Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Permintaan Yanmi.


Malam hari sebelum mereka melanjutkan misi ke wilayah Kerajaan Tang melalui penyelidikan empat jalur di jalan surga Bao. Yanmi menemui Zhang Xiao Long di taman bunga di penginapan mereka.Dimana awan mendung menyelimuti bulan purnama di langit malam yang membuat kabut putih dan butiran salju bak hiasan semata.


" Kak Long, aku meminta mu untuk menemuiku di paviliun taman ini untuk satu hal yang ingin aku sampaikan kepada mu. Apakah kamu bisa mengabulkan permintaan ku ini? " Kata Yanmi menengadahkan wajahnya menatap Zhang Xiao Long.


" Apa itu permintaan mu kepada ku, Yanmi? " Tanya Zhang Xiao Long membalas tatapan mata Yanmi yang sendu.


" Aku mau kamu memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani Kak Sian sebagai istrimu yang sah. Intinya jika kamu ingin mencintaiku maka kamu harus mencintainya lebih dahulu sebelum kamu mencintaiku, jika kamu ingin menyentuh aku, maka kamu harus menyentuhnya lebih dahulu sebelum kamu menyentuhku, jika kamu ingin menikahiku, maka kamu harus memperlakukan wanita yang sudah menjadi istrimu lebih dahulu sebelum kamu bisa menikahiku seorang Mu Yanmi. " Jawab Yanmi yang mencengangkan Zhang Xiao Long.


" Aku sudah mempersiapkan hadiah ulang tahun ke enam belas tahun untuk mu yaitu aku ingin melamar mu untuk menikah denganmu adalah cincin giok milik mendiang ibuku, tapi kamu malah meminta ku untuk sebuah permintaan di luar kemampuan ku. " Kata Zhang Xiao Long yang begitu sedih dengan penolakan Yanmi.


"Kak Long, Aku bukan menolak mu untuk kamu bisa menikahiku, tapi aku hanya ingin kamu bisa bersikap adil terhadap Kak Sian karena istrimu yang lebih dahulu kamu nikahi. Ayolah, kamu pasti bisa membahagiakan dirinya dan berilah ia bibit unggul mu karena kamu masih muda dan perkasa. " Kata Yanmi menatap memohon kepada Zhang Xiao Long.


" Darimana kamu bisa memberikan istilah bibit unggul mengenai hal itu? " Tanya Zhang Xiao Long terkesiap mendengar kata Yanmi itu.


" Tak perlu tahu, pokoknya kau harus penuhi satu permintaan ku saja..! " Teriak Yanmi yang telah membanting kaki kanannya bila gadis cantik jelita itu sedang kesal.


" Mmm, penuhi dulu permintaan ku darimu. " Kata Zhang Xiao Long mengangkat wajahnya ke langit.


" Ah, apa permintaan mu itu? " Tanya Yanmi yang melompat -lompat kecil di depan Zhang Xiao Long supaya pemuda tampan itu menundukkan kepala dan menatapnya.


" Cium bibir ku dulu sebanyak lima kali baru aku akan penuhi permintaan mu yang konyol itu. " Jawab Zhang Xiao Long geli sendiri ketika Yanmi menarik turun wajahnya dan menciumnya sebanyak lima kali sesuai permintaannya.


" Sudah. " Kata Yanmi yang merasakan bibirnya di gigit lembut Zhang Xiao Long.


" Baiklah, aku penuhi permintaan mu sekarang juga. " Kata Zhang Xiao Long yang melangkah pergi dari paviliun untuk menuju ke kamarnya.


" Semoga dia tak berubah pikiran..! Ah, aku amat mencemaskan dia bisa atau tidak ya melakukan hal itu kepada Kak Sian. " Pikir Yanmi menatap langit dengan pikirannya yang berubah-ubah.


" Ahhh, aku bingung karena aku juga merasakan diriku cemburu. " Kata Yanmi membanting -banting kakinya karena gadis itu merasa kesal sendiri.


" Hai, Yanmi coba lihat aku..! " Terdengar suara halus dari tempat gelap di samping Yanmi.


" Kenapa aku harus melihatmu? " Tanya Yanmi yang tidak menghiraukan panggilan halus dari orang di balik semak- semak belukar di samping nya.


Yanmi berjalan pergi dari paviliun untuk menuju ke kamar yang di tempati nya bersama dengan Liu Ting Ting dan Puteri Ching Ching, tetapi tiba-tiba datang kabut merah yang menyerang gadis itu dari arah belakangnya.


Wheeezzz!


" Hyaaatttt...! " Lengking Yanmi yang menerjang kabut merah dan tahu - tahu sebuah jaring telah menangkapnya dan menotok jalan darahnya hingga ia lemas.


Cus!


" Aduh..! " Pekik Yanmi yang jatuh pingsan di dalam jaring.


" Cepat kau buang dia di sungai Tang di dekat kaki pegunungan Tang. " Kata seorang gadis lain dengan suara memerintah kepada pemuda yang segera mematuhinya.


" Ah, baiklah Yi Tian Bian." Jawab Li Shimin yang kini menjadi koleganya.


Li Shimin memanggul Yanmi lalu meningggalkan rumah penginapan menuju ke wilayah kaki gunung Tang atau lebih tepatnya ke sungai Tang. Di sanalah Li Shimin membuang Yanmi yang dalam keadaan pingsan.


" Selamat tinggal gadis barbar..! " Kata Li Shimin melambaikan tangannya ke arah Yanmi yang tenggelam di sungai Tang dalam waktu singkat saja.


Li Shimin kembali ke rumah penginapan untuk ia bisa memberikan laporan hasil pekerjaannya itu kepada Yi Tian Bian yang telah memberikan pil perangsang kepada Zhang Xiao Long melalui sup bunga teratai yang dibuatkan oleh Liu Lu Sian di dapur untuk Zhang Xiao Long secara diam-diam.


" Malam ini kau akan memiliki aku seorang Yi Tian Bian. " Kata Yi Tian Bian tersenyum senang di benaknya ketika ia melihat Zhang Xiao Long telah menghabiskan semangkuk sup bunga teratai di meja makan di jam makan malam mereka semua di taman bunga di penginapan mereka.


Kini, Yi Tian Bian melancarkan serangannya itu kepada Zhang Xiao Long melalui Li Shimin yang membius Liu Lu Sian dengan asap kabut merah melalui tabung bambu yang di selipkan di daun jendela di ruang kamar mandi yaitu ketika Liu Lu Sian ingin mandi sehabis mereka semua selesai makan malam bersama.


" Lu Sian..! " Panggil Yi Tian Bian tersenyum lihat hasil kerja Li Shimin sangat baik sekali, lalu ia berpura-pura menjadi Liu Lu Sian di kamar Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long melangkah masuk ke kamar dan berhenti di depan ranjang melihat punggung Liu Lu Sian yang tidur miring menghadap dinding kamar yaitu membelakangi Zhang Xiao Long.


" Ah, dia sudah tidur pulas. " Kata Zhang Xiao Long yang merasa tidak tega hatinya untuk ia membangunkan istrinya untuk memenuhi hasrat nya. Maka, Zhang Xiao Long memilih tidur di samping istrinya namun ia merasakan gelora yang menghantui pikirannya yang membayangi Yanmi di sampingnya.


"Astaga, aku kenapa? " Tanya Zhang Xiao Long pada dirinya sendiri.Ia merasa panas yang tidak biasanya sampai ia harus keluar dari kamarnya dan menemui Beng Loan Ki yang terheran-heran dengan wajahnya yang merah.


" Wah, Keponakan ku dalam bahaya.. Aku harus menolongnya..! " Kata Beng Loan Ki yang telah menotok jalan darah Zhang Xiao Long yang membuat Zhang Xiao Long tertidur pulas di teras paviliun taman dekat kamar tidur Beng Loan Ki.


Yi Tian Bian memandang kesal kepada Beng Loan Ki yang telah menggagalkan niatnya itu terhadap Zhang Xiao Long sampai gadis cantik jelita itu marah -marah kepada kebodohannya sendiri.


" Ah, salahku yang kurang memperhitungkan orang sialan itu sebagai penghalang ku untuk mendapatkan Kak Long. " Batin Yi Tian Bian. Ia pun memutuskan untuk kembali ke kamarnya saja.


Bersambung!