
Zhang Xiao Long meraih jemari Tan Tan Ling Ming untuk bangun dan berdiri di depannya lalu membimbing gadis itu berjalan ke arah gubuk kecil di dekat posisi mereka saat ini.
"Hujan deras di luar sana sangatlah dingin sekali bagi adik He Shi Lei , ayo kau taruh dia di atas jerami yang sudah aku lapisi dengan tumpukan pakaian ku. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada halus kepada Tan Tan Ling Ming di sisi kanan yang menaruh adik bayinya di atas jerami yang sudah di lapisi pakaian Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long berjalan keluar dari gubuk kecil untuk mengambil sejumlah tumpukan jerami yang di gunakan untuk membuat tempat tidur dan selimut untuk Tan Tan Ling Ming dan He Shi Wei.
Ia juga membuatkan api unggun di tengah aula utama gubuk kecil itu sambil memanggang bakpao di atas ranting pohon yang di taruh di atas api unggun.
"Minumlah air teh hangat ini. " Kata Zhang Xiao Long memberikan secawan berisi air teh hangat kepada Tan Tan Ling Ming yang duduk di jerami di samping bayi laki-laki yang tertidur pulas di selimuti jerami buatan Zhang Xiao Long.
"Terimakasih." Jawab Tan Tan Ling Ming yang menerima cawan air teh hangat dari Zhang Xiao Long.
"Ling Ming, bagaimana kalau namamu di ganti dengan nama Zheng Li dengan panggilan kecil mu adalah Li Li atau Xiao Li? " Tanya Zhang Xiao Long sambil memberikan bakpao panggang kepada Tan Tan Ling Ming.
"Tidak mau karena nasibku akan berbeda jika nama ku di ganti. "Tolak Tan Tan Ling Ming.
" Habisnya nama Tan Tan Ling Ming berasal dari daerah perbatasan dengan Kerajaan Bhutan dan terdengar asing oleh telinga ku. "Kata Zhang Xiao Long mengunyah bakpao panggang sambil mendengarkan suara hujan lebat di luar gubuk kecil itu.
Jegger..!
" Aduh.. Suara petir dan kilat di luar menyambar- nyambar sungguh mengerikan sekali. "Kata Tan Tan Ling Ming yang cepat menggendong adik bayinya yang menangis kencang karena kaget mendengar gemuruh petir dan cahaya kilat yang masuk ke dalam gubuk kecil itu.
Lalu Zhang Xiao Long memasangkan tirai jerami di sekitar jendela di gubuk kecil itu agar kilat tak terlihat oleh sepasang mata Tan Tan Ling Ming yang terpejam karena takut.
" Hmm, kau taruh kapas di lubang telinga mu saja untuk membungkam suara petir dan kau pun bisa tidur dengan tenang sampai hujan reda dan kita bisa segera melanjutkan perjalanan ke kota pintu masuk ke ibukota Kekaisaran Li. "Kata Zhang Xiao Long menyarankan yang terbaik untuk Tan Tan Ling Ming bisa istirahat di malam hari itu.
" Aku tak punya kapas. " Kata Tan Tan Ling Ming dengan suaranya yang halus.
"Baiklah, aku akan memeluk kalian berdua untuk kalian bisa tidur untuk menjaga kesehatan fisik kalian berdua terutama untuk He Shi Wei yang masih terlalu lemah fisiknya. " Kata Zhang Xiao Long yang masuk di balik selimut untuk dirinya bisa memeluk Tan Tan Ling Ming dan bayi laki-laki yang bernama He Shi Wei itu.
"Dia sepertinya lapar dan haus, Kak Long. " Kata Tan Tan Ling Ming menatap bingung ke adiknya yang menangis terus menerus.
"Aihhh, bagaimana cara kita mencari makan dan minum untuk adikmu? " Tanya Zhang Xiao Long juga bingung.
"Di sini adalah hutan liar, bagaimana cara aku menemukan susu untuk nya? " Zhang Xiao Long melihat disekeliling gubuk kecil itu adalah hutan pohon Ye.
"Dan, aku tak mempunyai susu untuk makan dan minum He Shi Wei. " Kata Tan Tan Ling Ming.
"Hmm, benar juga ya? Begini saja aku akan bawa kalian berdua keluar dari hutan ini sekarang juga dengan membungkus kalian berdua memakai jerami ini. " Kata Zhang Xiao Long yang sungguh menggulung keduanya dengan jerami tebal lalu membawa keduanya dengan melesat sangat cepat meningggalkan hutan gunung Ye.
Swooshhh!
Zhang Xiao Long yang tiba di depan rumah kecil yang ada tulisan' Daun Tak Tergoyahkan' di kota pintu masuk ke Ibukota Kekaisaran Li, dan Ia di sambut baik oleh sejumlah besar tokoh-tokoh dunia persilatan yang semuanya adalah sekte Kupu -kupu emas dan Sekte Bulan Sabit serta para pasukan Kekaisaran Naga Merah.
"Yang Mulia, akhirnya anda tiba juga di kota ini , mari anda masuk dahulu ke markas kita. " Kata Liu Tong yang telah menyambut kedatangan Zhang Xiao Long dengan senyuman ramah dan sopan.
"Kak Tong, aku memerlukan ibu susu untuk bayi laki-laki ini. " Kata Zhang Xiao Long membuka gulungan jerami di gendongannya lalu keluarlah Tan Tan Ling Ming yang memeluk He Shi Wei.
"Hei, bayi siapa yang berada di pelukan gadis kecil ini? " Tanya Yu Lian Shing memberikan baju bersih kepada Zhang Xiao Long di aula utama rumah kecil itu.
"Anaknya Marquis He dan adiknya Tan Tan Ling Ming ini. " Jawab Zhang Xiao Long mengambil bayi He Shi Wei dari gendongan Tan Tan Ling Ming.
"Oooh, mari kau serahkan dia kepada ku saja. " Kata seorang wanita muda yang datang ke aula utama rumah kecil itu bersama seorang pria tampan yang tersenyum sopan dan hormat pada Zhang Xiao Long.
"Su Yi, kau berikanlah susu asi mu kepada bayi laki-laki ini dan rawatlah dia seperti kamu rawat anak kita Tian Er. "Kata pria itu kepada istrinya yang segera mengambil alih bayi laki-laki itu dari Zhang Xiao Long.
"Ling Ming, mari kamu ikut kami ke ruangan lain untuk beristirahat." Kata Yu Lian Shing dengan nada ramah dan santun kepada Tan Tan Ling Ming yang segera mengikutinya dengan senyum ramah juga.
Lalu Zhang Xiao Long menghadapi semua tokoh -tokoh yang sudah duduk rapi di kursi mereka masing-masing dan menunggu Zhang Xiao Long membuka rapat strategi menghadapi sekte Daun bunga Sheng yaitu sekte yang didirikan oleh selir kedua dari mendiang Perdana Menteri Chin di kota pintu masuk ke ibukota Kekaisaran Li.
"Yang Mulia , kami sudah mengamati setiap gerak-gerik orang-orang selir Sheng Li di seluruh wilayah kota ini semenjak anda memberikan perintah kepada kami sampai anda datang ke kota ini sesuai rencana yang telah anda siapkan untuk kita semua dapat menghancurkan sekte daun bunga Sheng untuk memotong kaki dan tangan kanan Pangeran Mahkota Chin Wan Wan yaitu putra kesayangan Selir Sheng Li yang kini menjabat sebagai wakil gubernur wilayah ibukota Kekaisaran Li. " Kata Liu Tong yang kini memberikan hasil kerjanya kepada Zhang Xiao Long.
Bersambung!!