
Zhang Xiao Long membuka sepasang matanya ketika ia menyadari bahwa ia tertidur pulas di teras depan pintu kamar Beng Loan Ki di pagi hari berikutnya.Ia melihat adanya Liu Lu Sian dan para sahabatnya sudah bersiap untuk memulai perjalanan mereka bersama dengannya. Ia pun segera menerima saputangan basah dari istri nya siapkan untuk merapikan dirinya sebelum Ia memimpin rombongannya keluar dari rumah penginapan'Awan Bao'.
" Eh, dimana Yanmi dan Yi Tian Bian dan kenapa aku tak melihat mereka bergabung dengan kita di pintu keluar dari rumah penginapan ini??" Tanya Zhang Xiao Long menyadari bahwa ada dua orang dari kelompoknya yang tidak terlihat bergabung dengan mereka.
" Kak Long, kami menemukan surat dari kamar Yanmi untuk mu di pagi hari ini sebelum kami menemui mu di sini. " Lapor Li Hong Xiu yang memberikan sebuah surat kepada Zhang Xiao Long yang mengambilnya dan membacanya.
"Kak Long, aku dan Yi Tian Bian ada urusan yang tidak bisa kami beritahukan kepada mu, jadi tolong maafkan aku yang telah pergi darimu diam-diam. Tertanda Mu Yanmi kekasihmu. " Baca Zhang Xiao Long pada surat dari Yanmi di tangannya.
" Ahh, urusan apa sih yang membuat bocah itu pergi secara tiba-tiba seperti itu? " Tanya Liu Tong yang mengerutkan keningnya karena dia merasa heran dengan sikap Yanmi yang penuh rahasia itu.
" Entahlah, aku akan selidiki penyebab bocah itu pergi dariku tanpa pamit dariku." Jawab Zhang Xiao Long menghela napas dalam-dalam lalu berjalan bersama dengan rombongannya yang segera mengikutinya dengan sikap tenang dan diam.
"Jalan surga Bao ada di sisi kanan kita. " Kata He Xiao Chao yang menengok ke arah kanan.
" Iya, tapi kita akan turun ke jalan bawah tanah di lubang tempat sampah yang sudah hancur oleh Tuan Muda kita untuk kita bisa telusuri jalan nomor tiga dari persimpangan jalan di bawah sana. " Kata Yu Song Bu yang diam-diam telah jatuh cinta kepada He Xiao Chao yang cantik dan manis itu.
" Benar sekali katamu, Yu Song Bu. Marilah kita turun ke jalan bawah tanah secara bersama- sama. " Kata Zhang Xiao Long dengan suara tegasnya kepada rombongannya.
Brrrrr!
Tep!
Mereka tiba di depan persimpangan jalan bawah tanah yang memperlihatkan empat jalur yang berbeda-beda tujuannya dan dua di antaranya sudah pernah di telusuri oleh Zhang Xiao Long bersama dengan Yanmi, Liu Lu Sian dan Yi Tian Bian dua hari lalu. Kini, Zhang Xiao Long dan rombongannya menyelusuri jalan ketiga yang sangat panjang sekali bak menyelusuri jalan pipa air saja sampai mereka berkali-kali melihat ke belakang untuk melihat betapa lamanya bagi mereka berjalan bersama-sama di sepanjang jalan ini.
" Kira -kira berapa lama kita berjalan di jalanan ini?" Tanya Han Lin Lin gadis baju kuning yang berjalan di samping He Xiao Chao yang hari ini memakai baju berwarna biru muda.
" Tiga jam. " Jawab Li Hong Xiu yang memakai baju berwarna putih garis merah pada ikat pinggangnya. Gadis itu secara resmi telah menjadi kekasih dari Liu Tong tanpa di ketahui oleh teman-teman mereka kecuali Yi Tian Bian dan Li Shimin.
" Wah, kita lama juga berjalan di sepanjang jalan di jalur ketiga. " Kata Han Lin Lin yang memakai baju berwarna hijau muda yang warna dan juga motif sama dengan yang di pakai oleh Liu Ting Ting dayang Zhang Xiao Long yang menuntun tali kekang Hu Yang San di belakang yang lain.
" Ada benda runcing di ujung jalan ini. " Kata Liu Tong yang berjalan di samping Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian.
" Benda runcing itu adalah barisan mata belati yang tajam dan di jadikan untuk rintangan dan tantangan bagi orang yang ingin menyelusuri jalan ini. " Kata Zhang Xiao Long mengibaskan lengannya ke arah benda runcing itu yang lalu bergerak bak terkena desiran angin kencang yang membuat benda runcing menancap pada sebuah dinding batu yang amat kokoh sekali di paling ujung sekali dari jalanan tersebut.
Werrr!
Brushhh!
Cep!
" Wah, cara mu sungguh paling cepat untuk misi kita dapat terselesaikan dengan baik, Adik Zhang. " Kata Liu Tong memberikan ibu jarinya kepada Zhang Xiao Long yang tersenyum kecil kepada kakak angkatnya itu.
" Mari kita mempercepat langkah kita ke arah sana.."Kata Zhang Xiao Long yang telah meraih jemari tangan istrinya untuk melesat dengan kecepatan kilat ke arah ujung jalan nomor tiga.
Yang lain segera mengikutinya dengan cepat di belakangnya sehingga mereka telah sampai di dinding batu yang sangat kokoh yang berada di depan sepasang mata mereka.
" Coba aku ketuk dinding ini. "Kata Liu Tong yang maju di depan dinding batu itu lalu mengetuk dinding sebanyak dua kali.
Tuk, tuk!
"Ada suara percikan air yang begitu deras dari dinding batu ini. " Kata Liu Tong yang mendengar suara air deras dari balik dinding batu itu kepada Zhang Xiao Long.
" Baik, kau mundurlah, Kak Tong. Aku ingin coba merobohkan dinding batu itu. " Kata Zhang Xiao Long dengan sopan kepada Liu Tong.
Liu Tong mundur sesuai perintah dari Zhang Xiao Long lalu memerhatikan Zhang Xiao Long mengerahkan ilmu sinkang bunga harum sakti melalui kedua telapak tangan pemuda itu ke arah dinding batu itu yang langsung ambruk oleh Zhang Xiao Long dan memperlihatkan air terjun yang amat deras aliran airnya.
Bruakk!
"Wah, luarbiasa hebat ilmu sinkang mu, Adik ku yang tampan. " Puji Liu Tong terkagum-kagum pada kehebatan ilmu sinkang Zhang Xiao Long
"Terimakasih atas pujian mu, Kak Tong.Aku ini biasa saja tak sehebat ilmu sinkang mu. " Kata Zhang Xiao Long merendah kepada Liu Tong.
"Air terjun ini sangat deras sekali dan curam di segala sisi dindingnya. " Kata Beng Loan Ki yang mengedarkan pandangan matanya ke sekeliling air terjun yang mereka datangi secara tidak sengaja.
" Tapi, aku melihat adanya jalan untuk kita naik ke atas air terjun itu untuk kita mengetahui daerah apa yang kita datangi. " Kata Zhang Xiao Long yang telah menemukan jalan yang seperti tangga batu yang berlumut dan licin.
" Berbahaya bagi gadis-gadis ini kalau kita pakai jalan di depan kita saat ini, Adik Long. " Kata Liu Tong yang memikirkan kekasihnya untuk lewati jalan yang ingin di gunakan oleh Zhang Xiao Long.
" Hmm, aku akan mengirim mereka lebih dahulu ke atas tanah di atas air terjun melalui ilmu sinkang awan lembut ku. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum menenangkan Liu Tong.
Lalu Zhang Xiao Long menggerakkan lengannya selembut mungkin yang di arahkan kepada para teman-teman nya yang merasakan desiran angin yang berhembus dengan lembut mengelilingi mereka dan membawa mereka melayang ke tanah atas air terjun dengan aman
Whoosh!
" Wahhh, hebat ilmu sinkang awan lembut mu... " Puji Liu Tong tak percaya bahwa Zhang Xiao Long sanggup membuat para gadis melayang ke tanah atas air terjun dengan ilmu sinkang yang mengagumkan itu.
" Sekarang giliran mu , Hu Yang San dan Paman Beng Loan Ki yang aku kirim ke tanah atas air terjun dan bergabung dengan mereka. " Kata Zhang Xiao Long yang melakukan kembali ilmu sinkang awan lembut kepada Liu Tong, Hu Yang San singa raksasa rambut merah dan Beng Loan Ki yang terpana melayang dengan lembut ke arah tanah di atas air terjun dengan bantuan dari Zhang Xiao Long yang mengagumkan.
Whoosh!
"Lu Sian, giliran kita menyusul mereka...! " Kata Zhang Xiao Long yang meraih jemari tangan Liu Lu Sian dengan halus lalu melayang bersama- sama ke arah tanah di atas air terjun.
Whoosh!
Bersambung!