Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menjalin persahabatan Dengan Kaisar Ming Huan.


Zhang Xiao Long memberikan salam hormatnya kepada Kaisar Ming Huan yang menghentikan pertarungan mereka dengan menggunakan ilmu kebatinan yang mereka miliki secara alami dari Yang Maha Kuasa berikan kepada mereka.


" Anak muda siapakah kamu yang sebenarnya karena aku melihat kamu bukanlah seorang anak muda biasa pada umumnya? "Tanya Kaisar Ming Huan dengan senyuman ramah kepada Zhang Xiao Long.


" Namaku Zhang Xiao Long, Yang Mulia. Aku berasal dari desa di gunung Xia. " Jawab Zhang Xiao Long dengan rendah hati kepada Kaisar Ming Huan.


" Hmm, kau memiliki aura yang menandakan bahwa suatu saat nanti kamu akan menjadi salah satu dari penguasa tertinggi di dunia ini dari pengamatan aku kepada mu. " Kata Kaisar Ming Huan dengan sikap ramah kepada Zhang Xiao Long.


" Terimakasih, Yang Mulia." Kata Zhang Xiao Long dengan sikap sopan kepada Kaisar Ming Huan yang menyuruhnya untuk duduk di depan Kaisar Ming Huan yang akan menyalurkan ilmu sinkang Serigala Emas Sakti kepada Zhang Xiao Long yang merasakan betapa besarnya ilmu sinkang yang di salurkan oleh Kaisar Ming Huan melalui telapak tangan Kaisar Ming Huan terarah di punggungnya.


" Beberapa hal yang harus kamu pahami dengan baik dan benar mengenai dunia persilatan ialah satu menguasai ilmu tertinggi di dunia persilatan dua, kamu harus menguasai hati setiap orang di dunia persilatan dan ketiga kamu harus dua langkah lebih maju daripada setiap orang di dunia persilatan ini. Namun yang paling penting adalah menguasai pemahaman mengenai diri mu sendiri dan misi yang ingin kamu raih untuk menjadi seorang penguasa di seluruh dunia ini. "Kata Kaisar Ming Huan dengan tulus hati telah memberikan pemahaman tentang dunia persilatan kepada Zhang Xiao Long.


" Yang Mulia, terimakasih atas tiga hal yang harus aku pahami untuk misi yang ingin aku raih bisa tercapai dengan sempurna. " Kata Zhang Xiao Long dengan sujud hormat kepada Kaisar Ming Huan.


" Zhang Xiao Long, karena kamu telah berjodoh dengan aku secara tidak sengaja di hutan gunung He bagian utara ini, maka aku dengan tulus hati akan memberikan salah satu dari pengikut setia ku kepada mu, yaitu Nona Liu Lu Sian inilah yang akan aku berikan kepadamu. " Kata Kaisar Ming Huan dengan sikap ramah dan tulus kepada Zhang Xiao Long.


" Kau harus menjaga hati Yang Mulia berikan kepada kamu, Anak muda. " Kata Alina istri dari Kaisar Ming Huan yang tersenyum manis dan ramah kepada Zhang Xiao Long sampai Liu Tong terpesona.


" Astaga cantik sekali senyuman Permaisuri Agung Alina. " Batin Liu Tong.


" Ekhem, Anak muda Liu Tong jaga sikapmu itu kepada istriku atau aku akan memotong lidah mu. " Kata Kaisar Ming Huan dengan dingin dan galak kepada Liu Tong.


" Eh, ya maafkan saya, Yang Mulia. " Kata Liu Tong yang segera sujud meminta maaf kepada Kaisar Ming Huan.


" Baiklah, Zhang Xiao Long ku rasa sudah tiba waktunya untuk kita harus berpisah dan semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu kembali. " Kata Kaisar Ming Huan dengan sikap Agung nya telah membawa para pasukannya pergi dari hutan gunung He bagian utara.


Liu Tong cepat berdiri usai rombongan Kaisar Ming Huan telah meninggalkannya dan Zhang Xiao Long di hutan gunung He bagian utara usai bersalaman dengan penuh persahabatan yang tulus kepada Zhang Xiao Long.


"Hmm, Adik Zhang marilah kita kembali saja kepada teman-teman kita di rumah kosong di hutan gunung He bagian timur. " Kata Liu Tong yang mengetuk bahu Zhang Xiao Long.


" Kau harus ingat pesan dari Kaisar Ming Huan yang mengatakan bahwa kamu seumur hidupmu harus mengikuti Adik Zhang Xiao Long ku ini sampai Ia menolakmu." Kata Liu Tong dengan judes kepada Nona Liu Lu Sian.


" Aku takkan pernah memaksamu untuk ikuti aku seumur hidupmu karena aku akan mencarikan kamu seorang pria yang baik untuk menjadi jodohmu, Nona Liu. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap ramah kepada Nona Liu Lu Sian.


" Tuan muda Zhang, Aku adalah hadiah yang diberikan oleh Kaisar Ming Huan untuk anda bukan untuk orang lain. " Kata Nona Liu Lu Sian dengan tatapan matanya yang sendu kepada Zhang Xiao Long.


" Baiklah, Nona Liu. Mari ikuti kami ke arah timur dari hutan gunung He. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap lugas kepada Nona Liu Lu Sian.


Brrrrr!


Mereka tiba di rumah kosong dan menemukan para anggota sekte gunung He telah berkumpul bersama dengan teman-teman mereka di luar rumah kosong itu dengan sikap bersahabat baik dengan mereka.


" Tuan muda Zhang, kami semua dari sekte gunung He ingin mengucapkan terimakasih atas pertolongan yang kamu berikan kepada kami. " Kata para anggota sekte gunung He menjura hormat kepada Zhang Xiao Long.


" Para teman dari sekte gunung He bisakah kalian semua ceritakan kepada aku mengenai apa yang menyebabkan kalian di serang oleh Iblis wanita cakar burung rajawal hitam di tengah jalan di hutan gunung He bagian timur? " Tanya Zhang Xiao Long dengan selidik kepada para anggota sekte gunung He.


" Kami ingin pergi ke lereng gunung He untuk menemui Guru kami atau Ketua Sekte Gunung He yang sedang berlatih ilmu di sana untuk kami bisa memberikan laporan bahwa markas besar kami telah di datangi oleh seorang musuh yang telah mengirimkan pesan kematian melalui upeti kiriman yang di bawa oleh Iblis wanita cakar rajawali hitam kepada kami di markas besar sekte Gunung He. " Jawab salah satu dari anggota sekte gunung He dengan jujur kepada Zhang Xiao Long.


" Pesan kematian? " Tanya He Xiao Chao kaget mendengar cerita dari salah satu anggota sekte gunung He yang menjawab pertanyaan dari Zhang Xiao Long.


" Ya, Nona He pesan kematian yang telah di kirimkan oleh Iblis wanita cakar rajawali hitam kepada kami untuk di sampaikan kepada guru kami di lereng gunung He. " Jawab salah satu dari anggota sekte gunung He dengan sikap ingin tahu dengan eksepsi He Xiao Chao yang tegang.


" Pesan kematian itu apakah pesan yang sama persis seperti yang telah aku terima dari Ketua Sekte Gunung Zhao beberapa waktu lalu? " He Xiao Chao menatap Zhang Xiao Long yang segera paham mengenai surat rahasia di dalam botol giok yang di cari oleh Li Yun Shiang dan sekte Elang Emas sakti.


" Mungkin saja. " Kata Zhang Xiao Long dengan wajah serius sekali.


Bersambung!