Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Ruangan Kuil Pribadi Ratu Tang.


Di dalam ruangan lain di dalam Kuil pribadi Ratu Tang terdapat Yanmi yang di borgol oleh Tang Si Hao yang memiliki keinginan untuk memperoleh ilmu sinkang terbarunya agar menguasai dunia persilatan dengan caranya sendiri.


" Ahh, aku tak bisa membebaskan diriku sendiri dari rantai -rantai sialan ini.. " Kata Yanmi yang ternyata telah di beri obat menghilang ilmu sinkang nya oleh Tang Si Hao agar gadis ini tak bisa kabur dari genggaman tangan Tang Si Hao.


Yanmi bergidik ngeri membayangkan bagaimana jika ia terkurung selamanya di tempat asing yang menakutkannya itu.Ia menoleh cepat ke arah kiri karena ia mendengar suara langkah kaki yang mendekati ruangan yang mengurungnya. Ia pun bersiap -siap untuk memilih mati dengan cara bunuh diri sebelum ia mendapatkan hinaan yang menyakitkan hati dan raganya.


Pintu dinding terbuka untuk seorang pemuda lain yang memberi isyarat untuk dirinya diam saja. Ia bersikap waspada terhadap pemuda lain yang berjalan mendekatinya.


" Kau jangan takut karena aku tidak akan pernah menyakitimu, aku hanya ingin mencicipi mu satu kali saja sebelum kamu jatuh ke tangan Tang Si Hao atau Tang Si Chen kakakku yang menyukai gadis perawan seperti mu. " Kata pemuda ini yang merayap naik ke atas tubuh Yanmi yang telentang di tempat tidur yang terbuat dari batu keras.


" Ja.. Jangan.. Kau jangan coba -coba untuk menyentuh ku...! " Teriak Yanmi dengan sekuat tenaganya karena gadis ini ketakutan sekali.Ia akan mengalami penyiksaan yang lebih kejam daripada kematian


" Hei, kau sungguh cantik jelita sekali dengan wajah marah mu itu.." Kata pemuda ini yang jari tangannya itu mulai mendekati pakaian Yanmi sampai gadis ini menangis ketakutan.


Tetapi sebuah lilin yang menyala dari arah kanan menyerang pemuda ini yang segera melompat dari tubuh Yanmi untuk menghadapi serangan lilin yang apinya masih berkobar-kobar dengan gerakan tangan yang mengeluarkan sinkang yang mengagumkan.


Whuushh!


" Manusia busuk kau jangan pernah berani untuk mencoba menyentuh tawananku atau aku akan membunuhmu..! " Hardik Tang Si Hao yang telah


menggunakan lilin menyerang adik tirinya yang ingin mengganggu tawanannya itu sampai adik tirinya harus menghadapi dirinya dengan cerdas atau adiknya akan tewas di tangannya.


Betttzzz!


Tang Si Lun menghadapi serangan lilin dari Tang Si Hao dengan ilmunya yang membuat api lilin memercik ke segala arah ruangan ini sehingga ruangan terbakar api.


Brushh!


"Kyaaa..!" Pekik Yanmi yang melihat salah satu dari percikan api mengarah kepadanya sampai ia harus memejamkan sepasang matanya yang indah karena rasa takut terbakar hidup-hidup.


Tetapi dari arah dinding lain sebuah jubah telah melemparkan api ke arah Tang Si Hao dan Tang Si Lun secara bersamaan sampai keduanya kaget sekali.


Whuushh!


Zhang Xiao Long yang memasuki Kuil pribadi Ratu Tang tak sengaja menerobos masuk ke arah dinding patung Dewi Laut sehingga ia tidak pernah menyangka bahwa ia akan melihat Yanmi dalam keadaan berbahaya yang mengancam keselamatan kekasihnya itu.


Maka, Ia segera menolong Yanmi yang nyaris terbakar api yang di lemparkan oleh Tang Si Lun yang ingin sekali membunuh Tang Si Hao yang juga ingin membunuh Tang Si Lun.


Dan, Zhang Xiao Long menggunakan jubahnya dengan tepat waktu membuat api membalik arah dan menyerang kedua orang putra dari Raja Tang.


" Yanmi..! " Panggil Zhang Xiao Long melesat ke arah Yanmi dan membebaskan borgol di kedua tangan dan kaki Yanmi dengan ilmu sinkang bunga harum sakti melalui satu kali tarikan pada borgol- borgol itu.


Klang!.


Tang Si Hao yang melihat kedatangan Zhang Xiao Long secara mengejutkan hatinya itu tanpa berpikir lebih lama lagi. Ia langsung mengajak adiknya untuk mengeroyok Zhang Xiao Long yang sudah di ketahui olehnya memiliki ilmu kepandaian silat yang mengiris hatinya.


" Kau jangan melawan dan ingin membunuh ku. Lihat musuh di sana itu dia jauh lebih berbahaya bagi kita berdua." Kata Tang Si Hao yang telah membujuk adiknya Tang Si Lun untuk menyerang Zhang Xiao Long yang telah berhasil menolong Yanmi.


" Kak Long, mereka..?! " Pekik Yanmi yang telah menunjuk ke belakang Zhang Xiao Long setelah kekasihnya telah membebaskannya. Zhang Xiao Long membalikkan badannya dengan telapak tangannya mengerahkan ilmu sinkang bunga harum sakti ke arah kedua orang putra dari Raja Tang yang langsung terhempaskan olehnya.


Dessss!


" Argghhh...! " Pekik Tang Si Hao dan Tang Si Lun secara bersamaan terjengkang ke belakang dan jatuh menabrak dinding Kuil pribadi Ratu Tang hingga membuka pintu lainnya adalah ruangan penyekapan Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


Brak!


" Kakak Long.... Kau berada di mana..?? " Suara Liu Lu Sian mencarinya dan gadis ini termangu melihatnya telah menggendong Yanmi keluar dari ruangan yang berada di sisi kanan gadis ini.


" Diam kau.. " Kata Zhang Xiao Long tegas sekali kepada Liu Lu Sian yang menutup mulut dengan saputangan seraya mengikutinya ke arah kiri.


Zhang Xiao Long melihat kedatangan seorang pria muda dari ruangan kirinya membawa kepala Tang Si Hao dan Tang Si Lun di kedua tangan seraya tersenyum bersahabat kepadanya.


" Terimakasih untuk bantuan mu, teman. Kamu telah membantu aku membunuh kedua orang biadap ini sehingga aku bisa memotong kepala mereka dengan linggis ku ini. " Kata Pangeran Mahkota Tang Si Huan memamerkan kepala- kepala dua orang yang masih terhitung saudara tirinya sendiri kepada Zhang Xiao Long.


" Aku membantumu karena aku ingin menjalin persahabatan dengan orang-orang yang layak untuk menjadi sahabatku di dunia ini. " Jawab Zhang Xiao Long tersenyum ramah kepada Tang Si Huan.


" Sama-sama, sobat. Mari kau ikut aku menemui Ayahanda ku di istananya. " Kata Pangeran Mahkota Tang Si Huan dengan senyumnya yang tulus bersahabat kepada Zhang Xiao Long.


" Iya, aku juga ingin bertemu dengan Tang Si Chen yang telah aku dengar menyimpan benda pusaka yang mendatangkan kekuatan yang telah menyesatkan dirinya itu dengan ia menghimpun ilmu sinkang im dan yang sesat melalui darah suci dari gadis-gadis perawan yang di hisap oleh nya di ruangan pribadinya. " Kata Zhang Xiao Long yang segera memberitahukan rahasia Tang Si Chen kepada Pangeran Mahkota Tang Si Huan yang terbelalak kaget mendengar informasi yang menggemparkan Istana Kerajaan Tang.


" Darimana kau mengetahui ilmu sesat Tang Si Chen sedangkan kami di seluruh istana Kerajaan Tang tak ada seorangpun yang mengetahuinya sama sekali? "Tanya Pangeran Mahkota Tang si Huan dengan wajah serius kepada Zhang Xiao Long.


" Dari gantungan giok di ikat pinggang Tang Si Yun wakil mu yang telah berkhianat kepada mu dan akhirnya dia mati di tanganku. " Jawab Zhang Xiao Long yang memberikan bukti kuat keterlibatan Tang Si Chen dengan ilmu sesat yang menimbulkan kegemparan di seluruh dunia persilatan dengan kekejaman Tang Si Chen dengan nama Raja Naga Darah Emas kepada Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


" Hmm, baiklah sobat aku mempercayai mu yang telah bicara dengan jujur kepada ku. " Kata Tang Si Huan yang sepasang matanya tertuju ke arah pintu masuk ke Kuil pribadi Ratu Tang yang telah terbuka untuk Ratu Tang yang membawa para pasukan ke Kuil pribadi nya dengan senyuman mengancam keselamatan mereka.


Bersambung!