Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menjaring Hati


Zhang Xiao Long memilih untuk tidak dengarkan lagi percakapan di kamar di sebelah dan kamar di dua kamar dari kamarnya. Ia fokus dengarkan percakapan seseorang yang berada di gunung Lun yang jaraknya sangat jauh sekali dari rumah penginapan Bibi Ren.


"Kakak, kita bisa membunuh kakek laknat itu di puncak gunung Lun selagi dia telah terluka pada kedua matanya akibat serangan dari Pangeran Muda Zhou Yu Min dari Sekte Naga Zhou di wilayah Zhou. " Kata seseorang nada tak sabar untuk menghabisi musuhnya itu kepada seorang pria yang di panggil Kakak oleh orang itu yang di dengar oleh Zhang Xiao Long dari kamarnya di rumah penginapan Bibi Ren.


"Tuan muda, air mandi untuk anda telah saya siapkan." Kata Leng Sen Yen yang mendatangi Zhang Xiao Long di ruang serbaguna di kamar tidur nomor enam belas di rumah penginapan Bibi Ren.


"Ah, ya Sen Yen terimakasih banyak. " Jawab Zhang Xiao Long yang berdiri lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk menikmati mandinya dengan nyaman di bak mandi di kamar mandi di dalam kamar tidur nomor enam belas di rumah penginapan Bibi Ren.


Zhang Xiao Long yang merasa penasaran sekali dengan percakapan yang di dengarnya dari kamarnya itu. Ia segera mempercepat mandinya dan merapikan dirinya dengan ringkas lalu Ia melesat cepat sekali meninggalkan rumah penginapan Bibi Ren menuju ke puncak gunung Lun.


Brrrrrr!


Zhang Xiao Long tiba di puncak gunung Lun dan duduk santai di atas pohon buah leci sambil asyik menikmati buah leci mengamati dua orang pria yang bersiap-siap untuk mendekati seorang pria tua yang duduk bersila di atas rumput di puncak gunung Lun. Dan, di depan pria tua itu adalah Leng Sen Yen yang memandangi pria tua itu dengan airmata bercucuran dari kedua mata indah gadis remaja yang sangat cantik jelita itu.


"Xiu Xiu, kau jangan bersedih hati lagi karena aku Tang Lei sudah mengantarkan mu kepada Bibi Ren yang akan melindungi mu dari orang-orang istana Kekaisaran Yu yang ingin memanfaatkan mu untuk membunuh calon gubernur provinsi Zhou yaitu calon suami mu di masa depan mu. " Kata pria tua yang bernama Tang Lei dengan suara serak kepada Leng Sen Yen atau Xiu Xiu.


"Paman Tang Lei, aku tak suka menikah dengan Pangeran Muda Zhou Yu Min yang ternyata salah seorang dari anggota sekte Kekaisaran Phoenix Emas yang ingin bekerjasama dengan Kekaisaran Yu untuk menjerat Ayahku di istana Kekaisaran utara yang sudah menyerahkan Kak Ching Ching kepada Kaisar Li untuk jaminan wilayah kami bisa aman dari serangan kedua kekuatan Kekaisaran yang sangat haus darah ingin menguatkan seluruh dunia dengan licik." Kata Xiu Xiu dengan air mata kemarahan saat ia mendengar permintaan terakhir dari Pamannya itu.


"Tapi, Xiu Xiu kau adalah seorang putri bungsu dari Kekaisaran utara yang memiliki kewajiban untuk menyelamatkan sukumu dari kehancuran melalui pernikahan ini meskipun kamu tidak suka. Kamu tetap harus bersedia untuk dirimu mengorbankan nyawamu, hatimu dan ragamu untuk orang yang tak kau sukai. " Kata Tang Lei dengan nada keras dan tegas kepada Leng Sen Yen atau Xiu Xiu yang berdiri dengan wajahnya yang tegas sekali.


"Paman Tang Lei, aku akan mencari cara untuk menyelamatkan suku kita dan menyelamatkan masa depan ku sendiri dengan kemampuan ku sendiri. " Kata Leng Sen Yen atau Xiu Xiu nada tegas sekali seraya mengeluarkan seruling giok di tangannya.


"Kau sungguh keras kepala sekali, Xiu Xiu. Aku sangat lelah menasehati dirimu. Ahhh, dengan cara apa kamu bisa menyelamatkan sukumu dan menyelamatkan masa depanmu sendiri?? " Tanya Tang Lei dengan menghela napas panjang di hadapan gadis yang keras kepala dan keras hati itu.


"Dengan kemampuan ku sendiri sebagai Dewi seruling giok utara yang sudah terkenal di dunia persilatan daratan besar. " Jawab Leng Sen Yen atau Xiu Xiu yang meniup seruling giok nya dengan merdu sekali tetapi mengandung ilmu mukjizat yang menyedot kekuatan dua orang pria yang ingin menyerang Tang Lei sampai dua orang pria itu keluar dari persembunyiannya dan menghadapi gadis yang telah menggerakkan seruling giok nya yang menotok dada dan perut dua orang pria itu hingga jebol.


Cuss!


"Xiu Xiu, kau sungguh memiliki ilmu sesat yang membahayakan sukumu yang membuatmu harus mati di tanganku...! " Hardik Tang Lei yang mengejutkan Xiu Xiu karena pria itu tiba-tiba menyerang Xiu Xiu dengan ilmu pukulan yang mengandung ilmu sinkang yang berbahaya bagi gadis itu.


Wuuttzzzz!


Zhang Xiao Long melemparkan biji buah leci ke arah Tang Lei yang ingin membunuh Xiu Xiu dengan ilmu sinkang arak sakti yang langsung menancap di ubun-ubun pria tua itu hingga pria tua itu tewas dengan kepalanya terbelah dua di depan mata Xiu Xiu.


Dess!


Kretakkkk!


Xiu Xiu mencari seseorang yang telah menolong dirinya dari serangan maut di dekatnya dari Tang Lei pamannya sendiri yang ternyata ingin dirinya menjadi seorang gadis persembahan untuk pria tua yang di bencinya itu.


"Sen Yen, kau mencari siapakah? " Tanya Zhang Xiao Long nada halus dari atas pohon buah leci kepada Leng Sen Yen atau Xiu Xiu yang segera menemukannya di sana.


"Tuan muda Afung,rupanya dirimu yang telah menyelamatkan ku dari Paman Tang Lei? " Ucap Leng Sen Yen atau Xiu Xiu tersenyum manis untuk Zhang Xiao Long yang duduk santai di atas pohon buah leci.


"Iya, aku juga sudah tahu siapa dirimu Sen Yen tapi kau jangan khawatir karena aku akan jaga rahasia mu dari semua orang yang kamu benci di dunia ini. Aku bahkan bersedia untuk bantu kamu untuk membunuh semua orang yang kau benci dengan tulus. " Jawab Zhang Xiao Long nada halus kepada Leng Sen Yen atau Xiu Xiu di bawah pohon buah leci.


" Tuan muda Afung, kau tak mungkin mau bantu aku untuk terbebas dari Kekaisaran Yu, Pangeran muda Zhou Yu Min dan Kekaisaran Phoenix emas tanpa syarat untuk menukar kebebasan ku ini. Jadi, silakan kamu katakan kepada ku apa yang kamu inginkan untuk balasan yang kamu inginkan dariku? " Tanya Leng Sen Yen atau Xiu Xiu dengan tepat sekali kepada Zhang Xiao Long yang tersenyum senang mengetahui gadis itu adalah seorang gadis yang cerdas bukan main yang bisa menjadi koleganya di masa depan.


"Sen Yen, kau sungguh gadis cerdas luar biasa. Aku ingin meminta ketulusan mu untuk kamu serahkan jiwamu dan Kekaisaran utara yang dahulu di pegang Ayahmu kepadaku sebagai penguasa baru di Wilayah utara dan barat juga aku ingin menggunakan pasukan Kekaisaran utara untuk melumpuhkan Kekaisaran Barbar Gilunda di seberang teluk Liao di antara pintu perbatasan antara wilayah Mi dengan Wilayah Liao. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada halus namun memerintah kepada Leng Sen Yen atau Xiu Xiu seraya menyuapi gadis itu makan buah leci yang manis dari ciuman mesranya di bibir Leng Sen Yen atau Xiu Xiu.


Bersambung!