Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Bukit Pemisah Raga Dan Jiwa.


"Kalian berdua masih hidup setelah rumah kita telah hancur dan ayah ,ibu dan adik -adik kita telah terbunuh di tangan wanita setengah iblis di depan kita ini bersama teman-temannya dahulu sehingga kita terpisah selama dua puluh dua tahun?!" suara Liu Tong bergetar menahan haru berjumpa kembali dengan saudara dan saudari kandungnya yang telah lama terpisahakan dari nya oleh keadaan.


"Iya, Kak Tong.. Kami berhasil di selamatkan oleh guru kami yang bernama Lu Kim Bwee atau di kenal sebagai Pendekar Wanita pedang perak dari selatan.. "sahut Liu Chui Jiang dan Liu San San yang menangis karena terharu berjumpa dengan kakak mereka kembali.


" Kalian bisa saling mencurahkan rasa rindu di hati kalian masing-masing setelah kita habisi wanita sadis di depan kalian itu.. "kata Zhang Xiao Long menyambar lengan Liu Tong dengan cepat sebelum air liur wanita aneh itu mengenai Liu Tong.


Cuhh!


Kressss!!


Liu Tong kaget melihat tempat dimana ia berdiri telah berlubang dan keluarlah sejumlah belatung dari dalam lubang itu sampai para wanita di dekat mereka menjerit-jerit ketakutan.


" Ahhhhh.. Belatung!! "


"Menjijikkan sekali..!! "


Zhang Xiao Long mengibaskan kipas lipat di tangan kanannya dengan satu lambaian ringan saja namun akibatnya terjadi pada diri wanita itu yang menjerit-jerit kesakitan pada wajah dan tubuhnya karena serangannya telah di balikkan kepadanya oleh Zhang Xiao Long.


Bressss!


"Arghhhh!! "


Lalu Liu Tong dengan satu gerakan pedangnya ke arah wanita itu yang telah jatuh kepalanya ke tanah oleh tebasan pedang di tangan Liu Tong yang tajam..


"Kakak Tong..! "


"Adik Jiang.. Adik San..! "


Liu Tong dan kedua orang adiknya kini saling mencurahkan rasa rindu mereka dengan tatapan mata ketiganya.


"Kak Tong, cepatlah kamu bantu kami berdua untuk menyelamatkan guru kami yang sedang di keroyok oleh musuh-musuh kami di lembah bukit pemisah raga dan jiwa yang berada di bawah sana.." kata Liu San San dengan wajah pucat.


Liu Tong melihat dasar lembah bukti pemisah raga dan jiwa begitu curam dan tak berdasar bak lembah neraka saja sehingga ia menengok ke arah Zhang Xiao Long yang tahu bahwa hanya Zhang Xiao Long lah yang bisa menyelamatkan guru dari kedua orang adik Liu Tong.


"Jangan khawatir karena aku akan pergi ke sana untuk menyelamatkan guru kalian.. " kata Zhang Xiao Long yang lantas terjun dengan kecepatan kilat dengan kipasnya terbuka dan menyerang langsung ke arah sepuluh orang yang sedang mengeroyok seorang nenek tua berkaki tunggal hingga nenek itu kewalahan dan terdesak hebat oleh serangan-serangan para pengeroyoknya.


Wuutttzzzz!


Salah seorang dari sepuluh orang yang sedang mengeroyok nenek Lu Kim Bwee terkejut sekali karena ada sebuah kipas lipat yang tiba-tiba telah menyerangnya hingga ia harus mengelak ke samping dari sisi kawan-kawan nya untuk menyelamatkan nyawanya.


Betttzzz!


Tetapi sebuah jarum bening yang meluncur dari lubang lengan pakaian pemuda tampan yang turun ke lembah bukit pemisah raga dan jiwa untuk menyelamatkan nenek Lu Kim Bwee telah tepat menusuk tenggorokannya hingga ia pun terjengkang dengan tak bernyawa lagi.


Jlebbb!


Zhang Xiao Long langsung menyerang dengan kipasnya terbuka telah menggunakan ilmu silat bunga harum Sakti yang membuat lima orang dari sembilan orang pengeroyok nenek Lu Kim Bwee tertebas pada tubuhnya oleh ujung kipas lipatnya.


Lalu Zhang Xiao Long melesat dengan kipasnya terbuka dan menebas habis empat orang musuh nenek Lu Kim Bwee sehingga nenek Lu Kim Bwee berhasil di selamatkan olehnya.


Wuuushh!!


"Locianpwe (senior) bagaimana keadaan anda? Apakah ada luka di tubuh Anda? " tanya Zhang Xiao Long dengan sikap hormat kepada nenek Lu Kim Bwee.


"Keadaan ku baik-baik saja dan sama sekali tidak ada luka di tubuh ku. Kamu itu siapakah? " nenek Lu Kim Bwee sungguh galak sekali pada Zhang Xiao Long.


"Aku Zhang Xiao Long. " jawab Zhang Xiao Long mengangkat alisnya mendengar suara galak dan sikap sombong dari nenek Lu Kim Bwee kepada nya.


"Huhh,laki-laki genit dan layak untuk di kebiri oleh ku.. " kata Nenek Lu Kim Bwee yang tangan kanannya menyerang ke arah bagian penting dari Zhang Xiao Long yang cepat melesat ke arah lain dengan mendelik tajam kepada nenek itu.


"Nenek kurang ajar berani sekali menyerang ku dengan cara seperti itu..! " hardik Zhang Xiao Long yang otomatis merapatkan kedua kakinya untuk melindungi bagian pentingnya.


"Hmm.. Kau mengatakan bahwa aku kurang ajar kepada mu..! Huh, lihatlah aku akan mengajari mu cara untuk menghormati seorang wanita tua seperti ku...! " balas nenek Lu Kim Bwee yang kini menyerang dengan gerakan meluncur ke arah Zhang Xiao Long yang otomatis melesat ke arah timur untuk menghindari serangan nenek Lu Kim Bwee yang gunakan tangan mencengkram ke arah bagian penting dari tubuh Zhang Xiao Long.


Wushhh!


"Astaga.. Apa yang guru kalian lakukan terhadap Yang Mulia Kaisar Naga Merah yang telah baik hati untuk menyelamatkannya? " tanya Yuan Shao yang melesat cepat turun ke lembah bukit pemisah raga dan jiwa dengan gerakan tangan kanannya menangkap tangan kanan nenek Lu Kim Bwee hingga Nenek Lu Kim Bwee berbalik arah dan menyerangnya dengan ganas.


Wetttzz!


Zhang Xiao Long menerjang dengan gerakan jari membentuk cakar naga yang mencengkram ke arah kepala nenek Lu Kim Bwee yang langsung di copot dari lehernya oleh Zhang Xiao Long yang menyelamatkan Yuan Shao dari serangan maut nenek Lu Kim Bwee.


Kreekk!


"Yuan Shao.. Apakah kamu baik-baik saja? " tanya Zhang Xiao Long cepat menyambar Yuan Shao yang kaget karena pinggangnya telah di peluk Zhang Xiao Long hingga rambut panjang terurai lepas.


"Yang Mulia, terimakasih atas pertolonganmu kepada ku.. " kata Yuan Shao yang berdiri di sisi kanan Zhang Xiao Long yang mengelus wajah manis.


"Emmm, kau seorang wanita rupanya Yuan Shao yang baik hati.. " kata Zhang Xiao Long dengan senyuman menghiasi bibir nya.


"Yang Mulia, tolong jangan menatap ku dengan cara seperti kau mengatakan bahwa aku telah menipu mu dengan menyamar sebagai seorang pemuda tampan. " kata Putri Ming Ming yang telah di ketahui rahasia penyamarannya oleh Zhang Xiao Long dengan lihai.


"Kau memang telah menipuku? Ya, jelas aku harus memarahi dirimu, gadis nakal.. " kata Zhang Xiao Long memukul pinggul Putri Ming Ming dengan kipas lipat di tangannya sehingga gadis itu melompat kabur naik ke atas bukit pemisah raga dan jiwa untuk lari hukuman di pukul pada pinggulnya oleh Zhang Xiao Long.


"Kau mau lari kemana dariku? "tanya Zhang Xiao Long yang menyusul dengan cepat dan tiba di depan Liu Tong yang menceramahi kedua orang adiknya yang harus melihat kenyataan bahwa guru mereka telah dihukum mati oleh Kaisar Naga Merah karena menyerang Kaisar Naga Merah dengan cara keji dan juga nyaris melukai calon Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah yaitu Putri Ming Ming.


" Yang Mulia, kami minta maaf atas kesalahan dari guru kami yang telah menyerang Anda dan nyaris calon Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah.. "kata Liu Chui Jiang dan Liu San San kini bersujud hormat di hadapan Zhang Xiao Long di atas bukit pemisah raga dan jiwa.


“Sudahlah, aku sudah memaafkan kalian karena bukan kalian yang salah melainkan guru kalian lah yang salah kepada ku. " kata Zhang Xiao Long yang tatapannya ke arah Putri Ming Ming di belakang Kasim Zhao Yu Thing.


"Yang Mulia, kalau begitu izinkanlah hamba Liu Chui Jiang menjadi pengawal Anda.. " kata Liu Chui Jiang memohon pada Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, izinkanlah hamba Liu San San jadi pelayan Anda.. " kata Liu San San yang suaranya begitu merdu sekali di telinga Zhang Xiao Long.


"Hmm, baiklah.. Ku menerima kalian berdua ini sebagai pengawal dan pelayan ku.. " kata Zhang Xiao Long yang berjalan mendekati Putri Ming Ming yang menengok ke arah Zhang Xiao Long di belakangnya.


"Yang Mulia. . " panggil Putri Ming Ming dengan suaranya yang jauh lebih merdu dengan suara setiap gadis yang di kenal dan dimiliki oleh Zhang Xiao Long.


"Akhirnya aku bisa menemukan mu, Ming Ming.. " kata Zhang Xiao Long halus kepada Putri Ming Ming seraya mengulurkan tangannya ke arah gadis itu.


"Walaupun kita sudah saling bertemu kembali namun aku masih belum bisa menerima uluran tanganmu sampai kau bisa mengalahkan semua pesaing mu.. " kata Putri Ming Ming nada halus kepada Zhang Xiao Long yang meraih pinggang kecilnya.


"Uhh, aku tak peduli kamu mau atau belum mau menerima uluran tanganku, Ming Ming. Karena aku adalah Kaisar Naga Merah penguasa negeri ini yang berarti kamu harus mematuhi segala perintah ku.. " kata Zhang Xiao Long tanpa ragu telah mencium bibir manis Putri Ming Ming yang tercengang dengan cara Zhang Xiao Long untuk menaklukannya.


Bersambung!!