Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Perjalanan Menuju Ke Kota Lu An Barat.


Li Yun Shiang menghela napas panjang ketika ia melihat Yanmi dan Zhang Xiao Long berjalan bersama-sama keluar dari goa hutan bunga lu ungu dengan Bergandengan tangan dengan erat sekali dan pemuda ini langsung cemberut pada wajahnya yang tampan.


" Hmm, aku patah hati sebelum tidur panjang. Ahh, cintaku telah diambil oleh adik angkatku sendiri. " Batin Li Yun Shiang dengan pedih, lalu Ia menyimpan gantungan giok motif kupu -kupu yang telah di temukannya di saku pakaian Liu Tong murid utama Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih yang masih belum sadar dari pingsan di samping putri Ketua sekte Pengemis bunga Teratai putih yang bernama Bi Lian


Yu Song Bu dengan wajah berseri -seri segera menyambut Zhang Xiao Long di depan pintu goa hutan bunga lu ungu yang telah terbuka kembali oleh Zhang Xiao Long dengan kibasan lengan Zhang Xiao Long.


" Tuan muda, apakah benda yang ingin anda temukan telah berhasil anda dapatkan dari goa hutan bunga lu ungu?" Tanya Yu Song Bu dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long


" Iya,Yu Song Bu, aku telah menemukan stempel giok milik Ibu Suri He di goa hutan bunga lu ungu yang benar-benar di simpan di sana oleh Ketua sekte Pengemis baju hitam. " Jawab Zhang Xiao Long dengan ramah kepada Yu Song Bu.


" Keponakanku, selanjutnya kemanakah tujuan mu setelah kita meninggalkan hutan bunga lu ungu? " Tanya Beng Loan Ki dengan sikap bangga kepada Zhang Xiao Long di hadapannya.


" Aku ingin melihat sekte Naga lu yang ketuanya telah aku dengar memiliki julukan yang cukup menggemparkan dunia persilatan dengan nama Naga sungai Lu. " Jawab Zhang Xiao Long dengan sikap hormat dan ramah kepada Beng Loan Ki yang tersenyum bangga kepadanya.


" Baiklah, Keponakanku. Sebaiknya kita jangan membuang waktu lagi untuk kita segera pergi dari hutan bunga lu ungu ke kota Lu an barat yang harus melewati perairan sungai lu lebih dahulu sebelum kita sampai ke sana. " Kata Beng Loan Ki yang menyuruh Liu Ting Ting untuk membawa Hu Yang San kehadapan Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long meraih jemari Yanmi untuk duduk bersama dengannya di punggung Hu Yang San setelah singa rambut merahnya telah di datangkan oleh Liu Ting Ting kedepannya.


" Tuan muda, bagaimana dengan mereka yang masih pingsan di tanah depan pintu goa hutan bunga lu ungu ini? " Tanya Yu Song Bu kepada Zhang Xiao Long dengan sikap hormat dan melirik ke arah para murid dari sekte Pengemis bunga teratai putih.


"Bawa mereka bersama dengan kita karena aku tidak ingin mereka menjadi makanan empuk dan lezat dari binatang liar dan buas di hutan ini. " Jawab Zhang Xiao Long kepada Yu Song Bu dan yang lainnya di belakangnya.


Zhang Xiao Long melanjutkan perjalanannya ke arah tenggara timur dari hutan bunga lu ungu untuk menuju ke kota Lu an barat dengan tujuan terbesarnya adalah menguasai wilayah Lu.


Beberapa hari kemudian, rombongan Zhang Xiao Long memasuki sebuah lembah yang tak jauh dari lembah sungai lu yang memperlihatkan kota lu an barat terletak di seberang mereka.


" Kita harus menggunakan perahu untuk kita bisa menyeberangi sungai lu. " Kata Li Hong Xiu yang melihat betapa lebarnya sungai lu.


Yanmi menoleh ke arah selatan sungai lu untuk mencari perahu untuk mereka semua bisa menyeberangi sungai lu. Ia tersenyum senang melihat jembatan tali di selatan sungai lu. Maka, Ia segera memberitahukan penemuannya itu kepada Zhang Xiao Long.


"Yanmi, jembatan tali di sana itu memang alat yang terbaik untuk kita dapat menyeberangi sungai lu , tetapi yang lain apakah mereka bisa menyeberangi sungai lu dengan jembatan tali yang terlihat begitu tipis dan berbahaya bagi keselamatan mereka?? " Kata Zhang Xiao Long yang memikirkan keselamatan teman-temannya juga. Ia bukanlah seorang yang egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri dan kekasih hatinya dalam segala hal, Ia selalu mencari cara yang terbaik untuk menghadapi segala rintangan di depan matanya untuk semua temannya juga.


" Tuan muda, saya berhasil menemukan perahu untuk kita semua bisa menyeberangi sungai lu. " Kata Yu Song Bu yang berlari ke arah Zhang Xiao Long usai mencari perahu di sekitar tepi sungai lu.


" Bagus, Yu Song Bu. Dimanakah kamu dapat menemukan perahu? " Tanya Zhang Xiao Long dengan wajah gembira kepada Yu Song Bu.


" Disana..! Mari, saya tunjukkan kepada Anda. " Jawab Yu Song Bu kepada Zhang Xiao Long dengan sikap hormat dan sopan, lalu memandu jalan Zhang Xiao Long dan yang lainnya ke arah perahu yang telah berhasil di temukannya itu.


" Baiklah, kita naik ke perahu..! Sekarang juga..! " Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman ramah kepada para sahabatnya yang segera naik ke perahu.


Dimana, Yu Song Bu dan Li Shimin yang memiliki tugas untuk mendayung perahu untuk Zhang Xiao Long dan yang lainnya yang duduk tenang di perahu bahkan Hu Yang San juga ikut duduk di perahu bersama-sama dengan mereka.


" Pangeran muda Li Yun Shiang, bagaimana anda bisa menjadikannya sebagai adik angkat anda tetapi sikapnya tidak menghormati anda sebagai kakak angkat nya? " Bisik Liu Tong kepada Li Yun Shiang yang duduk di sampingnya dan Li Shimin.


" Entahlah, aku pikir dahulu dia adalah seorang anak yang malang yang mengggugah hatiku sehingga aku menjadikannya sebagai adik angkat ku. " Jawab Li Yun Shiang dengan nada muram kepada Liu Tong seraya melirik ke arah Zhang Xiao Long yang duduk tenang di samping Yanmi yang menyandarkan kepalanya di bahu pemuda tampan yang sifatnya membingungkan Li Yun Shiang.


" Wah, berarti Anda telah tertipu olehnya yang dahulu memiliki wajah manis yang memelas sehingga anda menyukainya dan menjadikannya sebagai adik angkat anda. " Kata Bi Lian yang melirik sebal kepada Zhang Xiao Long yang mengacuhkan mereka yang membicarakan dirinya itu dengan fokus pada perjalanan mereka yang menyeberangi sungai lu dengan sorotan matanya ke arah depan matanya.


" Kakak Afung, kota lu an barat menurut kabar yang saya dengar terdapat banyak penyamun kasar yang memiliki perkumpulan dengan nama sekte macan kumbang Lu yang menjadi kolega terdekat dengan sekte Naga lu. " Kata Li Hong Xiu dengan sopan kepada Zhang Xiao Long yang mendengarkannya bicara tentang kota lu an barat dengan He Xiao Chao si siluman rase putih yang duduk di depannya.


Bersambung!