yang baik hati ini. " Jawab Zhang Xiao Long dengan suaranya yang berkarakter kuat sekali seraya membuka topengnya sendiri di depan mata Raja Pulau Yun dan istrinya serta para tamu undangan di aula utama markas besar sekte Pulau Yun.
Kretakk!
Raja Pulau Yun meremas pergelangan kursinya karena marah sekali karena Zhang Xiao Long telah membuka rahasia keluarga Yun di hadapan para tamu undangannya dan Ia pun langsung teringat dengan putra dan menantunya yang tidak hadir di aula utama markas besar sekte Pulau Yun. Maka, Ia langsung menuding jari telunjuknya kepada Zhang Xiao Long di depan mata merahnya itu.
" Berengsek kau bocah..! Dimana Ketua sekte Pulau Yun yang telah kau samarkan wajahnya??" Tanya Raja Pulau Yun yang telah melesat cepat ke arah Zhang Xiao Long yang telah melempar Tang Yuan Jing ke arah teman-teman nya untuk di lindungi.
"Wah, bersabarlah kamu untuk mati di tangan ku. Aku mau bilang kalau putra dan menantumu sudah menghadapi Raja Akhirat oleh ku yang telah mengirim mereka ke sana semalam. " Jawab Zhang Xiao Long yang menyeringai keji kepada Raja Pulau Yun yang menyerangnya dengan ilmu tapak Pulau Yun yang ganas dari telapak tangan kiri
Whuuushh!
Dessss!.
Zhang Xiao Long menyambut serangan dari Raja Pulau Yun dengan ilmu sinkang arak sakti yang membuat ilmu tapak Pulau Yun milik Raja Pulau Yun tak dapat membunuhnya.
" Bocah setan ku bunuh kauuu..! " Lengking Raja Pulau Yun kembali melontarkan ilmu tapak Pulau Yun yang di sertai ilmu racun darah Yun di tangan kanannya yang mengarah ke arah dada dan perut Zhang Xiao Long dengan gerakan melompat cepat sekali bak seekor Harimau yang menerkam mangsanya.
Whuuushhh!
Zhang Xiao Long yang melihat lihainya tapak racun darah Yun yang di lontarkan oleh Raja Pulau Yun kepadanya segera membalas dengan ilmu sinkang arak sakti yang di sertai ilmu sinkang bunga harum sakti yang dashyat melalui kedua telapak tangannya silih berganti.
Plak!
Desss!
" Aughh! " Pekik Raja Pulau Yun yang ilmunya telah di kalahkan oleh Zhang Xiao Long yang telah melukai organ isi dalam tubuhnya hingga ia muntah darah dan tewas dengan mengenaskan.
" Suamiku..! " Jerit Ratu Pulau Yun yang melihat suaminya telah tewas di tangan Zhang Xiao Long.
" Jangan khawatir karena aku Zhang Xiao Long akan mengantarkan kamu ke hadapannya di alam akhirat. " Kata Zhang Xiao Long yang lalu melesat cepat sekali dengan telapak tangannya itu bergerak ke arah Ratu Pulau Yun.
Wuuuutzzz!
Ratu Pulau Yun yang marah sekali karena suami tercintanya telah tewas di tangan Zhang Xiao Long segera membalas dendam dengan ilmu pedang keluarga Yun melalui gerakan pedang d tangannya yang menyerang Zhang Xiao Long.
Whoosh!
Zhang Xiao Long bergerak dengan gesit sekali di antara desiran angin ujung pedang di tangan Ratu Pulau Yun yang membuatnya dapat dengan mudah tiba di depan mata Ratu Pulau Yun yang terkejut sekali melihatnya telah berada di dekat Ratu Pulau Yun.
" Kurang ajar ku bunuh kauuu...! " Lengking Ratu Pulau Yun yang ingin menggerakkan tangannya yang lain untuk membunuh Zhang Xiao Long terbelalak kaget sekali karena Zhang Xiao Long telah menghantam dahinya hingga remuk melalui ilmu sinkang racun panas.
Dess!
Bruak!
" Semua bantai mereka hingga tak ada seorang pun hidup..! " Perintah dari Zhang Xiao Long yang telah memberikan perintah kepada para pasukan Kekaisaran Ming dan sejumlah sekte yang berada di bawah kekuasaannya itu.
Brrrrr!
Puteri Ming Ming dan para pasukannya segera menyerang para anggota sekte Pulau Yun yang telah menyerang teman-teman Zhang Xiao Long di barisan kelima.
Sing!
Whuush!
Xi Ke mencabut keluar pedangnya lalu melesat cepat membantai beberapa orang pasukan sekte Pulau Yun yang meneerjang mereka di barisan kelima dari para tamu undangan di aula utama markas besar sekte Pulau Yun.
Whooosh!
Crakkk!
Para pasukan sekte Pulau Yun menerjang semua orang di aula utama markas besar sekte Pulau Yun dengan ilmu racun darah Yun melalui kedua telapak tangan mereka yang mengarah langsung ke semua orang di aula utama markas besar sekte Pulau Yun terutama ke arah teman-teman Zhang Xiao Long.
Whuuuushhh!
Zhang Xiao Long yang melihat serangan maut para pasukan sekte Pulau Yun yang menyerang orang-orang nya segera membalas dengan ilmu sinkang arak sakti yang di sertai ilmu sinkang racun dingin melalui kedua telapak tangannya secara hebat sekali.
Desssss!
" Aughhh! " Pekik kematian para pasukan sekte Pulau Yun yang terkena dampak ilmu sinkang arak sakti dan ilmu sinkang racun dingin milik Zhang Xiao Long yang lebih ganas daripada ilmu sinkang racun darah Yun.
" Kak Long.. " Panggil Liu Lu Sian, Yu Lian Shing dan Tang Yuan Jing yang berlarian ke arahnya.
" Dimana Yanmi? Kenapa dia tidak bersama dengan kalian? " Tanya Zhang Xiao Long dengan alisnya terangkat kepada ketiga orang istrinya yang mendatanginya bersama dengan Hu Yang San yang juga telah mencabik-cabik para pasukan sekte Pulau Yun yang menyerang para pasukan Kekaisaran Ming yang di pimpin oleh Puteri Ming Ming yang dibantu oleh Xi Ke, Beng Loan Ki dan Yu Song Bu.
" Kak Long, Yanmi telah menghilang tanpa jejak dari paviliun timur laut Pulau Yun ketika kami bersiap untuk menghadiri acara pertemuan para Pendekar di tempat ini. " Jawab Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing dengan raut wajah mereka begitu cemas sekali.
" Apa??" Tanya Zhang Xiao Long terkejut sekali.
Ia menoleh ke arah teman-teman yang lainnya yang masih bertarung melawan para pasukan sekte Pulau Yun di sisi kanannya. Dimana Puteri Ming Ming membantai beberapa orang para pasukan sekte Pulau Yun dengan pedang yang mengeluarkan kilat tajam sekali.
Crakkk!
" Pedang yang hebat.. " Kata Beng Loan Ki yang terkagum-kagum dengan ilmu pedang yang di mainkan oleh Puteri Ming Ming di dekatnya.
" Terimakasih atas pujian mu, Tuan Beng. " Kata Puteri Ming Ming yang melompat dengan ujung pedang membabat habis leher sejumlah besar pasukan sekte Pulau Yun hingga menjadi daging cincang.
crakkk!
" Astaga.. Kau sungguh wanita ganas... " Kata Beng Loan Ki merinding melihat Puteri Ming Ming membantai musuh dengan kejam sekali.
" Harus supaya mereka tahu siapa aku yang mereka hadapi... " Jawab Puteri Ming Ming yang tak peduli seberapa besar pasukan sekte Pulau Yun yang di bantai olehnya itu.
Dimana sisanya di cabik-cabik kuku -kuku dan gigi runcing Hu Yang San hingga tak ada satu pun dari anggota sekte Pulau Yun yang tersisa di sekitar mereka.
Crash!
Zhang Xiao Long yang telah mengetahui bahwa Yanmi menghilang tanpa jejak dari paviliun timur laut Pulau Yun dari Liu Lu Sian dan Yu Lian Shing segera melesat cepat sekali ke arah Paviliun timur laut Pulau Yun untuk memastikan bahwa laporan dari kedua orang istrinya yang lain adalah benar apa adanya.
Brrr!
" Kak Long...! " Liu Lu Sian, Yu Lian Shing dan Tang Yuan Jing segera menyusulnya dengan ilmu ginkang mereka masing-masing mengejar pemuda sangat tampan dan hebat yang menjadi kesayangan mereka.
Bersambung!