
Rombongan Zhang Xiao Long telah memasuki pintu gerbang utama ke Istana Kekaisaran Naga Merah, dimana rombongan Zhang Xiao Long ini mendapatkan sambutan yang meriah dari para anggota keluarga Kekaisaran Naga Merah dan jajarannya di halaman utama istana Kekaisaran Naga Merah.
"Hormat kami kepada Yang Mulia Kaisar Naga Merah... Panjang umur...! Panjang umur...! "seruan para anggota keluarga Kekaisaran Naga Merah dan jajarannya yang bersujud hormat di bawah keempat kaki kuda putih gagah perkasa yang ditunggangi Zhang Xiao Long.
" Bangkitlah kalian semua.." perintah dari Zhang Xiao Long kepada para anggota keluarga Kekaisaran Naga Merah dan jajarannya seraya turun dari kudanya.
"Terimakasih atas kemurahan hati Paduka..! " sahut para anggota keluarga Kekaisaran Naga Merah dan jajarannya seraya berdiri dengan kepala mereka tertunduk sopan.
Zhang Xiao Long berjalan dengan langkah tegap menghampiri barisan depan yang di pimpin oleh Permaisuri Kekaisaran Naga Merah Nalan Yan Ran dan para anggota harem Naga Merah yang menyambut kedatangannya dengan senyuman manis di bibir manis para anggota harem Naga Merah.
"Nalan Yan Ran, ku ucapkan terimakasih atas sambutan hangat yang kau berikan bersama mereka semua untuk ku." kata Zhang Xiao Long meraih jemari tangan Nalan Yan Ran dengan sikap halus.
"Sama-sama Yang Mulia.. " jawab Nalan Yan Ran dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long seraya tersenyum manis menyambut jemari tangan Zhang Xiao Long yang mengajaknya untuk berjalan bersama menuju ke ruangan aula utama Kekaisaran Naga Merah.
Setelah Zhang Xiao Long dan Nalan Yan Ran masuk ke ruangan bagian tempat tinggal pribadi Zhang Xiao Long di bagian paling selatan istana Kekaisaran Naga Merah. Semua orang yang hadir di halaman utama istana Kekaisaran Naga Merah bubar dan kembali ke ruangan mereka masing-masing.
"Paman Beng, siapakah gadis cantik yang berdiri di sebelahmu? " tanya Liu Tong nada menggoda Beng Loan Ki yang berdiri berdampingan dengan kekasihnya.
"Aha, Liu Tong mari kau kenalkan gadis cantik ini adalah kekasihku Lian Ning. " jawab Beng Loan Ki tersenyum ramah kepada Liu Tong.
"Wah, selamat datang di istana Kekaisaran Naga Merah untuk mu, Nona Liang. " sapa Liu Tong nada bersahabat kepada Liang Ning.
"Iya, terimakasih banyak Tuan Liu." jawab Lian Ning sopan.
"Paman Beng, mari kita mempersiapkan pesta untuk merayakan kepulangan Paduka Kaisar ke Istana Kekaisaran Naga Merah dan merayakan kelahiran putri pertama Beliau di ruang kerjaku. " kata Liu Tong nada sopan.
"Baiklah, Liu Tong. " jawab Beng Loan Ki yang cepat mengikuti Liu Tong ke arah barat istana Kekaisaran Naga Merah dengan di ikuti oleh Lian Ning kekasihnya.
Zhang Xiao Long menemui Tan Tan Ling Ming di istana permaisuri agung Kekaisaran Naga Merah untuk melihat keadaan istrinya dan juga putrinya yang pertama di sana. Ia melihat Tan Tan Ling Ming memberikan salam hormat kepadanya bersama dengan para pelayan, kasim dan para pengawal istana permaisuri agung Kekaisaran Naga Merah.
"Hormat hamba Tan Tan Ling Ming kepada Sri Baginda Kaisar. " sapa Tan Tan Ling Ming nada hormat dan sikap anggun sekali.
"Terimakasih, Ling Ming.. " Kata Zhang Xiao Long menerima secawan air teh hangat dari Tan Tan Ling Ming sodorkan kepadanya.
"Sama-sama Yang Mulia.. Hamba akan segera memanggil pengasuh untuk mengantarkan putri kepada Anda. " kata Tan Tan Ling Ming senyum manis menyambut Zhang Xiao Long yang telah duduk di kursi ruang utama istananya dengan di ikuti oleh Nalan Yan Ran dan para wanita harem lainnya.
"Iya, Ling Ming..Aku memutuskan untuk kembali ke Istana Kekaisaran Naga Merah untuk melihat mu dan putri kita yang baru saja kau lahirkan untuk ku beberapa hari lalu. Ling Ming, aku amat berterimakasih atas hadiah yang kau berikan untukku dan Kekaisaran Naga Merah. " kata Zhang Xiao Long menerima bayi perempuan dari seorang pengasuh yang datang ke Istana pribadi permaisuri agung Kekaisaran Naga Merah untuk mengantarkan putrinya kepadanya.
"Yang Mulia, aku minta maaf karena aku tak bisa memberikan mu seorang putra sebagai seorang permaisuri agung Kekaisaran Naga Merah, aku ini sudah gagal. " kata Tan Tan Ling Ming nada menyesal kepada Zhang Xiao Long.
"Tak apa, Ling Ming. Masih ada waktu yang lain untuk mu bisa memberikan ku seorang putra.. " kata Zhang Xiao Long tersenyum tulus kepada Tan Tan Ling Ming.
"Terimakasih atas kebaikan Paduka Kaisar. Aku berjanji untuk kelahiran anak berikutnya adalah seorang putra, asalkan Anda selalu datang dan memberikan kebahagiaan dan anugerah Anda kepada ku di istana ku ini. " kata Tan Tan Ling Ming memberikan sujud terimakasih kepada Zhang Xiao Long.
"Hei, bangunlah kau dan sujud lagi.. Ingat kau harus menjaga kesehatan mu karena kamu baru saja melahirkan dan masa sekarang ini adalah masa nifas mu. " kata Zhang Xiao Long dengan nada lembut menyuruh Tan Tan Ling Ming untuk berbaring di tempat tidur untuk kesehatan istri pertamanya itu.
"Iya, Paduka Kaisar. " jawab Tan Tan Ling Ming patuh.
"Yang Mulia, sekarang Anda bisa memberikan nama dan gelar untuk putri pertama anda. " kata Nalan Yan Ran turut senang melihat tawa ceria Zhang Xiao Long menggendong bayi perempuan mungil itu.
"Hmm,aku.. " Zhang Xiao Long memikirkan nama untuk putrinya namun bayangan Putri Ming Ming hadir di sepasang matanya saat menatap ke arah luar kamar tidur Tan Tan Ling Ming.
Selagi Zhang Xiao Long memiliki nama untuk putrinya, ia tersentak kaget karena salah satu dari istrinya menutup mulut dengan saputangan dan Ia langsung menatap ke arah Kim Hwee Li istrinya yang bergelar Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah yang berdiri di dekat selir kehidupan Kekaisaran Naga Merah Shia Ziwei di sudut kiri ruangan kamar tidur Tan Tan Ling Ming.
"Hwee Li,kamu kenapa? " tanya Zhang Xiao Long lembut kepada Kim Hwee Li yang memberikan hormat sebelum menjawab.
"Lapor Paduka Kaisar, hamba tidak kenapa -napa. " Jawab Kim Hwee Li sopan.
"Hmmm, kemarilah dan biarkan aku memeriksa kesehatan mu untuk memastikan bahwa kau sehat. " kata Zhang Xiao Long memanggil Kim Hwee Li untuk menghampirinya.
Kim Hwee Li berjalan dengan sopan mendekati Zhang Xiao Long yang meraih pergelangan tangan Kim Hwee Li dan memeriksa denyut nadi wanita itu lalu tersenyum bahagia di bibirnya.
"Hwee Li, mulai hari ini kau harus banyak makan, minum air putih dan istirahat di kamarmu untuk menjaga kesehatan buah hati kita yang sedang tumbuh di rahim mu. " kata Zhang Xiao Long memeluk Kim Hwee Li dengan kasih sayang.
"Wah, selamat untukmu Kim Hwee Li kau telah di beri anugrah untuk mengandung bayi emas atau giok Kekaisaran Naga Merah. " kata Nalan Yan Ran dan para anggota harem Naga Merah lain memberikan ucapan selamat kepada Kim Hwee Li.
"Ah, iya Paduka Kaisar.. Pasti." jawab Kim Hwee Li bersinar-bersinar bola matanya yang indah mengetahui bahwa ia sedang mengandung bayi Kaisar Naga Merah untuk pertama kalinya.
"Hormat kepada Putri pertama Li Yun Zhu.. Panjang umur..! Panjang umur..! "
Semua dayang, kasim dan para pengawal istana Kekaisaran Naga Merah memberikan hormat mereka kepada putri pertama Zhang Xiao Long dengan Tan Tan Ling Ming.
*****
Lembah jurang hitam yang sangat suram dan lembab terdapat seorang gadis muda yang amat cantik jelita yang mengeluh untuk kesadaran diri pertama kali untuk gadis yang baru saja terjatuh dari bibir jurang hitam di wilayah perbatasan antara wilayah selatan dan utara.
"Cepat.. Kalian semua cari dan temukan gadis sialan itu di seluruh jurang hitam..! " terdengar suara seorang wanita memerintah kepada para wanita lain di sisi lain jurang hitam.
Gadis itu segera bangun dan melesat cepat ke arah hutan yang berada di dasar jurang hitam untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari para pemburunya yang ingin menangkapnya hidup atau mati.
"Aku tidak boleh jatuh ke tangan Bibi Yue wanita busuk itu dan juga Aku tak boleh jatuh ke tangan Yuen Kai si bajingan laknat.. " kata Putri Ming Ming yang melarikan diri dari para musuh -musuh yang sulit di kalahkan olehnya apalagi di saat kondisi tubuhnya tidak memungkinkan untuk dirinya untuk menghadapi musuh -musuh yang terkenal akan kekejaman di seluruh dunia persilatan daratan besar.
Di saat Putri Ming Ming kesulitan untuk mencari tempat melarikan diri dari para musuhnya tiba -tiba ada suara seseorang yang memandunya untuk menyelamatkan dirinya untuk pergi ke arah tenggara dari hutan jurang hitam.
"Pergilah ke arah Tenggara Barat hutan jurang hitam.. " Kata suara itu kepada Putri Ming Ming.
Putri Ming Ming mematuhi nasihat suara pria yang membantunya dan ia tiba di sebuah hutan lain yang tanahnya adalah pasir putih dan panas namun ia tidak putus asa untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
Di atas pasir putih, gadis itu kembali mengeluh kesakitan dan jatuh pingsan lalu seorang pria memakai sorban di kepala telah menganggap dirinya dari atas pasir putih dan membawanya pergi dari daerah itu sehingga kedua kelompok musuh yang ingin menangkapnya tidak bisa menemukannya.
"Sialan, kemana bocah sialan itu kabur dari kuu..? " suara marah Ketua Sekte Gunung Yue di daerah tersebut.
Lalu wanita itu meninggalkan daerah itu dan digantikan dengan kedatangan Yuen Kai murid dari Sekte Phoenix Emas Sakti yang meninju atas pasir putih dengan geram.
"Gadis licik itu sungguh-sungguh merepotkanku dan membuat aku harus pulang ke istana Kaisar Phoenix Emas Sakti dengan tangan kosong.. " kata Yuen Kai nada geram.
*****
Di Istana Kekaisaran Naga Merah.
Zhang Xiao Long mengadakan pesta kelahiran putri pertamanya di halaman utama istananya dengan dihadiri para anggota keluarga dan para anggota parlemen Kekaisaran Naga Merah juga rakyat Ibukota Kekaisaran Naga Merah.
"Yang Mulia, apakah anda masih ingin merantau kembali ke seluruh dunia persilatan daratan besar untuk menemukan pusaka ketiga dunia persilatan daratan besar yang hilang? " tanya Liu Tong nada sopan kepada Zhang Xiao Long yang duduk di kursi singasana.
"Iya, Kak Tong. Karena itu esok lusa aku akan kembali ke dunia persilatan daratan besar untuk misi ku yang belum usai. " Jawab Zhang Xiao Long tegas sambil menyaksikan penampilan tarian tradisional Kekaisaran Naga Merah yang di suguhkan oleh para seniman Kekaisaran Naga Merah di tengah-tengah halaman utama istana Kekaisaran Naga Merah.
"Izinkan hamba untuk menemani anda untuk misi kali ini. " kata Liu Tong yang sudah merasa bosan berada di istana Kekaisaran Naga Merah terus menerus dan ingin berpetualang kembali di dunia persilatan daratan besar.
"Baiklah, Kak Tong. " kata Zhang Xiao Long yang segera menengok ke arah Yu Lian Shing Selir Agung Kekaisaran Naga Merah yang wajannya terlihat pucat bak mayat hidup meskipun wanita itu selalu tersenyum bahagia di tempat duduk di kursi bagian para harem Naga Merah.
"Kenapa Yu Lian Shing begitu lemah? " pikir Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long menghampiri Yu Lian Shing di kursi bagian para harem Naga Merah, lalu Zhang Xiao Long mengangkat wanita itu dari kursinya sampai wanita itu kaget sekali karena Zhang Xiao Long membawanya ke kamar tidur di dalam istana Selir agung Kekaisaran Naga Merah.
"Lian Shing, sejak kapan kau mengalami racun lipan merah? " tanya Zhang Xiao Long nada cemas kepada Yu Lian Shing yang berbaring di tempat tidur dalam keadaan lemah sekali.
"Hamba tidak tahu, Yang Mulia. " Jawab Yu Lian Shing begitu lemah.
Lalu datang seorang kasim dari istana Selir Liu Yi Fei melaporkan kepada Zhang Xiao Long soal wanita istri yang lainnya itu meninggal dunia secara mendadak di kamar mandi di istana Selir Kehormatan Kekaisaran Naga Merah.
"Apaa?? Apa katamu Liu Yi Fei meninggal dunia? Kapan? Bagaimana dia bisa meninggal dunia? " tanya Zhang Xiao Long terperanjat kaget sekali mendengar laporan tersebut.
"Entahlah, Paduka Kaisar. Hamba tidak tahu apa penyebab Selir Kehormatan Kekaisaran Naga Merah meninggal dunia karena tabib istana Kekaisaran Naga Merah mengatakan bahwa Selir Kehormatan Kekaisaran Naga Merah telah meninggal dunia karena penyakit jantung yang lemah. " Jawab Kasim itu dengan gemetaran kepada Zhang Xiao Long yang melesat cepat ke arah istana Selir Kehormatan Kekaisaran Naga Merah untuk melihat jenazah istrinya yang lain.
Zhang Xiao Long menemukan jenazah istrinya itu hitam dan mengeluarkan nanah beracun di seluruh lubang di tubuh istrinya itu. Ia berteriak marah sekali kepada tabib yang mengeluarkan pernyataan palsu mengenai kematian Liu Yi Fei.
"Kurang ajar kalian semua berani untuk menipu ku dengan melaporkan bahwa istriku meninggal dunia karena sakit jantung mendadak padahal dia mengalami racun lipan Merah sama seperti yang dialami oleh Yu Lian Shing.. Oh, tidak..! "
Zhang Xiao Long melesat cepat kembali ke istana Selir Agung Kekaisaran Naga Merah dan menemukan Yu Lian Shing telah meninggal dunia dengan kondisi yang sama seperti yang dialami oleh Liu Yi Fei.
"Kurang ajar siapa yang sudah melakukan hal kejam ini kepada istri-istri kuu?! " teriak Zhang Xiao kepada semua orang di istana Kekaisaran Naga Merah yang bersujud di hadapannya.
Bersambung!