Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tiba Di Daerah Kota Lu An Barat.


Perahu yang di tumpangi oleh Zhang Xiao Long dan rombongannya akhirnya tiba juga di tepi sungai lu di dekat Li Shimin yang masih di posisi terbalik dengan kepala masuk ke tanah dan kedua kakinya bergerak-gerak di udara di tepi sungai lu.


" Aish, berapa lama dia seperti ini, Kakak Long? " Tanya Yanmi dengan senyumnya kepada Zhang Xiao Long seraya melirik geli sendiri kepada Li Shimin.


" Ya, tergantung pada dirinya sendiri untuk tobat atau tidak. " Jawab Zhang Xiao Long dengan lembut membantu Yanmi turun dari perahu.


" Zhang Xiao Long, tolong kasihanilah dia yang sudah menderita selama lima hari empat malam di tepi sungai lu dengan posisi tak layak untuk di lihat. " Kata Li Yun Shiang dengan sopan kepada Zhang Xiao Long.


" Aku akan melepaskan dirinya setelah aku berhasil mengalahkan sekte Naga lu dan sekte macan kumbang lu. " Kata Zhang Xiao Long dengan acuh tak acuh kepada Li Yun Shiang yang di lewati begitu saja untuk berjalan ke tengah jalan menuju ke daerah yang di tuju oleh nya.


" Rasakan sensasi menikmati keindahan tanah di tepi sungai lu, tuan muda sombong. " Ejek Yu Song Bu untuk Li Shimin.


" Iya, bagaimana rasanya melihat cacing, semut dan mahkluk lain di tanah di tepi sungai lu." Kata Li Hong Xiu dan para gadis lainnya yang tertawa senang hati melihat Li Shimin di hukum seperti itu oleh Zhang Xiao Long.


" Keponakanku, kota lu an barat berada di depan sana dengan papan namanya bisa kita lihat dari kita datang. " Kata Beng Loan Ki dengan senyum cerah kepada Zhang Xiao Long yang berjalan dengan tenang bersama Yanmi di samping pemuda remaja yang sangat tampan dan hebat itu.


" Iya, Paman Beng. Aku bisa melihat adanya dua atau tiga orang yang tergesa-gesa masuk ke kota lu an barat seakan-akan mereka ingin beri laporan kepada pemimpin mereka di kota ini. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada ringan sekali kepada Beng Loan Ki seakan-akan ia dan rombongannya sedang melakukan perjalanan wisata saja.


" Mereka jika aku lihat dari punggung pakaian mereka pakai sepertinya berasal dari sekte Naga lu yang Kita incar. " Kata Liu Ting Ting dayang Zhang Xiao Long yang berjalan di samping Hu Yang San singa rambut merah tunggangan Zhang Xiao Long.


" Iya..? Lalu apa kamu memiliki rencana untuk mempermudah misi Kakak Afung kita? " Tanya Li Hong Xiu dengan ramah kepada Liu Ting Ting.


" Ada. " Jawab Liu Ting Ting yang mengambil batu kerikil dari tanah lalu menyentil ke arah ketiga orang yang ingin masuk ke kota lu an hingga ketiga orang itu roboh oleh gadis pintar ini.


Tuk, tuk, tuk..!


" Aha, aku mau duluan memakai baju mereka." Kata Puteri Ching Ching yang melesat cepat lalu menyambar tiga mayat dari sekte Naga lu yang telah dibunuh oleh Liu Ting Ting dengan sentilan batu kerikil.


Wush!


" Aku yang tengah saja..! " Kata Li Hong Xiu yang segera mengikuti kawannya.


" Yang ketiga siapa yang memakai baju nya?? " Tanya Rong Rong cekikikan sendiri kepada ide teman-teman nya.


" Aku saja yang pakai. " Jawab Liu Ting Ting yang menyerahkan Hu Yang San kepada Rong Rong yang menyembunyikan dirinya dan Hu Yang San di semak -semak belukar di hutan tepi sungai lu.


" Tuan muda, sekarang kami berpencar ke arah timur dari kota lu an barat dan kita bisa bertemu kembali di pintu keluar dari kota lu an yang berada di sisi lain dari aliran sungai lu. " Kata Yu Song Bu yang cerdik itu telah menyambar Beng Loan Ki untuk melesat cepat ke timur dari kota lu an barat untuk menjalankan tugas mereka yang telah di rencanakan oleh Zhang Xiao Long untuk mereka.


" Yanmi, mari kita berdua masuk ke kota lu an barat dan berpesta pora di tempat-tempat yang kita incar. " Kata Zhang Xiao Long yang meraih jemari Yanmi untuk berjalan dengan cepat ke kota lu an barat.


" Hmm, mari kita berdua hancurkan mereka sekarang juga..! " Kata Zhang Xiao Long yang menggunakan ilmu sinkang telapak bunga harum ke arah pintu gerbang sekte Naga lu hingga pintu itu jebol oleh desiran angin pukulan nya.


Bruak!


" Ahhh! Ada apa ini?? " Tanya para anggota sekte Naga lu yang terkejut mendengar suara pintu gerbang sekte Naga lu telah ambruk.


" Astaga, siapakah yang telah merobohkan pintu gerbang sekte Naga lu??? " Suara ramai dari para anggota sekte Naga lu dari arah halaman utama sekte tersebut.


Zhang Xiao Long mengibaskan lengannya ke arah suara ramai itu dan akibatnya adalah para anggota sekte Naga lu di halaman utama telah tewas seperti di terjang badai salju saja.


Bresss!


" Aghhhh...! " Pekikan kematian para anggota sekte Naga lu di halaman utama sekte Naga lu.


Zhang Xiao Long mengajak Yanmi melesat ke dalam sekte Naga lu yang telah terdapat lima atau enam orang yang menghadang mereka di pintu masuk ke aula utama sekte Naga lu dengan sikap gagah perkasa.


" Lancang! Siapakah kalian berdua yang telah mendatangi sekte Naga lu dengan membunuh para anggota sekte Naga lu kami yang menjaga di halaman utama sekte Naga lu? " Tanya salah satu dari enam murid dari sekte Naga lu yang memegang tombak kepada Zhang Xiao Long dan Yanmi dengan nada bengis.


" Giam Lo Ong..! " Jawab Zhang Xiao Long yang menggerakkan tinjunya dengan cepat sekali ke arah wajah orang yang bertanya kepadanya dengan nada bengis sehingga orang itu remuk pada wajahnya.


Bugh!


" Hei..! Bajingan cilik lancang...! " Hardik lima orang sekte Naga lu yang marah karena salah satu dari teman mereka telah tewas oleh pemuda yang memiliki sepasang mata seperti mata iblis saja.


Mereka menyerang Zhang Xiao Long dengan desiran angin tombak ke arah leher Zhang Xiao Long tetapi dengan mudahnya Zhang Xiao Long merendahkan kepalanya dan tangannya telah menghantam perut lima orang sekte Naga lu hingga jebol dan menabrak pintu aula utama sekte Naga lu yang di belakang kelima orang itu.


Des!


Brakk!


Dari arah dalam aula utama sekte Naga lu telah berkelebat orang yang menyerang Zhang Xiao Long dengan pedang yang bergerak miring ke arah samping tenggorokan Zhang Xiao Long.


Wushh!


Bersambung!