Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Istana Dingin.


Putri Agung Wen Baoning mendongak melihat sinar sepasang mata tajam dan indah Zhang Xiao Long meredup dengan kesedihan yang tak bisa diungkapkan oleh pemuda ini tetapi terlihat dengan jelas oleh gadis cantik jelita yang berdiri di depan Zhang Xiao Long.


"Siapakah yang kamu bicarakan tadi yang telah membuat perasaanmu terluka seperti itu? " Tanya Putri Agung Wen Baoning dengan tatapan matanya yang menyiratkan mencoba untuk memahami isi hati dan pikiran Zhang Xiao Long.


"Seseorang yang selalu hadir di hidupku untuk selamanya, dirinya takkan pernah bisa seorang pun bisa menggantikannya di hatiku. " Jawab Zhang Xiao Long memancarkan cahaya cinta yang benar-benar menaklukkan benteng hati Putri Agung Wen Baoning yang selama ini belum ada seorangpun yang bisa menaklukkan benteng hati gadis itu.


"Mari kita lihat istana dingin untuk wisata subuh hari mu sebelum kita bersiap -siap untuk temui Kaisar Li yang akan mengadakan pertemuan agung untuk membahas tentang pernikahan aku dengan mu. " Kata Putri Agung Wen Baoning yang memberitahukan jadwal hari itu kepada Zhang Xiao Long.


"Hmm, aku tak pernah menyangka bahwa untuk menikah dengan seorang putri Agung seperti mu tata caranya sungguh merepotkan sekali. " Kata Zhang Xiao Long merajuk di depan Putri Agung Wen Baoning.


"Tentu saja karena aku putri pilihan Kaisar Li dan rakyat di seluruh negeri ini yang membuat siapa pun pria yang beruntung untuk menjadi suami ku mendapatkan kebahagiaan dan keberuntungan berlipat-lipat dengan gelar Pangeran Agung yang dapat memiliki kedudukan yang setara dengan Kedudukan seluruh raja, Marquis dan adipati, pangeran dan putri di seluruh negeri, pokoknya Kaisar dan Permaisuri serta Ibu Suri Agung sekalipun harus bisa menempatkan diri mereka untuk tetap berada di atas ku. " Jawab Putri Agung Wen Baoning membangga-banggakan status dan kedudukannya di depan Zhang Xiao Long.


"Tetap saja kau seorang wanita yang harus tahu pria di selalu di atas wanita sebagai pemimpin nya baik di rumah maupun diluar rumah.Jika kamu sudah mau menikah dengan ku, maka kau harus mematuhi peraturan dan perintahku yang menjadi pria, pemimpin mu dan suamimu. Aku Zhang Xiao Long takkan pernah suka wanita di atas ku. " Kata Zhang Xiao Long tegas.


Zhang Xiao Long melompati tembok bagian kiri istana dingin sesudah membekukan Putri Agung Wen Baoning dengan ucapannya yang tak bisa di bantah oleh Putri Agung Wen Baoning bila gadis itu ingin menikahinya.


"Zhang Xiao Long.. Dia benar-benar berbeda dengan Li Zhen Hua maupun Kaisar Yan Bing Ji yang pernah mencoba untuk meramal ku kepada Kaisar Li maupun Permaisuri Agung Fu Xiao Chie. Ahh, dia tak pernah bisa di aku kalahkan dengan status dan kedudukan ku sebagai putri Agung di tiga Kekaisaran yang menjadi wilayah kekuasaan ku sebagai seorang anak perempuan angkat Kaisar Li. " Kata Putri Agung Wen Baoning pada dirinya sendiri.


Ketika Putri Agung Wen Baoning ingin mengikuti langkah Zhang Xiao Long masuk ke dalam istana dingin. Ia mendengar suara Aching gadis dayang istananya mendatanginya di dekat pintu gerbang bagian utara istana dingin.


"Putri Agung Wen Baoning, hamba mencari anda ke seluruh istana Kekaisaran Li semalaman hingga menjelang subuh hari. " Kata Aching yang terlihat panik.


"Ada apa kau mencariku? Bukankah aku sudah bilang bahwa aku sedang mencari cara untuk menaklukkan benteng hati Zhang Xiao Long pria angkuh itu? " Tanya Putri Agung Wen Baoning yang menghentakkan kakinya dengan geram di depan Aching.


Lalu mereka berdua meniggalkan istana dingin dan melupakan Zhang Xiao Long yang telah menyelinap masuk ke istana dingin untuk selidiki Ibu Suri Leng Suo dan rombongan yang datang ke istana dingin.


Di istana dingin terlihat seorang wanita anggun yang duduk di pinggir kolam bunga teratai yang di temani oleh seorang gadis pelayan di dekat wanita anggun itu yang mengangkat wajahnya ketika ia melihat kedatangan Ibu Suri Leng Suo dan rombongan ke arahnya. Ia segera berdiri dan memberikan hormat kepada Ibu Suri Leng Suo di depannya.


"Hormat hamba Fang Yu kepada Ibu Suri Leng Suo panjang umur.. Panjang umur. . " Sapa Fang Yu nama wanita anggun itu.


"Apa yang ingin Ibu Suri Leng minta bantuan dari ku? " Tanya Selir Fang Yu juga tanpa basa basi kepada Ibu Suri Leng Suo yang tertawa melihat keberanian wanita di hadapannya itu.


"Kau sungguh mengagumkan sekali, Fang Yu. Aku Leng Suo pasti akan membalas kebaikanmu kepada ku jika kamu mau membantuku untuk membunuh Ibu Suri Senior Wen yang selalu jadi penghalang jalanku untuk membunuh Kaisar Li yang selalu mencari peluang untuk bebas dari genggaman tangan ku sebagai ibu tirinya yang sudah menjadikannya sebagai seorang Kaisar di negeri ini. " Jawab Ibu Suri Leng Suo dengan senyuman keji di bibirnya.


"Bukankah anda selalu menyukai Kaisar Li yang di nilai oleh Anda sebagai seorang putra yang selalu mematuhi setiap perkataan anda sebagai pengganti ibunya? " Tanya Selir Fang Yu yang ternyata cerdas berdiplomasi dengan wanita tua yang selalu haus kekuasaan di depannya itu.


"Itu dahulu sebelum dia tanpa sadar menyukai putranya sendiri yang selama ini aku halangi untuk masuk ke istana ini dengan berbagai cara di otakku namun sialnya..,Bocah itu telah datang ke istana ini dengan caranya di luar dugaanku. " Jawab Ibu Suri Leng Suo dengan wajah dingin.


"Bocah itu siapakah yang kamu maksudkan itu, Ibu? " Tanya Kaisar Li sendiri yang ternyata hadir di taman bunga teratai di dalam istana dingin.


Pria berkuasa itu berjalan dengan tegak ke arah Ibu Suri Leng Suo dan rombongan yang kaget sekali karena rencana mereka telah gagal dalam waktu singkat oleh Kaisar Li yang mendapatkan informasi tersebut dari Putri Agung Wen Baoning yang mendatangi Kaisar Li di ruangan pribadi Kaisar Li sendiri.


"Ayah, bisakah kau ikut aku ke suatu tempat? " Pinta Putri Agung Wen Baoning yang datang ke istana pribadi Kaisar Li bersama dengan Aching.


"Baoning, ada masalah apa yang membuat mu meminta ku ikut kamu ke tempat yang ingin kau tunjukkan kepadaku? " Tanya Kaisar Li ingin tahu sekali melihat wajah serius Putri Agung Wen Baoning di hadapannya.


"Ikut saja nanti kau akan tahu sendiri. Ayo..! " Desak Putri Agung Wen Baoning.


Maka, Kaisar Li datang ke istana dingin lalu tak sengaja mendengar percakapan antara Ibu Suri Leng Suo dengan Selir Fang Yu sehingga ia tahu bahwa semua permasalahan hidupnya dengan Luo Song Yi yang menyebabkan dirinya terpisah dari wanita yang dicintainya itu dan putranya yang sampai detik ini belum pernah dijumpainya.


"Ibu Suri Leng Suo kau wanita kejam yang telah menyengsarakan hidupku...!! " Hardik Kaisar Li yang melontarkan ilmu pukulan telak melalui telapak tangannya ke arah Ibu Suri Leng Suo.


whuuuut!


Bersambung!