Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Jatuhnya Kota Lu an Utara.


Para murid dari sekte Bintang Lu melakukan penyergapan terhadap Lau Chen Fu yang akan melangsungkan pernikahan dengan putri dari Adipati Fu secara terang-terangan di hadapan Pejabat Lau dan sejumlah tamunya.


"Kalau begitu kalian semua harus mati untuk mengurangi warga yang kurang ajar terhadap pejabatnya..! " Hardik pejabat Lau yang telah memerintahkan agar para anak buahnya untuk menghadapi para murid dari sekte Bintang Lu.


Maka, terjadilah kekacauan di rumah itu sampai para sahabat Zhang Xiao Long pun turun tangan untuk menghadapi para tamu undangan gelap yang ingin merebut kekuasaan dari pejabat Lau.


Zhang Xiao Long dan Rong Rong tiba dengan tepat waktu sehingga mereka langsung saja turun tangan untuk menghadapi tokoh-tokoh dunia persilatan yang melenceng dari peraturan yang berlaku di seluruh dunia persilatan.


Plakk!


" Murid durhaka berani kau menyerangku? " Bentak Bidadari Ungu kepada Rong Rong seraya senjatanya yang berupa tongkat berbulu di hadapkan kepada muridnya itu.


" Diam kau wanita kejam! Aku bukanlah muridmu melainkan orang yang akan mengirim mu ke neraka...! " Balas Rong Rong yang menggunakan pedang untuk menghadapi gurunya sendiri.


Trang!


Serrrrrt!


Sebagai seorang yang pernah mendidik gadis itu tentunya Bidadari Ungu dapat mudah mengatasi muridnya itu, namun ia tidak pernah menduga bahwa pemuda yang datang bersama dengan muridnya itu telah menerjang ke arahnya dengan sebuah pukulan yang mengandung hawa sinkang dingin.


Maka, Ia mengerahkan ilmu tapak bidadari Ungu untuk menghadapi telapak tangan pemuda itu dengan disertai ilmu pedang bidadari Ungu yang menerjang Rong Rong.


Wuuutttz!


Plaaakkkk!


Dessss!


" Aughhh! "


Bidadari Ungu muntah darah akibat ilmu sinkang nya kalah dari ilmu sinkang Zhang Xiao Long sehingga ia mengalami luka dalam pada tubuhnya.


"Bocah, bagaimana kamu bisa memiliki ilmu sinkang bunga harum yang dapat mengalahkan aku dengan mudah? " Tanya Bidadari Ungu dengan nada lemah kepada Zhang Xiao Long.


" Dari seseorang yang pernah kamu khianati kepercayaannya itu. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada dingin kepada bidadari Ungu seraya mengerahkan ilmu sinkang arak sakti melalui telapak tangannya yang lain ke arah bidadari Ungu sehingga wanita itu tewas dalam keadaan mengenaskan sekali.


Dessss!


Rong Rong menggerakkan pedangnya ke arah para murid dari sekte Bintang Lu yang melawan Li Hong Xiu sehingga gadis baju biru ini bisa menghadapi lawannya dengan seimbang.


Wuuutttz!


Jlebb!


Pedang Rong Rong menancap di tubuh salah satu dari sekte Bintang Lu dan pedang Li Hong Xiu juga membabat habis murid dari sekte Bintang Lu di sisi lain.


Crak!


" Saatnya kau bertemu dengan gurumu di neraka yang tentunya sudah menunggumu di sana..! " Kata Zhang Xiao Long yang langsung memukul dada pria berkumis tebal itu dengan ilmu tapak bunga harum.


Desss!


Yu Song Bu membabat habis sebagian besar dari sekte Bintang Lu dengan pedangnya yang bergerak lincah sekali sampai Pejabat Lau yang melihat pemuda itu bertarung melawan para murid dari sekte Bintang Lu dengan terkagum -kagum.


Crak!


Yanmi mendekati Nona Ju yang memucat pada wajahnya karena tatapan mata Yanmi begitu menakutkan baginya. Ia terpaksa harus sujud hormat pada Yanmi untuk nyawanya dapat di maafkan oleh gadis baju merah. Tetapi, pedang Yanmi telah menebas lehernya dalam waktu singkat sekali.


Crack!


Zhang Xiao Long tersenyum menatap Pejabat Lau yang langsung sujud di bawah sepasang sepatu indahnya dan menyerahkan stempel, pusaka dan kedudukannya kepada Zhang Xiao Long.


" Kau adalah mantan ketua sekte Bintang Lu yang diasingkan oleh para murid dari sekte Bintang Lu karena kamu memilih jalan yang berbeda dengan mereka. Hal ini membuktikan bahwa kamu adalah seorang pejabat yang baik dan melindungi rakyat. Karenanya, aku tetap mengizinkan kamu untuk memimpin di kota Lu an utara dengan syarat yaitu aku mau Lau Chen Fu ikut aku sebagai salah seorang dari sahabat seperjuangan ku. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada tegas kepada Pejabat Lau yang masih memberikan hormat kepadanya.


" Baiklah, Thaihap, saya serahkan Lau Chen Fu kepada Anda dan saya ucapkan terimakasih atas kemurahan hatimu pada ku dengan kamu bersedia untuk aku tetap menjaga kota Lu an utara sampai akhir hayatku. " Kata Pejabat Lau dengan bersungguh hati kepada Zhang Xiao Long.


" Tuan muda, sebaiknya kita minta peta untuk perjalanan kita menuju ke kota Lu An timur sebagai tujuan kita selanjutnya. " Kata mantan ketua sekte gunung Lu kepada Zhang Xiao Long dengan sikap hormat.


" Kau benar sekali, Paman Lu. " Jawab Zhang Xiao Long dengan sikap ramah kepada mantan ketua sekte gunung Lu sebelum berbicara kembali dengan Pejabat Lau.


" Tuan Lau, kau sudah dengar bahwa aku ingin melakukan misi untuk menyelamatkan rakyat di seluruh wilayah Kekaisaran Li, karenanya aku ingin kamu bisa membantu aku dengan kamu memberikan peta seluruh wilayah Lu an kepada ku." Kata Zhang Xiao Long dengan senyumnya kepada Pejabat Lau.


" Baik, Tuan muda. Saya akan berikan peta wilayah Lu an kepada Anda dan semoga misi Anda dapat membawa kebahagiaan dan juga kesejahteraan rakyat Kekaisaran Li. " Kata Pejabat Lau yang memberikan peta tersebut kepada Zhang Xiao Long.


Lalu, Zhang Xiao Long dan rombongannya telah meninggalkan kota Lu an utara pada keesokan harinya. Mereka kini jumlahnya bertambah lagi dengan totalnya mencapai seratus orang yang menjadi pengikutnya.


" Hei, pengacau apakah kamu ingin membentuk seperguruan sendiri untuk menantang Kaisar Li di Ibukota?" Tanya Li Shimin yang melirik sinis kepada Zhang Xiao Long yang menunggangi Hu Yang San.


" Aku ingin melindungi mereka yang lemah dan tertindas oleh kelaliman yang ada di muka bumi ini. " Jawab Zhang Xiao Long tanpa memandang adik tirinya itu.


" Uh, kau lihat saja nanti kalau aku bisa bebas dari mu! Ugh, aku akan membunuhmu lebih dahulu..! " Kata Li Shimin yang memendam perasaan sakit hati kepada Zhang Xiao Long.


" Tenang saja, aku tak pernah pergi menghindari mu yang ingin membunuh aku! Li Shimin, aku justru yang ingin membunuhmu usai aku dapat jumpa dengan Kaisar Li secara terbuka. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap angkuh kepada Li Shimin.


" Untuk apa kamu ingin bertemu dengan Kaisar Li? " Tanya Li Shimin menatap tajam Zhang Xiao Long dengan menengok ke arah pemuda yang kini memakai baju berwarna merah.


" Ingin mengajaknya makan enak dan minum arak lezat nu er Hong atau arak merah segar. " Jawab Zhang Xiao Long dengan sikap acuh tak acuh kepada Li Shimin.


Bersambung!