Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menyelamatkan Sekte Gunung He.


Zhang Xiao Long tiba di daratan dengan tubuh dan wajah penuh darah ular api raksasa yang telah dibunuh olehnya, ia menunggu Liu Tong sampai ke daratan lalu mereka berdua segera kembali kepada teman-teman mereka yang telah menunggu kembalinya mereka di rumah kosong di tengah hutan gunung He.


" Tuan muda Zhang...! " Seru teman-teman nya yang terbelalak melihatnya telah kembali dari danau hijau dengan berlumuran darah tetapi ia memberikan senyuman untuk teman-temannya tenang.


" Liu Tong, kamu rebus tiga tumbuhan langka itu dan kumpulkan sarinya di satu wadah yang berasal dari tanah untuk sari -sari manfaat dari tiga tumbuhan langka itu dapat terkumpul menjadi satu untuk di minum oleh semua teman kita. " Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman ramah kepada Liu Tong.


" Tidak, tiga tumbuhan langka itu khusus aku ambil dari dasar danau hijau untuk kamu bukan untuk mereka. "Kata Liu Tong dengan tegas.


" Ahh, kau ini pelit sekali dengan teman-teman kita? " Tegur Zhang Xiao Long kepada Liu Tong yang menjawabnya dengan lirikan tak pernah peduli dengan yang lain sebelum Liu Tong pergi keluar rumah kosong untuk membuat obat dari tiga tumbuhan langka itu.


Zhang Xiao Long menggeleng kepala melihat Liu Tong yang sangat pilih kasih soal pembagian hasil kerja mereka namun Zhang Xiao Long tak perlu membahasnya kembali karena Zhang Xiao Long langsung fokus untuk mengobati semua korban keganasan Iblis wanita cakar rajawali hitam yang semuanya telah di baringkan di atas jerami oleh Liu Hong Xiu dan yang lainnya.


" Mundurlah kalian lalu menjagalah di luar rumah kosong ini agar aku bisa konsentrasi dalam mengobati mereka semua." Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman ramah kepada Liu Hong Xiu dan yang lainnya.


" Iya, Kak Afung. " Jawab Li Hong Xiu dan yang lainnya dengan senyuman manis mereka yang di khususkan untuk Zhang Xiao Long seorang pria yang mereka cintai dan puja di dalam hati para gadis cantik jelita itu.


Zhang Xiao Long memejamkan sepasang mata lalu mengulurkan tangannya ke arah semua orang yang berbaring di atas jerami dengan waiah dan tubuh hitam pekat. Pemuda ini telah menggunakan ilmu sinkang bunga Xia untuk mengalirkan darah ular api raksasa yang telah masuk ke nadinya ke arah semua orang yang berada di jerami.


" Aku harus bisa menyelamatkan mereka semua dengan kemampuan yang aku miliki. " Kata Zhang Xiao Long dengan tekadnya di dalam hati nya.


Liu Tong di luar rumah kosong telah merebus tiga tumbuhan langka yang terdiri dari bunga naga merah, jamur panca indera dan ginseng ungu di dalam wadah yang terbuat dari tanah di atas bara api unggun yang dibuatnya sendiri.


" Zhang Xiao Long baru kali ini aku menemukan seorang yang tulus bersahabat denganku tanpa pamrih yang membuat aku memiliki sebuah rasa persahabatan yang tak pernah aku miliki selama ini, karena itu aku mulai dari hari ini akan selalu melindungi kamu sebagai seorang Kakak laki-laki angkatmu. " Batin Liu Tong.


" Liu Tong, kau sedang memikirkan apa dengan serius sekali dari raut muka mu itu? "Tanya Li Shimin yang tersenyum mengejek kepada Liu Tong.


" Kamu ingin tahu apa yang sedang aku pikirkan pada saat ini? " Tanya Liu Tong dengan nada serius kepada Li Shimin yang langsung tertarik dengan keseriusan wajahnya.


" Iya,apa itu? " Li Shimin langsung menanyakan Liu Tong dengan serius sekali.


" Merebus mu di sini bukankah menjadi sebuah pemikiran yang menarik. " Jawab Liu Tong yang membuat ekpresi wajah Li Shimin berubah jadi merah karena marah kepada Liu Tong.


" Kau memang layak untuk di beri hajaran atas kekurangan ajaranmu itu...! " Bentak Li Shimin yang telah melesat ke arah Liu Tong dengan kepalan tangannya yang mengarah ke kepala Liu Tong dengan arah samping.


Liu Tong dengan tenang mengarahkan tangan ke arah serangan kepalan tangan Li Shimin yang yang mengakibatkan Li Shimin terbanting ke tanah dengan suara berdegup kencang.


Dess!


Bruak!


" Aughh...! " Pekik Li Shimin yang merasakan sakit pada dadanya yang membentur tanah dan Ia hanya bisa mendelik tajam kepada Liu Tong tanpa bisa bangun dan melawan Liu Tong yang ternyata memiliki kemampuan diri yang tinggi selain Zhang Xiao Long yang telah di masukan ke dalam daftar sebagai musuhnya yang akan di balasnya di kemudian hari.


" Kenapa kau melirik aku seperti itu, Li Shimin? " Tanya Liu Tong yang mendekati Li Shimin dengan senyuman kejam di wajah tampan Li Shimin yang memucat ketakutan.


" K..Kau jangan membunuh aku, Liu Tong. Aku ini putra dari Kaisar Li penguasa negeri ini. " Kata Li Shimin yang ketakutan dengan senyuman keji Liu Tong yang berada di atasnya.


" Aku tak akan membunuhmu sekarang, bocah pengecut. Aku hanya ingin memutuskan seluruh urat nadi mu agar kamu tidak pernah lagi bisa mengganggu ketenangan hidup Adik angkatku di kemudian hari. " Kata Liu Tong dengan dingin kepada Li Shimin yang kedua tangan dan kaki nya telah di putus urat nadinya oleh ilmu sinkang tapak rubah emas milik Liu Tong.


Krekk!


Kreek!


" Argghhh!!! " Pekik Li Shimin yang hanya bisa merasakan sakit pada kedua tangan dan kakinya yang telah di putus urat nadinya oleh Liu Tong sehingga pemuda ini menjadi seorang pemuda biasa yang tidak memiliki ilmu silat lagi untuk selamanya.


Liu Tong meninggalkan Li Shimin di tanah untuk kembali ke pekerjaannya membuat obat mujarab untuk Zhang Xiao Long dengan senyumnya yang normal kembali.


Li Hong Xiu dan para gadis sibuk membuatkan makanan dan minuman untuk Zhang Xiao Long di sisi lain dengan sikap mereka tidak pernah mempedulikan perbuatan Liu Tong yang telah menghukum Li Shimin dengan sangat berat.


" Bagus, Liu Tong karena kamu telah melakukan hal yang benar untuk keamanan Keponakanku. " Kata Beng Loan Ki yang memuji cara Liu Tong dalam menangani Li Shimin yang congkak itu.


" Ya, Paman Beng. Aku hanya ingin melindungi seseorang yang telah memberikan ketulusan hatinya kepadaku dengan menjadikan aku yang rendah ini sebagai saudaranya dan orang itu adalah Adik Zhang Xiao Long ku yang tersayang bagiku dan kita semua. " Kata Liu Tong dengan ramah kepada Beng Loan Ki yang dapat melihat sifat asli Liu Tong dengan mengamati sikap dan tindakan nyata dari pemuda ini.


Pintu masuk ke rumah kosong telah di buka oleh Zhang Xiao Long yang meminta para sahabat untuk masuk dan melihat hasil pengobatannya terhadap para anggota sekte Gunung He.


Bersambung!