Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kota Bintang Yun.


"Aku menduga bahwa arah tenggara Timur untuk menuju ke ke daerah gunung Zhen memang ada di kecamatan Kota kecil bintang Yun dari posisi kita saat ini." Kata Zhang Xiao Long yang telah mengingat kembali peta seluruh wilayah daratan besar untuk segala misinya di dunia persilatan.


"Baiklah,mari kita jalan saja untuk memastikan bahwa jalan yang berada di sebelah kanan kita adalah jalan yang benar." Kata Yu Lian Shing yang melangkah maju terus menuju ke arah sisi kanan mereka.


Mereka berjalan bersama-sama dengan tenang sekali seperti berwisata saja sambil melihat-lihat pemandangan alam di sekitar jalan yang mereka tuju.Dan, mereka melewati pintu masuk ke kota kecil bintang Yun yang dapat mereka lihat dari papan nama kota itu sendiri yang terdapat di atas tembok pintunya yang melengkung indah.


"Wah, lihat ramai sekali kota kecil bintang Yun ini." Kata Tan Tan Ling Ming kagum.


"Ya, aku dengar kalau di kota ini ada tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan luar kota seperti mata air di bukit gunung Yun dari kabupaten kota kecil bintang Yun utara." Kata Yu Lian Shing tersenyum riang gembira melihat kota kecil bintang Yun di depan matanya sendiri.


"Benar sekali, aku juga dengar kalau mata air di bukit gunung Yun memiliki khasiatnya yang bisa menyembuhkan segala penyakit yang langka sekalipun. " Kata Tan Tan Ling Ming juga paham dengan kelebihan dari kota kecil bintang Yun.


"Kita bisa mengunjunginya sesudah kita melihat rumah bupati kabupaten kota kecil bintang Yun di bagian barat kota kecil bintang Yun ini melalui rumah makan yang berada di depan sana. " Kata Zhang Xiao Long mengajak mereka berjalan ke arah rumah makan yang bertuliskan'Rumah Makan Kota kecil bintang Yun Barat' dari arah pintu masuk ke kota kecil bintang Yun.


Zhang Xiao Long menaiki tangga untuk masuk ke dalam rumah makan kota kecil bintang Yun barat dan di sambut baik dan ramah orang pihak rumah makan di depan pintu masuk ke rumah makan itu.


"Tuan- Tuan dan Nona -Nona silakan masuk ke dalam rumah makan kami. " Kata pelayan rumah makan yang mengantarkan mereka ke tempat duduk mereka di meja makan nomor lima dari rumah makan itu.


"Terimakasih, Tuan. Ohya bisakah kami melihat buku daftar menu makanan dan minuman kalian lebih dahulu sebelum kami memesannya kepada mu? " Tanya Yu Lian Shing dengan ramah sekali kepada pelayan rumah makan itu.


"Ya, Nona tunggu sebentar akan saya ambilkan untuk anda." Jawab pelayan rumah makan itu yang segera mengambilkan buku daftar menu makanan dan minuman dari rumah makan itu kepada Yu Lian Shing.


"Silakan Tuan besar Zhang, Anda bisa memilih dahulu menu makanan dan minuman yang Anda inginkan sebelum kami." Kata Yu Lian Shing yang memberikan buku daftar menu makanan dan minuman itu kepada Zhang Xiao Long di kursi di sisi kanannya.


"Baik." Kata Zhang Xiao Long membuka buku daftar menu makanan dan minuman lalu melihat dan membaca sejumlah daftar menu makanan dan minuman rumah makan kota kecil bintang Yun barat.


"Aku mau memilih menu makanan dan minuman favorit dari rumah makan kecil bintang Yun barat ini. " Kata Zhang Xiao Long yang sudah memilih untuk makanan dan minumannya untuk makan malamnya di rumah makan itu.


"Baik, Aku ingin memesan seguci arak khas kota kecil bintang Yun dalam ukuran medium." Kata Tuan Fan kepada pelayan rumah makan yang segera mengambil buku daftar menu makanan dan minuman itu dari Zhang Xiao Long lalu pergi ke dapur rumah makan itu untuk menyiapkan makanan dan minuman pesanan Zhang Xiao Long dan ketiga orang teman perjalanannya itu.


"Nona, silakan Anda memesan makanan dan minuman yang Anda inginkan dari rumah makan kecil bintang Yun barat kami melalui buku daftar menunya yang bisa Anda lihat dan pilih sendiri. "Kata pelayan rumah makan yang mendatangi gadis itu.


" Aku mau pesan makanan dan minuman paling mahal dan enak dari rumah makan ini. "Jawab gadis itu yang meletakkan sekeping uang perak di meja depan pelayan rumah makan itu yang segera mengambil uang itu.


" Siap, Nona. "Kata pelayan rumah makan itu yang segera pergi ke dapur untuk memberitahu juru masak rumah makan itu menyiapkan menu makanan dan minuman pesanan Nona itu.


Zhang Xiao Long tertarik dengan pedang yang di letakan di atas meja depan gadis itu yang bisa di duga olehnya adalah sebuah pedang pusaka dari orang besar dan lirikan mata Zhang Xiao Long tertangkap oleh gadis cantik jelita itu yang telah mengangkat wajahnya dan tatapannya kepada Zhang Xiao Long.


" Kenapa kau menatap pedang ku terus menerus, teman? "Tanya gadis cantik jelita itu dengan nada angkuh kepada Zhang Xiao Long.


" Karena aku tertarik dengan sarung pedangnya saja yang terdapat butiran mutiara di sekitar sisi sarungnya. "Jawab Zhang Xiao Long tersenyum tenang kepada gadis cantik jelita itu.


" Oh, apa kamu ingin melihat pedang ku? "Tanya gadis cantik jelita itu dengan senyuman polos kepada Zhang Xiao Long yang mengangguk cepat lalu mengulurkan tangannya untuk minta izin melihat pedang gadis cantik jelita itu.


" Ya, silakan saja kau lihat. "Jawab gadis cantik jelita itu yang mengizinkannya untuk melihat pedang gadis cantik jelita itu.


" Terimakasih. "Kata Zhang Xiao Long tertawa renyah lalu mengambil pedang lalu di keluarkan dari sarungnya sebentar saja lalu di kembalikan kembali kepada gadis cantik jelita itu.


"Pedang mu sepertinya sebuah pedang yang sesuai dengan penampilan mu sebagai seorang gadis pendekar dunia persilatan daratan besar. Hmm, bolehkah aku berkenalan denganmu, Nona pendekar? "Kata Zhang Xiao Long nada ramah kepada gadis cantik jelita.


" Namaku Kim Hwee Li. Lalu kamu siapakah? "Gadis cantik jelita itu memperkenalkan dirinya kepada Zhang Xiao Long sambil menikmati makanannya yang telah disiapkan oleh pelayan rumah makan itu.


" Namaku Zhang Xiao Long. "Jawab Zhang Xiao Long yang pindah duduk di kursi depan gadis cantik jelita sambil mencicipi makanan gadis itu dengan sumpit nya sendiri.


" Hmm, namamu setampan dirimu teman. "Puji gadis cantik jelita itu kepada Zhang Xiao Long yang melayangkan senyuman memikat hati tiap gadis cantik jelita yang di jumpai nya itu.


Bersambung!