Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Hutan Pintu Masuk Ke Ibukota Kekaisaran He.


Zhang Xiao Long melihat ke arah luar jendela dari kamarnya dan mengerutkan keningnya saat melihat debu asap yang membungkus langit di wilayah Ibukota Kekaisaran He.


" Siapakah yang telah melumpuhkan Ibukota Kekaisaran He dalam waktu tujuh jam saja? " Tanya Zhang Xiao Long yang melesat keluar dari kamar menuju ke tembok pintu masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran He.


Zhang Xiao Long melihat begitu banyak api dan hujan deras yang membuat kota itu menjadi kota mati, di sana ia melihat sosok yang telah di kenal olehnya dan orang itu menenteng kepala Kaisar Kekaisaran He keluar dari kumpulan api yang membakar seluruh Ibukota Kekaisaran He.


" Kaisar Ming Huan, telah melumpuhkan Ibukota Kekaisaran He hanya dalam waktu tujuh jam saja, tapi dia tak mengambil pusaka Kekaisaran He hanya memenggal Kaisar nya saja lalu Ia memasang bendera Kekaisaran Ming di seluruh wilayah Kekaisaran He. " Kata Zhang Xiao Long dengan kaget sekali melihat keganasan Kaisar Ming Huan dalam membalas dendam terhadap musuh Kekaisaran Ming.


" Zhang Xiao Long, Aku akan membagi wilayah ini dengan mu asalkan kamu bisa pengganti Kaisar Li di Istana Kekaisaran Li. Aku Ming Huan bersumpah untuk membagi wilayah Kekaisaran He untuk mu dengan batas wilayah timur laut sebagai wilayah Kekaisaran Ming sedangkan batas wilayah barat laut adalah milikmu. " Kata Kaisar Ming Huan dengan ilmu khikang yang amat mengesankan Zhang Xiao Long.


" Ya, pasti. Aku akan membuktikannya kepada Anda untuk menjadi seorang pengganti Kaisar Li sebagai kesepakatan antara anda dengan Aku Zhang Xiao Long. " Jawab Zhang Xiao Long dengan tegas melalui ilmu khikang juga.


" Terimakasih Zhang Xiao Long. " Kata Kaisar Ming Huan yang langsung berkelebat cepat ke arah timur laut dan menghilang di kegelapan malam menuju pagi hari.


Zhang Xiao Long melesat pula ke dalam istana Kekaisaran He yang telah di lihatnya dari tembok pintu masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran He. Ia menemukan benda yang di carinya di bawah meja kerja Kaisar Kekaisaran He.


" Stempel bunga He. " Kata Zhang Xiao Long yang menyimpan benda itu di saku pakaiannya.


Lalu, Zhang Xiao Long memeriksa seluruh istana Kekaisaran He dengan cermat sekali, dimana ia melihat seorang anak laki-laki yang tersembunyi di balik dinding ruang rahasia di salah satu kamar tidur di istana Kekaisaran He.


" Kau jangan membunuhku karena aku hanyalah seorang anak kecil yang tidak tahu apa-apa. " Kata anak kecil itu dengan tatapannya meminta pertolongan dari Zhang Xiao Long.


" Kau putra bungsu dari Kaisar He Dan Kin yang di sembunyikan di dalam ruang rahasia untuk keturunan dari ayah mu masih ada yang hidup dari kemarahan Sang Kaisar Ming Huan. " Kata Zhang Xiao Long yang mendapatkan anggukkan anak itu.


" Iya, namaku adalah He Jia Jia dan aku sama sekali tidak pernah menyalahkan Kaisar Ming Huan yang membantai semua anggota keluarga ku karena Ayahku sangat serakah dan merusak kepercayaan yang telah diberikan oleh Kaisar Ming Huan terhadap kami. " Kata He Jia Jia nama anak itu dengan airmata kesedihan dan juga keiklasan hati menerima hukuman mati untuk keluarganya dari Kaisar Ming Huan.


"Hmm,aku tahu kau anak baik. Mari kau ikut aku dan jadilah kau sebagai orangku yang bernama Jia Jia tanpa marga He yang kau sandang. " Kata Zhang Xiao Long yang membawa pergi anak itu dari Istana Kekaisaran He yang telah di hancurkan oleh para pasukan Kekaisaran Ming.


Zhang Xiao Long kembali ke kuil kosong pada pagi hari yang bertepatan dengan matahari yang mulai naik ke angkasa untuk menggantikan sang bulan purnama sebagai pergantian waktu untuk setiap manusia dan semua makhluk hidup di bumi.


" Aku mengambil bagian ku dari kesepakatan antara diriku dengan Kaisar Ming Huan di wilayah Kekaisaran He yang kini menjadi kota He An oleh Kaisar Ming Huan. " Jawab Zhang Xiao Long yang menyerahkan Jia Jia kepada Li Hong Xiu.


"Eh, lalu anak siapakah dia yang kau serahkan kepadaku? " Tanya Li Hong Xiu yang termangu di serahkan tugas untuk menjaga anak kecil oleh Zhang Xiao Long yang telah masuk kembali ke kamar.


" Uhhh, di abaikan lagi olehnya. " Kata Li Hong Xiu yang muram sambil melirik ke arah Jia Jia yang terlihat begitu menyentuh hatinya karena anak itu sangat manis.


" Dia aneh ya? " Tanya Jia Jia menunjuk ke arah pintu kamar Zhang Xiao Long kepada Li Hong Xiu.


" Iya, tapi dia baik hati orangnya. " Jawab Li Hong Xiu yang mengajak anak kecil itu pergi tidur di kamarnya.


Yu Song Bu sudah mempersiapkan perbekalan untuk pelayaran Zhang Xiao Long yang akan mengunjungi Kerajaan Tang di seberang laut He Lin untuk mengantarkan Tang Si Hao pulang ke Istananya sesuai janji Zhang Xiao Long kepada putra dari Kaisar Tang.


" Kapal laut yang harus di perlukan untuk arungi lautan He Lin yang penuh dengan bahaya dari lautnya itu. " Kata Tang Si Hao memberitahu Yu Song Bu di luar kuil kosong.


" Kapal laut? Darimana kami bisa memiliki kapal laut dengan uang kami yang hanya cukup untuk perjalanan darat saja? " Tanya Yu Song Bu yang sibuk mengumpulkan makanan yang di belinya di kedai makan dekat kuil kosong di depan pintu masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran He bagian barat laut.


"Hmm, di Ibukota Kekaisaran He sudah lumpuh total oleh Kaisar Ming Huan yang telah aku dengar dari masyarakat di sekitar kita saat ini. Apakah kau tak mau mengambil bagian dari harta karun yang pernah di miliki oleh Kaisar He Dan Ki yang kini tak ada yang memilikinya. "Kata Tang Si Hao dengan kecerdasannya membantu Yu Song Bu berpikir jernih.


" Benar juga katamu, Tang Si Hao. Marilah kita ambil harta karun milik Kaisar He Dan Ki yang tak di inginkan oleh Kaisar Ming Huan yang ajaib itu. " Kata Yu Song Bu yang kemudian mengajak Tang Si Hao masuk ke Ibukota Kekaisaran He.


Liu Tong menyeret Li Shimin yang di tugaskan oleh Liu Tong untuk membawakan belanjaan mereka untuk sarapan pagi Zhang Xiao Long dan istrinya serta teman-teman mereka yang masih belum bangun tidur.


" Liu Tong,aku bukan pelayannya yang harus menyediakan makanannya..! " Teriak Li Shimin yang berusaha untuk menahan tubuhnya yang di seret oleh Liu Tong dengan kasar.


Bersambung!