
Zhang Xiao Long mengobrak-abrik tiap ruangan di wisma Luo untuk mencari pintu masuk ke dalam penjara bawah tanah untuk menemukan tawanan yang di sekap oleh mendiang Tuan besar Lai Wu Zhao pemilik wisma Luo usai mengalahkan dan membasmi semua orang yang ada di wisma Luo kecuali Pangeran muda Li Shimin yang di totok pingsan olehnya.
" Kakak Long, kau jangan meninggalkan aku seorang diri di ruang aula utama wisma Luo di antara tumpukkan mayat jelek itu. " Kata Dewi baju merah Yanmi yang menyusulnya ke ruang yang terakhir di antara seluruh ruangan di wisma Luo yang sudah di obrak-abrik oleh Zhang Xiao Long.
"Aku harus menemukan penjara bawah tanah di wisma Luo ini agar aku tahu siapa tawanan yang di sekap si tua Lai Wu Zhao itu dan juga aku ingin tahu upeti apakah yang di milik oleh Lai Wu Zhao yang Ia dapatkan dari pedagang Chu atau Adipati Chu di kota Shu An yang ingin di rebut paksa oleh sekte naga sungai Han. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada serius kepada Yanmi.
" Emm, jika di seluruh ruangan di wisma Luo tak ada jalan untuk ke penjara bawah tanah di wisma Luo ini berarti ada di tempat lain. " Kata Yanmi yang mengikutinya mengobrak-abrik ruangan tersisa di wisma Luo.
" Hmm, aku menemukan guci keramik besar yang tak bisa di angkat oleh ku di ujung kanan ruangan ini. " Kata Zhang Xiao Long yang mulai mengerahkan tenaga dalamnya untuk memutar keramik besar itu dengan searah jarum jam.
Kreekkk!
Bruakkk..!
Sebuah ruangan lain terlihat oleh Zhang Xiao Long dan Yanmi. Mereka segera melangkah maju bersama-sama ke dalam ruangan itu lalu ada tangga untuk turun ke lantai bawah.
" Ada bayangan air dari atas sini. " Kata Zhang Xiao Long yang turun perlahan-lahan melalui tangga batu dengan di ikuti oleh Yanmi.
Air yang mereka temukan adalah kolam yang di ujungnya ada seseorang yang terikat di rantai besi pada kedua tangan dan kakinya lalu yang di lihat oleh Zhang Xiao Long dan Yanmi adalah air yang mengeluarkan uap dan buih di antara orang yang terikat pada rantai besi itu.
" Air racun panas. " Kata Zhang Xiao Long yang mengenal air tersebut.
"Air racun panas berasal dari apa, Kak Long? " Tanya Yanmi yang segera kembali naik ke tangga untuk menghindari keracunan air panas yang akan membahayakan dirinya itu.
" Biasanya dari racun kalajengking betina yang di celupkan ke air panas dari aliran air panas gunung berapi. " Jawab Zhang Xiao Long yang memikirkan cara untuk menyeberangi air panas itu.
" Berbahaya sekali untuk kita bisa melihat orang itu. " Kata Yanmi yang menahan napas melihat uap dan buih-buih menggulung orang itu.
" Ya, juga akan berbahaya bagi mu jika kamu tetap berada di sini. " Kata Zhang Xiao Long yang menengadahkan kepala untuk melihat Yanmi di atas tangga di tingkat tiga daripada tanga yang di injak nya itu.
" Ah, tapi ku juga tak mau meninggalkanmu di sini sendirian, Kak Long. Apalagi di sini ada air kolam yang mengandung air racun panas yang akan membahayakan kamu juga. " Kata Yanmi enggan menuruti Zhang Xiao Long.
"Hmm, jangan kau mengkhawatirkan aku di sini karena aku bisa menjaga diriku. " Kata Zhang Xiao Long yang mengibaskan lengan pakaiannya ke belakang lalu Yanmi terlempar keluar dari ruangan yang rahasia itu dan tertutup kembali untuk Yanmi dengan posisi guci keramik besar kembali ke posisinya yang semula.
" Kyaaaa! "
Kreekkk!
Brakk!
" Celaka, aku harus bagaimana sekarang untuk menolongnya..?! " Yanmi gelisah memikirkan keselamatan Zhang Xiao Long. Gadis ini mencari akal untuk mencari jalan lain untuk masuk ke penjara bawah tanah di wisma Luo itu dengan berkelebatan ke seluruh wisma Luo tetapi gadis itu tetap tak dapat menemukan jalan lain selain dari dinding yang berada di ruangan pribadi mendiang Nyonya besar Lai.
Yanmi meneteskan airmata karena gadis itu amat mencemaskan Zhang Xiao Long pemuda yang telah menjatuhkan hati dan kasih sayang nya itu.
" Aku harus mengerahkan ilmu sinkang ku untuk mendobrak atau menghancurkan dinding itu. " Kata Yanmi yang memiliki kekerasan hati yang amat luar biasa.
Gadis ini kemudian berdiri dengan kedua kakinya membentuk kuda -kuda dan kedua tangannya di arahkan ke depan dinding lalu Ia mengeluarkan suara lengkingan yang dashyat dan terdengarlah suara dentuman keras yang menghancurkan dinding itu.
Blaaar!
Zhang Xiao Long dengan tekadnya yang seperti baja itu melesat di antara uap dan buih-buih air panas dengan ilmu ginkang nya yang sangat lincah itu tanpa ia menyentuh air kolam itu dan tanpa ia menghirup racun panas itu.
Wushhhh!
Orang yang di ikat di rantai besi terbangun dari tidurnya ketika ia merasakan adanya seseorang yang mendekat kepadanya, lalu ia terbelalak ada seorang pemuda remaja yang sangat tampan di dekatnya dan menggunakan tangan yang amat kuat mematahkan rantai besi pada kedua tangan dan kakinya.
Klang!
Klang!
Klang!
Klang!
" Paman, ayo kita pergi dari tempat ini..! " Kata Zhang Xiao Long yang menyambar pria paruh baya ini dari tempat tahanannya dengan gerakan kedua kaki Zhang Xiao Long menyentuh dinding di belakang rantai itu.
Lalu, Zhang Xiao Long meluncur kembali ke arah tangga yang dimana ada Yanmi yang melihat dengan airmata bercucuran menyambutnya dan Ia membawa gadis itu di tangan kanan ke arah dinding yang sudah jebol oleh Yanmi.
Brrr!
" Yanmi, kenapa kamu tak mendengarkan kata -kata aku yang menyuruh kamu pergi dari ruang berbahaya itu? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada galak kepada Yanmi begitu mereka tiba di ruangan lain di wisma Luo bersama dengan pria tawanan Tuan besar Lai Wu Zhao yang di taruh di lantai oleh Zhang Xiao Long.
" Aku sudah pergi sesuai perintahmu tetapi aku kembali lagi sesuai keinginan ku yang ingin pastikan bahwa kamu baik-baik saja. " Jawab Yanmi yang tak kalah galak dengan Zhang Xiao Long.
" Anak muda kau ini siapakah? Kenapa kamu begitu mirip dengan Luo Song Yi dan Bai Long yang dahulu adalah saudara angkat ku di sekte gunung Long dan sekte gunung Yue? " Tanya pria paruh baya ini dengan suara tersendat- sendat karena napasnya terasa sesak akibat terlalu lama berada di ruang bawah tanah yang ada kolam racun panas kepada Zhang Xiao Long yang duduk di lantai di hadapannya bersama dengan Yanmi yang cemberut di marahi oleh Zhang Xiao Long.
Bersambung!