Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Tiba Di Dalam Kota Lu An Utara.


Zhang Xiao Long mengajak teman-temannya ke kedai makan di seberang sungai kecil untuk Ia dan teman-temannya dapat mengamati lima atau enam orang yang berada di rumah makan di seberang kedai itu.


" Kakak pertama, kamu jangan mau menerima kalah dari Lau Chen Fu si budak rendahan yang katanya mau di pilih sebagai tunangan Nona Ju oleh guru kita sebagai mengikat hubungan sekte bintang Lu dengan pejabat Lau. " Kata salah satu dari enam anggota sekte bintang Lu kepada pria berkumis tebal di rumah makan itu yang telah di dengar percakapannya itu oleh Zhang Xiao Long dan teman-teman nya di kedai makan di depan pintu masuk ke rumah makan itu.


" Adik ketiga, kau jangan menilai aku terlalu tinggi karena aku bukanlah siapa-siapa jika aku dibandingkan dengan Lau Chen Fu itu. " Kata pria berkumis tebal dengan nada merendahkan diri nya itu kepada saudara-saudara seperguruan nya.


" Wah, Kakak pertama kamu ini tak kalah tampan dan tersohor dari orang sombong yang hanya mengandalkan peruntungan saja dari pejabat Lau. " Kata pria yang tampak licik itu kepada kakak pertama seniornya itu.


" Sudahlah, kita pantau saja perkembangan dari rencana besar Guru kita terhadap pejabat Lau yang mendapatkan dukungan dari Ratu Ze yang menjadi sepupunya Adipati He di wilayah He An. " Kata pria berkumis tebal itu kepada adik -adik seperguruannya itu.


" Hmm, baiklah kita coba mengikuti caramu saja untuk kebaikan kita semua di sekte bintang Lu. "'Kata pria ketiga yang sangat licik itu yang ekor matanya melirik ke arah seorang gadis muda yang berjalan keluar dari toko pakaian wanita dengan cara jalan yang anggun sekali.


" Wah, gadis itu jauh lebih cantik daripada Nona Ju. " Kata pria kedua yang melotot melihat He Xiao Chao yang menghampiri Zhang Xiao Long di kedai di seberang rumah makan itu.


Zhang Xiao Long memandang He Xiao Chao dengan sorotan matanya biasa saja tak ada reaksi seperti orang lain yang melihat gadis cantik bagaikan melihat emas permata saja.


" Duduklah dan nikmatilah makanan mu yang sudah kami siapkan untuk kamu. " Kata Zhang Xiao Long yang lebih memandang ke arah Yanmi yang duduk di bangku di depan Yu Song Bu dengan wajah muram.


" Terimakasih, Tuan muda. " Jawab He Xiao Chao dengan suara anggun kepada Zhang Xiao Long.


" Uh, pamer..! " Kata Yanmi dengan nada sebal kepada He Xiao Chao yang dinilainya centi kepada Zhang Xiao Long


" Nona Yanmi, makanan aku jangan di aduk -aduk begitu! Ihh, aku jadi jijik dengan makanan ku sendiri. " Kata Yu Song Bu mendelik kepada Yanmi yang mengacak-acak makanannya pakai sumpit di tangan gadis pemarah itu.


Zhang Xiao Long menahan senyumannya karena Yanmi begitu menggemaskan baginya dengan sikap marah dan iri pada gadis itu terhadap gadis lainnya. Namun, Zhang Xiao Long lebih fokus pada pria di rumah makan yang sedang menatapnya dengan tajam sekali.


" Kenapa kamu menatap aku dengan seperti itu? Apakah aku mempunyai kesalahan kepadamu? " Tanya Zhang Xiao Long dengan tatapannya itu yang membuat pria itu menjerit dan menusuk sumpit di tangan ke tenggorokannya sendiri.


" Adik kedua apa yang telah kamu lakukan itu? " Tanya pria berkumis tebal dan teman-teman nya yang terperanjat melihat teman mereka telah menusukkan sumpit di tangan ke tenggorokan hingga berlubang dan tewas seketika itu juga.


" Dia sangat putus asa karena Nona Ju akan di jodohkan kepada Lau Chen Fu si budak hina dari rumah pejabat Lau. " Kata pria ketiga yang ingin kakaknya itu membenci teman-temannya karena ia menginginkan kekasih kakaknya itu dan juga jabatan sebagai wakil ketua sekte bintang Lu.


Zhang Xiao Long mencerna segala sikap orang itu dari pengamatan yang tajam itu. Ia, lalu memanggil salah satu dari mantan murid sekte gunung Lu untuk mengikuti orang-orang itu dan mengambil surat undangan dari pejabat Lau.


" Kau ikuti mereka dan ambil salah satu surat undangan di tangan mereka secara diam-diam lalu bawa undangan itu kepada ku di kuil kosong di dekat alun-alun kota Lu an Utara " Bisik Zhang Xiao Long kepada pria muda mantan murid dari sekte gunung Lu.


" Siap, Tuan muda. " Jawab pria muda itu segera pergi keluar dari kedai makan itu.


" Kakak Afung...! " Panggil Han Lin Lin yang telah datang kembali kepada Zhang Xiao Long setelah mengikuti kereta kuda yang berjalan ke arah barat kota Lu an. Gadis ini menghampiri Zhang Xiao Long yang telah keluar dari kedai makan itu menuju ke kuil kosong di dekat alun-alun kota Lu an Utara.


" Pemilik kereta kuda yang sombong itu seorang wanita yang masih ada hubungannya dengan Ketua sekte bintang Lu, dan ia sedang menyusun rencana untuk menghancurkan pesta pernikahan putra Pejabat Lau dengan putri dari adipati Fu karena di sana akan ada salah satu murid dari bidadari ungu yang akan datang ke rumah pejabat Lau. " Lapor Han Lin Lin kepada Zhang Xiao Long usai mereka berkumpul di kuil kosong di dekat alun-alun kota Lu an Utara.


" Hmm, apa hubungannya antara selir Raja He dengan Ketua sekte bintang Lu?" Tanya Zhang Xiao Long yang pernah mendengar riwayat para tokoh itu dari gurunya yang berjuluk Raja Dewa Mabuk Sakti di kota kecil Xin An kepada Beng Loan Ki yang paling banyak pengalamannya di dunia Kekaisaran.


"Mereka berdua adalah sepasang kekasih gelap yang ingin merampas wilayah ini untuk menjadi orang pertama di seluruh wilayah kota Lu an Utara yang saat ini di pegang oleh Pejabat Lau yang memiliki hubungan dengan keluarga dari Kekaisaran He yang juga merupakan salah satu dari kerabat dekat Kekaisaran Li. " Jawab Beng Loan Ki kepada Zhang Xiao Long yang duduk di atas jerami di dekatnya di dalam kuil kosong di dekat alun-alun kota Lu an Utara.


" Ah, mereka rupanya telah mabuk kekuasaan hingga segala cara dilakukan untuk mencapai tujuan mereka. " Kata Zhang Xiao Long yang mulai membagi tugas kepada teman-teman nya untuk menyelesaikan misi mereka di kota Lu an Utara.


" Kakak Afung, izinkan aku ikut pergi bersama dengan mu ke rumah besar Ketua sekte bintang Lu sebelum kita pergi bersama ke rumah Pejabat Lau. " Kata Yanmi yang tanpa malu -malu lagi mengusulkan dirinya untuk menemani Zhang Xiao Long pergi ke rumah besar Ketua sekte bintang Lu usai salah satu dari anggota sekte gunung Lu memberikan surat undangan yang di curinya secara diam-diam kepada Zhang Xiao Long.


" Hmm, kau pergi bersama dengan yang lain ke rumah penginapan 'Bukit Lu ' untuk membasmi selir tak tahu diri itu yang ingin mengkhianati kepercayaan Kaisar He. " Kata Zhang Xiao Long kepada Yanmi yang langsung cemberut namun gadis itu tak berani membantahnya lagi.


Bersambung!