
Zhang Xiao Long melompat dengan tepat sekali ketika Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang licik menyelam di dasar sungai darah untuk menarik kedua kakinya agar Kaisar Naga Gurun pasir kuning bisa membunuhnya dengan cara licik dan curang.
Wuttz!
Kaisar Naga Gurun pasir kuning memukul air sungai darah untuk di gunakan sebagai senjata untuk menyerang Zhang Xiao Long yang segera membalas serangannya dengan ilmu sinkang racun panas yang membuat terjangan air sungai darah terhalang dengan baik dan menyerang balik ke arah Kaisar Naga Gurun pasir kuning dan sejumlah para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning sehingga sebagian besar dari para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning telah berhasil terbunuh dalam serangan balik yang di lakukan oleh Zhang Xiao Long.
Desss!
"Argghh!! " Pekik kematian sejumlah besar para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang telah berhasil terbunuh dalam serangan balik yang di lakukan oleh Zhang Xiao Long secara hebat.
Zhang Xiao Long tidak berhenti sampai disitu saja. Ia menyerang sejumlah besar para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang di sisi kiri dan belakangnya dengan ilmu sinkang bunga harum sakti dan ilmu sinkang racun dingin secara bergantian dengan di sertai ilmu silat bangau menerkam ikan.
Ilmu silat bangau menerkam ikan di lakukan oleh Zhang Xiao Long dengan dua jari tangannya di tekuk di atas telinganya dan kakinya yang kanan di tekuk sedikit di atas kaki kirinya lalu tubuhnya menerjang hebat menotok semua musuh yang berada di sekitarnya.
Swoosh!
Cus!
Cus!
"Arghhhh! " Pekik kematian semua para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang berada di tepi sungai darah telah berhasil terbunuh dalam serangan balik dari Zhang Xiao Long lakukan secara hebat luar biasa.
Zhang Xiao Long menyeringai seraya menatap bengis kepada Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang telah melesat keluar dari sungai darah dengan ilmu sinkang Gurun pasir kuning yang amat dashyat ke arah Zhang Xiao Long.
Swoosh!
Zhang Xiao Long menanggapi serangan maut yang telah di lakukan oleh Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang menyerangnya itu dengan ilmu sinkang racun dingin melalui gerakan memukul secara bertubi-tubi sehingga serangan yang dilancarkan oleh Kaisar Naga Gurun pasir kuning menghantam dada Kaisar Naga Gurun pasir kuning hingga pria tua itu tercebur ke sungai darah dalam keadaan tak lagi bernyawa.
Plak, plak, plak!
Desss!
"Arghhh...! " Pekik Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang merasakan sakit pada dadanya yang terhantam serangan Zhang Xiao Long yang bertubi-tubi itu.
Zhang Xiao Long yang melihat adanya sejumlah orang yang berpakaian ala pendeta tao tetapi sinar mata orang-orang itu sadis bukan main yang membuatnya menduga bahwa orang-orang itu adalah anggota sekte Dewa Petir Ungu yang telah datang ke istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning untuk menjemput Liu Lu Sian dari tangan Kaisar Naga Gurun pasir kuning untuk gadis itu bisa di serahkan kepada Dewa Petir Ungu di gunung salju abadi di Pegunungan Salju abadi di Tibetan segera melesat cepat masuk ke sungai darah.
Jebyur.
Zhang Xiao Long berenang di sungai darah yang menyebabkan hawa mukjizat sungai darah yang berasal dari ribuan darah manusia yang telah di gunakan oleh Kaisar Naga Gurun pasir kuning untuk meningkatkan kualitas ilmu sinkang racun bunga kuning malah masuk ke dalam tubuh Zhang Xiao Long secara ajaib.
"Astaga, hawa mukjizat sesat dari sungai darah masuk ke dalam tubuh dan berperang melawan hawa ilmu sinkang bersih yang telah aku miliki. Argh! Aku merasakan hawa panas dan dingin luar biasa yang menusuk-nusuk organ tubuh ku yang membuat hawa mukjizat sesat dan bersih di tubuh aku menjadi sebuah kekuatan ilmu sinkang yang nyaris membunuhku.. " Kata Zhang Xiao Long di dalam hatinya. Ia berusaha keras untuk dirinya dapat melawan hawa mukjizat sesat yang telah masuk ke dalam tubuhnya yang malah lebih besar daripada kekuatan ilmu sinkang bersihnya sendiri.
"Tidak..! Aku harus menang..! "Batin Zhang Xiao Long yang menimbulkan perubahan pada dirinya yaitu sepasang matanya yang sudah tajam makin tajam sekali dan senyuman yang awalnya ceria dan hangat berubah menjadi senyuman yang dingin sekali.
Zhang Xiao Long memukul pintu di atas kepala nya yang telah di lihatnya dari dasar sungai darah dengan pukulan yang amat keras sekali sehingga pintu itu jebol.
Brakk!
Zhang Xiao Long keluar dari sungai darah dan menemukan dirinya sendiri berada di ruangan yang di sudutnya ada sebuah meja altar yang berdiri patung seorang pria yang memiliki hawa mukjizat sesat yang cukup tinggi sehingga aura di dalam ruangan ini menjadi suram.
"Siapa di sana? Jangan pernah kamu berani untuk mencoba dekati aku...! " Teriakan seorang gadis yang tergeletak di atas meja panjang telah di dengar oleh Zhang Xiao Long.
"Lu Sian apakah itu dirimu yang berada di atas meja altar sembahyang Dewa sialan itu? " Tanya Zhang Xiao Long dengan suaranya yang tenang kepada seorang gadis yang berada di atas meja altar sembahyang Dewa Petir Ungu.
"Kak Long, ya ini aku Lu Sian.. " Jawab Liu Lu Sian menangis bahagia mendengar suara Zhang Xiao Long yang telah di rindukan oleh gadis itu.
" Lu Sian.. Bersabarlah... Aku akan menolongmu setelah aku menghancurkan altar itu. " Kata Zhang Xiao Long yang menggerakkan telapak tangan kanannya ke arah altar patung Dewa Petir Ungu dengan ilmu sinkang bunga harum sakti yang dashyat sehingga patung Dewa Petir Ungu hancur olehnya.
Blaaarrr!
Zhang Xiao Long cepat mendatangi Liu Lu Sian di meja panjang lalu mengerahkan ilmu sinkang bunga Xia membebaskan istri pertamanya itu dengan cepat dari hawa mukjizat sesat yang berasal dari patung Dewa Petir Ungu yang posisi nya menghadap Liu Lu Sian.
Tess!
Tess!
" Lu Sian.. " Kata Zhang Xiao Long memeluk Liu Lu Sian dengan lega karena ia telah berhasil menemukan kembali istri pertamanya itu.
" Kak Long, aku sangat merindukanmu. Aku pikir aku tidak akan pernah bisa melihatmu lagi. " Kata Liu Lu Sian membalas pelukannya dengan erat. Zhang Xiao Long membelai lembut rambut panjang dan wangi Liu Lu Sian lalu mengangkat tubuh istrinya dari atas meja panjang di ruangan altar pribadi Kaisar Naga Gurun pasir kuning.
"Lu Sian, janganlah kamu merasa khawatir lagi karena kamu sudah aman bersama denganku suamimu yang telah datang untuk membawamu keluar dari istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning berengsek ini. " Kata Zhang Xiao Long menatap lembut Liu Lu Sian yang merangkul lehernya dengan melingkarkan kedua lengan gadis itu pada batang lehernya.
Lalu, Zhang Xiao Long melesat cepat keluar dari istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning dengan kecepatan kilat sampai Liu Lu Sian menatapnya dengan kaget karena gerakannya sangat cepat sekali.
" Jangan takut karena aku akan menjagamu. " Kata Zhang Xiao Long menundukkan wajahnya lalu mencium bibir Liu Lu Sian sehingga istrinya itu merasa tenang dan nyaman di pelukannya.
Di luar istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning telah di berdiri sejumlah anggota sekte Dewa Petir Ungu yang telah menghadang jalan Zhang Xiao Long untuk meninggalkan wilayah Kaisar Naga Gurun pasir kuning.
"Bocah, lepaskan gadis persembahan kami atau kau akan mati di tangan kami para anggota sekte Dewa Petir Ungu yang tidak akan pernah segan untuk membunuhmu jika kamu tidak mematuhi perintah dari kami..! " Hardik para anggota sekte Dewa Petir Ungu dengan bengis kepada Zhang Xiao Long yang menggendong Liu Lu Sian sambil mencium bibir istrinya itu.
"Aku tak pernah sudi mendengarkan perintah dari orang-orang seperti kalian. Jika kalian ingin membunuhku?! Silakan kalian majulah dan coba saja untuk menghadapi ku dengan kemampuan kalian bukan dengan bicara kalian yang sukanya hanya membual saja..! " Balas Zhang Xiao Long yang menyeringai sinis kepada para anggota sekte Dewa Petir Ungu.
" Kurang ajar kau bocah...! Kawan-kawan mari kita habisi saja bocah sombong itu dan ambil kembali gadis persembahan darinya...! " Seru salah satu dari anggota sekte Dewa Petir Ungu yang menjadi pemimpin dari perwakilan Dewa Petir Ungu kepada para anggota sekte Dewa Petir Ungu lainnya.
Zhang Xiao Long memindahkan Liu Lu Sian ke punggungnya lalu mempersiapkan diri untuk menghadapi para anggota sekte Dewa Petir Ungu yang telah melesat cepat menyerangnya di segala penjuru di sekitar luar istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning dengan pedang panjang yang mengarah ke segala sisi nya.
Wutttzzzz!
Zhang Xiao Long bergerak secepat kilat dengan ujung sepatunya di tengkuk di tanah lalu telapak tangannya menampar setiap anggota sekte Dewa Petir Ungu hingga setiap anggota sekte Dewa Petir Ungu yang menyerangnya itu roboh di tanah dengan wajah mereka gosong.
Plak!
Plak!
Plak!
Zhang Xiao Long memutar tubuhnya membuat angin kencang seperti angin tornado yang menghantam tubuh setiap anggota sekte Dewa Petir Ungu yang menggunakan pedang panjang yang mengarah langsung ke arah perut, dada dan tenggorokannya.
Whuuush!
"Agrrhhh...! " Pekik kematian setiap anggota sekte Dewa Petir Ungu yang telah tewas terkena ilmu sinkang angin tornado milik Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long menemukan Ilmu sinkang itu dari dasar rawa di dekat rumah gurunya saat Ia masih kecil dan di perdalam olehnya melalui pengalamannya di dalam perantauannya ke seluruh dunia persilatan. Kini, Zhang Xiao Long menggunakan ilmu sinkang angin tornado untuk menghadapi dan membunuh para anggota sekte Dewa Petir Ungu yang mencoba untuk halangi dirinya meninggalkan istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning.
Zhang Xiao Long menerjang pimpinan anggota sekte Dewa Petir Ungu yang telah menyerangnya dengan ilmu pedang Petir Ungu yang nyaris mengenai Liu Lu Sian yang berada di belakang punggung Zhang Xiao Long.Maka, Zhang Xiao Long bergerak cepat membalas serangan pria paruh baya yang mengarahkan pedang panjang ke sepasang matanya, namun ia mengibaskan telapak tangannya yang membuat ujung pedang panjang mili pimpinan sekte Dewa Petir Ungu membalik arah dan menancap tepat di kening pria paruh baya itu.
Plakk!
Cep!
Zhang Xiao Long memindahkan kembali Liu Lu Sian di gendongan kedua tangannya lalu melesat cepat meninggalkan wilayah Kaisar Naga Gurun pasir kuning melalui hutan pohon kaktus bunga kuning kembali untuk menemui Yu Lian Shing dan Tilana di kuil Dewa Erlang.
Swoosh!
Namun, kembali sejumlah besar para pasukan lain telah menghadangnya di jalan menuju ke arah kuil Dewa Erlang. Ia menatap garang sekali kepada sejumlah besar para pasukan yang kini mengeluarkan tombak ukiran serigala yang terhunus ke arahnya.
"Siapakah kalian semua yang mencari mati dengan menghadang jalan ku? " Tanya Zhang Xiao Long dengan tatapan matanya yang sangat tajam sekali kepada sejumlah orang yang telah menghadangnya itu.
"Kami adalah Sekte Serigala Gurun Pasir Kuning yang ingin meminta kamu untuk berikan dua buah pusaka yang telah kamu ambil dari Sekte Raja Iblis Gurun pasir hitam. " Jawab salah seorang dari anggota sekte Serigala Gurun Pasir kuning dengan tatapan matanya yang merah ganas kepada Zhang Xiao Long.
"Hmm, jika aku tak mau memberikan dua pusaka yang telah menjadi milikku ini? Kalian mau apa? " Tanya Zhang Xiao Long dengan tatapan nada dingin kepada para anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning yang mendelik kasar kepada Zhang Xiao Long.
"Membunuh mu lalu mengambil gadis cantik di gendongan mu itu. " Jawab salah seorang dari anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning yang menatap dengan tatapan matanya yang penuh nafsu kepada Liu Lu Sian yang mengerutkan kening di tatap seperti itu oleh para anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning.
"Hmmm, wah kalau begitu kalian semua harus di hukum mati oleh ku. " Kata Zhang Xiao Long yang mengerahkan ilmu sinkang arak sakti ke arah para anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning yang telah menggunakan tombak ke arah Liu Lu Sian yang berada di gendongan Zhang Xiao Long.
Whusshh!
Plakk!
Klang!
Jlebb!
Sejumlah tombak dari anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning terhempas oleh serangan pukulan arak sakti milik Zhang Xiao Long yang telah menggunakan ilmu tersebut dengan ujung rambutnya yang panjang dan berwarna hitam. Namun akibatnya adalah para anggota sekte Serigala Gurun Pasir Kuning semua tewas dalam serangan maut dari Zhang Xiao Long yang telah mengembalikan tombak mereka kepada mereka sendiri.
Zhang Xiao Long meneruskan perjalanannya ke kuil Dewa Erlang yang berada di luar wilayah hutan pohon kaktus warna kuning atau wilayah Kaisar Naga Gurun Pasir Kuning. Di sana, Ia dapat bertemu dengan Yu Lian Shing dan Tilana kembali dan menerima senyuman manis dari kedua orang gadis cantik jelita kesayangannya itu.
"Kak Long, syukurlah kamu bisa kembali kepada kami di kuil ini dengan membawa Kak Lu Sian kepada kami dengan sehat dan selamat. " Kata Yu Lian Shing tersenyum bahagia melihat Liu Lu Sian berhasil di selamatkan oleh Zhang Xiao Long.
"Iya, Adik Shing. Aku pun merasa senang bisa berjumpa kembali dengan kamu dan Adik Tilana yang manis ini. " Kata Zhang Xiao Long yang telah menurunkan Liu Lu Sian di atas jerami di lantai kuil Dewa Erlang di luar wilayah sekte Kaisar Naga Gurun Pasir Kuning.
Bersambung!