Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tebing Jurang Danau Shiang.


Zhang Xiao Long kembali kepada kedua orang wanitanya dan para sahabatnya yang telah lama menunggu kepulangannya dari hutan bagian timur laut tepi danau Shiang.


" Kakak Long..! " Panggil Yanmi dan Liu Lu Sian bersamaan seraya masuk ke dalam pelukannya.


" Janganlah kalian merasa cemas seperti ini karena aku baik-baik saja. Lihatlah aku tak ada luka sedikitpun. " Kata Zhang Xiao Long dengan suara lembut kepada kedua orang wanitanya.


" Ya, Kak Long. Aku hanya memikirkan orang gila itu sudah mati atau belum untuk dunia ini aman dari kegilaan orang mesum kelas ikan paus. " Kata Yanmi menengadahkan wajahnya kepada Zhang Xiao Long yang mencium bibirnya dengan dua kali ciuman singkat.


" Sudah. " Jawab Zhang Xiao Long tertawa.


" Kakak Long, apakah kamu tidak merasa lapar dan haus karena kamu sudah hampir tiga hari dua malam ini tidak makan dan minum?? " Tanya Liu Lu Sian mengerutkan alisnya kepada Zhang Xiao Long yang mengecupnya singkat.


" Ah, aku baru ingat perutku perlu di isi makanan dan minuman segar. " Jawab Zhang Xiao Long yang menaikan bibirnya yang di gigit gemas oleh Liu Lu Sian hingga berdarah.


" Dasar kau ini selalu saja lupa untuk makan dan minum padahal kamu tahu bahwa kamu harus menjaga kesehatan fisik mu juga. " Kata Liu Lu Sian yang memarahinya.


" Hahahaha rasakan kamu, Kak Long. Kak Sian marahi saja dia...! " Kata Yanmi menertawakan Zhang Xiao Long di marahi oleh Liu Lu Sian.


Yanmi melepaskan diri dari pelukan Zhang Xiao Long untuk Liu Lu Sian bisa menghabiskan waktunya untuk melayani makan dan minum Zhang Xiao Long di dalam tenda khusus untuk mereka berdua.


" Yanmi, bisakah kamu datang kepadaku? " Panggil Liu Tong melambaikan tangan kepada Yanmi yang menganggukkan kepala lalu gadis remaja lincah ini mendatangi Liu Tong.


Liu Tong menggelar peta di tanah di dekat tenda khusus untuk Yanmi dan para gadis lain. Dimana Liu Tong, Li Shimin dan Beng Loan Ki sedang mempelajari peta wilayah Kerajaan Tang di sana.


" Ada apa, Kak Tongji?" Tanya Yanmi duduk di atas batu di samping Li Hong Xiu yang masam kepadanya.


" Namaku Liu Tong bukan Tongji? Aku tak mau namaku di samakan dengan nama teh olehmu, bocah perempuan nakal. " Kata Liu Tong yang menggunakan ujung ranting di tangannya itu memukul dahi Yanmi.


Tuk!


" Aduhhh, ya iya maaf Kakak Tong Tong yang baik dan tampan seperti Dewa Matahari yang tertutup awan...! " Jawab Yanmi yang membuat Liu Tong menghajarnya dengan ranting namun gadis remaja nakal ini dengan lincah mencelat ke sana sini dan berhasil menghindari serangan ranting Liu Tong sambil tertawa-tawa.


" Hahahaha.. Lucu sekali kamu.." Kata Yanmi tak sadar bahwa ia berdiri di pinggir tebing dan ia di kejutkan oleh desiran angin kencang dari bawah tebing yang membawanya jatuh dari tebing.


" Arghhh! "


" Astaga.. Gadis nakal....! " Teriak Liu Tong dan yang lainnya yang histeris melihat gadis remaja itu terjungkal dari tebing.


Swoosshhh!


Zhang Xiao Long melesat ke bawah tebing untuk menyelamatkan Yanmi melalui ilmu sinkang arak sakti dari lengannya yang membuat tubuh Yanmi turun dengan halus sekali ke sebuah jurang di bagian tepi danau Shiang.


Seerrrt!


Zhang Xiao Long telah lebih dahulu sampai do atas tanah di jurang bagian tepi danau Shiang sebelum Yanmi yang berhasil di tangkapnya dengan tangkas.


" Yanmi, kenapa kamu bisa terjungkal dari tebing tepi danau Shiang? " Tanya Zhang Xiao Long yang menggendong kekasihnya yang merangkul lehernya.


" Di belakangmu. " Jawab Yanmi.


Zhang Xiao Long berbalik ke arah belakangnya dan menemukan seorang nenek tua membawa tongkat yang kepalanya berbentuk tengkorak manusia ukuran bayi sedang menatapnya dan Yanmi dengan tatapan mata bengis.


"Locianpwe, siapakah engkau ini yang telah menjatuhkan kekasihku dari tebing sana?? " Tanya Zhang Xiao Long mencorong tajam sekali kepada nenek itu.


" Aku Ketua Sekte lembah barat danau Shiang. " Jawab nenek tua itu yang mengacungkan ujung tongkatnya kepada Zhang Xiao Long yang telah memindahkan Yanmi ke belakangnya sebelum ujung tongkat nenek menghunus ke arah dirinya.


Zhang Xiao Long mengelak ke kiri dan telapak tangannya memukul tongkat dengan cepat dan tepat sehingga tongkat brgerak mundur dari nya secara otomatis.


Bettttzz!


Ketua sekte lembah barat danau Shiang kembali menyerang Zhang Xiao Long dengan tongkat yang melintir cepat menuju dada dan perut Zhang Xiao Long dengan kecepatan yang amat sukar di lihat oleh sepasang mata orang biasa.


Wuuuuutttzzz


Zhang Xiao Long mengempiskan dada dan perut nya dengan ilmu sinkang tulang lunak seraya jari telunjuknya meliuk ke udara yang menghantam hancur tongkat milik nenek tua itu.


Brakk!


" Argh! Bocah cilik kurang ajar..! " Hardik Ketua sekte lembah barat danau Shiang yang telah menggunakan kedua tangannya yang terulur memanjang di gerakkan ke arah Zhang Xiao Long yang segera memukul kedua tangannya itu dengan ilmu sinkang arak sakti yang dashyat sehingga kedua tangannya Ketua sekte lembah barat danau Shiang menghantam kepala nenek tua itu hingga retak dan tewaslah nenek sadis itu di tangan Zhang Xiao Long.


Bukkk!


Yanmi meloncat manja kembali ke gendongan Zhang Xiao Long yang menangkap tubuh mungil kekasihnya itu dengan sebelah tangan lalu di bawa kembali ke atas tebing untuk bergabung dengan Liu Lu Sian dan teman-teman mereka.


Brrrrr!!


" Kakak Long, syukurlah kamu bisa menolong Yanmi dari nenek kejam di bawah jurang tebing barat danau Shiang. " Kata Liu Lu Sian yang telah merangkul Zhang Xiao Long dari samping.


" Tuan muda, apa rencana anda selanjutnya usai kita meninggalkan danau Shiang? " Tanya Yu Song Bu yang sudah mengemasi barang-barang pribadi Zhang Xiao Long.


" Ke wilayah Kerajaan Tang untuk mencari dan menemukan Tang Si Hao yang telah menghilang dari kita semenjak aku telah menghabisi Sekte bintang hitam. " Jawab Zhang Xiao Long yang segera melihat Liu Ting Ting menuntun Hu Yang San ke arahnya.


"Baiklah, Tuan muda. Kami telah siapkan segala sesuatunya untuk anda dan kedua Nyonya muda untuk perjalanan anda bertiga menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan. " Kata Liu Tong yang ternyata telah membuatkan sebuah kereta kuda untuk Zhang Xiao Long dan kedua orang wanitanya.


" Wah, terimakasih banyak Kak Tong. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum sopan kepada Liu Tong.


" Ya, sama-sama Adik Long. Ya, sudah cepatlah kalian naik dan masuk ke dalam kereta kuda dan bersenang-senanglah selama perjalanan menuju ke wilayah Kerajaan Tang. "Kata Liu Tong ramah kepada Zhang Xiao Long.


" Bagaimana dengan kami? " Tanya Li Hong Xiu segera kepada Liu Tong.


" Kalian mengikuti kereta kuda dengan berjalan kaki di dua sisi kereta kuda. " Jawab Liu Tong tak peduli dengan Li Hong Xiu yang di nilainya selalu mencari peluang untuk mendekati Zhang Xiao Long dan mengganggu Liu Lu Sian dan Yanmi yang menjadi wanita-wanita terkasih Zhang Xiao Long.


" Hmm, tak bisa seperti itu cara mengatur untuk perjalanan kita semua bisa menyenangkan. " Kata He Xiao Chao yang melompat masuk ke dalam kereta kuda lebih dahulu sebelum Yanmi.


" Eh, tak sopan kamu. " Kata Liu Tong dengan galak.


" Aku mau menemani Jia Jia yang tidak terbiasa jauh dari ku. " Kata Li Hong Xiu yang memakai Jia Jia sebagai alasan yang tepat.


Putri Ching Ching terpaku di depan kereta kuda bingung untuk ikut masuk ke dalam kereta kuda ataukah ia harus menemani Liu Ting Ting yang menunggangi Hu Yang San.


"Kak Ching , kau duduklah di dekatku." Kata Yi Tian Bian yang telah memilih untuk duduk di sisi lain Yanmi di barisan kanan.


" Ah, baiklah. Terima kasih banyak..! " Kata Putri Ching Ching tersenyum ceria lalu melompat ke dalam kereta kuda dan duduk dekat Yanmi.


Beng Loan Ki dan Li Shimin duduk di belakang kereta kuda sedangkan Liu Tong menjadi kusir kudanya dengan di temani oleh Liu Ting Ting yang menunggangi singa rambut merah sesudah Zhang Xiao Long dan Liu Lu Sian masuk dan duduk di barisan kiri di dalam kereta kuda.


Bersambung!