Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Hancurnya Sekte Bintang Lu...


Sejumlah penari di ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang segera menangkis serangan maut yang di lakukan oleh gadis baju hitam dengan sabuk sutera warna hitamnya itu. Mereka secara serentak menggunakan pedang mereka untuk membabat habis sabuk sutera warna hitam di tangan gadis itu.


Wuuuuutzz..!


Zhang Xiao Long yang melihat sepak terjang gadis itu sangat menarik perhatiannya itu tak tinggal diam di tempat persembunyiannya. Ia telah mematahkan salah satu ranting pohon lalu meluncur ke arah ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu dengan gerakannya yang ia arahkan secara langsung kepada Ketua sekte Bintang Lu.


Wirrr!


Ketua sekte Bintang Lu yang melihat adanya serangan yang mengarah kepada dirinya itu segera mengeluarkan senjatanya yang berupa pedang tipis dari sarungnya. Namun, gerakan ranting di tangan Zhang Xiao Long jauh lebih cepat darinya sehingga Ia terjengkang dengan lehernya tertusuk ujung ranting Zhang Xiao Long yang tajam.


Cus!


Adipati Fu yang melihat rekannya di bunuh oleh pemuda remaja yang menggunakan ranting segera melesat untuk kabur dari ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu seraya tangan kanannya memeluk selir Ketua sekte Bintang Lu yang incarnya itu.


Wushh!


" Hai.. Kau pikir kamu akan terlepas dari tangan ku, Fu Haifeng pecundang hina..! " Kata Zhang Xiao Long yang telah melesat lebih cepat tiba-tiba telah berdiri di hadapan Adipati Fu dan Putri Ze Lin mo.


" Bocah, kita tak pernah memiliki permusuhan satu sama lainnya tapi kenapa kamu ingin membunuh aku yang sama sekali tidak pernah mengenal mu? " Tanya Adipati Fu kepada Zhang Xiao Long dengan nada tajam.


" Aku memang tak pernah ada permusuhan secara pribadi dengan mu terapi kamu adalah musuh rakyat Kekaisaran Li yang harus aku hukum mati karena kamu menggunakan uang rakyat kecil untuk kepentingan pribadi mu dan orang-orang mu yang merupakan bakteri di Kekaisaran Li. "Jawab Zhang Xiao Long dengan nada sadis kepada Adipati Fu.


"Kalau Adipati Fu dia adalah masalah dengan mu, ya kamu boleh membunuhnya, anak muda! Aku Putri Ze Lin mo tak pernah ada masalah dengan mu. Jadi, bisakah kamu membiarkan Aku pergi dari kediaman Ketua sekte Bintang Lu dengan bebas?! " Kata Putri Ze Lin mo kepada Zhang Xiao Long dengan nada halus.


" Kau juga harus mati karena dosa mu di masa lalu terhadap keluarga pengasuh ku. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada sinis kepada Putri Ze Lin mo.


Putri Ze Lin mo mengangkat alisnya dengan cepat sebelum Ia menanyakan kepada pemuda ini mengenai dosanya itu terhadap keluarga pengasuh pemuda itu.


" Bocah, siapakah keluarga pengasuh mu dan apakah dosa yang pernah aku lakukan terhadap keluarga pengasuh mu? " Tanya Putri Ze Lin mo dengan sikap bengis kepada Zhang Xiao Long.


" Chou Ji Rou adalah keluarga pengasuh ku dan dosa mu adalah kamu membunuh mereka semua dengan kejam untuk mendapatkan pusaka dari Ketua sekte Bunga Chou yang di simpan dengan baik oleh keluarga pengasuh ku itu. Tapi, nyatanya pusaka itu telah kamu curi lebih dahulu secara curang melalui kamu telah merayu saudara laki-laki pengasuh ku yang kau tipu daya dengan licik yang kemudian kamu bunuh dia setelah pusakanya di tanganmu. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada sinis kepada Putri Ze Lin mo.


" Chou Ji Rou? Oh, baiklah. Kamu memang mau cari mati di tanganku, bocah. " Kata Putri Ze Lin mo yang menggerakkan telapak tangannya ke arah Zhang Xiao Long dengan ilmu tapak racun bunga Ze yang berbahaya bagi keselamatan Zhang Xiao Long.


Wuttzz!


Zhang Xiao Long memiringkan tubuhnya sedikit lalu tangannya dengan lincah telah menampar pelipis kanan Putri Ze Lin mo dengan ilmu tapak bunga harum yang mengandung hawa sinkang dingin.


Plakk!


Desss!


Bruakk!


Cep!


" Aughh! "


Gadis baju hitam mengayunkan sabuk sutera warna hitam ke segala arah menerjang para penari yang menggunakan pedang yang sangat tajam dan lincah sekali untuk membunuhnya.


Wuttzz!


Zhang Xiao Long berkelebatan di sekitar para penari itu dan memukul kepala mereka dengan tapak bunga harum yang dashyat sampai para penari di kediaman Ketua sekte Bintang Lu tewas semuanya di tangan Zhang Xiao Long.


Brrrr!


Plakk!


" Kau sungguh luar biasa sekali, Kakak. " Kata Gadis baju hitam dengan senyuman ramah pada Zhang Xiao Long.


" Rong Rong kenapa kamu ingin membunuh mereka yang menjadi kolega gurumu sendiri? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada tajam pada gadis baju hitam itu.


"Karena guruku adalah pembunuh ibuku yang selama ini menipu aku sebagai guru yang baik. Ia juga adalah pembunuh orangtua para murid Sekte Bidadari Ungu di gunung Xian untuk di jadikan serdadu untuk melawan Kekaisaran Li. " Jawab Rong Rong dengan nada getir kepada Zhang Xiao Long seraya menceritakan tentang kejahatan gurunya itu secara detail kepada Zhang Xiao Long.


" Hmm, begitu rupanya ? Baiklah, mari kau ikut aku ke rumah Pejabat Lau untuk meramaikan pesta pernikahan antara Putri dari Adipati Fu dengan seorang yang di anggap bakteri bagi keluarga Lau. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada ramah menerima persahabatan dengan Rong Rong.


" Terimakasih banyak untuk mu , Kakak Afung." Kata Rong Rong dengan airmatanya berlinang -linang kepada Zhang Xiao Long.


" Sama-sama Rong Rong. " Jawab Zhang Xiao Long yang telah melesat meninggalkan rumah kediaman Ketua sekte Bintang Lu setelah di bakarnya dengan ilmu telapak api tiga raksa dari telapak tangannya sendiri.


Brush!


" Celaka kebakaran!!! " Teriakan para penghuni lain dari kediaman Ketua sekte Bintang Lu yang semuanya akhirnya telah tewas terbakar api oleh Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long mengajak Rong Rong pergi ke rumah pejabat Lau yang saat itu juga sedang mengalami kekacauan yang di sebabkan oleh teman-teman Zhang Xiao Long yang telah mengacaukan pesta pernikahan antara putri dari Adipati Fu dengan Lau Chen Fu.


Lau Chen Fu terlihat di sandera oleh para murid -murid dari sekte Bintang Lu yang tak pernah suka Nona Ju mereka menikah dengan budak dari Pejabat Lau.


" Kalian semua pengkhianat yang telah berani mengacaukan pesta pernikahan salah satu dari anggota keluarga ku..! " Hardik pejabat Lau dengan wajah marah kepada para murid dari sekte Bintang Lu.


" Cih, seorang pejabat lemah seperti mu tak layak untuk menjadi orang besar di wilayah Lu an utara..! Dan, satu lagi Adik Ju ini juga tak layak bersanding dengan orang mu itu..! " Hardik para murid dari sekte Bintang Lu dengan sikap menghina kepada pejabat Lau.


Bersambung!