Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menjalin persahabatan dengan Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


" Wah, di kuil suci ku ini ternyata ada yang berani juga memasukinya tanpa izin dari ku. " Kata Ratu Tang dengan senyuman khasnya yang di tujukan secara langsung kepada Pangeran Mahkota Tang Si Huan yang menenteng dua kepala adik -adik tirinya sendiri.


" Yang Mulia Ratu Tang, aku bukan datang ke Kuil mu tanpa izin dari kamu atau siapapun, aku di culik dan di sekap di ruangan rahasia di dalam Kuil mu ini oleh orang-orang yang kepalanya ada di tangan ku ini. " Kata Pangeran Mahkota Tang Si Huan menatap tajam kepada ibu tirinya itu.


"Ouh, kenapa mereka bisa melakukan hal itu kepada mu, Pangeran Mahkota Tang Si Huan? " Tanya Ratu Tang dengan suaranya yang halus bak lonceng kepada Pangeran Mahkota Tang si Huan.


" Ya, karena mereka ingin melenyapkan aku yang tentu saja akan menyelidiki kejahatan yang telah mereka lakukan di dalam dan luar Istana Kerajaan Tang yang akan merusak nama baik dari Kerajaan Tang. " Jawab Pangeran Mahkota Tang Si Huan yang telah melihat bahwa Ratu Tang membawa banyak pasukan khusus untuk menghadapinya.


" Hmm, begitukah? Lalu bagaimana dengan tiga orang di sampingmu itu? Kenapa mereka bisa berada di kuil ku? " Tanya Ratu Tang yang telah menatap tajam kepada Zhang Xiao Long yang menggendong Yanmi dan di samping Zhang Xiao Long adalah Liu Lu Sian.


"Mereka adalah teman-teman ku yang telah datang untuk menyelamatkan aku. " Jawab Tang Si Huan segera karena pemuda ini ingin sekali melindungi Zhang Xiao Long dan kedua orang gadis cantik jelita yang di lihatnya sangat baik.


" Ouh, baiklah. Kalau begitu silakan anda dan teman-teman anda meninggalkan kuil ku. "Kata Ratu Tang dengan senyuman yang menyiratkan sebagai seorang ibu yang menyayangi putranya sendiri kepada Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


" Iya, Ibu terimakasih banyak. " Jawab Tang Si Huan yang memberi isyarat untuk Zhang Xiao Long segera mengikutinya keluar dari kuil itu.


Zhang Xiao Long mengikuti langkah Pangeran Mahkota Tang Si Huan dengan sikap tenang sekali, namun sinar mata Zhang Xiao Long yang tajam bisa melihat ada misteri di dalam diri Ratu Tang yang di lewati olehnya itu.


" Ah, syukurlah kita berhasil keluar dari kuil Ibu tiriku, kalau tidak kita pasti akan mendapatkan masalah besar darinya. " Kata Tang Si Huan yang memberitahu Zhang Xiao Long mengenai keanehan dari ibu tirinya itu ketika mereka telah berada di koridor menuju ke arah Istana Raja Tang.


" Hmm, kenapa kamu bisa memiliki pemikiran tentang ibu tiri mu itu, Tang Si Huan? " Tanya Zhang Xiao Long ingin tahu kepada Tang Si Huan.


" Karena aku sejak kecil selalu takut bila berada di dekatnya di ruangan yang sama. " Jawab Tang Si Huan dengan jujur kepada Zhang Xiao Long.


" Kenapa kamu merasa takut terhadap Ratu Tang yang aku lihat dia seorang wanita biasa saja? " Tanya Zhang Xiao Long yang memancing Tang Si Huan untuk bercerita tentang Ratu Tang.


" Karena aku pernah melihat Ratu Tang tidur dengan seekor ular raksasa di kamarnya waktu aku masih kecil sekali dan sejak hari itu aku selalu merasa takut terhadap dirinya. " Jawab Tang Si Huan yang tatapan matanya terarah ke seorang gadis cantik jelita yang datang dari arah lain. Gadis itu berhenti di depan Zhang Xiao Long yang cubit pipinya oleh Yanmi yang berada di gendongan Zhang Xiao Long.


" Ih, kau belum lama aku tinggalkan sudah genit dengan gadis lain. " Kata Yanmi menatap sinis Zhang Xiao Long.


" Siapa suruh kamu meninggalkan aku? " Tanya Zhang Xiao Long menggigit hidung Yanmi.


" Aku tidak pernah meninggalkan kamu. Aku ini di culik oleh Li Shimin yang membuangku ke sungai Tang yang membuat aku jatuh ke tangan Tang Si Hao yang ingin mengirim aku kepada Tang Si Chen kakaknya untuk persembahan. " Jawab Yanmi yang cemberut kepada Zhang Xiao Long.


" Apa? Li Shimin berani melakukan tindakan keji terhadap mu? " Tanya Zhang Xiao Long kaget mendengar ucapan Yanmi itu.


" Iya, tentu saja dia berani untuk membunuh aku yang menjadi kekasih mu yang paling berharga di dalam hidupmu dan tujuannya untuk membuat kamu menderita seumur hidupmu. " Jawab Yanmi yang lirikannya ke arah Liu Lu Sian yang terlihat kaku dan dingin terhadapnya.


" Hmmm, Li Shimin lihat saja nanti aku akan habisi dia untuk kesalahan terbesarnya itu. "Kata Zhang Xiao Long dengan rahang mengeras.


" Ku rasa dia tidak hanya melakukan tindakan keji kepada ku saja, Kak Long. Tapi, dia juga telah menukar istrimu dengan gadis busuk di sebelahmu itu. " Kata Yanmi yang langsung tahu siapa yang telah menyamar sebagai Liu Lu Sian yang wajahnya pucat.


" Yanmi, kenapa kamu bicara seperti itu kepada ku, Kak Sian mu sendiri? " Tanya gadis cantik jelita itu kepada Yanmi.


Zhang Xiao Long memberikan isyarat kepada He Xiao Chao untuk membunuh gadis cantik jelita di sebelahnya itu. He Xiao Chao mematuhinya dan mengerahkan ilmu sinkang siluman rase putih melalui telapak tangannya ke arah gadis cantik jelita itu yang kaget sekali.


Gadis cantik jelita itu dengan lincah menghindar dari serangan maut He Xiao Chao sehingga He Xiao Chao melontarkan kembali pukulannya yang mengarah langsung ke dada gadis cantik jelita itu.


Desss!


Gadis cantik jelita itu menangkis serangannya dengan ilmu sinkang yang mengandung racun berbahaya bagi keselamatan He Xiao Chao yang segera mengubah serangannya.


Wettz!


He Xiao Chao menggerakkan kakinya yang telah membuat angin kencang yang menghantam dada dan perut gadis cantik jelita itu yang langsung remuk oleh He Xiao Chao.


Desss!


" Arghh! "Pekik Gadis cantik jelita itu yang tewas dalam serangan maut dari gadis Suku He itu.


" Xiao Chao buka topengnya. " Kata Zhang Xiao Long halus kepada He Xiao Chao.


He Xiao Chao melangkah maju ke arah mayat gadis cantik jelita itu yang kulit wajahnya telah di sobek secara kasar oleh He Xiao Chao yang langsung menunjukkan hasil kerjanya kepada Zhang Xiao Long.


" Yi Tian Bian?!" Pekik Yanmi.


" Hmm putri dari Raja Dali ini sungguh berani menyamar sebagai istriku. Hmm, lalu dimana Liu Lu Sian di sembunyikan?" Kata Zhang Xiao Long yang mengerutkan keningnya.


" Kita akan bisa mengetahuinya dari Li Shimin yang akan aku bawa ke hadapan mu, Kak Long. " Kata He Xiao Chao tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long.


" Ya, Xiao Chao. Bawa Li Shimin ke hadapanku di istana Raja Tang. " Kata Zhang Xiao Long yang senang dengan hasil kerja dari salah satu teman baiknya itu.


He Xiao Chao segera pergi ke arah lain istana Kerajaan Tang untuk melaksanakan tugas yang di berikan oleh Zhang Xiao Long sebagai tuan muda gadis hebat itu.


" Pelayan mu sungguh mengagumkan sekali. Ia sanggup membunuh orang yang menipumu dalam tiga serangannya saja. " Kata Tang Si Huan yang terlihat kagum kepada He Xiao Chao.


" Dia bukan pelayan ku melainkan sahabat ku. " Kata Zhang Xiao Long yang mengangkat derajat untuk teman baiknya itu.


" Ouh, kalau begitu bolehkan aku memintanya untuk menjadi Puteri mahkota ku dari mu, Saudara Zhang? " Tanya Pangeran Mahkota Tang Si Huan secara terbuka meminta He Xiao Chao dari Zhang Xiao Long.


" Ya, kau tanyakan saja ke orangnya karena aku tak pernah memaksa kehendak orang terdekat ku memilih masa depannya. "Jawab Zhang Xiao Long tersenyum ramah kepada Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


"Ouh, baguslah. Terimakasih atas kepercayaan mu kepada ku, Saudara Zhang.. "Kata Pangeran Mahkota Tang Si Huan yang semakin lama semakin suka bersahabat dengan Zhang Xiao Long.


Mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju ke Istana Raja Tang yang jaraknya tidak jauh lagi dari taman bunga mawar kuning di depan istana Puteri Tang Yang Yang adik perempuan kandung Pangeran Mahkota Tang Si Huan.


Bersambung!