
"Kak Tong, tolong kamu berikan pil penawar racun yang di alami oleh Tan Tan Ling Ming dan Nalan Yan Ran kepada mereka berdua dan kau juga harus membunuh Kasim istana Permaisuri Nalan Yan Ran karena dia seorang pengkhianat yang bekerjasama dengan Pangeran Li Ren Hao yang telah hukum mati di istana Selir ketujuh Zhao Ling Erl. Lalu, kau bantu aku untuk menjaga istana Kekaisaran Naga Merah selama aku pergi ke wilayah pegunungan Himalaya bersama Ming Ming ku ini. " perintah dari Zhang Xiao Long.
"Baik, Paduka Kaisar. " jawab Liu Tong tegas.
"Bagus, sekarang juga aku akan berangkat dari istana Kekaisaran Naga Merah dan sampai jumpa pada tahun berikutnya di istana ini. " kata Zhang Xiao Long dengan nada serius kepada Liu Tong sambil membungkus Ming Ming dengan selimut tebal dan menggendongnya lalu Zhang Xiao Long memanggul buntalan perjalanan di pundak.
Kemudian, Zhang Xiao Long berkelebat dengan luar biasa cepat meninggalkan istana pribadinya dan Liu Tong yang menganggukkan kepalanya dengan sikap seorang pengawal sejati.
Brrr!
Zhang Xiao Long meletakkan Putri Ming Ming di atas rumput di dalam gua rahasia dalam gunung Li sebelum melakukan perjalanan ke wilayah pegunungan Himalaya sebagai misi baru Zhang Xiao Long di dunia persilatan daratan besar.
"Ming Ming, aku akan mencoba untuk gunakan ilmu sinkang rahasia hati seorang pria untuk aku bisa menyembuhkanmu. " kata Zhang Xiao Long membelai lembut wajah Ming Ming sebelum ia duduk bersila dengan sepasang tangannya di arahkan ke arah Putri Ming Ming yang terbaring di atas rumput, lalu sebuah sinar cahaya yang amat terang benderang keluar dari sepasang tangan Zhang Xiao Long yang terbuka ke arah istrinya tercinta.
Kemudian Zhang Xiao Long dari dalam tubuhnya keluarlah sebutir mutiara yang merupakan pil cahaya cinta pria sejati melalui mulutnya yang bersentuhan dengan mulut istrinya lalu di tiup dengan napasnya untuk pil dapat larut ke dalam tubuh istrinya.
"Ahh, semoga dengan cara yang aku lakukan ini kau bisa segera sadar dari tidurmu, sayang. " kata Zhang Xiao Long memeluk istrinya dengan kasih sayang.
Lima menit kemudian terdengar suara halus dari mulut mungil istrinya yang membuatnya segera melihat gerakan halus istrinya yang kemudian membuka sepasang mata yang sangat indah di depannya lalu Ming Ming mengeluarkan suara lembutnya untuk bertanya kepada Zhang Xiao Long.
"Kak Long, apa yang telah terjadi pada ku dan di manakah kita berdua berada saat ini? " tanya Puteri Ming Ming suaranya yang merdu begitu di rindukan oleh Zhang Xiao Long yang memeluk istrinya dengan erat.
"Ming Ming oh syukurlah kamu sudah sadar dari tidur panjang mu..., kau sungguh membuatku ketakutan akan kehilanganmu.. " kata Zhang Xiao Long membelai lembut rambut panjang dan indah Puteri Ming Ming.
"Oh, aku sungguh minta maaf telah membuatmu mencemaskan ku dan ketakutan seperti ini.. " kata Putri Ming Ming membalas pelukan Zhang Xiao Long.
"Tak perlu minta maaf kepada ku asalkan kamu baik-baik saja bagiku sudah lebih dari cukup besar untuk kebahagiaanku. " kata Zhang Xiao Long merenggangkan sedikit tubuhnya untuk ia bisa menatap istrinya dengan tatapan matanya yang menyiratkan kerinduan yang mendalam.
"Kak Long, kita berada di gua gunung Li kah? " tanya Puteri Ming Ming dari punggung Zhang Xiao Long melihat langit-langit gua dan pintu gua di belakang Zhang Xiao Long yang menyinari cahaya matahari pagi yang menyorot langsung ke arah mereka berdua.
"Iya, kita berdua berada di gua gunung Li. Aku lah yang membawa mu ke sini untuk mengobati mu dengan cara ku sendiri dan akhirnya berhasil dengan sempurna sehingga aku bisa melihat mu menatapku dengan senyuman manismu ini.. " jawab Zhang Xiao Long bahagia melihat istrinya tersenyum begitu manis untuknya seorang.
"Kak Long, terimakasih banyak atas kebaikanmu kepada ku, aku bersumpah untuk menjadi istri yang baik untukmu seumur hidupku dengan aku akan selalu mencintaimu. " kata Putri Ming Ming yang merengkuh wajah Zhang Xiao Long yang sangat tampan luar biasa lalu mencium bibir Zhang Xiao Long dengan lembut.
Aroma bunga plum yang manis, aroma bunga Xia yang lembut dan aroma daun mentol juga aroma bunga cinta abadi menjadi satu tercium oleh Zhang Xiao Long ketika ia merasakan bibir lembut Ming Ming menyentuh bibirnya.
"Apakah aku dan dia adalah takdir yang telah tertulis di langit dan bumi yang menginginkan kami bersatu? Aku tidak pernah mengerti apa arti kenyamanan dan senyuman cinta namun ku mengerti apa arti dari perhatian dan cinta yang telah lama ku nantikan... " kata Zhang Xiao Long halus kepada Puteri Ming Ming yang merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya setelah wanita itu tahu bahwa Zhang Xiao Long yang mencintai dirinya dengan ketulusan hati pria di hadapannya itu.
"Kak Long, kau meninggalkan istana Kekaisaran Naga Merah untuk misi apalagi bukankah sheng Kun sudah mati di tanganmu? " tanya Puteri Ming Ming dengan lembut kepada Zhang Xiao Long seraya berbaring di atas dada kekar Zhang Xiao Long.
"Meskipun Sheng Kun sudah mati di tanganku, namun aku mendengar bahwa Sheng Kun lain telah muncul di dunia persilatan daratan besar untuk menjadi bibit penyakit di Kekaisaran Naga Merah, karena itu aku harus membasmi mereka semua sebelum mereka membesar dan dapat menyebabkan kerusakan pada kesatuan dan persatuan bangsa Kekaisaran Naga Merah kita. Juga, aku ingin mengembalikan pil bunga salju abadi kepada sepasang hantu malam di gunung Himalaya. " jawab Zhang Xiao Long yang jemari tangannya sibuk mencium rambut panjang dan wangi istrinya seraya tersenyum bangga dengan kecantikan istrinya yang tiada duanya itu.
"Hmm, baiklah,kalau begitu aku akan menemani kamu untuk berpetualang di dunia persilatan daratan besar untuk kali ini yaitu berpetualang ke pegunungan Himalaya sebagai tujuan utama mu. " kata Puteri Ming Ming yang melompat dan berdiri di depan Zhang Xiao Long yang jemarinya di raih jemari halus Ming Ming untuk bangun dan berdiri di depan Puteri Ming Ming.
"Ya, baiklah. Mari kita berdua berpetualang di dunia persilatan daratan besar bersama-sama untuk menjaga persatuan dan kesatuan wilayah Kekaisaran Naga Merah kita yang tercinta.. " kata Zhang Xiao Long yang melingkarkan lengan kanannya di pinggang kecil Putri Ming Ming yang bersiul lembut memanggil seekor burung garuda emas yang tahu-tahu melayang turun ke depan pintu gua gunung Li di hadapan mereka berdua.
"Wahh, garuda emas raksasa ini darimana kamu mendapatkannya dan kenapa kamu tak pernah menceritakan tentang hewan hebat mu ini pada ku? " tanya Zhang Xiao Long terkagum-kagum pada hewan peliharaan istrinya yang hebat ini.
"Dari pulau kecil di dekat pulau abadi kakakku, ya karena kamu tak pernah bertanya tentang aku dan kehidupan ku sebelum aku berjumpa kamu dan menikah dengan mu. " jawab Putri Ming Ming nada cerdas sekali.
"Hmm, ya karena aku bukanlah seorang laki-laki yang suka ikut campur urusan pribadi orang lain yang sama sekali bukanlah urusan ku termasuk ikut campur urusan pribadi mu dahulu sebelum aku berjumpa dengan kamu dan penasaran luar biasa untuk mengetahui segala hal tentangmu yang selalu berada di otakku, benakku dan kedua mataku semenjak aku sadar bahwa aku telah jatuh cinta kepada mu, ya aku dahulu tidak mau mengakui bahwa seorang Zhang Xiao Long bisa jatuh cinta kepada seorang wanita seperti mu. " jawab Zhang Xiao Long dengan apa adanya.
"Hei, bukankah kamu dulu mencintai Mu Yanmi istri pertama mu? juga, bukankah kamu seorang pria yang tidak pernah bisa ditaklukkan oleh cinta? " tanya Putri Ming Ming menengok ke arah Zhang Xiao Long yang mengangkatnya untuk duduk di atas punggung burung garuda emas.
"Ya, dulu aku mencintai Mu Yanmi itu adalah cinta pertama seorang pria remaja namun usai aku berjumpa dengan kamu dan mengetahui bahwa aku mencintaimu, hal ini berarti cinta ku kepada mu adalah cinta laki-laki dewasa untuk selamanya untukmu, aku akan bertanggung jawab untuk menjaga mu seumur hidupku. Hmm kalau perkataanmu yang mengatakan bahwa aku seorang pria yang bisa ditaklukkan oleh cinta itu kurang tepat, sayang. " jawab Zhang Xiao Long meluruskan pertanyaan istrinya.
"Oh, yang paling tepat untuk mengutarakan sikap mu kepada ku itu apa? " tanya Puteri Ming Ming menggigit bibirnya gemas.
"Aku seorang pria yang dapat menaklukkan cinta seorang wanita sehebat dirimu adalah ucapan yang paling tepat untuk ku yang mencintaimu. " Jawab Zhang Xiao Long membalas mengigit daun telinga kiri Puteri Ming Ming dengan halus sampai istrinya memerah wajahnya karena malu pada sentuhan manisnya terhadap istrinya yang manis ini.
"Hmm, dia menemukan titik sensitif ku bila aku di sentuh pada daun telinga kiri maka perasaan wanita ku datang dan ku ingin mendapatkan perhatiannya pada ku seorang. " batin Puteri Ming Ming yang di tepis dengan pikirannya dan sikapnya yang agung seakan-akan ia takkan pernah bisa di ketahui kelemahannya oleh Zhang Xiao Long pria yang benar-benar telah membuat dirinya jatuh cinta dan takluk terhadap suaminya yang gagah perkasa dan cerdas luar biasa.
"Awan di langit begitu cerah dan angin begitu sejuk di pagi hari ini dari kita duduk di atas punggung burung garuda emas yang luar biasa gagah perkasa... " kata Zhang Xiao Long yang tidak mengetahui istrinya di depannya terlihat senyum -senyum semanis sinar matahari pagi usai mendapatkan gigitan lembut di daun telinga kiri darinya.
Bersambung!!