Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kota Pintu Masuk Ke Wilayah Kerajaan Tang Bagian ketiga *


Zhang Xiao Long, Yanmi, Liu Lu Sian dan Yi Tian Bian melesat secara bersamaan menuju ke arah suara musik yang telah mereka dengar dari rumah penginapan'Awan Bao'. Mereka berdiri di sebuah jalan yang bertuliskan' Jalan Surga Bao' yang berada di pusat kota pintu masuk ke dalam wilayah Kerajaan Tang.


"Jalan surga Bao ini mengarah ke arah mana dari tempat kita berdiri sekarang ini? " Tanya Yi Tian Bian menengok ke arah kanan dan kiri bahu jalan.


" Entahlah, sebaiknya kita ikuti saja melalui suara musik kecapi yang di mainkan oleh seseorang yang memiliki ilmu sinkang yang cukup tinggi. " Jawab Yanmi yang membuang sisa jagungnya di tempat sampah di dekatnya.


Bruak!


" Auw..! " Terdengar suara orang memekik kaget terkena jagung milik Yanmi dari dalam tempat sampah.


" Eh, ada orang di dalam tempat sampah? ? ' Kata Liu Lu Sian mengangkat alisnya. Zhang Xiao Long maju ke depan tempat sampah dan membuka tutup tempat sampah dengan ujung lengan pakaiannya.


Wushh!


Brukkk!


" Ahh, jalan di bawah sana..! " Pekik Yanmi pelan melihat adanya jalan di bawah tempat sampah.


" Tempat sampah hanyalah sebuah simbol untuk mengecoh setiap orang yang ingin tahu tentang rahasia lain di dalam sana. " Kata Zhang Xiao Long yang segera meluncur turun ke jalan lain di bawah tempat sampah.


Brrrr!


Yanmi, Liu Lu Sian dan Yi Tian Bian segera ikuti langkahnya dan mereka tiba di sisi Zhang Xiao Long yang menatap persimpangan jalan di sisi lain terowongan.


"Ada empat jalan yang mengarah ke berbagai tempat yang berbeda dan pastinya bisa menjadi perangkap untuk orang yang ingin menyelidiki tempat ini. " Kata Liu Lu Sian yang membuka kipas lipatnya.


" Ya, kita telusuri saja satu persatu dari empat jalan di depan mata kita. " Kata Yanmi yang telah mempersiapkan sabuk sutra warna merahnya di pergelangan tangan kanannya.


" Benar sekali katamu, Yanmi. " Kata Yi Tian Bian yang telah mempersiapkan senjatanya yang berupa pena dan kuas di kedua tangannya.


" Kedua senjata mu sungguh menarik, Tian Bian. " Kata Zhang Xiao Long menyukai kedua senjata milik Yi Tian Bian yang sangat ringan sekali.


" Terimakasih Kak Long, kedua senjata ku ini hanyalah dua benda biasa saja. " Kata Yi Tian Bian merona di puji oleh Zhang Xiao Long.


" Ah, kau sungguh merendah sekali, Tian Bian. Aku tahu bahwa kamu tentunya seorang gadis pendekar yang memiliki ilmu silat yang tinggi. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum ramah kepada Yi Tian Bian.


" Kak Long, kau benar sekali. Yi Tian Bian ini adalah Puteri Raja Dali yang memiliki julukannya di dunia persilatan dengan nama Setan Racun Barat Kecil. " Kata Yanmi yang merangkul Yi Tian Bian untuk di perkenalkan kepada Zhang Xiao Long.


" Puteri Raja Dali?Hmm, rupanya gadis itu adalah keponakan dari Guru Chen Wai Kin. " Batin Zhang Xiao Long.


" Yanmi, kau terlalu memuji ku sampai aku tidak tahu bagaimana cara ku untuk menghadapi Kak Long. " Kata Yi Tian Bian melirik malu-malu .


"Kenapa kamu harus malu kepada ku, Tian Bian? Asal, kamu tahu saja aku ini masih terhitung saudara seperguruan mu. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum ramah kepada Yi Tian Bian.


" Kak Long, kamu sungguh baik sekali. " Kata Yi Tian Bian menundukkan wajahnya yang merah padam karena malu.


" Ekhem..! " Yanmi berdeham tersenyum untuk Zhang Xiao Long yang menatapnya tajam.


" Kenapa kamu tersenyum penuh arti kepadaku? " Tanya Zhang Xiao Long halus kepada Yanmi.


" Hmm, ada deh.. Rahasia wanita. " Jawab Yanmi yang tertawa kecil untuk Zhang Xiao Long yang di nilai pura-pura tidak tahu maksud hati Yi Tian Bian terhadap Zhang Xiao Long.


" Ish, sudahlah aku tak ada waktu untuk aku bisa mendengarkan gurauan mu itu, Yanmi. " Kata Zhang Xiao Long yang menggeleng kepalanya. Ia kembali fokus pada keempat jalan di depan mata mereka berempat.


" Kita telusuri yang pertama di sisi kanan kita. Aku akan membantu mu mencoret tiap titik tertentu supaya kita tidak tersesat dan terjebak oleh musuh. " Kata Yanmi menepuk-nepuk dada bidang Zhang Xiao Long dengan ringan.


"Iya, baiklah, terimakasih untuk bantuanmu itu, Nona kecil. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum kecil kepada Yanmi.


Lalu mereka berempat berjalan bersama-sama ke jalan pertama dari sisi kanan mereka, dimana mereka berempat muncul di sebuah pemukiman penduduk kota pintu masuk ke dalam wilayah Kerajaan Tang.


" Eh, kita telah mendatangi sebuah pemukiman penduduk di kota ini. " Kata Zhang Xiao Long yang menatap bangunan yang rata-rata genteng nya berwarna oranye atau merah keemasan dan di puncak gentengnya ada patung macan tutul.


" Aneh sekali pemukiman penduduk di kota ini. " Kata Yanmi yang lebih tertarik pada sebuah rumah yang paling besar dari seluruh rumah lain di sekitar pemukiman penduduk di kota pintu masuk ke dalam wilayah Kerajaan Tang.


" Ya, kita harus berhati-hati dalam langkah kita dalam menyelidiki tempat ini. " Kata Liu Lu Sian yang mengikuti langkah Zhang Xiao Long dan Yanmi di depannya.


Suasana malam yang dingin dengan salju yang terus menerus turun dari langit menambah rasa mencekam di hati mereka yang belum pernah mendatangi tempat asing itu. Lalu, Zhang Xiao Long merasakan gerakan sejumlah orang yang datang ke arah mereka berempat.


Swuuushh!


" Ya, Kak Long. " Jawab ketiga orang gadisnya itu yang segera menyadari adanya gerakan lima atau enam belas orang dari arah genteng -genteng rumah dari pemukiman penduduk di kota pintu masuk ke dalam wilayah Kerajaan Tang yang meluncur ke arah mereka berempat dengan gerakan yang sangat cepat.


Wheeeezzz!


Yanmi mengayunkan sabuk sutra warna merah ke arah timur mereka berempat dengan ilmu pedang keluarga Mu yang mengeluarkan getaran yang membuat sejumlah orang yang mengintai mereka berempat berjatuhan di depan mereka berempat dengan kepala mereka semua bocor.


Werrr!


Tarr!


Bruakkk!


Setelah itu muncullah sejumlah orang yang di depan mata mereka berempat dengan tangan memegang tombak yang sangat panjang yang mengarah ke arah mereka berempat.


Wuuuutzz!


" Wah, kalian berani juga mendatangi wilayah kami tanpa izin..! " Hardik salah satu dari enam belas orang yang berada di depan mata mereka berempat dengan tombak panjang sekitar lima meter kira-kira panjang dari tombak itu.


" Hmm, tempat apakah ini? " Tanya Zhang Xiao Long begitu tenang sekali kepada enam belas orang yang berada di depannya itu.


" Ini adalah markas besar sekte bunga Naga Emas Tang yang di pimpin secara langsung oleh Pangeran Mahkota Tang Hu Sin. " Jawab salah satu dari anggota sekte bunga Naga Emas Tang dengan nada dingin kepada Zhang Xiao Long.


Bersambung!


Visual tokoh-tokoh lainnya sesuai janjiku:



Li Kian Ming / Dewa Raja Mabuk Sakti gurunya Zhang Xiao Long.



Li Wu Long /Ching Wu Long /Bai Long: Kaisar Li ayah Zhang Xiao Long, Li Hong dan Li Yun Shiang.



Sheng Kun : Ketua Sekte Tengkorak Emas



Lan Wei Hong : Ketua Sekte Merak Darah



Beng Loan Ki : Ketua sekte Gunung Beng.



Kaisar Zen Yan Ze : Saingan Zhang Xiao Long /Kekaisaran Pulau Phoenix Emas.



Tang Si Huan: Raja Kerajaan Tang sahabat baru Zhang Xiao Long pasangan He Xiao Chao.



Chen Wai Kin : Pendekar Besar Iblis Bunga Harum Sakti gurunya Zhang Xiao Long dan juga adik angkat Luo Song Yi dan Li Wu Long pasangannya Han Lin Lin.



Fu Haifeng : Saudara Permaisuri Agung Fu Xiao Chie Ketua Sekte Walet Perak sahabat Zhang Xiao Long dan pasangannya Puteri Xiu Xiu.



Luo Song Yi : Ibu Zhang Xiao Long.