Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tiba Di Pulau Yun bagian 2.


Zhang Xiao Long mempelajari tulisan yang telah muncul di kertas di tangannya dan ternyata ada kata sandinya yang harus di pelajari olehnya untuk acara pertemuan para pendekar dunia persilatan yang akan di adakan pada esok hari.


" Ada satu titik, dua koma dan garis lainnya di buang satu untuk menempati garis melintang di atas titik. " Kata Zhang Xiao Long membaca kata sandi itu


" Wah, ada tempat yang harus di telusuri oleh tiap peserta undangan untuk pertemuan para pendekar dunia persilatan esok hari. " Kata Yanmi yang mempelajari pula kata sandi itu.


" Ya, tapi aku dan Tang Yuan Jing harus bertemu dengan Ketua sekte Pulau Yun lebih dahulu sebelum acara pertemuan para pendekar dunia persilatan esok hari akan di mulai." Kata Zhang Xiao Long yang merias Tang Yuan Jing seperti Tang Hui Lan di ruangan dalam paviliun.


" Bagus sekali buatlah dia tersenyum pahit di akhir acara pertemuan para pendekar dunia persilatan esok hari karena kamu harus habisi dirinya sebagai balas dendam atas perbuatan yang telah di lakukan oleh putrinya terhadap ku, kau dan Kak Sian serta Adik Jing. " Kata Yanmi halus kepada Zhang Xiao Long yang meraihnya untuk mendekat ke arah Zhang Xiao Long.


"Aku tahu apa yang harus aku lakukan untuk esok hari di pulau Yun. " Kata Zhang Xiao Long yang menundukkan wajahnya untuk mencium bibir manis Yanmi.


" Ya, terimakasih kalau kamu masih mengingat tugasmu sebagai pria kami." Kata Yanmi yang membalas ciumannya dengan mesra.


Liu Lu Sian mengajak Yu Lian Xing dan Tang Yuan Jing meninggalkan mereka berdua untuk memberikan waktu bagi keduanya bisa saling mengungkapkan perasaan hati mereka secara pribadi.


Tetapi, tangan Zhang Xiao Long meraih mereka bertiga dengan cara yang tidak mereka duga. Mereka terpana saat Zhang Xiao Long memeluk mereka bertiga di depan mereka dan tersenyum lembut kepada mereka.


"Aku mau berbagi cinta dengan kalian. " Kata Zhang Xiao Long yang menundukkan wajahnya untuk menberikan ciuman kepada ketiga orang istrinya yang lain dengan kelembutan yang sama seperti yang ia lakukan kepada Yanmi.


" Mmm, laki-laki mana bisa membiarkan bunga di tangannya terlepas begitu saja. " Kata Yanmi yang mengangkat bahunya lalu meninggalkan yang lain bersama dengan Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long merengkuh wajah Yu Lian Xing dengan sebelah tangannya lalu menciumnya dan melepaskan sehelai demi sehelai pakaian yang dikenakan oleh Yu Lian Xing lalu membaringkan gadis itu di tempat tidur dengan lembut.


" Bersiaplah untuk sesuatu yang aku berikan untukmu. " Kata Zhang Xiao Long yang mulai menyentuh setiap kulit putih dan halus Yu Lian Xing lalu membuat gadis itu terlena dengan tiap sentuhannya.


"Kak Long.. " Panggil Yu Lian Xing nada halus kepada Zhang Xiao Long ketika kehormatannya telah di miliki oleh Zhang Xiao Long seorang pria tercintanya.


Yu Lian Xing tertidur pulas di tempat tidur di sisi lain Zhang Xiao Long setelah mereka berdua melakukan hal itu dengan kebahagiaan yang tak pernah di bayangkan oleh YU Lian Xing dirinya bisa sebahagia ini menjadi milik Zhang Xiao Long seutuhnya.


" Yu Lian Xing Kau istirahatlah dengan tenang di sini. " Kata Zhang Xiao Long merapikan pakaian yang dikenakannya lalu menemui Tang Yuan Jing yang telah menunggunya di ruang tamu di paviliun.


" Kak Long, aku merasa gugup dengan dandanan seperti orang lain. " Kata Yu Lian Xing menatap dirinya sendiri dengan tak nyaman.


"Tapi, aku tidak pernah tahu di mana Ketua sekte Pulau Yun dan keluarganya tinggal di sekitar pulau ini. " Kata Tang Yuan Jing yang menemani Zhang Xiao Long menyelusuri pulau Yun di sore hari itu.


"Ikuti saja arah matahari terbenam, maka kita akan tahu letak markas besar Sekte Pulau Yun berada dan Ketuanya pasti menempati salah satu dari tiga puluh bangunan yang berada di wilayah Pulau Yun." Kata Zhang Xiao Long yang mengajak gadis itu melesat cepat ke arah salah satu dari tiga puluh bangunan di Pulau Yun.


Brrrr!


Bangunan yang mereka datangi adalah tempat tinggal Ketua sekte Pulau Yun. Dimana, mereka di sambut baik oleh pihak rumah yaitu Istri dari Ketua sekte Pulau Yun sendiri.


" Hui Lan... Anakku.." Kata Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun yang langsung memeluk Tang Yuan Jing yang di kira putrinya.


" Ibu... " Kata Tang Yuan Jing pura-pura sebagai Tang Hui Lan yang bersikap manis kepada Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun.


"Hui Lan, apakah pemuda ini adalah suamimu yang berasal dari Kerajaan Tang? " Tanya Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun yang telah melihat kehadiran Zhang Xiao Long di samping putrinya yang di peluknya itu.


" Iya, Ibu. Dia adalah Pangeran muda Tang San Long suamiku. " Jawab Tang Yuan Jing dengan suara yang mirip dengan suaranya Tang Hui Lan sehingga Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun tak mencurigai nya.


" Wahh, kalau begitu kalian berdua harus masuk ke dalam untuk menikmati makan malam hari ini bersama dengan ku dan Ayahmu. " Kata Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun dengan lembut dan keibuan kepada Tang Yuan Jing yang tangannya di gandeng untuk berjalan bersama-sama.


Zhang Xiao Long mengikuti mereka di belakang dengan tetap mengamati setiap orang di sekitar bangunan rumah tinggal Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun.Di dalam ruangan rumah itu ada Ketua sekte Pulau Yun beserta seluruh anggota keluarganya. Mereka melihat ke arah Zhang Xiao Long yang berjalan di belakang Nyonya besar Ketua sekte Pulau Yun dan Tang Yuan Jing yang selalu tersenyum bahagia seakan-akan gadis itu senang berjumpa dengan keluarganya kembali.


" Hui Lan, apakah kamu sudah mendapatkan dua benda pusaka yang aku ingin kau carikan untuk ku di Kerajaan Tang? " Tanya Ketua sekte Pulau Yun dengan sikap serius kepada putrinya yang segera memberikan penghormatan kepadanya.


" Ayah, dua pusaka yang ingin aku carikan untuk mu itu telah di curi oleh orangnya Perdana Menteri chin yang lebih dahulu mencurinya dari Istana Kerajaan Tang sebelum aku datang ke sana. " Jawab Tang Yuan Jing dengan suara dan sikapnya begitu menyakinkan sekali kepada Ketua sekte Pulau Yun.


" Begitukah?Lalu apakah suamimu itu telah bisa kau manfaatkan dengan obat bius yang telah aku berikan untukmu sudah kamu pakai untuk suamimu itu mematuhi perintah dari mu? " Tanya Ketua sekte Pulau Yun dengan suara yang membuat Tang Yuan Jing nyaris gugup sekali di buatnya.


" Sudah, Ayah. Buktinya aku berhasil membawa dia datang ke hadapan mu. " Jawab Tang Yuan Jing dengan suara tegas kepada Ketua sekte Pulau Yun yang menatap kembali ke arah Zhang Xiao Long yang memasang wajahnya sepolos mungkin agar Ketua sekte Pulau Yun mengira ia terbawa pengaruh obat bius rahasia Keluarga Yun.


" Bagus sekali. Besok pagi aku akan mencoba kepandaiannya untuk mengubahnya menjadi salah satu dari anggota sekte Pulau Yun yang berguna untuk ku di masa depan. " Kata Ketua sekte Pulau Yun dengan seringai di wajahnya yang mulai berkeriput itu melihat hasil kerja dari putrinya yang cerdas itu.


Bersambung!