Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Malam Pertama Zhang Xiao Long di Ibukota Kekaisaran Li.


Zhang Xiao Long membuka pintu jendela kamar tamu tempat ia mendapatkan pelayanan mewah di Istana Pangeran Shu Guan ping. Ia menatap bangunan megah yang memiliki luas wilayah ibukota Kekaisaran Li sendiri dengan jumlah ruas jalan, lorong, koridor dan jumlah istana lain yang tak terhitung jumlahnya. Ia tertarik dengan bangunan paling selatan di istana Kekaisaran Li yaitu bangunan yang atapnya terdapat dua buah patung naga kembar yang saling berhadapan dan di batasi oleh mutiara yang sangat mirip seperti bunga teratai.


"Istana siapakah yang menempati istana bagian paling selatan dari istana Kekaisaran Li? " Tanya Zhang Xiao Long memegangi tiang balkon di bagian kamarnya.


"Istana itu adalah rumahnya Kaisar Li. " Kata Liu Yi Fei selirnya yang terbangun dari tidur setelah mereka berdua saling memaduk kasih di kamar itu sesudah Zhang Xiao Long dan rombongan nya mundur untuk istirahat kepada Pangeran Shu Guan ping setelah perjamuan malam untuk menyambut kedatangannya dan rombongan nya terutama untuk menyambut kedatangan calon Selir baru Kaisar Li yaitu Puteri Ching Ching.


Zhang Xiao Long menoleh ke Liu Yi Fei yang kini berjalan ke arahnya, ia pun meraih pinggang kecil selirnya dan merangkulnya dengan lembut sekali.


"Benarkah? Lalu istana di sisi kanan istana dari istana Kaisar Li itu istana siapa? " Tanya Zhang Xiao Long mengecup leher halus Liu Yi Fei.


"Istana agung atau aula utama leluhur keluarga besar istana Kekaisaran Li yaitu tempat tinggal putri agung yang memiliki kemampuan hebat dan pengaruh besar terhadap seluruh orang di istana Kekaisaran Li kecuali Kaisar Li dan Ibu Suri Kekaisaran Li yaitu Ibu Suri Leng."Jawab Liu Yi Fei yang menutup mulutnya lalu lari ke kamar mandi untuk memuntahkan seluruh isi perutnya.


Huekk!


" Yi Fei, kenapa kamu selalu mual dan muntah seperti ini? " Tanya Zhang Xiao Long dengan hati resah gelisah memberikan secangkir teh hangat kepada Liu Yi Fei.


"Karena aku sedang mengandung di usia masih muda sekali tapi kamu jangan khawatir karena aku akan selalu menjaga kesehatan janin mu dengan baik-baik. " Jawab Liu Yi Fei dengan nada halus menenangkan hati Zhang Xiao Long yang memeriksa kesehatan janin yang tumbuh di rahim Liu Yi Fei dengan ilmu pengobatan yang di miliki oleh Zhang Xiao Long.


"Wah, aku mendengarkan suara detak jantung bayi ku yang tumbuh dengan sehat di rahimmu sayang. " Kata Zhang Xiao Long memeluk perut Liu Yi Fei yang agak keras di bagian bawahnya.


"Iya, Kak Long. Aku selalu menjaga pola makan sehat dan alami selama aku sedang hamil calon penerusmu di masa depan. " Kata Liu Yi Fei yang membalas memeluk kepalanya dengan penuh cinta.


Daun telinga Zhang Xiao Long yang sangat luar biasa tajam dapat mendengarkan percakapan sejumlah orang di istana Pangeran Shu Guan ping dengan jelas.


"Hmm, Adik Fei, kau tunggu aku di sini sampai aku kembali kepadamu. " Kata Zhang Xiao Long yang memakaikan Liu Yi Fei pakaian rapi lalu membantu Selirnya berbaring dengan nyaman di tempat tidur.


"Iya, Kak Long. " Jawab Liu Yi Fei lembut kepada Zhang Xiao Long yang menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal dan hangat.


Lalu Zhang Xiao Long telah melesat keluar dari kamar tamu melalui jendela menuju ke arah barat laut istana Pangeran Shu Guan ping. Dan, Ia melesat masuk ke kamar tamu Putri Ching Ching yang tersentak kaget melihat kedatangan Zhang Xiao Long tanpa di duga oleh gadis cantik jelita kembaran Liu Yi Fei.


"Yang Mulia, ada apa Anda mendatangi hamba di kamar tamu tempat tinggal hamba ini? " Tanya Putri Ching Ching halus dan sopan kepada Zhang Xiao Long.


"Menyelamatkan mu. Ikut aku. " Jawab Zhang Xiao Long menyambar lengan Putri Ching Ching lalu di ajak melesat keluar dari kamar itu menuju ke kamarnya sendiri.


Brrr!


" Eh, ya baiklah Yang Mulia." Jawab Putri Ching Ching mematuhinya.


Zhang Xiao Long juga memanggil Yu Lian Shing, Tilana, Xiao Feng, Tan Tan Ling Ming dan Nalan Yan Ran berkumpul bersama di kamarnya untuk menjaga Putri Ching Ching pada saat Ia akan melakukan penyelidikan terhadap seluruh orang di istana Pangeran Shu Guan ping agar tidak ada kesalahan yang merusak rencananya.


"Siap, Kak Long kami akan melaksanakan tugas darimu dengan sempurna. " Jawab para gadis kesayangannya dengan sikap tegas dan nada mereka begitu lembut dan manis kepada Zhang Xiao Long.


"Terimakasih untuk cinta kalian. "Kata Zhang Xiao Long mengecup bibir para gadisnya dengan lembut sebelum melesat keluar dari kamar tamu ke arah bagian paling utara dari istana Pangeran Shu Guan ping.


Brrr!


Di bagian paling utara dari istana Pangeran Shu Guan ping adalah bangunan istana bentuk limas yang atapnya terdapat ukiran berbentuk bunga teratai yang di hinggapi kupu -kupu garis putih dan hitam.


Zhang Xiao Long mengamat ukiran tersebut lalu mengibaskan ujung lengan pakaiannya ke arah ukiran berbentuk bunga teratai yang di hinggapi kupu-kupu garis putih dan hitam secara asal saja.


Brakkk!


Pintu masuk terbuka untuk pemuda ini yang tak membuang-buang waktu untuk menyelidiki isi dari bangunan itu lalu ia menemukan kotak yang berbentuk kubus warna merah yang terdapat di laci meja kayu di dalam ruangan itu.


" Kotak berbentuk kubus warna merah ini mirip dengan kunci masuk ke istana paling selatan di istana Kekaisaran Li yang telah aku amati dari balkon kamar tamu yang aku tempati. " Kata Zhang Xiao Long dalam hatinya.


Ia pun mengulurkan tangannya untuk mengambil kotak bentuk kubus warna merah itu tetapi kotak itu tak bisa di ambil dengan mudah olehnya yang langsung tahu bahwa kotak bentuk kubus warna merah itu adalah pintu lain lagi.


"Pintu ini akan menunjukkan aku ke arah tempat apakah di istana Pangeran Shu Guan ping? " Pikir Zhang Xiao Long yang kembali mencari cara untuk membuka pintu yang bentuknya aneh itu.


Dan, ketika Zhang Xiao Long mencari cara untuk membuka pintu bentuk kubus warna merah. Ia mendengar suara seseorang berbicara dengan Pangeran Shu Guan Ping dari arah luar istana yang di datangi olehnya itu.


"Yang Mulia, aku sudah menyimpan pusaka yang Anda inginkan untuk diberikan kepada Kaisar Li pada esok hari. " Kata seorang pria dengan nada hormat kepada Pangeran Shu Guan Ping.


Bersambung!!