Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Pertempuran Di Atas Lautan He Lin.


Sekte beruang merah adalah sekumpulan bajak laut yang di pimpin oleh ketiga orang sakti yang memiliki julukan sebagai tiga setan lautan He Lin melihat kedatangan dua orang yang melayang ke arah kapal mereka.


" Hmm, mereka sepertinya tidak mengenal kita sehingga mereka dengan sombong mendatangi kita ke kapal kita..! Baiklah, kita coba kepandaian mereka dengan hujani mereka dengan anak panah api milik kita..! " Kata salah satu dari tiga setan lautan He Lin kepada para pasukannya di sekitar kapal mereka.


" Siap, Tuan Besar Ma..! " Jawab para pasukan nya yang segera membidik busur panah api ke arah Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian yang melayang ke arah kapal mereka.


Syutt, syuttt, syutt!


Wer, wer, wer..!


Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian mengibaskan lengan pakaian mereka dengan ilmu sinkang yang mereka miliki ke arah sejumlah anak panah api yang menyerang mereka.


Bettzzz!


Sejumlah anak panah api yang di luncurkan oleh para pasukan beruang merah membalik arah ke arah pemiliknya yang berada di dalam kapal laut mereka.


" Ahhh..! " Pekik mereka terkejut.


Mereka bersiap -siap untuk membidik kembali busur panah api untuk menyerang Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian tetapi baik Zhang Xiao Long maupun Liu Lu Sian telah lebih dahulu menampar mereka hingga tewas.


Plakk!


Plakk!


" Argghhh...! " Pekikan para pasukan beruang merah yang tertampar ujung lengan pakaian Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian yang membuat sebagian dari mereka terjungkal dari kapal laut mereka dengan kepala hancur berkeping-keping.


Byurrr!


Zhang Xiao Long merebut busur panah api milik mereka dengan cepat lalu di arahkan secara langsung kepada para pasukan beruang merah yang menjerit-jerit terbakar api.


Wetz!


Syutt, syutt, syutt..!


Wer, wer, wer..!


Jleb, jleb, jleb!


" Argghhh..!!!"


Para pasukan beruang merah yang lainnya yang melihat kawan-kawan mereka terbunuh oleh kedua orang yang telah mendatangi kapal laut mereka dengan berani sekali segera mencabut keluar senjata mereka.


Sing!


" Kedua orang yang tak tahu diri yang layak untuk mati di ujung golok kita..! "Seru para pasukan beruang merah yang lain yang langsung menyerang Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian dengan menampar mereka secara asal namun akibatnya adalah para pasukan beruang merah itu tewas dengan kepala remuk dan golok mereka patah.


Plakk!


Bruakk!


Liu Lu Sian menggerakkan telapak tangannya yang mengeluarkan ilmu sinkang tapak gunung Liu menghantam para pasukan beruang merah yang menyerangnya.


Dessss...!


" Arghhh.. ! "


Ketiga setan lautan He Lin segera turun tangan dengan golok mereka masing-masing untuk menghadapi Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian yang menghadapi mereka dengan kedua tangan kosong.


Sing!


Zhang Xiao Long menggunakan ilmu sinkang tapak bunga harum sakti yang menampar golok di tangan ketiga setan lautan He Lin yang ingin menebas lehernya dan leher Liu Lu Sian.


Plakk!


Klang!


Ketiga setan lautan He Lin tercengang kaget melihat golok mereka dapat di tampar dan patah oleh tangan kosong pemuda tampan itu namun mereka tidak mau menyerah begitu saja. Mereka segera membalas serangan Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian dengan ilmu sinkang tapak beruang merah.


Wuuttttzz!


Kembali Zhang Xiao Long menanggapi serangan musuh dengan ilmu sinkang tapak bunga harum sakti yang langsung menghantam remuk ketiga setan lautan He Lin pada dada dan isi perut dari ketiga musuh mereka.


Desss...!


" Arghh..!! " Pekik kematian ketiga setan lautan He Lin.


Liu Lu Sian menendang jasad para musuh ke laut lalu memanggil kawan-kawan mereka untuk pindah dari kapal laut mereka yang kecil ke arah kapal laut bajak laut He Lin.


" Wah, mereka sepasang pendekar yang luar biasa mengagumkan. " Kata Beng Loan Ki dan yang lainnya dengan wajah bangga kepada mereka berdua.


" Aku ingin tahu isi dari dasar laut He Lin seperti apa..! " Kata Zhang Xiao Long dengan senyum di bibirnya setelah teman-teman nya telah pindah ke kapal baru mereka.


" Kakak Long, kau harus berhati-hati ketika kamu menyelam ke dasar laut He Lin.." Kata Liu Lu Sian dengan raut wajahnya mencemaskan Zhang Xiao Long yang telah berdiri di atas kapal untuk melompat ke dasar laut He Lin.


" Ya, Adik Sian. Kau tenang sajalah aku pasti akan baik -baik saja. " Kata Zhang Xiao Long dengan halus kepada istrinya seraya membelai pipi halus Liu Lu Sian sebelum tangannya yang lain telah menyambar Liu Tong untuk ikut bersama dengannya.


Byurr..!


Zhang Xiao Long tidak menghiraukan wajah Liu Tong yang masam di ajak menyelam di lautan He Lin olehnya. Ia melihat dasar laut He Lin ada sebuah pintu besi yang tertutup akar rumput laut yang rimbun.


" Aku akan bersihkan rumput laut ini di mangkuk makan siang ku nanti. " Kata Liu Tong yang telah membabat akar rumput laut he lin dan di simpan di saputangan miliknya.


Zhang Xiao Long menarik paksa pintu besi itu sampai terlepas dari tempatnya yang kemudian memperlihatkan sebuah lorong yang membuat hatinya penasaran.


" Mari kita masuk ke lorong itu..! " Kata Zhang Xiao Long yang berenang masuk ke lorong yang telah di lihatnya.


Liu Tong mengikutinya dengan cepat sekali di belakangnya karena pemuda ini melihat adanya seekor ikan hiu ganas yang berenang mendekati mereka.


Lorong yang mereka masuki menembus ke arah sebuah goa yang penuh peti jenazah dan kotak -kotak yang tertutup rapat. Mereka cepat naik ke daratan untuk memeriksa sejumlah peti jenazah dan kotak-kotak itu.


" Di segel dengan kuncinya adalah darah pemilik asli goa dasar laut He Lin. " Kata Zhang Xiao Long dengan dugaannya itu kepada Liu Tong.


" Tidak semua tempat rahasia dan benda rahasia harus pakai darah pemiliknya, Adik Zhang. Kita coba saja pakai sinkang yang kita miliki. "Kata Liu Tong masuk akal sehingga Zhang Xiao Long tersenyum senang dengan pikiran yang maju seperti yang di miliki oleh Liu Tong ini.


"Kau benar sekali, Kak Liu. Minggirlah biarkan aku yang membuka mereka semua dengan ilmu sinkang tapak bunga harum sakti milikku ini." Kata Zhang Xiao Long dengan senyumnya yang ramah kepada Liu Tong.


" Baiklah, silakan. " Kata Liu Tong yang segera menepi dari tumpukan peti jenazah dan kotak -kotak di dalam goa dasar laut He Lin sesuai dengan perintah dari Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan lalu menghantam hancur tutup peti jenazah dan kotak-kotak itu sekaligus hingga mereka bisa melihat isi dari peti jenazah dan kotak-kotak tersebut.


Braakkk!


Bersambung!