
Ibu Suri Leng Suo yang akan diserang oleh putra asuhnya itu segera mengeluarkan ilmu pukulan telak yang diarahkan ke arah ilmu pukulan telak yang dilontarkan oleh Kaisar Li kepadanya.
Plakkk!
Kasim Bo dan rombongan segera di berencana untuk kabur dari kemarahan Kaisar Li tetapi sejumlah besar pasukan Kekaisaran Li yang di pimpin oleh Putri Agung Wen Baoning telah mengurung mereka.
"Bajingan hina yang selama ini aku pelihara dari setitik debu untuk menjadi seorang yang hidup enak dan nyaman ternyata adalah seorang bajingan yang tak layak untuk hidup lebih enak lagi..! Aku akan menghukum mati kalian semua..! " Hardik Kaisar Li yang mencabut keluar pedang pusaka Kekaisaran Li dari sarungnya.
Singgg!
Zhang Xiao Long memperhatikan ayahnya yang bersiap untuk menghukum mati Ibu Suri Leng Suo dan para pasukan yang dipimpin oleh Ibu Suri Leng Suo termasuk Kasim Bo di pinggir jalan kolam bunga teratai di istana dingin.
"Li Wu Long kau berani untuk menghadapi ku, wanita yang sudah membesarkan namamu dan derajat mu sebagai seorang penguasa negeri ini?! Ahhh..! " Hardik Ibu Suri Leng Suo yang juga telah mengeluarkan pedangnya untuk hadapi putra asuhnya sendiri.
"Tak ada yang namanya masa lalu untuk orang hina seperti mu, Leng Suo..! Aku Bai Long yang kau hadapi..! " Balas Kaisar Li yang menyerang Ibu Suri Leng Suo dengan pedang di tangannya.
Whusshh!
Ibu Suri Leng Suo menyambut serangannya itu dengan pedang yang mengeluarkan cahaya kilat yang nyaris membutakan sepasang matanya itu tetapi sebuah cermin yang memantulkannya kembali.
Crash!
"Arghh..! Kurang ajar siapa itu yang berani untuk mencampuri urusan kuuuu?! " Hardik Ibu Suri Leng Suo yang terkejut dengan cahaya yang membalik menyerangnya itu dari cermin yang di lemparkan oleh seorang pemuda yang sangat tampan sekali telah melayang dengan anggun lalu turun di sisi Kaisar Li.
"Zhang Xiao Long? " Kaisar Li terpana melihat kedatangan Zhang Xiao Long yang telah bantu dirinya untuk menghadapi Ibu Suri Leng Suo.
"Anak haram hina kau berani sekali menghadapi kuuuu?! " Hardik Ibu Suri Leng Suo dengan hati penuh kebencian terhadap Zhang Xiao Long yang telah di perhatikan olehnya sejak awal kedatangan pemuda ini pada kemarin lalu di pesta pernikahan antara Kaisar Li dengan Putri Ching Ching.
"Leng Suo, kau tak manusiawi memaki Zhang Xiao Long sebagai anak haram hina??" Balas Kaisar Li marah mendengar makian Ibu Suri Leng terhadap Zhang Xiao Long.
"Leng Suo, dia membela anak itu karena bocah di sebelahnya itu adalah putranya sendiri yang telah dia buang sejak dalam kandungan istrinya sendiri untuk mendapatkan posisi tertinggi di negeri ini yaitu menjadi Kaisar di Kekaisaran Li kita yang terhormat. "Kata Leng Ren Zi dengan nada sarkastis menatap tajam Zhang Xiao Long yang berdiri di samping Kaisar Li.
Zhang Xiao Long mengabaikan tatapan mata Kaisar Li yang berkaca-kaca mengetahui bahwa ia adalah putra yang selama ini di abaikan oleh Kaisar Li sendiri dari Leng Ren Zi yang ternyata adalah samaran cerdas dari Bibi Chou pengasuh Zhang Xiao Long sendiri.
" Kau..?? " Zhang Xiao Long tercengang melihat wanita tua yang selama ini dihormatinya adalah seorang pria yang menyamar menjadi ibu asuh nya yang membantu proses kelahirannya di desa puncak gunung Xia.
"Zhang Xiao Long apakah kau sudah ingat masa kecilmu dahulu saat kau hidup bersama dengan ibumu yang malang itu? Apakah kamu masih ingat siapa pria ini? " Tanya Kasim Bo yang telah merobek topeng kulit dari wajahnya yang kini memperlihatkan wajah gurunya sendiri.
"Guru Li Kian Ming? " Zhang Xiao Long makin kaget mengetahui kenyataan bahwa selama ini dia dibesarkan dan didik oleh musuhnya sendiri yang ingin mengadu domba dirinya dengan ayah kandungnya sendiri untuk merebut kekuasaan dari ayahnya.
"Benar sekali, anak manis.. Mari kau bantu kami untuk membunuh Li Wu Long pria busuk yang telah membuat hidupmu sengsara sebagai seorang anak laki-laki tanpa kasih sayang dari kedua orangtuanya yang seharusnya berada di sampingmu untuk membimbing mu menjadi seorang laki-laki hebat di seluruh dunia ini. " Kata Raja Dewa Mabuk Sakti yang berhadapan secara langsung dengan Zhang Xiao Long.
"Xiao Long, kau jangan dengarkan ucapannya yang ingin memanfaatkan mu. " Kata Kaisar Li dengan nada bergetar menahan gejolak hatinya yang begitu terharu melihat putranya di dekatnya begitu gagah perkasa.
"Aku tahu untuk mengambil keputusanku sendiri sebagai seorang laki-laki yang sudah dewasa. Ayahanda.. Izinkanlah aku memakai pedang mu untuk menghabisi orang-orang biadab ini.. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada tegas sekali.
Li Kian Ming tak pernah menduga bahwa Zhang Xiao Long berani untuk mengahadapi dirinya bahkan muridnya itu meminta izin untuk pinjam pedang pusaka Kekaisaran Li dari Kaisar Li untuk menghadapinya.
"Zhang Xiao Long, apakah kamu mau menjadi murid murtad yang membangkang terhadap gurunya sendiri??? " Tanya Li Kian Ming yang kini mempersiapkan guci arak di tangannya untuk membunuh Zhang Xiao Long apabila anak muda itu menentangnya.
"Aku tak membangkang terhadap mu sebagai perseorangan melainkan aku membangkang terhadap sikap dan perilaku mu yang melanggar hukum yang berlaku di Kekaisaran Li dan aku sebagai putra dari Kaisar Li wajib untuk hukum mati dirimu yang sudah membodohi ku selama ini yang aku pikir kau adalah seorang guru besar yang baik dan benar dalam tindakan mu. " Kata Zhang Xiao Long yang menggerakkan pedang pusaka Kekaisaran Li dengan ilmu pedang naga merah ciptaannya sendiri menghadapi serangan guci arak di tangan Li Kian Ming.
Whushhh!
Whushhh!
Pedang pusaka Kekaisaran Li yang digerakkan oleh Zhang Xiao Long ternyata mampu untuk menyelinap di antara serangan guci arak Li Kian Ming sehingga Li Kian Ming menggunakan ilmu pukulan arak sakti untuk membunuh Zhang Xiao Long dari jarak jauh seraya melompat dengan kecepatan tinggi ke arah Zhang Xiao Long yang berada di bawah.
Wuuushh!
Zhang Xiao Long rupanya menantangnya dan membalasnya dengan ilmu pukulan arak sakti ciptaannya sendiri dengan meluncur ke arahnya sehingga ia menggunakan ilmu sinkang awan buih arah di tangan kanan yang diarahkan ke arahnya kepala Zhang Xiao Long.
Wuutttzz!
Kaisar Li yang melihat ancaman terhadap putra nya itu segera mengeluarkan ilmu sinkang tapak naga putih sakti yang menghantam hancur Li Kian Ming dari arah samping.
Dess!
Bruakk!
Zhang Xiao Long memindahkan serangannya ke arah Ibu Suri Leng Suo dan Leng Ren Zi yang ingin membunuh Kaisar Li yang menyelamatkan dirinya dari Li Kian Ming.
Desss!
"Aughhh!! "
Ibu Suri Leng Suo terlempar ke dalam kolam bunga teratai dengan tak bernyawa lagi oleh ilmu pukulan naga merah milik Zhang Xiao Long yang melontarkan serangan dari gerakan yang persis seperti seekor naga yang melintasi awan di langit menembus lautan api yang membakar musuhnya.
Sedangkan Leng Ren Zi meledak di udara ketika telapak tangannya membentur telapak tangan Zhang Xiao Long yang mengerahkan ilmu sinkang telapak bunga harum sakti pada saat Zhang Xiao Long menukik tajam ke bawah yaitu ke arah Ibu Suri Leng Suo.
Dess!
Blaaar!
Zhang Xiao Long melontarkan serangan maut ke seluruh pasukan Ibu Suri Leng Suo yang telah di serang oleh Kaisar Li dan Putri Agung Wen Baoning bersama dengan para pasukan inti dari Kaisar Li sendiri yang bergabung dengan para pasukan Kekaisaran Naga Merah.
Dessss!
Desss!!
"Arghhhh!! "
Pedang pusaka Kekaisaran Li di tangan Zhang Xiao Long menebas seluruh para pasukan Ibu Suri Leng Suo dalam waktu singkat sekali di dekat Kaisar Li yang menebas sejumlah besar tokoh-tokoh atau pejabat yang terlibat kasus Ibu Suri Leng Suo dengan ilmu pedang Kekaisaran Li sejati melalui pedangnya sendiri yang bernama pedang naga putih sakti.
Crakkkk!
"Xiao Long.. Putraku...! " Airmata mengalir dari sepasang mata Kaisar Li menatap Zhang Xiao Long yang berdiri di depannya.
"Ayahanda..! " Zhang Xiao Long bersujud hormat di bawah sepasang sepatu indah Kaisar Li.