Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Pesisir Pantai Teluk Li.


Usai kepergian Zhang Xiao Long dari kamar tidur Putri Ching Ching muncullah seorang pria yang memakai topeng yang diam-diam menotok Bi Lian hingga tewas di depan pintu kamar tidur Putri Ching Ching.


Pria ini masuk ke kamar tidur Putri Ching Ching dan menggulung gadis itu dengan selimut yang kemudian di panggul nya di pundak lalu melesat cepat meninggalkan markas besar Naga merah .


Brrrr!


Tetapi, Ia di kejutkan oleh sebuah pedang yang terhunus tajam ke arahnya sehingga ia gunakan senjata rahasia yang meluncur dari pergelangan bajunya yang menyerang pedang di tangan Yu Lian Shing.


Singgg!


Cranggg!


"Arghhhhh....! " Pekik Yu Lian Shing yang kaget sekali karena pedangnya melenceng ke arah lain dari maksud hatinya yang ingin membunuh pria yang telah membunuh Bi Lian dan menculii Putri Ching Ching.


Yu Lian Shing dengan sigap menggunakan jari tangannya menyerang serangan senjata rahasia musuh yang akhirnya runtuh di bawah sepasang sepatunya.


Dessss!


Bruakk!


Pria ini menggunakan kesempatan emas untuk kabur dari Yu Lian Shing tetapi Zhang Xiao Long telah menghantam pelipisnya dengan ilmu sinkang arak sakti melalui telapak tangan kanan pemuda ini.


Desss!


Prakkk..!


Zhang Xiao Long menyambar Putri Ching Ching dari selimut gadis itu sendiri lalu membawanya ke tandu dekat kereta kuda yang telah di siapkan oleh Tilana dan Xiao Feng untuk membantunya.


"Kalian bertiga jaga Puteri Ching Ching dengan baik di sini dan tunggu aku kembali kepada kalian di sini.. " Kata Zhang Xiao Long kepada ketiga orang gadis itu yang langsung di jaga ketat oleh para pasukan Kekaisaran Naga Merah yang dipimpin oleh Yu Lian Shing dan Yun Hao.


"Baik, Paduka. " Jawab mereka semua serentak kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long kembali ke kamar tidurnya lalu menemukan Liu Yi Fei di sandera oleh seseorang yang menaruh pedang tajam di leher istrinya itu yang menatapnya dengan tenang sekali.


"Zhang Xiao Long, jika kamu ingin istrimu yang cantik ini selamat maka kamu harus berikan Puteri Ching Ching kepada kami. Sekarang juga. " Kata seorang wanita yang duduk di atas meja depan tempat tidurnya dengan pedang di tangan wanita itu terarah kepada Zhang Xiao Long.


"Oh, kau mengancam ku..?!" Dengus Zhang Xiao Long yang mengibaskan lengan pakaiannya yang kiri ke arah seseorang yang menyandera Liu Yi Fei sampai orang itu tersungkur dengan wajah remuk.


Dessss!


Bruakk!


Wanita itu meluncur dengan pedangnya yang lebih dahulu menyerang Liu Yi Fei daripada Zhang Xiao Long dengan ganas sekali tetapi Ia menjerit kesakitan saat Zhang Xiao Long tahu -tahu telah menghantam pukulan telak ke arah belakang kepalanya hingga jebol.


Swoooshh!


Bughhh!


"Yi Fei, apa kau baik-baik saja? Dimanakah Yang Ce Yan bocah sinting itu berada? " Tanya Zhang Xiao Long mengedarkan pandangan matanya ke segala penjuru markas besar Naga merah usai ia mengajak Liu Yi Fei berkumpul bersama yang lainnya di pintu keluar dari markas besar Naga merah di kota bunga Li.


"Dia menghilang sejak kemarin sore, Kak Long. " Jawab Xiao Feng yang duduk di depan pintu kereta kuda.


"Hmm.. " Gumam Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long mengangkat tangannya ke sisi kanannya lalu seorang gadis remaja tanggung terjerat sabuk sutra warna putih oleh pemuda ini yang menariknya masuk ke kereta kuda.


"Aduh sakit kau jahat sekali, Kak Long." Kata Yang Ce Yan cemberut kepada Zhang Xiao Long yang melotot kepada gadis itu.


"Aku akan menjual mu ke mucikari dengan harga murah jika kamu berani kabur dari ku. " Ancam Zhang Xiao Long yang menakutkan Yang Ce Yan yang langsung meringkuk di sudut kereta kuda.


"Ihhhh, galaknya dia itu. " Kata Yang Ce Yan yang bergidik ngeri membayangkan dirinya di jual oleh Zhang Xiao Long kepada mucikari yang tentunya akan menjadikannya sebagai gadis penghibur laki-laki hidung babi hutan.


"Yun Hao.. Jalankan kereta kuda ke jalur yang aku beritahukan kepada mu dan temui Liu Tong lebih dahulu di tempatnya berada." Perintah dari Zhang Xiao Long kepada Yun Hao.


"Siap, Paduka. " Jawab Yun Hao memacu kuda menuju ke arah selatan sesuai perintah dari Zhang Xiao Long.


"Kalian bertiga bawa tandu Puteri Ching Ching ke jalur yang kemarin lalu telah aku beritahukan kepada kalian dan temui Tuan Wu di tempatnya bekerja sebagai seorang penjahit. " Perintah dari Zhang Xiao Long kepada ketiga orang gadisnya yang lainnya.


"Siap, Kak Long. " Jawab ketiga orang gadisnya yang lainnya dengan serentak lalu meluncur bersama dengan tandu Puteri Ching Ching ke arah utara dari kota bunga Li.


Zhang Xiao Long sendiri meluncur ke arah yang paling barat dari kota bunga Li. Ia melarung abu jenazah Liu Lu Sian di Teluk Li seraya melihat ke arah seberang laut itu yang tak lain adalah salah satu dari markas besar sekte beruang emas yang telah di incar olehnya.


"Selir Ling istri dari Perdana Menteri Chin berada di sana. Aku harus menyeretnya dari markasnya sendiri untuk menebus dosanya terhadap para anggota Kekaisaran Li yang telah di bunuhnya di luar sepengetahuan Kaisar Li yang dungu itu. " Kata Zhang Xiao Long dengan meremas surat di genggaman tangannya itu.


Surat itu adalah surat rahasia Perdana Menteri Chin yang telah ditemukan oleh Liu Lu Sian di markas ranting sekte beruang darah di wilayah kaki gunung Li bagian paling utara sekali yang kini telah di baca oleh Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long melemparkan sebuah perahu kecil dari sisi kirinya ke arah lautan Teluk Li. Lalu, Zhang Xiao Long melayang ke atas perahu kecil itu yang kemudian meluncur dengan sangat cepat menuju ke seberang laut Teluk Li.


Swoooshh!


Zhang Xiao Long turun dari perahu kecilnya di tepi pantai lain dari Teluk Li. Ia melesat cepat masuk ke arah pintu gerbang yang bertuliskan' Markas besar sekte beruang emas pesisir pantai Teluk Li'.


Swoooshh!


Sejumlah besar pasukan sekte beruang emas di pintu gerbang utama ke dalam markas besar sekte beruang emas terkejut sekali dengan angin kencang yang merobohkan mereka tanpa sebab.


Swuushhh!


"Arghhhh!! " Pekik kematian para pasukan sekte beruang emas di pintu gerbang utama ke dalam markas besar sekte beruang emas yang telah terbunuh oleh Zhang Xiao Long yang gunakan ilmu sinkang arak sakti di sertai ilmu ginkang Naga menembus awan mendung.


Bersambung!!