Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kekaisaran Wu bagian Empat.


"Oh, maksudmu gantungan wewangian giok di sabuk pinggang ku ini? , Hmm ku dapatkan dari Bibi ku yaitu Ratu Kalina yang memberikannya sebagai hadiah pernikahan aku dengan putri dari kepala desa Yan Bun Jin. " Jawab Pangeran Mahkota Adipati Wu jujur kepada Zhang Xiao Long.


"Bolehkah aku pinjam gantungan wewangian giok mu? " Tanya Zhang Xiao Long lagi kepada pangeran Mahkota Adipati Wu.


"Iya, silakan. "Jawab Pangeran Mahkota Adipati Wu memberikan gantungan wewangian giok nya kepada Zhang Xiao Long dengan ramah.


Zhang Xiao Long menerima gantungan tersebut yang langsung di amati dengan cermat olehnya dan di pelajari tiap ukiran pada gantungan itu yang mengeluarkan aroma terapi yang pekat dan beracun ganas.


" Ohh, rupanya gantungan wewangian giok ini di isi racun Kalimaya perak yang menyebabkan penyakit langka pada istri dari kepala desa Yan Bun Jin agar keluarga ini mematuhi perintah dari Ratu Kalina yang menginginkan aku mencari dan menemukan pil jamur emas bukan untuk obati istri kepala desa Yan Bun Jin melainkan untuk Ratu Kalina sendiri. "Dugaan Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long mengembalikan gantungan itu kepada pemiliknya yang terkejut sendiri karena ia bersedia untuk meminjamkan barangnya itu kepada orang yang belum pernah dikenalnya itu.


" Eh siapa kamu? Kenapa kamu memegang gantungan wewangian giok ku? " Tanya Pangeran Mahkota Adipati Wu dengan tatapan matanya marah kepada Zhang Xiao Long.


"Aku Zhang Xiao Long. Aku tertarik sekali pada gantungan wewangian giok mu yang ternyata racun Kalimaya perak yang di oleskan di bandul giok nya dan terhirup oleh ibu mertuamu yang mencurigakan ketulusan mu untuk menikahi putrinya.. Hmm, apakah dugaan ku tak salah? " Jawab Zhang Xiao Long yang membuyarkan ilmu kemauan nya pada kepala desa Yan Bun Jin dan keluarga yang langsung terperanjat kaget usai mendengar ucapannya itu kepada Pangeran Mahkota Adipati Wu.


"Heiii, Thaihap ucapan mu sungguh benar sekali. Ah baru ingat kapan istriku mengalami penyakit langka yaitu pada saat orang busuk ini datang ke acara pelantikan ku sebagai kepala desa besar awan kenari Wu, dan orang ini memperlihatkan gantungan wewangian giok nya kepada istriku yang langsung kejang-kejang dan tak sadarkan diri semenjak hari itu hingga sekarang ini sudah tiga belas tahun lamanya istriku terbaring di ranjangnya di kamarnya." Kata Kepala desa Yan Bun Jin menatap marah kepada Pangeran Mahkota Adipati Wu yang tahu perbuatannya itu telah dibongkar oleh Zhang Xiao Long segera menggunakan istrinya yang dijadikan sandera untuk kepala desa Yan Bun Jin mematuhinya.


"Ayah.. Tolong aku...!!" Jerit putri dari kepala desa Yan Bun Jin yang di sandera Pangeran Mahkota Adipati Wu yang ingin kabur dari rumah kepala desa Yan Bun Jin usai rencananya telah digagalkan oleh Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming yang cerdas.


"Bajingan busuk.. Lepaskan putriku...! " Hardik Kepala desa Yan Bun Jin menghunuskan ujung pedangnya kepada Pangeran Mahkota Adipati Wu yang menyandera putrinya dengan pedang di taruh di leher putrinya.


Tan Tan Ling Ming menendang meja kayu yang melayang ke arah Pangeran Mahkota Adipati Wu yang dengan tepat menebas hancur meja kayu itu.


Brakk!


Dan, disaat bersamaan inilah Zhang Xiao Long telah menotok dahinya hingga jebol lalu putri dari kepala desa Yan Bun Jin telah berhasil di selamatkan oleh Zhang Xiao Long.


Cus!


"Kwi Lan syukurlah kamu selamat, nak. " Kata Kepala desa Yan Bun Jin memeluk putrinya yang bernama Yan Kwi Lan.


"Tapi, ayah.. Aku kini menjadi janda muda karena bajingan itu telah melakukan hal itu kepada ku usai kami menikah pada pagi hari tadi di rumah kita. " Kata Yan Kwi Lan meratapi nasibnya.


"Jauh lebih baik kamu menjadi janda muda daripada kamu seumur hidupmu menjadi istri dari bajingan hina itu yang pantas untuk mati ribuan kali pun tak layak untuknya karena dia itu telah menyiksa ibumu selama tiga belas tahun masih terbaring di tempat tidur. " Kata Kepala desa Yan Bun Jin nada pedih.


"Ayah, kau benar sekali.. " Kata Yan Kwi Lan yang langsung menghentikan tangisannya karena dia memikirkan nasib ibunya.


Kepala desa Yan Bun Jin menoleh kepada Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming yang duduk tenang di kursi mereka masing-masing sambil menunggu kepala desa Yan Bun Jin bicara kepada mereka.


"Thaihap, terimakasih kamu telah membongkar kebusukan orang itu dan sekarang aku mohon kepada-Mu untuk menyelamatkan nyawa istriku dengan cara apa pun yang bisa kamu lakukan untuk istriku bisa selamat dan sembuh seperti dahulu kala. " Kata Kepala desa Yan Bun Jin yang menangis itu memohon pertolongan dari Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming.


"Tentu saja aku akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan istrimu, Tuan kepala desa Yan Bun Jin. " Jawab Zhang Xiao Long nada tegas kepada Kepala desa Yan Bun Jin.


"Tuan kepala desa Yan Bun Jin, tolong izinkan aku dan suamiku untuk melihat kondisi istrimu saat ini agar kami bisa mengetahui keadaannya yang sebenarnya sebelum suamiku mengobati istrimu. " Kata Tan Tan Ling Ming nada ramah dan sopan kepada kepala desa Yan Bun Jin.


"Oh, baiklah.. Kalau begitu.. Mari Thaihap dan Nyonya Thaihap ikut aku ke kamar istriku untuk melihat istriku di dalam kamarnya. " Kata Kepala desa Yan Bun Jin segera mengantarkan Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming ke kamar istri nya.


Zhang Xiao Long dan Tan Tan Ling Ming melihat istri dari kepala desa Yan Bun Jin membiru pada wajah dan sekujur tubuhnya yang tertutup baju tidur yang anggun kecuali bibirnya yang masih ada warna merah muda namun mengering bak mayat saja.


"Racun Kalimaya perak sungguh berbahaya jika kita terlambat untuk menyelamatkannya, intinya jangan sampai bibirnya juga berubah membiru karena kalau bibirnya sampai membiru maka tamatlah riwayatnya. " Kata Zhang Xiao Long nada serius kepada kepala desa Yan Bun Jin dan putrinya serta keluarganya yang berkumpul di kamar istri dari kepala desa Yan Bun Jin.


"Kita juga memerlukan batu giok emas untuk menetralisir racunnya agar ilmu sinkang yang akan kita salurkan ke tubuhnya tak mendapatkan halangan dari racun yang telah membengkak organ pentingnya yaitu hati, jantung dan ginjal nya. " Kata Tan Tan Ling Ming yang telah analisa penyakit langka yang di derita oleh istri dari kepala desa Yan Bun Jin.


"Dimana kita bisa menemukan batu giok emas itu, sayang? " Tanya Zhang Xiao Long menatap istrinya.


Bersambung!!