
"Sungguh sebuah desa yang sangat indah sekali dengan pemandangan alam laut yang memikat hati.. " puji Selir Yin Yin mengagumi hamparan air laut jernih di depan matanya saat ia duduk di tempat duduk di dalam kedai makan di desa itu.
"Juga makanan laut yang segar menambah daya tarik wilayah ini. " kata Zhang Xiao Long yang menyuap daging kepiting segar dari mangkuk di atas meja makan di depannya dengan sepasang sumpit.
"Aku menyukai aroma teh di cangkir ku ini. " kata Selir Chao Yuezhi yang menyeruput teh hijau di dalam cangkirnya.
Di saat mereka sedang menikmati makan siang mereka di kedai makan itu tiba-tiba sekelompok orang berkuda terlihat telah memasuki ke dalam kota Guang an dengan tergesa-gesa sekali oleh mereka.
"Kelompok apakah mereka begitu tergesa-gesa masuk ke dalam kota Guang an? " tanya Kasim Zhao yang duduk di tempat duduk di samping Liu Tong yang asyik makan siang bersama Song Wi Na yang menyandarkan kepala di bahu Liu Tong.
"Sekte walet gunung Guang pimpinan Ketua Chu He Liau perompak di wilayah ini. " jawab Huang Li Hung yang menunjuk ke arah seorang gadis muda yang berkuda warna putih memasuki ke dalam kota Guang an di belakang rombongan sekte walet gunung Gao kepada Liu Tong.
"Nona Ketua Sekte serigala bulan sabit Tang Xin Yue kah gadis yang baru saja masuk ke dalam kota Guang an? " tanya Liu Tong penasaran.
"Bukan, dia itu calon Selir Marquis Tang calon ibu tiri dari Nona Tang Xin Yue dan namanya adalah Fu Shui Lian gadis putri dari keluarga Fu di kota Fu An. " jawab Huang Li Hung mengenal gadis itu rupanya.
"Eh, kau mengenal gadis itu? " tanya istrinya.
"Iya, dia cucu dari Raja tua Fu Rung Cien kakek luar ku. " jawab Huang Li Hung yang cemberut melihat Song Wi Na begitu lengket dengan Liu Tong di tempat duduk lainnya.
"Emmm, dia punya apakah yang bisa membantu misi kita di kota Guang an? " tanya Zhang Xiao Long tersenyum melihat Huang Li Hung tampak uring-uringan dengan sikap adik tirinya terhadap Liu Tong.
"Stempel dan pusaka Kerajaan Fu untuk wilayah Fu pusat. " jawab Huang Li Hung menghela napas dalam-dalam seraya tersenyum kepada Zhang Xiao Long.
"Mmmm, aku harus bisa mendapatkannya lebih dahulu sebelum dia jatuh ke tangan Marquis Tang untuk memperluas wilayah Kekaisaran Naga Merah. " kata Zhang Xiao Long dengan senyumnya.
"Bisa, jika anda menggagalkan pernikahannya yang akan jatuh pada minggu depan di istana Marquis Tang. " kata Liu Tong yang tangkas itu.
"Kalau begitu, aku harus membantu gadis itu mengalahkan sekte walet gunung Guang yang mencari permusuhan dengan Keluarga Fu di kota ini.. " kata Zhang Xiao Long yang berdiri di depan tempat duduknya lalu meninggalkan kedai makan dengan diikuti oleh kedua orang selirnya dari belakang punggungnya.
"Yang Mulia.. Mari kita berjalan masuk ke dalam kota Guang an untuk menemui Marquis Tang. " kata Liu Tong yang cepat menyusulnya bersama Song Wi Na.
Di sekitar kuil kosong itu di kelilingi sejumlah siput yang mengeluarkan lidah warna hitam dan mengurung seorang pemuda yang terkapar di dalam kuil kosong itu. Zhang Xiao Long dengan tenang mengibaskan lengan pakaian ke arah siput-siput itu yang langsung hancur oleh ilmu sinkang arak sakti.
Blaarrrr!
"Diam kalian semua di sini...! Biarkan aku yang masuk ke dalam kuil kosong itu untuk melihat keadaan pemuda putra dari keluarga Fu yang di serang di dalam perjalanannya menuju ke dalam kota Guang an untuk mengantarkan adiknya ke istana Marquis Tang sehingga ia mengalami luka racun di pangkal paha kanannya. Jadi, sekarang aku harus menyelamatkannya di dalam kuil kosong itu. " kata Zhang Xiao Long dengan nada tegas kepada para pengikutnya untuk tetap menunggunya di luar pagar kuil kosong itu.
"Siap, Paduka.. " jawab para pengikutnya dengan serentak.
Lalu Zhang Xiao Long berkelebat masuk ke kuil kosong dengan kecepatan yang mengagumkan dan tiba di depan pemuda yang mengalami luka racun di pangkal paha kanan yang tergeletak di atas lantai kuil kosong.
"Siapa kamu yang berani untuk mendatangiku di kuil kosong ini? " tanya pemuda kemayu yang bisa di ketahui oleh Zhang Xiao Long dengan jelas adalah seorang gadis remaja usia lima belas tahun yang cantik jelita.
"Aku Zhang Xiao Long yang telah berani untuk mendatangi mu di kuil kosong ini dengan tujuan untuk menyelamatkan mu, Nona Fu Shui Lian. " jawab Zhang Xiao Long dengan sikap ramah.
"Ahh? Kau sudah mengetahui kalau aku Fu Shui Lian? " tanya gadis itu yang meringis kesakitan di pangkal paha kanannya yang diobati oleh Zhang Xiao Long dengan obat penawar rracun siput hitam yang diolesi di paha kanan gadis itu dengan jemari tangan Zhang Xiao Long sendiri.
"Iya, dan kau mengalami luka racun siput hitam karena kamu tidak mau menerima nasibmu yang harus menikah dengan Marquis Tang yang usia nya bisa dibilang sebaya dengan kakekmu di kediaman Fu di kota Fu an pusat. " jawab Zhang Xiao Long dengan tepat.
"Benar sekali yang telah Pendekar katakan pada ku saat ini. Aku di serang oleh orang-orang sekte walet gunung Guang pimpinan ibu kandung dari Marquis Tang yang ingin membunuh ku karena aku menolak untuk menikah dengan putranya dengan mengatakan bahwa aku sudah tak suci lagi untuk aku bisa mengubah masa depan dan takdirku sendiri sebagai seorang wanita di masa sekarang. " kata Nona Fu Shui Lian gadis cantik manis yang tersipu di hadapan Zhang Xiao Long yang melihat dan menyentuh pahanya dengan mengoleskan obat penawar racun siput hitam dengan sikap sopan sekali.
"Caramu membuatku tersenyum, Nona. Kau ini cukup berani untuk perjuangkan hak dan nasib mu sebagai seorang wanita di masa sekarang yang mengharuskan seorang wanita mengikuti peraturan yang berlaku di rumah orangtuanya sendiri dan suaminya setelah wanita itu wajib untuk menikah dengan seorang pria pilihan dari orangtuanya sendiri. " kata Zhang Xiao Long di depan Nona Fu Shui Lian.
"Siapa juga mau menikah dengan seorang kakek tua bangka? Ugh, aku memilih untuk mati lebih cepat daripada aku harus mengabdikan diriku seumur hidupku di samping kakek tua bau tanah seperti Marquis Tang meskipun ia seorang pria yang baik bagi keluarga ku. " kata Nona Fu Shui Lian yang menutupi pahanya kembali dengan pakaian prianya yang kepanjangan bagi tubuh mungilnya.
"Hmm, aku akan mencarikan mu pakaian wanita yang seukuran pas untuk tubuhmu, Nona Fu.. " kata Zhang Xiao Long yang mengajak Nona Fu Shui Lian meninggalkan kuil kosong usai Nona ini telah sembuh dari racun siput hitam.
Zhang Xiao Long bergabung kembali dengan para pengikutnya di luar kuil kosong lalu mereka bersama-sama masuk ke dalam kota Guang an untuk misi yang ingin diselesaikan oleh Zhang Xiao Long di dalam kota itu.
Bersambung!