Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Bertemu Dengan Ratu Kekaisaran Chen Dan Enam Murid Sekte Gunung Yue.


"Lalu kalian? " Tanya Zhang Xiao Long yang kini menghadapi empat orang budak yang bersujud di depannya.


"Kami adalah enam murid dari sekte Gunung Yue yang tersisa semenjak Guru besar kami telah tewas di tangan istri dari Sheng Kun yaitu wakil ketua sekte Gunung Yue sendiri yang sekarang ini menjadi Ketua Sekte Gunung Yue. Kami di jual sebagai budak di rumah kediaman Adipati Senior Ye. " Jawab salah satu dari empat orang budak itu dengan menangis di depan sepasang mata Zhang Xiao Long.


"Enam? Kenapa aku hanya melihat empat orang saja? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada selidik.


"Dua orang saudari seperguruan kami telah di kirim ke Istana Kepangeranan Li yang sekarang ini dipimpin oleh putra kesayangan Ibu Suri Leng yang berjuluk Si Tangan Maut Sheng Jin. " Jawab salah seorang dari empat orang budak yang berasal dari sekte Gunung Yue.


"Hmm, baik dan mulai sekarang kalian akan ku nobatkan sebagai para dayang istana Harem ku untuk melayani para selirku di Kekaisaran Naga Merah ku." Kata Zhang Xiao Long menyematkan lambang dayang istana harem Kekaisaran Naga Merah di lengan kanan kelima orang gadis itu melalui stempel rajah Naga Merah motif bunga Ye kuning.


Kemudian Zhang Xiao Long mengajak mereka meninggalkan rumah kediaman Adipati Senior Ye yang sudah di ganti nama museum kota Ye oleh Zhang Xiao Long sebelum pemuda ini pergi dari rumah bekas kediaman Adipati Senior Ye.


"Kak Long.. Ada kabar dari Sekte Bulan Sabit di kota pintu masuk utama ke Ibukota Kekaisaran Li.. " Kata Liu Yi Fei salah seorang dari selirnya ketika ia sampai di rumah sewa nomor tujuh lima.


"Berkemaslah.... Sekarang juga.. " Kata Zhang Xiao Long kepada semua orang di rumah sewa nomor tujuh puluh lima.


"Siap.. " Jawab semua orang di rumah sewa nomor tujuh puluh lima serentak kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long menunggu mereka berkemas di luar rumah sewa nomor tujuh puluh lima untuk menemui seekor anjing liar warna hitam yang di mulut anjing itu terdapat sehelai kain pakaian Tan Tan Ling Ming.


"Anjing manis bisa kau tunjukkan dimana kamu menemukan kain pakaian gadis nakal itu? " Pinta Zhang Xiao Long ramah kepada anjing liar yang segera berlari ke arah timur dari kota Ye.


" Paman Hu, kau bawalah mereka lebih dahulu ke rumah kosong di kota pintu masuk ke Ibukota Kekaisaran Li dan tunggulah aku di sana setelah aku menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan keluarga Marquis He. " Perintah dari Zhang Xiao Long kepada salah seorang dari anggota pasukan Kekaisaran Naga Merah yang berdiri di depan pintu gerbang rumah sewa nomor tujuh puluh lima di kota Ye.


"Siap, Paduka. " Jawab Paman Hu dengan nada tegas kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long melesat ke arah timur sesuai petunjuk dari anjing liar yang menunjukkannya tempat terakhir anjing liar itu menemukan kain pakaian Tan Tan Ling Ming.


"Ada jejak ke arah tebing di arah paling dalam dari hutan pohon Ye " Kata Zhang Xiao Long yang membelai lembut bulu anjing liar yang di beri nama Daun Seledri.


Lalu, Zhang Xiao Long melesat ke arah hutan Pohon Ye yang sangat lebat dan gelap karena di sekeliling hutan itu pepohonan berbaris rapat yang menutupi jalan untuk setiap orang yang belum pernah datang ke hutan pohon Ye. Hutan pohon Ye semakin ke dalam daerahnya semakin gelap sekali sampai Zhang Xiao Long harus memilih untuk berkelebat di atas pepohonan di hutan pohon Ye untuk mencari keberadaan Tan Tan Ling Ming yang membawa bayi laki-laki terakhir dari Marquis He untuk di bawa ke pulang ke rumah besar Marquis He yang berada di Ibukota Kekaisaran Li atas amanat terakhir dari Marquis He sendiri.


Kresek!


" Aughh..! " Suara pekikan halus dari dalam hutan pohon Ye paling dalam sekali terdengar oleh Zhang Xiao Long yang segera menukik turun ke arah suara halus yang telah di dengarnya itu.


"Tan Tan Ling Ming...Apakah kamu yang berada di bawah sana?!" Teriak Zhang Xiao Long yang membungkukkan badannya ke lembah hutan pohon Ye dengan ilmu khikang atau ilmu suara jarak jauh.


"Zhang Xiao Long tolong aku...! " Balas Tan Tan Ling Ming yang terdengar ketakutan.


Zhang Xiao Long dapat melihat gadis itu sedang memeluk bayi laki-laki dengan bersujud di depan sepasang kakek yang memegang golok tajam di pinggir jurang di bawah lembah hutan pohon Ye.


Zhang Xiao Long segera melesat turun dengan telapak tangannya untuk menghantam sepasang kakek yang ingin menghabisi keturunan terakhir dari Marquis He.


Dessss!


Desss!


Zhang Xiao Long dengan cepat menyambar lengan Tan Tan Ling Ming saat gadis itu nyaris terjungkal ke jurang bawah lembah hutan pohon Ye untuk melindungi adik laki-laki terakhir yang dimiliki oleh gadis itu.


"Tidakkk...!! " Jerit Tan Tan Ling Ming saat adik laki-laki nya terlepas dari pelukannya dan terjun ke jurang bawah lembah hutan pohon Ye.


Zhang Xiao Long melemparkan gadis itu ke atas lembah hutan pohon Ye lalu meluncur bebas untuk menyelamatkan bayi laki-laki itu dengan ilmu ginkang Naga menembus awan kelabu.


Swuuuuushh!


Zhang Xiao Long meluncurkan sabuk sutra putih dari pergelangan tangannya yang lain yang kini melilit tubuh bayi laki-laki itu seraya tangan kiri nya mencengkram dinding tebing jurang bawah lembah hutan pohon Ye.


Seerrtt!


Lalu Zhang Xiao Long menarik perlahan-lahan sabuk sutra putihnya yang membawa bayi laki-laki itu kepadanya yang segera melayang kembali ke atas jurang bawah lembah hutan pohon Ye dan kemudian melayang naik ke atas lembah hutan pohon Ye.


Swooshh!


Zhang Xiao Long tiba di depan sepasang mata Tan Tan Ling Ming yang memeluk adik laki-laki nya dengan airmata kesedihan sekaligus lega melihat adiknya telah di selamatkan oleh Zhang Xiao Long.


"Menangislah untuk melegakan batinmu yang tersiksa atas kehilangan keluargamu dalam waktu satu hari ini saja. " Kata Zhang Xiao Long merasa kasihan terhadap gadis remaja yang manis itu.


"Terimakasih.. Terimakasih..! "


Tan Tan Ling Ming mengucapkan terimakasih kepada Zhang Xiao Long dengan bersujud di bawah sepasang sepatu kulit indah Zhang Xiao Long.


"Bangunlah." Kata Zhang Xiao Long meminta gadis itu berdiri tetapi gadis itu menggelengkan kepala.


"Aku takkan pernah mau berdiri sebelum kamu bersumpah untuk melindungi adikku dengan nyawa mu sendiri untuk selamanya dan bantulah dia untuk menjadi seorang Marquis He yang bijaksana di masa depan. " Kata Tan Tan Ling Ming dengan nada memohon kepada Zhang Xiao Long.


"Baiklah, aku juga ingin membalas budi terhadap mendiang ayahmu yang sudah membantuku untuk mendapatkan pusaka kedua yang selama ini ku cari di seluruh dunia persilatan. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada sungguh hati kepada Tan Tan Ling Ming.


"Ehhhhh? "


Tan Tan Ling Ming mengangkat wajahnya yang manis sekali melihat Zhang Xiao Long sungguh bersumpah untuk melindungi adiknya di masa depan.


"Hmm, ada syaratnya.. " Ucap Zhang Xiao Long menundukkan wajah lalu mencium bibir manis Tan Tan Ling Ming yang kaget sekali di cium oleh Zhang Xiao Long.


"Eii.. Kurang ajar sekali kauu... ?! " Hardik Tan Tan Ling Ming yang sudah mengangkat tangan untuk memukul Zhang Xiao Long tetapi di hentikan oleh Zhang Xiao Long yang mengambil tangan kanannya lalu mengecup telapak tangannya dan menatap tajam sekali namun lembut.


"Di dunia ini tak ada yang namanya meminta bantuan secara cuma-cuma untuk orang-orang di dunia persilatan yang licik dan penuh intrik. Aku hanya melakukan tindakan nyata untuk lindungi diriku dan Kekaisaran Naga Merah ku dari orang-orang seperti mu dan adikmu yang masih bayi tetapi di masa depan , ya aku tak tahu apakah dia akan menjadi temanku ataukah musuhku, jadi sebelum hal itu terjadi. Aku mau kau menjadi tawanan ku untuk seumur hidupmu untuk melayani ku. " Kata Zhang Xiao Long yang tersenyum di depan Tan Tan Ling Ming.


Tan Tan Ling Ming tak bisa bicara lagi karena ia tahu bahwa Zhang Xiao Long tak pernah main -main dengan ucapannya dan tentunya pemuda ini jauh lebih menakutkan daripada semua orang di dunia persilatan dimanapun jua.


Bersambung!