
"Lukisan itu adalah lukisan gunung tanpa nama yang merupakan gunung yang menyimpan harta karun peninggalan dinasti utara-selatan yang di incar oleh Kaisar Phoenix Emas Sakti."Kata Putri Ming Ming berdiri di belakang punggung Zhang Xiao Long di depan jasad Wang He Ding.
"Hmm, yang membuat aku penasaran bukan rahasia gunung ini tapi siapakah orang yang telah membuat lukisan gunung ini."Kata Zhang Xiao Long yang diluar perkiraan Putri Ming Ming.
"Wah, Anda memang lain daripada yang lain.., hamba pikir anda ingin mencari tahu rahasia di balik lukisan gunung bunga Tulip tujuh warna di depan kita."Kata Putri Ming Ming memutar bola matanya yang indahnya.
Zhang Xiao Long tertawa renyah mendengar sindiran Putri Ming Ming untuknya.Ia tak marah sekali sebab Ia tahu Putri Ming Ming hanya ingin tahu apa yang ada di pikirannya saat ini.
"Putri Ming Ming kemarilah dan coba kau amati cat warna di lukisan istana kecil di bawah garis bunga teratai ungu di antara lukisan bunga Tulip tujuh warna."Kata Zhang Xiao Long memanggil Putri Ming Ming.
Putri Ming Ming menghampiri Zhang Xiao Long lalu mengamati lukisan istana kecil yang di tunjuk oleh jari telunjuk Zhang Xiao Long. Wanita itu mengangguk senang dengan penemuan yang tidak sengaja di temukan oleh Zhang Xiao Long dan dirinya.
" Yang Mulia, istana kecil di lukisan ini adalah istana dasar laut yang terdapat di kepulauan perbatasan antara laut selatan dengan laut tenggara timur daratan besar yang berdekatan dengan Kerajaan Birma. "Kata Putri Ming Ming tersenyum senang dengan lukisan hebat di depan matanya.
" Emm, terdapat pusaka apakah di istana kecil di dasar laut Selatan?" tanya Zhang Xiao Long yang menoleh ke arah Putri Ming Ming yang berada di sampingnya.
"Kita akan mengetahuinya setelah kita melihat dasar laut di bawah lantai yang kita injak saat ini, Yang Mulia." Jawab Putri Ming Ming bergerak mundur tiga langkah dari depan lukisan di depan mereka.
Lalu Putri Ming Ming mengerahkan ilmu sinkang kaki burung Phoenix sejati yang disalurkan dari dalam perutnya ke kakinya yang mungil dan bersepatu indah.
Kemudian, Putri Ming Ming menginjak hancur lantai di bawah sepasang sepatunya dan wanita itu tercebur ke air laut yang mencengangkan hati Zhang Xiao Long melihat penemuan luar biasa dari perjalanan mereka ke pulau bunga seruni ungu.
"Putri Ming Ming.. " Panggil Zhang Xiao Long yang segera terjun ke air laut lalu berenang di belakang Putri Ming Ming yang memandu nya menyelam ke dasar laut yang penuh hewan - hewan laut yang sangat langka dan indah sekali.
"Ikan -ikan di laut ini sungguh-sungguh ikan yang mahal harganya. " Kata Zhang Xiao Long dalam hatinya.
Putri Ming Ming menunjuk ke arah bangkai kapal induk Kekaisaran Tang yang tenggelam di dasar laut itu kepada Zhang Xiao Long yang cepat ikut berenang ke arah yang ditunjuk Putri Ming Ming.
"Yang Mulia,lihatlah di istana kecil ini terdapat beberapa kitab ilmu silat peninggalan Raja Dewa Tanpa Nama.Lihatlah ada batu giok naga yang berguna untuk menempa kemampuan diri dan mengobati segala penyakit langka sekalipun bisa bilang oleh batu giok naga itu." Kata Putri Ming Ming memperlihatkan harta karun yang mereka temukan kepada Zhang Xiao Long yang tersenyum melihat wajah ceria dari Putri Ming Ming.
"Aku tak tertarik dengan harta karun di depan sepasang mataku tetapi aku tertarik dengan senyuman ceria mu yang selama ini tidak pernah aku lihat semenjak kita berteman selama ini, Putri Ming Ming. Senyuman mu sungguh cantik luar biasa. " Kata Zhang Xiao Long sungguh hati terpesona dengan senyuman Putri Ming Ming.
Secercah warna merah hadir di kedua pipi halus Putri Ming Ming mendengar pujian dari Zhang Xiao Long yang menambah kecantikannya yang membius Zhang Xiao Long yang seumur hidup nya belum pernah melihat kecantikan sehebat di hadapannya itu.
"Yang Mulia, tolong anda jangan memuji hamba secara berlebihan karena hamba bisa terlena dengan pujian Anda. " Kata Putri Ming Ming yang suaranya begitu merdu bagi Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long berjalan maju perlahan-lahan ke arah Putri Ming Ming yang memegang salah satu dari sekian banyak buku di dalam istana kecil itu. Pemuda ini meraih jemari tangan Putri Ming Ming dengan lembut lalu menatap lurus -lurus Putri Ming Ming yang menundukkan sopan untuk memberikan penghormatannya terhadap Sang Kaisar muda di hadapannya.
"Tidak, aku tak memuji kecantikanmu secara berlebihan, Putri Ming Ming.Aku bisa apa adanya dari lubuk hatiku yang terdalam. Ayolah, kamu bisa memiliki kebahagiaan baru di kehidupanmu sekarang ini setelah sekian lama kau hidup di cinta yang salah dan terkurung di dalam cinta yang penuh kesepian dan tekanan yang telah membuatmu kehilangan senyuman dan masa -masa bahagia di depanmu." Kata Zhang Xiao Long halus seraya mengangkat tangan untuk meraih dagu halus Putri Ming Ming lalu pemuda ini menatap kagum dengan kecantikan yang tiada tara di dunia ini bahkan Tan Tan Ling Ming dan wanita di sisinya tak pernah bisa menyaingi kecantikan yang di miliki oleh Putri Ming Ming..
"Aku kembaran Kaisar Ming Huan, ya jelas aku memiliki raut wajah yang mempesona seperti dirinya.Tapi, aku berbeda dengannya yang telah memiliki keluarga bahagia dan kehidupan yang harmonisasi dengan keluarga dan kerabatnya. Ya, meskipun kini Ia telah tiada lagi di dunia ini. Kisahnya selalu hidup di hatiku dan keluarganya di istana Kekaisaran Ming sejati di timur laut. " Kata Putri Ming Ming secara halus menghindari tatapan mata tajam dan menyelidiki Zhang Xiao Long terhadapnya.
"Ouh, apakah kamu mau menyangkal perasaan dirimu sendiri yang telah jatuh cinta kepadaku? Hanya karena perbedaan antara diantara kita yang begitu jauh?" Tanya Zhang Xiao Long yang memaksa Putri Ming Ming untuk membalas tatapannya.
"Aku harus bagaimana untuk menyikapi kamu? Aku tak mungkin bisa mendampingimu karena kau seusia keponakanku yang pertama. " Kata Putri Ming Ming mendorongnya untuk menjauhi Putri Ming Ming.
"Mmmm, Putri Ming Ming.. Aku mengetahui apa yang tidak pernah bisa kau sangkal seumur hidupmu. "Kata Zhang Xiao Long terus menerus mendesak Putri Ming Ming untuk mengakui isi hati wanita itu terhadap Zhang Xiao Long.
" Apa yang sudah kamu ketahui tentangku? " Tanya Putri Ming Ming nada dingin dan kasar kepada Zhang Xiao Long seraya membalas sinar mata Zhang Xiao Long dengan tatapan mata yang tak kalah tajamnya dengan tatapan mata Zhang Xiao Long.
Bersambung!