Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Jalan Alternatif Ke Kekaisaran Zhen.


"Aku Zhang Xiao Long. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada dingin kepada Yan Yan.


"Darimana kamu tahu dia pangeran mahkota Kekaisaran Zhen yang telah menculik ku dari Kekaisaran Bai di hari pernikahan ayahanda ku dengan putri Mahkota Kekaisaran Zhen? " Tanya Yan Yan yang di bawa Tuan Fan Hong untuk ikuti langkah Zhang Xiao Long menuju ke arah utara danau desa besar daun Zhen ungu.


"Orang tua yang menjual ikan segar di pasar di pinggir jalan desa ini. "Jawab Tan Tan Ling Ming yang memperlihatkan kepala penjual ikan segar di dalam bungkusannya kepada Yan Yan yang langsung pingsan di tanah.


" Nyonya muda anda telah menakut-nakuti gadis ini hingga pingsan dengan bungkusan mu di tangan mu itu." Kata Du Fei yang membantu Fan Hong memanggul Yan Yan.


"Aku tak sengaja membuatnya pingsan setelah melihat kepala kakeknya sendiri yang menyamar sebagai penjual ikan segar di pasar itu untuk dia bisa bebas dari genggaman tangan Yung Jin. Dan, aku membunuh penasehat hukum Bai Jing Ayah kandung Kaisar Bai untuk mempermudah misi Kak Long. " Kata Tan Tan Ling Ming santai sekali membawa bungkusan isi kepala Bai Jing di tangan kirinya sambil berjalan di samping kiri Zhang Xiao Long.


Mereka mengikuti langkah Zhang Xiao Long ke arah hutan daun Zhen ungu yang sangat lebat dan terlihatlah satu pohon yang amat besar dan tua di antara pohon-pohon di sekitar hutan itu.


"Ada jejak telapak tangan orang yang baru saja melewati tempat ini. " Kata Yu Lian Shing yang melihat tanda telapak tangan sseorang di dahan pohon paling tua di hutan itu.


"Tapak petir ungu. " Kata Fu Haifeng mengenal tanda telapak tangan seseorang di dahan pohon itu.


"Tapak petir ungu adalah ilmu sinkang milik Ratu Kalina istri favorit Kaisar Zhen yang berasal dari sekte bidadari surga ke sebelas di kaki gunung Yu. " Kata Yu Lian Shing memperjelas.


"Ratu Kalina itu bukannya ibunya Putri Surumi Kanazawa ? " Tanya Tang Yin terkesima dengan pengetahuan luas yang dimiliki oleh Yu Lian Shing mengenai tokoh-tokoh persilatan kaum sesat.


"Bukan, Ratu Kalina itu ibu kandung Putri Keiko Yamaguchi atau Lu Bing Bing Ketua sekte matahari darah saudari Yi Tian Er Ketua sekte beruang salju abadi di pegunungan Himalaya selatan. " Jawab Yu Lian Shing memberikan info lengkap mengenai tokoh-tokoh dunia persilatan kaum sesat kepada Tang Yin dan yang lainnya.


Jalan yang mereka lalui di dalam hutan daun Zhen ungu sangat panjang untuk mereka dapat sampai di tanda telapak tangan yang sama di pohon daun Zhen ungu lainnya yang berada di bagian dalam dari hutan daun Zhen ungu sesuai dengan arah langkah sepasang sepatu kulit di kedua kaki panjang Zhang Xiao Long melangkah menerobos sejumlah pepohonan yang lebat itu.


Suara sejumlah orang sedang bertarung dengan sengit terdengar dari lokasi yang baru saja mereka lewati untuk tiba di tengah hutan yang bunganya berwarna putih garis-garis keunguan usai mereka meninggalkan hutan daun Zhen ungu di belakang mereka.


Trang!


Trang!


Trang!


"Wah, ada pertunjukan seru di depan sana.. Ayo kita lihat.. " Kata Fu Haifeng melewati yang lain dengan lincah sehingga ia bisa lebih dulu tiba di tempat orang-orang yang sedang bertarung itu.


"Kakak.." Kata Yan Yan setelah siuman dan di taruh di atas dahan pohon bunga mawar Zhen ungu oleh Fan Hong untuk pria ini bisa bebas melihat jalannya pertarungan seru di depannya.


Dua kelompok yang sedang bertarung dengan sengit itu adalah sekte beruang api dari lembah danau Zhen biru dan Kekaisaran Zhen yang dipimpin oleh pangeran kelima dari Kekaisaran Zhen yang bernama Zhen Yung Bin.


"Zhen Yung Bin cepat kau serahkan benda yang berada di tanganmu itu?! " Hardik pimpinan sekte beruang api yang berdiri di atas batu besar di tepi danau yang warnanya biru tua.


"Jangan pura-pura tidak tahu apa yang aku maksud untuk kamu cepat berikan benda logam di tanganmu itu atau aku akan mengenyahkan mu dari muka bumi ini..! " Hardik Pimpinan sekte beruang api yang menuding telunjuk kepada Pangeran kelima dari Kekaisaran Zhen itu.


"Benda logam ditangan ku?? Hei, logam apa yang kamu maksud itu??Apakah logam ini yang kamu inginkan untuk aku serahkan kepadamu? "Tanya Pangeran kelima dari Kekaisaran Zhen yang menunjukkan logam di tangannya kepada lawannya.


" Benar sekali.. Cepat kau serahkan kepada ku, maka aku akan menarik pasukan ku agar kita tak perlu memperkeruh masalah kita lagi malah kita akan menjadi sahabat baik. Bagaimana?? " Kata pimpinan sekte beruang api yang mengubah nada suaranya untuk membujuk pangeran kelima dari Kekaisaran Zhen memberikan logam yang di inginkan oleh Ketuanya di markas besar sekte beruang api.


"Baiklah.. " Jawab Pangeran kelima Zhen Yung Bin yang akhirnya setuju untuk memberikan logam di tangannya kepada pria tampan yang bernama Keng Wu itu.


Pangeran ini melemparkan logam di tangannya ke arah pimpinan sekte beruang api namun logam itu jatuh ke tangan Zhang Xiao Long yang melesat cepat menangkap logam itu lebih dulu sebelum jatuh ke tangan Keng Wu.


"Heii..!! " Keduanya terkejut dengan kemunculan seorang pemuda asing yang tahu-tahu telah merampas logam lebih dahulu sebelum Keng Wu yang menginginkan logam itu.


"Logam ini sekarang adalah milik ku...! " Balas Zhang Xiao Long yang mengerahkan kedua telapak tangannya yang mengandung ilmu sinkang bunga harum sakti yang di arahkan ke arah kedua orang itu.


Dessss!


"Arggggh!!! " Pekik kematian keduanya tak bisa terelakkan karena Zhang Xiao Long telah dengan cepat menghantam mereka berdua.


Lalu para pengikut Zhang Xiao Long juga telah berpesta pora dengan membantai para pengikut mereka berdua dengan pedang di tangan para pengikut Zhang Xiao Long bergerak cepat bak sejumlah naga yang mengibaskan ekornya dan membunuh mangsanya.


Crakkk!


Crakk!


"Tidakkkkk...! " Pekik Yan Yan yang menyaksikan kakak kelimanya telah tewas terbunuh oleh Zhang Xiao Long.


"Kau buka jalan untuk kami ke istana Kekaisaran Zhen.. Sekarang juga..! " Perintah dari Zhang Xiao Long yang meruntuhkan dahan pohon yang menjadi tempat Yan Yan di taruh oleh Fan Hong sebelum Zhang Xiao Long menerjang sekte beruang api dan pangeran kelima Zhen Yung Bin sekaligus.


Brakkkk!


"Aduuhh..! " Pekik Yan Yan yang mengelus -elus bokongnya karena terjatuh dari pohon yang amat tinggi ke tanah.


"Bangunlah.. Dan jalanlah di depan ku dan para pengikut ku...! " Perintah dari Zhang Xiao Long yang telah menodongkan pedang milik Zhen Yung Bin di leher Yan Yan.


"Ba.. Baiklah.. " Jawab Yan Yan gemetaran.


Bersambung!