Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kota Seribu Menara Langit.


Cahaya matahari pagi yang dingin yang panjang di pertengahan musim gugur menjadi sahabat yang baik untuk Zhang Xiao Long dan Xiao Leng melompat turun dari kereta kuda yang mereka gunakan untuk perjalanan menuju ke wilayah pegunungan Himalaya.


"Hmmm, cahaya matahari pagi membuat kabut putih menyelimuti pegunungan Himalaya yang menjadi tujuan utama ku merantau ke wilayah ini untuk mengunjungi markas besar sekte naga barat, mengunjungi lembah sungai api untuk aku dapat bertemu dengan sepasang hantu malam di gunung Himalaya dan menghadiri pertemuan para tokoh-tokoh dunia persilatan tingkat Dewa dan Iblis di lembah pintu naga abadi. " kata Zhang Xiao Long menatap tajam kota di depan sepasang matanya.


"Paduka, coba anda lihat di pinggir jalan raya di pintu masuk ke kota di depan kita sepertinya ada sebuah pertunjukan yang sangat menarik sekali. " Kata Xiao Leng selir barunya dengan nada ceria sekali.


Zhang Xiao Long melihat adanya pertunjukan dari seorang pria memakai topeng kulit sedang meniup seruling untuk seekor ular cobra di depannya menari- nari dan di samping pria muda itu ada seorang gadis muda menunjukkan ilmu silat dengan tombak di depan semua orang yang mengelilingi mereka berdua.


"Tuan -tuan, Nyonya dan para saudara sekalian sebelumnya perkenalkan saya Teng Lian Ni dan Kakak saya Teng Lun Dong dari kota Teng an pusat akan mempersembahkan pertunjukan di hadapan kalian semua untuk biaya pengobatan ayah saya. " kata Teng Lian Ni usai menunjukkan sebuah permainan ilmu silat tombak yang amat menarik perhatian dari sejumlah orang-orang di sekitar pintu masuk ke kota di belakang mereka.


"Wahh, Nona cantik untuk apa kamu bersusah -payah mencari uang untuk biaya pengobatan ayah mu dengan cara menjual ilmu silat mu dan kakakmu menjual keahliannya menarik ular cobra untuk membantunya mendapatkan uang. Ah, jika kalian bijaksana sebaiknya kamu dapat memilih untuk menikah dengan Raja Naga Barat untuk menjadi selirnya ke delapan puluh lima, maka hidupmu dan keluarga takkan sesulit ini. " kata sejumlah orang yang mencibir kepada nona itu.


Mendengar cibiran dari orang-orang yang telah mengejek adiknya itu rupanya membuat pria itu meniupkan seruling dengan nyaring sekali dan ular cobra miliknya itu meloncat ke leher orang- orang itu lalu mematuk mereka hingga terkapar di jalan.


Wuttttzzzz!


Tukkk!


Bruakk!


"Bajingan.. Kau Teng Lun Dong kau sudah buta juga masih sombong bahkan kamu membunuh anggota sekte naga barat di hadapan kami..!Ugh, lihat balasan dari kamii..! " hardik sejumlah orang dari sekte naga barat yang meluncur ke arah pria itu dengan pedang yang sangat tajam sekali.


Wuttttzzzz!


Gadis cantik yang bernama Teng Lian Ni dengan lincah menangkis serangan-serangan tersebut dengan tombaknya sehingga serangan-serangan pedang milik anggota sekte naga barat berhasil terhalangi olehnya.


Betttzz!


Trangg!


Lima puluh anggota sekte naga barat terkejut karena pedang mereka telah membentur tombak di tangan Teng Lian Ni sehingga pedang mereka terlepas dari genggaman tangan mereka bahkan tombak gadis itu tahu -tahu telah memenggal kepala mereka semua.


Crakkkk!!!


Sesudah gadis cantik itu menghabisi sejumlah anggota sekte naga barat yang menghinanya itu tangan kakaknya dengan cepat meraihnya lalu membawanya berkelebat cepat meninggalkan daerah tersebut.


Zhang Xiao Long yang melihat mereka berdua di dekat pintu kereta kudanya itu dengan tak peduli sudah mengajak selirnya naik dan masuk ke kereta kudanya itu. Lalu, Zhang Xiao Long telah menjalankan kereta kudanya memasuki kota di depannya.


Begitu dirinya dan selirnya telah masuk ke kota yang bernama kota seribu menara langit sudah hadir sekelompok orang anggota sekte naga barat yang telah menyambut kedatangannya di hadapannya.


"Selamat datang kepada Pendekar Naga Merah di kota seribu menara langit yang menjadi kota kekuasaan sekte naga barat kami.. Mari ikuti kami untuk mengunjungi istana Raja kami di dalam kota ini.. " kata pemimpin sekte naga barat yang menyambut kedatangan Zhang Xiao Long di dekat pintu kota tersebut.


"Ya, terimakasih. " jawab Zhang Xiao Long nada singkat.


Sekelompok orang itu mengiringi langkah kereta kudanya dengan langkah perlahan-lahan menuju ke istana Raja Naga Barat yang sudah dibuka pintunya untuk menyambut kedatangannya.


Raja Naga Barat dan keluarganya telah berdiri di halaman depan istana dengan sikap hormat dan bersahabat begitu Zhang Xiao Long dan Selirnya turun ke kereta kuda.


"Salam sejahtera untuk Kaisar Naga Merah dan Ratu Amira Ming, silakan anda berdua masuk ke ruang utama kami.. " kata Raja Naga Barat yang mengira bahwa Xiao Leng adalah Amira Ming istri dari Zhang Xiao Long yang sangat terkenal dengan julukan Pendekar Iblis Racun Cantik di seluruh dunia persilatan daratan besar.


"Ya, terimakasih atas penyambutan yang hangat darimu untuk ku, Raja Naga Barat. " jawab Zhang Xiao Long menjura hormat kepada Raja Naga Barat.


Kemudian Raja Naga Barat menyuguhkan aneka makanan dan minuman khas kota seribu menara langit dan kesenian daerah tersebut di ruang utama istana untuk menyambut kedatangannya.


"Kaisar, aku mengundang anda untuk datang ke istana ku ini adalah untuk menanyakan soal empat pusaka dunia persilatan daratan besar kunp yang hilang namun salah satunya telah ku dengar sudah berada di tanganmu sejak empat belas hari yang lalu. Dan, sekarang aku ingin kau serahkan pusaka kipas emas kepadaku sebagai tanda persahabatan di antara kita yang sudah lama terjalin sejak orangtua anda dan leluhur anda berdiri di Kekaisaran Naga Merah Sejati. " kata Raja Naga Barat dengan tutur kata sopan namun mengancam kepada Zhang Xiao Long.


"Emm, jika aku tak mau menyerahkan pusaka di tanganku kepada mu, bagaimana? Apa yang kamu lakukan terhadap ku? " tantang Zhang Xiao Long nada dingin.


"Tentu saja bukan hanya kamu yang akan mati di tanganku tetapi juga seluruh anggota keluarga mu di istana Kekaisaran Naga Merah. " jawab Raja Naga Barat dengan seringai kepada Zhang Xiao Long.


"Ouh, kau sungguh berani untuk mengancam ku yang menjadi penguasa negeri ini... " kata Zhang Xiao Long nada dingin.


"Kakak, kita bunuh saja orang muda sombong itu dan istrinya itu juga harus mati supaya seluruh negeri ini menjadi milik kita.. " kata anggota sekte naga barat yang telah menyerang dengan guci arak ke arah Zhang Xiao Long yang tetap duduk tenang di tempat duduknya.


Wuttttzzzz!


Zhang Xiao Long mengangkat tangan dengan tenang namun guci arak yang dilontarkan oleh anggota sekte naga barat itu hancur di udara depannya dan serpihan-serpihan guci arak itu telah dihempaskan ke arah anggota sekte naga barat itu sendiri sehingga orang itu tewas dalam wajahnya tertusuk serpihan-serpihan guci arak nya sendiri.


Blaarrr.


Bruakk!


"Kurang ajar..! " hardik Raja Naga Barat yang kini memerintahkan para pasukannya untuk serang Zhang Xiao Long dan Xiao Leng dengan cepat dan ganas sekali.


Wushh!


Xiao Leng mengayunkan pedang tipisnya ke arah sejumlah pasukan anggota sekte naga barat di sekitarnya yang menggunakan pedang yang tak kalah tajamnya dengan pedangnya sendiri.


Wuttttzzzz!


Trangg!


Trangg!


Trangg!


Zhang Xiao Long menghadapi keluarga Raja Naga Barat yang mengeroyok dirinya dengan melontarkan formasi pedang terbang yang telah meluncur manis ke arahnya namun ia tidak ada sedikitpun rasa gentar dan takut.


Zhang Xiao Long menggunakan ilmu sinkang arak sakti yang menghancurkan formasi pedang terbang milik keluarga Raja Naga Barat yang kaget melihat pedang mereka telah hancur dan semakin kaget ketika Zhang Xiao Long telah menghantamkan pukulan telak secara langsung ke arah mereka.


"Hyaaatttt!!" lengkingan Zhang Xiao Long yang mendebarkan jantung keluarga Raja Naga Barat yang menjadi lawannya itu.


Dan...


Blaaaarrr!


Raja Naga Barat mengeluarkan suara geraman murka melihat seluruh anggota keluarganya telah tewas terkena hantaman ilmu sinkang arak sakti milik Zhang Xiao Long.


Pria tua renta ini menggunakan rantai besi di pergelangan tangannya menyerang Zhang Xiao Long dengan bertubi-tubi ke arah sejumlah titik penting di tubuh Zhang Xiao Long.


Wuttttzzzz!


Zhang Xiao Long dengan lincah meloncat -loncat di antara serangan-serangan rantai besi yang bisa memanjang dan mengeras juga bisa lentur dan menyusut sesuai dengan keinginan tuannya itu yang menggunakan ilmu sinkang naga besi Barat dan ilmu sinkang naga sutra Barat untuk menghabisinya.


Wuttttzzzz!


Zhang Xiao Long memutar tubuhnya di antara serangan-serangan rantai besi itu dengan kedua telapak tangannya melontarkan ilmu sinkang bunga harum sakti yang disertai dengan ilmu sinkang lidah naga Merah ke arah rantai besi di tangan Raja Naga Barat.


Plakk!


Plakk!


Desss!


Desss!


Trangggg!


Rantai besi itu putus dan hancur oleh serangan- serangannya yang langsung dilontarkan kembali ke arah Raja Naga Barat yang menggunakan ilmu sinkang Naga Barat untuk menghadapinya.


Dessss!


"Arghhhh!! " pekik Raja Naga Barat yang tewas dalam serangan maut Zhang Xiao Long telah meremukkan isi dalam tubuh tubuhnya.


Zhang Xiao Long menyerang seluruh anggota sekte naga barat yang mengeroyok selirnya yang telah kewalahan menghadapi keroyokan yang tak seimbang itu dengan ilmu sinkang arak sakti di tangan kiri dan ilmu sinkang bunga harum sakti di tangan kanannya sehingga para anggota sekte naga barat telah hancur berkeping-keping olehnya.


Blaaarrr!!


Zhang Xiao Long menangkap tubuh Xiao Leng yang limbung dan jatuh ke arahnya setelah selir nya itu mengalami luka akibat serangan anggota sekte naga barat yang mengeroyok selirnya itu.


"Leng Leng.. "


"Yang Mulia, hamba sangat bahagia dapat jadi selir anda walaupun hamba hanya empat belas hari menjadi selir anda. Terimakasih atas jodoh yang singkat ini.. " kata Xiao Leng yang pada akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di pelukan Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long memakamkannya di halaman depan istana Raja Naga Barat sebelum Zhang Xiao Long pergi ke arah timur dari kota seribu menara langit ini untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai cincin giok, cermin langit dan gelang alam semesta ke rumah kediaman Teng di luar kota seribu menara langit.


Brrrr!!