
Nalan Yan Ran membuatkan peta wilayah yang dikuasai oleh Bupati kabupaten Nan pada kertas di meja kerja Selir Ling untuk Zhang Xiao Long yang memerintah gadis remaja tanggung itu.
"Desa ini adalah salah satu desa terpencil di kabupaten Nan yang terdekat dengan wilayah kota pintu masuk utama ke ibukota Kekaisaran Li. Desa inilah Bupati kabupaten Nan akan menyergap Puteri Li Hong. " Kata Nalan Yan Ran memberitahu Zhang Xiao Long dengan cepat.
"Baik, tunjukkan kepadaku tempat itu. " Kata Zhang Xiao Long menyambar lengannya untuk melesat meninggalkan markas besar sekte beruang emas yang telah di ganti dengan nama markas besar Naga Merah teluk Li oleh Zhang Xiao Long memasang bendera Kekaisaran Naga Merah di seluruh daerah itu.
Brrrr!
Bupati kabupaten Nan sedang mengurung Li Hong yang di incar para pasukannya untuk tugas yang diberikan oleh Selir Ling kepadanya bisa di selesaikannya dengan sempurna agar jabatan dan keuangannya bertambah kuat.
"Tuan Putri sebaiknya kamu jangan bersikap keras lagi agar nyawa mu dapat kami ampuni. " Kata Bupati kabupaten Nan di luar rumah kecil tempat Li Hong di sergap.
"Bedebah laknat aku tidak akan pernah takut kepada mu..! " Hardik Puteri Li Hong dengan nada berani sekali kepada para musuh yang kini mengurungnya di luar tempatnya berada saat ini.
"Gadis berengsek cepat serahkan benda yang berada di tanganmu itu atau aku tak akan segan untuk memperlakukanmu dengan caraku sendiri. " Kata Wakil ketua sekte beruang emas yang amat kejam telah mengancam keselamatan Li Hong jauh lebih besar daripada kematian yang mengerikan sekalipun.
"Wan Ri, kau setan alas yang akan ku sayat kulit dan daging mu di seluruh tubuh mu itu..! " Hardik Li Hong yang meluncur ke arah jendela rumah kecil itu dengan pedangnya terhunus ke arah Wakil ketua sekte beruang emas lebih dahulu sebelum di arahkan ke arah Bupati kabupaten Nan yang berdiri di belakang para anggota sekte beruang emas.
Whushh!
Wakil ketua sekte beruang emas dengan santai menggerakkan kail pancing melilit pedang di tangan Li Hong lalu telapak tangan yang lainnya telah memukul gadis itu hingga tersungkur di tanah depan rumah kecil itu.
Wettzz!
Plakk!
Bruak!
"Hmm, kau cari masalah dengan ku.. Jadi, kau jangan salahkan aku yang akan mencicipi mu sesuka hati ku..!" Cicit Wakil ketua sekte beruang emas mendekati Li Hong dengan tangannya yang kasar merobek pakaian yang dikenakan oleh Li Hong.
"J.. Jangan....! " Jerit Li Hong yang ketakutan sekali
Wakil ketua sekte beruang emas tiba-tiba jatuh ke tanah dengan kepalanya putus di tarik oleh pemuda sangat tampan yang tahu-tahu telah datang di depan Li Hong bersama dengan Nalan Yan Ran yang membantu Li Hong bangun dari tanah.
Crakk!
"Ayo majulah kalian semua bajingan laknat yang pengecut bisanya cuma berani terhadap seorang gadis kecil dan orang-orang lemah..! " Hardik Zhang Xiao Long dengan tatapannya yang amat bengis kepada Bupati kabupaten Nan dan para pasukan Sekte beruang emas yang di pimpin oleh putra mahkota dari Adipati senior Ye yang telah maju untuk menghadapi Zhang Xiao Long.
"Zhang Xiao Long, kau datang untuk menolong ku? " Tanya Li Hong yang terharu sekali melihat kedatangan Zhang Xiao Long yang telah di kenalnya sejak mereka bertemu di pegunungan Ci.
"Ya." Jawab Zhang Xiao Long singkat kepada Li Hong.
"Kenapa kamu bersedia untuk menyelamatkan aku yang pernah mencemooh mu di gunung Ci? " Tanya Li Hong menangis menyesali kesalahan di masa lalunya kepada Zhang Xiao Long.
"Karena aku memerlukan mu untuk membantu ku masuk ke istana Kekaisaran Li untuk aku bisa berjumpa dengan Ayahanda kita." Jawab Zhang Xiao Long tanpa memandang ke arah Li Hong yang berdiri di belakangnya di peluk Nalan Yan Ran yang memakaikan gadis itu pakaian baru dengan singkat.
Zhang Xiao Long mengambil ranting di dekatnya untuk digunakan sebagai senjatanya dalam menghadapi serangan pedang tipis di tangan putra dari Adipati senior Ye yang menyerangnya dengan sangat ganas sekali.
Whushh!
Zhang Xiao Long menggerakkan rantingnya yang menggunakan ilmu pedang awan cerah untuk menangkis serangan pedang tipis di tangan putra dari Adipati senior Ye.
Trang!
"Heiii.. Bocah sialan...! " Hardik Ye Dan Zin yang menyerang dengan pedang tipis ke arah Zhang Xiao Long terkejut sekali melihat pemuda yang membalas serangannya itu hanya memakai ranting tipis saja.
"Mmmm.. Kau berani memaki ku..! " Balas Zhang Xiao Long yang menggerakkan ranting dengan kecepatan yang hebat sekali membuat sinar pedang tipis di tangan putra dari Adipati senior Ye terbungkus oleh gerakan rantingnya yang tahu -tahu telah menusuk ke tenggorokan Ye Dan Zin hingga berlubang.
Cusss!
Zhang Xiao Long yang melihat kedatangan para pasukan sekte beruang emas di segala penjuru wilayah desa terpencil di kabupaten Nan segera menggunakan ilmu sinkang bunga harum sakti dengan kedua telapak tangannya yang langsung menghancurkan seluruh pasukan sekte beruang emas.
Bress!
Kini Zhang Xiao Long bergerak dengan cepat ke arah Bupati kabupaten Nan yang telah bergerak untuk menyerangnya juga dengan pedang yang cukup tajam.
Whushh!
Tranggg!
Bupati kabupaten Nan menggunakan ilmunya yang berdasarkan sekte beruang Nan sakti yang cukup tinggi dan berbahaya bagi keselamatan tiap musuhnya yang bertentangan dengan tujuan hidupnya.
Wuuushhhh!
Ilmu pedang beruang Nan mengarah ke bahu kiri Zhang Xiao Long dengan maksud hatinya ingin menebas lengan Zhang Xiao Long langsung dari bahu kiri pemuda tampan itu.
Betttzz!
Tetapi, Zhang Xiao Long dengan rantingnya telah lebih dulu menebas pinggangnya hingga pria ini terpotong menjadi dua bagian yaitu bagian dada ke atas dan bagian dada ke bawah oleh ilmu pedang arak sakti yang digunakan oleh Zhang Xiao Long.
Crakkk!
Zhang Xiao Long tidak mempedulikan semua jasad musuh -musuhnya yang berserakan di sekitar rumah kecil di desa terpencil di kabupaten Nan karena Zhang Xiao Long telah mengajak Li Hong dan Nalan Yan Ran untuk cari keberadaan Li Jing Yu putra ketiga Kaisar Li yang di tawan oleh putra kedelapan belas dari Adipati senior Ye untuk melindungi Selir Ling.
"Hutan apakah ini yang banyak sekali air rawa yang ditumbuhi tumbuhan akar-akar? " Tanya Li Hong yang berdiri di tepi hutan tersebut kepada Nalan Yan Ran yang menjadi petunjuk jalan bagi Li Hong dan Zhang Xiao Long dalam misi ingin menyelamatkan Pangeran Ketiga Li Jing Yu.
"Bagaimana Pangeran ketiga Li Jing Yu bisa di tawan oleh putra kedelapan belas dari Adipati senior Ye? " Tanya Zhang Xiao Long nada ingin tahu kepada Nalan Yan Ran.
Bersambung!!