
"Tentu saja aku menyukai pakaian wanita yang kamu pilihkan untuk ku, Tuan Zhang." Jawab Kim Hwee Li merona.
"Silakan kalian bertiga berganti pakaian kalian dengan pakaian yang telah ku pilihkan untuk kalian di hari istimewa kita bersama. " Kata Zhang Xiao Long menyuruh ketiga orang gadis di sampingnya untuk berganti pakaian di ruang ganti di toko pakaian wanita yang dikunjungi oleh mereka.
"Baik , Kak Long."Jawab ketiganya mematuhi perintahnya dengan cepat lalu menemuinya di luar toko pakaian wanita itu.
Zhang Xiao Long mengangguk senang melihat ketiga orang gadis cantik jelita sekali di depan nya telah memakai pakaian baru pilihannya itu lalu ia mengajak mereka untuk pergi ke gedung baru bupat kota kecil bintang Yun.
Di pintu gerbang masuk ke gedung baru yang akan di resmikan secara resmi oleh Bupati kota itu sendiri terdapat beberapa penjaga yang minta kartu undangan kepada para tamu yang akan menghadiri acara tersebut.
" Wah ramai sekali barisan para tamunya."Kata seorang gadis cantik jelita yang memakai baju berwarna biru muda yang memegang payung di ketiaknya.
"Benar sekali. Ayo kau majulah dan tunjukkan kartu undangan mu untuk kamu bisa masuk ke dalam gedung ini. " Kata temannya yang tak sabar untuk menyuruhnya berjalan maju ke hadapan para penjaga.
"Nona silakan anda masuk. " Kata penjaga usai melihat kartu undangan yang di perlihatkan oleh gadis itu kepada mereka di pintu masuk ke dalam gedung itu.
Lalu satu persatu tamu undangan berjalan ke dalam gedung usai pemeriksaan kartu undangan mereka dan menempati tempat duduk yang telah disediakan oleh pihak penyelenggaraan acara peresmian gedung baru bupati kota kecil Bintang Yun.
Termasuk Zhang Xiao Long, Yu Lian Shing, Tan Tan Ling Ming, Han Lin Lin dan Tuan Fan Hong telah duduk di kursi yang berada di barisan ujung kiri dari ruangan dalam gedung itu. Mereka juga duduk berdampingan dengan seorang pemuda yang telah mereka lihat di rumah makan dan penginapan Tuan Besar Lou pada pagi hari ini sebelum mereka berwisata singkat di kota kecil bintang Yun itu.
"Kakak Hong, kita harus memperhatikan setiap tamu undangan di ujung kanan barisan pertama dari kedua di ruangan ini untuk memastikan tak ada seorangpun dapat terlewatkan dari misi kita di gedung ini. " Kata gadis cantik jelita sekali yang membawa payung kepada pemuda yang duduk di kursi dekat mereka.
"Adik Yin, aku hanya ingin membunuh bupati kota kecil bintang Yun untuk menghancurkannya yang meresahkan keluarga kita namun untuk hal lainnya aku sama sekali tidak perduli." Kata Fan Wei Hong pemuda Ketua Sekte Merak Darah kepada temannya yang cantik jelita sekali itu.
"Baiklah, aku mengerti. " Jawab Tang Yin nama gadis itu yang melirik kearah Zhang Xiao Long yang memandang lurus ke arah podium di depan mereka.
Tak lama kemudian rombongan bupati kota kecil bintang Yun memasuki ruangan itu dan duduk di kursi mereka masing-masing lalu menunggu konfirmasi selanjutnya dari wakilnya yang akan melakukan pidato penyambutan kedatangannya dan juga para tamunya.
"Para hadirin yang berbahagia selamat siang dan selamat datang di acara peresmian gedung baru tempat kerja baru untuk bupati kota kecil bintang Yun yang telah kita ketahui adalah seorang wanita hebat yang duduk di kursi di depan kita semua. Marilah kita memberikan satu atau dua kata sambutan hangat untuk beliau. " Kata Wakil bupati kota kecil bintang Yun yang mendapatkan respon yang baik dari para tamu.
Bupati kota kecil bintang Yun berdiri di depan kursinya lalu berjalan ke depan para tamunya untuk melakukan acara peresmian gedung baru yang dimulai dengan menggunting pita merah di depan pintu masuk ke gedungnya sendiri.
Tetapi terdengar suara desiran angin dingin yang datang ke arah bupati kota kecil bintang Yun yang menyadari bahwa ada kelompok musuh di tengah-tengah tamu undangannya. Maka wanita lihai ini menggerakkan gunting ke arah kanannya lalu dengan tepat menggunting seorang pria yang ingin membunuhnya itu.
Wushhh!
Crakkk!
"Celaka ada penyusup...! Pengawal tangkap dan bunuh mereka..! " Teriak wakilnya yang segera memerintahkan para pengawal di sekitar lokasi untuk menangkap dan membunuh orang-orang yang menyerang bupati kota kecil bintang Yun secara gelap.
Wuuushhh!
Seorang pendeta Dao yang melesat cepat dari arah para tamu menyerang sejumlah besar orang yang ingin menyerang bupati kota kecil bintang Yun yang telah menghadapi seorang pria yang menggunakan pedang di tangannya.
Desssss!
"Arghhh! " Pekik pasukan sekte Merak Darah yang terbunuh dalam serangan maut yang di lontarkan oleh pendeta Dao ke arah mereka dari arah belakang mereka.
"Bajingan busuk... Ku habisi kalian...! " Hardik Tang Yin yang sudah menggunakan payungnya menyerang pendeta Dao itu yang menggunakan ilmu sinkang yang membuat payung di tangan gadis itu melenceng dari maksud gadis itu yang ingin menusuk ke jantung pria yang di hadapi olehnya itu.
Wutttzzz!
Bupati kota kecil bintang Yun menggerakkan jari tangan dengan lincah menyerang Fan Wei Hong yang bernafsu untuk membunuhnya sehingga ia dengan cerdik sekali membuat serangan Fan Wei Hong yang menggunakan ilmu sinkang tapak darah tak pernah menyentuhnya dengan mudah.
Wutttzzz!
"Bocah siapakah kamu yang berniat keji untuk membunuh ku? " Tanya Bupati kota kecil bintang Yun dengan seringai kepada Fan Wei Hong.
"Aku Fan Wei Hong yang ingin merobek mulutmu dan isi perutmu wanita tak tahu diri.."Jawab Fan Wei Hong yang meliuk-liuk di sekitar serangan gunting yang digunakan oleh bupati kota kecil bintang Yun untuk membunuhnya itu.
Bettttzz!
Zhang Xiao Long yang melihat suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun menyelinap dari pertempuran yang terjadi di gedung baru bupati kota kecil bintang Yun segera melesat cepat ke arah suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun yang terperanjat kaget.
"Kau cepat berikan benda di dalam saku pakaian dalam mu kepada ku atau aku akan menguliti mu." Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman yang menakutkan kepada suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun di depannya itu.
"Benda apa yang kau inginkan untuk aku bisa memberikannya kepadamu? " Tanya suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun dengan wajah lugu kepada Zhang Xiao Long.
"Cih.. Jangan memasang wajah lugu seperti itu kepada ku.. " Dengus Zhang Xiao Long yang telah menggerakkan sentilan maut ke mulut pria itu hingga jebol dan perut pria itu juga meletus hingga berhamburan semua isinya.
Crash!
Blaar!
"Uuuh menjijikkan sekali dia itu.. " Kata Kim Hwee Li yang ingin mengambil benda yang di inginkan Zhang Xiao Long dari tubuh pria yang menjadi suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun itu di kejutkan oleh gerakan tangan Zhang Xiao Long yang tahu -tahu telah lebih dahulu mengambil segel burung garuda api di tubuh pria itu sebelum dirinya.
"Heiii..?! " Kim Hwee Li menoleh ke arah Zhang Xiao Long yang menotok nya dengan cepat lagi lalu menendang jasad suami kedua dari bupati kota kecil bintang Yun kepada bupati kota kecil bintang Yun yang sedang bertarung dengan sengit melawan Fan Wei Hong di atas podium.
Duk!
Bruakk!
"Ahhh..! Suamiku..! " Jerit Bupati kota kecil bintang Yun yang terbelalak kaget melihat suami keduanya telah tewas mengenaskan dan jasad nya tendang sembarangan saja oleh seorang pemuda yang sangat tampan sekali yang telah berdiri di depan Fan Wei Hong yang juga terkejut karena pemuda ini telah terjengkang oleh angin kencang yang berasal dari gerakan meluncur dari pemuda tampan berpakaian warna merah di depannya itu.
Bersambung!!