
"Peta rumah walikota kota kecil Tu an selatan berada di timur kota ini dan bangunan rumahnya itu memiliki warna merah tua dengan genteng nya ada dua buah patung burung cenderawasih ekor lima.Jika, aku membaca peta yang kamu gelar di meja ini, Adik Shing. " Kata Liu Lu Sian mengerutkan keningnya untuk membaca peta rumah walikota kota kecil tu an selatan yang di buka lebar-lebar oleh Yu Lian Shing.
"Sisi tiang di sudut pintu masuk ke taman bunga di depan kamar pribadinya terlihat coretan yang terkuat dari pena tulisan anak kecil sebagai salah satu dari tanda untuk kita masuk ke dalam rumah walikota kota kecil tu an selatan dengan aman tanpa tersesat di dalamnya. " Kata Tilana gadis cantik jelita berpakaian serba kuning yang memakai pita rambut warna kuning pula. Gadis itu mengamati tiap gambar di peta yang di gelar oleh Yu Lian Shing untuk mereka mempelajari setiap ruangan di rumah walikota kota kecil tu an selatan untuk membantu Zhang Xiao Long.
"Lalu dimanakah arah jalan ke gedung baru walikota kota kecil tu an selatan untuk kita dapat meramaikan pestanya juga?" Tanya Xiao Feng gadis cantik jelita berpakaian warna hijau muda yang jemarinya di raih Zhang Xiao Long dari arah belakang sampai gadis itu kaget sekali dengan kedatangan Zhang Xiao Long secara tiba-tiba dan tercium aroma bunga mawar merah dan daun mint yang segar dari rambut panjang, tubuh dan pakaian tidur yang dikenakan oleh Zhang Xiao Long.
"Di sini. " Jawab Zhang Xiao Long memiringkan kepalanya dan meraih bibir Xiao Feng dengan ciuman singkatnya lalu menunjukkan gambar kotak kecil di peta untuk gadis itu tahu dimana letak gedung baru walikota kota kecil tu an selatan.
"Ah, begitukah Kak Long? Darimana kamu bisa tahu bahwa letak gedung baru walikota kota kecil tu an selatan ada di selatan dari kota kecil tu an selatan?" Tanya Xiao Feng yang bibirnya kini telah basah oleh ciuman bibir Zhang Xiao Long.Gadis itu menggunakan saputangan nya untuk menyentuh bibir nya sendiri dengan kedua pipinya merona dan jantungnya berdetak sampai nyaris putus karena jatuh cinta kepada Zhang Xiao Long.
"Ya, aku tahu dari orang tua di sana. " Jawab Zhang Xiao Long yang menggunakan jari Xiao Feng menunjuk ke arah seorang pria tua yang telah di terkapar di lantai sudut kamar itu dan di injak kepalanya oleh Luo Han atas perintah dari Zhang Xiao Long.
"Aih, bukankah orang itu adalah pemilik toko perhiasan yang cincin giok motif bunga Teratai putih yang telah aku beli tadi siang dari tokonya? " Tanya Yu Lian Shing menghampiri pria tua itu dan menoleh kepada Zhang Xiao Long yang telah mendekatinya seraya tersenyum tampan kepadanya.
"Ya, dia mengikuti mu dengan curang untuk dia bisa tahu siapa aku , namun Lou Han dengan cerdas telah melumpuhkannya di jendela kamar mandi ku sesudah Adik Sian meninggalkan aku fi Kamar mandi untuk aku bisa menikmati mandi ku dengan nyaman. Dan, sekarang aku ingin kau menguliti dirinya untuk membalas dendam atas perbuatannya yang ingin menipumu dengan cincin giok motif bunga Teratai putih di jemarimu ini yang telah di oleskan racun rumput hitam dari sekte nya sendiri. " Jawab Zhang Xiao Long yang telah memberikan sebilah belati tajam kepada Yu Lian Shing.
"Kau ingin tahu dia berasal dari sekte apa? " Ucap Yu Lian Shing langsung tahu maksud dari hati Zhang Xiao Long.
" Iya. " Jawab Zhang Xiao Long tersenyum lebar untuk memuji kecerdasan Yu Lian Shing.
Yu Lian Shing memotong kulit hitam tubuh pria tua yang menjerit-jerit tak ada suaranya karena urat suaranya telah di putus oleh Zhang Xiao Long yang menarik lepas lidahnya di dalam kamar mandi. Dimana lidahnya itu di celupkan di dalam bak mandi oleh Zhang Xiao Long yang tersenyum menakutkan kepadanya sampai pria tua itu berkali-kali mengalami pingsan karena dia merasa ngeri terhadap pemuda yang tersenyum lebar kepada salah seorang dari empat orang gadis cantik jelita yang mengelilingi pemuda ini.
"Ada tulisan di kulitnya. " Kata Xiao Feng yang mengambil kulit perut pria tua itu lalu di berikan kepada Zhang Xiao Long sesudah darahnya di bersihkan di baskom yang di bawakan oleh Liu Lu Sian kepada mereka di kamar.
"Dia orangnya Raja Dalibisi yang ingin mencari seseorang untuk membantunya dalam misi pemberontakan terhadap Rajanya sendiri. " Kata Tilana menerjemahkan bahasa Dali untuk Zhang Xiao Long ketika gadis cantik jelita itu berhasil menemukan plakat tanda pengenal dari pria tua itu.
"Emm, orang-orang Dalibisi telah berani untuk mengganggu ku?! " Kata Zhang Xiao Long nada geram dengan orang-orang yang mulai mencari masalah dengannya.
"Mereka sekelompok dengan orang-orang dari Raja Wang yang sepertinya mencari tahu tentang jati diri mu secara diam-diam sesudah mereka gagal dalam menemukan putranya Luo Song Yi yang di nyatakan telah meninggal dunia di bunuh oleh Sheng Kun usai Luo Song Yi tewas di tangan Sheng Kun di puncak gunung Xia." Kata Liu Lu Sian dengan nada halus kepada Zhang Xiao Long yang kaget mendengar informasi yang berhubungan dengan dirinya di masa kecil di puncak Xia.
"Eii, darimana kau mengetahui informasi yang tidak pernah ketahui sebelumnya selama ini? " Tanya Zhang Xiao Long menatap ingin tahu pada Liu Lu Sian.
"Dari Ayah angkat ku yaitu Paman Yo Hu orang tepercaya Kaisar Ming Huan yang menjadi wakil ketua dunia persilatan di wilayah Kekaisaran Ming. " Jawab Liu Lu Sian dengan jujur kepada Zhang Xiao Long.
"Emmmm, berapa banyak yang Tuan Yo Hu ketahui tentang puncak gunung Xia yang telah kau dengar darinya, Adik Sian? " Tanya Zhang Xiao Long menghela napas dalam-dalam untuk menentramkan hatinya karena Zhang Xiao Long teringat tentang ibunya yang malang dan juga ibu asuhnya yang masih tinggal di rumah masa kecilnya dan menunggunya untuk di jemput oleh nya sesudah ia berhasil dalam misi-misi nya di seluruh wilayah daratan besar.
"Cukup banyak karena Beliau pernah bertemu dengan Ketua Sekte Pengemis Bunga Teratai putih Bi Fang Chu yang mencari tahu tentang putra kandung dari Kaisar Li yang lahir dari Luo Song Yi di puncak gunung Xia sekitar empat belas tahun lalu, dan beliau membahasnya di depan Kaisar Ming Huan ketika Kaisar Ming Huan kembali ke daratan besar di gunung Lin. " Jawab Liu Lu Sian yang menceritakan tentang apa yang telah di dengarnya dari wakil ketua dunia persilatan Kekaisaran Ming secara detail kepada Zhang Xiao Long.
"Kak Long, orang ini telah meninggal dunia. Apa yang harus kita lakukan untuk sekarang ini di kota kecil tu an selatan selain rencana untuk membantai kedua orang ketua sekte terbesar di kota ini? " Tanya Yu Lian Shing usai pria tua yang telah mengintai mereka telah di mutilasi oleh gadis itu atas perintah dari Zhang Xiao Long.
"Meramaikan pesta peresmian gedung baru walikota kota kecil tu an selatan yang akan di adakan sekitar beberapa jam lagi dari sekarang dan aku ingin kalian berempat merias aku untuk penyamaran ku sebagai orang ini yang tentunya telah mendapatkan undangan resmi untuk hadir di acara peresmian gedung baru walikota kota kecil tu an selatan dari temannya. " Jawab Zhang Xiao Long mencubit dagu halus ke empat orang gadisnya dengan senyuman tampan nya.
"Wah, baik Kak Long. Kami akan menjalankan tugas darimu dengan baik. " Kata keempat orang gadisnya dengan senyuman manis yang amat cantik sekali untuknya.
Bersambung!